Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Volume 11, No. 2Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

Published June 30, 2026

Issue description

Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh Institute Cahaya Ilmu Bangsa Jurnal ini diterbitkan tiap bulan. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan menerbitkan makalah-makalah berkualitas tinggi di bidang Sains dan Teknologi Industri yang direview oleh beberapa orang reviewer di bidang Sains, Teknologi, Komunikasi dan Industri yang diterbitkan oleh Cahaya Ilmu Bangsa. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek menerima makalah yang merupakan hasil pemikiran original dan kontribusi yang signifikan yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Jurnal ini diterbitkan untuk Multidisiplin Ilmu Sains dan Teknologi

Articles

  1. ANALISIS ENERGI DAN EKSERGI PADA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI TERMAL

    Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) merupakan infrastruktur krusial dalam memenuhi kebutuhan energi listrik nasional, namun efisiensi termalnya seringkali dibatasi oleh berbagai bentuk ireversibilitas sistem. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis hukum pertama (energi) dan hukum kedua termodinamika (eksergi) pada siklus konvensional PLTU guna mengidentifikasi lokasi dan besaran destruksi eksergi terbesar serta merumuskan strategi peningkatan efisiensi termal. Data operasional sekunder dari komponen utama boiler, turbin uap, kondensor, dan pompa dianalisis menggunakan pemodelan termodinamika. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi energi sistem secara keseluruhan berkisar antara 32-35%, sedangkan efisiensi eksergi jauh lebih rendah, yakni sekitar 24-28%. Destruksi eksergi terbesar ditemukan pada komponen boiler yang mencapai 60-70% dari total kehilangan eksergi, terutama diakibatkan oleh proses pembakaran yang ireversibel dan perpindahan panas dengan perbedaan temperatur yang tinggi. Komponen kondensor memberikan kontribusi kehilangan energi terbesar ke lingkungan, namun memiliki destruksi eksergi yang relatif kecil. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada optimalisasi rasio udara-bahan bakar pada boiler dan pemanfaatan sistem pemanas air pengumpan (feedwater heater) guna meningkatkan efisiensi termal pembangkit secara signifikan.
  2. ANALISIS KINERJA DAN OPTIMASI EFISIENSI ENERGI PADA SISTEM PENDINGIN COOLING TOWER

    Cooling tower memegang peranan krusial dalam sistem pendingin industri dan perusahaan, mengingat besarnya energi yang dikonsumsi oleh kipas dan sistem sirkulasi air menuntut adanya analisis kinerja berkala serta upaya peningkatan efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional cooling tower aktual serta mengkaji potensi penghematan energi tanpa mengurangi kapasitas pendinginan. Dalam analisis kinerja, parameter suhu air masuk (Tin), suhu air keluar (Tout), suhu bola basah (Twb), serta laju aliran air dan udara akan dianalisis untuk menentukan nilai range, approach, dan efektivitas termal. Sementara itu, analisis efisiensi energi akan difokuskan pada optimalisasi konsumsi daya kipas terhadap kapasitas pendinginan (kW/TR) serta pengurangan kehilangan air akibat blowdown dan penguapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan dan pemeliharaan peralatan sangat memengaruhi efektivitas operasional menara pendingin. Upaya peningkatan efisiensi energi sistem dapat dilakukan melalui penggunaan Variable Frequency Drive (VFD) untuk mengatur laju aliran air dan kecepatan kipas, serta penerapan manajemen Cycles of Concentration (COC) guna mengurangi kebutuhan air pengganti (make-up water).
  3. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA PEGAWAI SALES PT XYZ MENGGUNAKAN METODE SAW

    Penilaian kinerja pegawai sales di PT XYZ masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas, inkonsistensi, dan kurang mempertimbangkan berbagai aspek kinerja secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk penilaian kinerja agen bancassurance berdasarkan enam kriteria, yaitu jumlah polis terjual, total nilai asuransi, total fee atau komisi, jumlah polis single premium, variasi produk, dan rata-rata nilai asuransi per polis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data transaksi lima agen sebagai alternatif yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Proses perhitungan meliputi penyusunan matriks keputusan, normalisasi, pembobotan, hingga perhitungan nilai preferensi untuk menentukan peringkat kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agen A02 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 1,00 dan menempati peringkat pertama. Perbandingan hasil SAW dengan penilaian manual menunjukkan adanya perbedaan peringkat, yang membuktikan bahwa pendekatan multi-kriteria mampu menghasilkan penilaian yang lebih objektif, terstruktur, dan akurat serta mendukung pengambilan keputusan perusahaan.
  4. IMPLEMENTASI AHP-TOPSIS UNTUK SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT PADA NASABAH MIKRO

    UMKM khususnya nasabah mikro menghadapi tantangan akses kredit perbankan, sementara proses analisis kelayakan kredit yang masih dilakukan secara manual rentan terhadap inkonsistensi penilaian, subjektivitas, dan risiko kredit bermasalah. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemberian kredit pada nasabah mikro yang lebih objektif, konsisten, dan terukur. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot lima kriteria kelayakan kredit, yaitu Laba Bersih, Maksimal Kredit, Omzet, Usia, dan Jangka Waktu Pinjaman, sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk menghasilkan perankingan kelayakan kredit berdasarkan bobot tersebut. Penelitian menggunakan data riil 229 nasabah kredit mikro dari salah satu bank di Indonesia yang disamarkan sebagai Bank XYZ. Hasil penelitian menunjukkan bobot kriteria Laba Bersih sebesar 46,2 persen, Maksimal Kredit dan Omzet masing-masing 19,5 persen, serta Usia dan Jangka Waktu Pinjaman masing-masing 7,4 persen, dengan nilai Consistency Ratio sebesar 0,0124 yang menyatakan matriks perbandingan berpasangan konsisten. Pengujian lebih lanjut menunjukkan model TOPSIS stabil terhadap perubahan bobot kriteria sebesar dua puluh persen, dengan rata-rata stabilitas peringkat 98 persen, serta valid secara internal dengan korelasi 0,9825 antara skor TOPSIS dan Laba Bersih. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan model SPK kelayakan kredit nasabah mikro yang teruji konsistensinya, stabil terhadap perubahan bobot, dan telah diimplementasikan dalam bentuk prototipe aplikasi web berbasis Streamlit untuk mendukung keputusan kredit secara praktis dan real-time.
  5. ANALISIS PERAN FUNCTIONAL SPECIFICATION DOCUMENT DALAM MENDUKUNG KEBERHASILAN PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK: KAJIAN LITERATUR

    Kegagalan proyek pengembangan perangkat lunak sering kali berakar pada manajemen kebutuhan yang buruk serta spesifikasi sistem yang rentan terhadap ambiguitas. Kesenjangan pemahaman antara pemangku kepentingan bisnis dan tim pengembang teknis dapat memicu pengerjaan ulang (rework), pembengkakan biaya, hingga kegagalan peluncuran sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Functional Specification Document (FSD) dalam menjembatani kesenjangan tersebut melalui metode tinjauan literatur (literature review). Dengan mengkaji berbagai literatur dari basis data akademik, penelitian ini menganalisis fungsi utama FSD, manfaatnya dalam menekan rework, kontribusinya pada tahapan Software Development Life Cycle (SDLC), serta tantangan implementasinya di industri. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa FSD berfungsi krusial sebagai sumber kebenaran tunggal (Single Source of Truth) yang mengikat, secara efektif mencegah pembengkakan ruang lingkup (scope creep), dan memberikan landasan absolut bagi fase desain arsitektur serta pengujian Quality Assurance (QA). Meskipun demikian, penerapan FSD di lapangan masih dihadapkan pada tantangan besar, yaitu ambiguitas akibat penggunaan bahasa alami dan kesulitan sinkronisasi pemeliharaan dokumen dalam kerangka kerja Agile. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan peran vital FSD di era pengembangan adaptif, organisasi perlu beralih pada konsep living documentation dan disarankan untuk mengintegrasikan teknologi Natural Language Processing (NLP) guna mendeteksi kecacatan spesifikasi secara otomatis
  6. OPTIMALISASI ANALISIS PENDAPATAN NON-AERONAUTIKA BANDARA MELALUI PENGEMBANGAN DASHBOARD INTERAKTIF DAN SISTEM VERIFIKASI BERBASIS STREAMLIT

    Non-aeronautical revenue has become a strategic component for modern airport operators, yet at PT Angkasa Pura Indonesia’s Juanda International Airport branch the recording of tenant revenue, revenue sharing, accrual, and passenger traffic data was still performed manually through scattered Microsoft Excel files, making it prone to human error, duplication, and data discrepancy across terminals. This study aims to design and develop the Dashboard APS Non-Aeronautical, a web-based Business Intelligence system that integrates non-aeronautical revenue data into a single centralized platform using the Python Streamlit framework and a PostgreSQL database. The system was built following a system development life cycle, beginning with business-process analysis, the design of an Entity Relationship Diagram of seven entities, physical schema implementation through Data Definition Language, data cleansing and validation, and the construction of eight functional modules: Overview, Revenue Sharing, Accrual & Billing, Room Database, Lease Contract, Data Import Manager, Traffic Monitor, and Data Verification. A rule-based system applying forward chaining was implemented on the authentication module to enforce Role-Based Access Control, while anomaly-detection techniques were embedded in the Data Verification module to safeguard data integrity. The results show that the dashboard successfully replaces the fragmented manual process with a centralized, real-time, and auditable platform, presenting seven key performance indicators and enabling faster, data-driven decision making for airport management. The system also strengthens data accountability through tiered access rights and an audit trail of upload activity. Pendapatan non-aeronautika telah menjadi komponen strategis bagi pengelola bandar udara modern, namun pada PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya pencatatan data pendapatan tenant, bagi hasil (revenue sharing), akrual, serta lalu lintas penumpang masih dilakukan secara manual menggunakan berkas Microsoft Excel yang tersebar di berbagai terminal sehingga rawan terhadap galat manusia, duplikasi, dan selisih data antar-terminal. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan Dashboard APS Non-Aeronautical, yaitu sistem Business Intelligence berbasis web yang mengintegrasikan data pendapatan non-aeronautika ke dalam satu platform terpusat dengan memanfaatkan framework Python Streamlit dan basis data PostgreSQL. Sistem dibangun melalui tahapan pengembangan yang sistematis, dimulai dari analisis proses bisnis, perancangan Entity Relationship Diagram tujuh entitas, implementasi skema fisik melalui Data Definition Language, pembersihan dan validasi data, hingga pembangunan delapan modul fungsional, yakni Overview, Revenue Sharing, Accrual & Billing, Room Database, Lease Contract, Data Import Manager, Traffic Monitor, dan Data Verification. Sistem berbasis aturan (rule-based) dengan penalaran maju (forward chaining) diterapkan pada modul otentikasi untuk menegakkan Role-Based Access Control, sementara teknik deteksi anomali ditanamkan pada modul Data Verification guna menjaga integritas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dashboard berhasil menggantikan proses manual yang terfragmentasi menjadi platform terpusat yang real-time dan mudah ditelusuri, menyajikan tujuh indikator kinerja utama, serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis data bagi manajemen bandara. Sistem juga memperkuat akuntabilitas data melalui hak akses berjenjang dan audit trail riwayat aktivitas unggahan.
  7. RANCANG BANGUN SISTEM HYBRID PADA PLTS DAN PLN BERBASIS PLC DAN HMI

    Penelitian ini merancang dan membangun sistem Hybrid PLTS dan PLN berbasis PLC dan HMI untuk digunakan pada beban prioritas dengan sumber utama dari PLTS dan sumber cadangan dari PLN. Sistem dikendalikan menggunakan PLC Lollette LE3U dan dimonitor melalui HMI Haiwell C7S secara real-time. Pengukuran parameter listrik dilakukan menggunakan sensor PZEM-016 pada sisi AC dan PZEM-017 pada sisi DC, kemudian data ditampilkan pada HMI sebagai data logger. Pengalihan sumber energi dilakukan secara otomatis berdasarkan tegangan baterai dan prioritas beban, dengan batas perpindahan pada kondisi tegangan baterai 12 V, 11 V, dan 10 V. Pengujian dilakukan selama 30 hari dan menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik dalam memantau tegangan, arus, dan daya, serta melakukan perpindahan sumber secara otomatis. Hasil pengujian juga menunjukkan sensor memiliki akurasi yang baik, dengan rata-rata galat tegangan PZEM-016 pada Beban 1 sebesar 0,26% dan Beban 2 sebesar 0,19%. Selain itu, penggunaan sistem Hybrid memberikan selisih konsumsi energi harian sebesar 52% dibandingkan penggunaan PLN selama 24 jam, dengan selisih energi terbayar sebesar 612,2 Wh. This study designs and builds a Hybrid PV–utility power system based on PLC and HMI for priority loads, using PLTS as the main source and PLN as the backup source. The system is controlled by a Lollette LE3U PLC and monitored in real time through a Haiwell C7S HMI. Electrical parameters are measured using PZEM-016 sensors on the AC side and PZEM-017 sensors on the DC side, and the data are displayed on the HMI as a data logger. Source transfer is performed automatically based on battery voltage and load priority, with transfer thresholds set at 12 V, 11 V, and 10 V. The system was tested for 30 days and showed good performance in monitoring voltage, current, and power, as well as in automatic source switching. The results also indicate good sensor accuracy, with average voltage error of the PZEM-016 sensor of 0.26% for Load 1 and 0.19% for Load 2. In addition, the Hybrid system reduced daily energy consumption by 52% compared with 24-hour PLN usage, with an energy difference of 612.2 Wh.
  8. IMPLEMENTASI DATA INTEGRITY ENGINE DAN DETEKSI FRAUD BERBASIS MULTI-ATTRIBUTE DECISION MAKING (MADM) PADA PLATFORM TANDA TANGAN ELEKTRONIK

    Transformasi digital secara global telah memicu lonjakan penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE), yang membawa urgensi pada kebutuhan akan integritas dokumen dan tata kelola data yang akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Data Integrity Engine serta sistem deteksi fraud berbasis Multi-Attribute Decision Making (MADM) guna mengoptimalkan operasional PT Solusi Identitas Global Net (EzSign). Metode pengembangan sistem dilakukan melalui empat fase integratif: (1) pembangunan Data Warehouse berbasis Star Schema untuk sinkronisasi data real-time; (2) pengembangan sistem deteksi anomali menggunakan model Simple Additive Weighting (SAW) dan Weighted Product (WP) yang diintegrasikan dengan algoritma Isolation Forest; (3) penerapan arsitektur Privacy by Design untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) No. 27 Tahun 2022 melalui mekanisme Zero-Retention dan Cryptographic Hashing; serta (4) visualisasi wawasan analitik menggunakan framework Streamlit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memangkas lead time verifikasi dokumen secara drastis hingga 99,98% dibandingkan metode konvensional, sekaligus memberikan visibilitas manajerial yang presisi terkait pola loyalitas dan risiko churn pelanggan. Arsitektur Decentralized SQLite Ingestion yang diusulkan terbukti mampu menjamin kedaulatan data dan memitigasi risiko kebocoran informasi (data breach) secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara kecanggihan algoritma pendukung keputusan dan kepatuhan regulasi privasi merupakan pilar utama dalam membangun ekosistem Digital Trust yang tangguh di sektor identitas digital.
  9. RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING LATIHAN ATLET BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN AGILE

    Pengelolaan latihan atlet membutuhkan sistem yang mampu mengintegrasikan penjadwalan, pencatatan hasil latihan, monitoring progres, dan koordinasi antara atlet, pelatih, serta administrator. Proses pengelolaan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan data tersebar, evaluasi perkembangan atlet kurang efisien, dan pengingat latihan belum berjalan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun MAGER (Monitoring Atlet dan Gerak Efektif Rutin), yaitu sistem monitoring latihan atlet berbasis website dengan pendekatan Agile. Metode penelitian mengikuti struktur rancang bangun sistem, dimulai dari analisis kebutuhan, penyusunan konsep, perancangan alur dan basis data, pengembangan frontend, pengembangan backend, integrasi API, pengujian fungsional, dan deployment. Sistem dikembangkan menggunakan React dan Vite pada sisi frontend, Node.js dan Express pada sisi backend, serta PostgreSQL dengan Prisma ORM pada sisi basis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAGER menyediakan fitur login, dashboard berbasis role, manajemen jadwal latihan, pencatatan workout log, monitoring progres, notifikasi, course, fitur premium, pembayaran, dan pengelolaan pengguna. Pengujian black-box terhadap fitur utama menunjukkan bahwa fungsi inti sistem dapat berjalan sesuai kebutuhan. Kontribusi penelitian ini adalah menghasilkan rancangan dan implementasi sistem berbasis website yang dapat membantu proses pengelolaan latihan atlet secara lebih terpusat, terstruktur, dan mudah dipantau.
  10. PENGEMBANGAN SISTEM PENJUALAN ALAT PERAGA TAMAN KANAK-KANAK DENGAN FITUR LAPORAN PENJUALAN OTOMATIS PADA CV HANIMO DEPOK SAWANGAN

    CV Hanimo Depok Sawangan merupakan perusahaan yang bergerak dalam penjualan alat peraga taman kanak-kanak. Proses penjualan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan berbagai kendala, seperti kesulitan dalam pencatatan transaksi, pengelolaan data pelanggan, serta pembuatan laporan penjualan yang memerlukan waktu relatif lama dan berisiko terjadi kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penjualan alat peraga taman kanak-kanak yang dilengkapi dengan fitur laporan penjualan otomatis guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data pada CV Hanimo Depok Sawangan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang dikembangkan menyediakan fitur pengelolaan data produk, data pelanggan, transaksi penjualan, serta pembuatan laporan penjualan secara otomatis berdasarkan data transaksi yang tersimpan dalam basis data. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mempermudah proses transaksi penjualan, mempercepat penyusunan laporan, mengurangi kesalahan pencatatan data, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Dengan adanya sistem ini, proses pengelolaan penjualan pada CV Hanimo Depok Sawangan menjadi lebih terstruktur, akurat, dan mudah diakses.
  11. PERANCANGAN PROTOTYPE SISTEM REKOMENDASI MENU HARIAN BERBASIS PREFERENSI PENGGUNA DENGAN EVALUASI KUALITAS ISO/IEC 25010

    Pola konsumsi masyarakat yang kurang teratur sering menyebabkan kesulitan dalam menentukan menu makanan harian yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pribadi. Banyak pengguna mengalami kendala dalam memilih menu yang bervariasi, sehat, serta sesuai dengan selera maupun bahan makanan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk me-rancang prototype sistem rekomendasi menu harian berbasis preferensi pengguna yang mampu memberikan rekomendasi makanan secara personal. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan metode Prototyping agar proses pengem-bangan dapat dilakukan secara iteratif sesuai kebutuhan pengguna. Evaluasi kualitas perangkat lunak dilakukan menggunakan standar ISO/IEC 25010 dengan fokus pada karakteristik Fun-ctional Suitability dan Usability. Pengujian dilakukan untuk memastikan sistem mampu memberikan rekomendasi yang sesuai, mudah digunakan, serta memiliki antarmuka yang interaktif. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu peng-guna dalam menentukan menu harian secara lebih efektif, efisien, dan sesuai preferensi pribadi. Irregular consumption patterns often make it difficult to determine a daily menu that meets personal needs and preferences. Many users experience difficulties in choosing a varied, healthy menu that aligns with their tastes and available ingredients. This research aims to design a prototype of a user-preference-based daily menu recommendation system capable of providing personalized food recommendations. The system was developed web-based using the Prototyping method to allow for iterative development based on user needs. Software quality evaluation was conducted using the ISO/IEC 25010 standard, focusing on Functional Suitability and Usability. Testing was conducted to ensure the system provides appropriate recommendations, is easy to use, and has an interactive interface. The research results are expected to help users determine daily menus more effectively, efficiently, and according to personal preferences.
  12. PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM PENCARIAN JASA FREELANCE LOKAL DENGAN EVALUASI KUALITAS BERBASIS ISO/IEC 25010

    Pencarian jasa penyedia layanan lepas (freelance) lokal seringkali menjadi permasalahan bagi masyarakat dan pelaku usaha karena dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keterbatasan informasi, ketidaksesuaian keahlian, serta kesulitan dalam menemukan penyedia jasa yang terpercaya di sekitar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah prototype sistem pencarian jasa freelance lokal yang mampu memberikan rekomendasi pekerja lepas secara akurat ber-dasarkan lokasi dan keahlian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan User-Centered Design (UCD) dengan teknik pengembangan prototype, serta penerapan algoritma location & skill-based matching untuk meng-hasilkan hasil pencarian yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Evaluasi kualitas sistem dilakukan dengan mengacu pada standar ISO/IEC 25010 yang meliputi aspek functional suitability, usability, performance efficiency, dan reliability. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memfasilitasi pencarian jasa dengan relevan, mudah digunakan, serta memiliki kinerja yang baik dan stabil. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam menemukan jasa freelance lokal secara efektif dan efisien serta menjadi referensi dalam pengembangan platform pencarian jasa di masa mendatang. Local freelance service searching is often a problem for the community and business actors due to various factors such as limited information, skill mismatches, and difficulties in finding trusted service providers in their vicinity. This study aims to design a prototype of a local freelance service search system capable of providing accurate freelancer recommendations based on location and expertise. The method used in this research is the User-Centered Design (UCD) approach with prototyping techniques, as well as the implementation of location & skill-based matching algorithms to produce search results that match user needs. System quality evaluation was conducted referring to the ISO/IEC 25010 standard, which includes functional suitability, usability, performance efficiency, and reliability aspects. The testing results show that the developed system is able to facilitate relevant service searches, is easy to use, and has good and stable performance. Thus, this system is expected to help users in finding local freelance services effectively and efficiently and serve as a reference in the development of service search platforms in the future.
  13. ANALISIS PELUANG DAN ANCAMAN EKSPOR UDANG INDONESIA KE CHINA DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL SEKTOR PERIKANAN

    Sektor perikanan Indonesia memiliki potensi ekspor yang sangat besar, dengan udang sebagai komoditas unggulan yang menyumbang devisa signifikan bagi negara. China, sebagai salah satu importir udang terbesar di dunia, menawarkan peluang pasar yang menjanjikan bagi Indonesia. Namun demikian, penetrasi ekspor udang Indonesia ke pasar China masih tergolong rendah dibandingkan negara kompetitor seperti Ekuador, India, dan Vietnam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peluang dan ancaman yang dihadapi Indonesia dalam mengekspor udang ke China di tengah persaingan global sektor perikanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari berbagai publikasi resmi seperti UN Comtrade, FAO, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta jurnal-jurnal ilmiah terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang yang cukup besar untuk meningkatkan pangsa pasar di China melalui peningkatan kualitas produk, sertifikasi internasional, dan diversifikasi produk olahan. Di sisi lain, ancaman utama yang dihadapi meliputi persaingan harga yang ketat dari negara kompetitor, hambatan non-tarif berupa standar mutu yang tinggi, serta fluktuasi nilai tukar. Strategi penguatan daya saing melalui modernisasi budidaya, penerapan teknologi pasca panen, dan diplomasi perdagangan menjadi kunci keberhasilan ekspor udang Indonesia ke China di masa mendatang. Indonesia’s fisheries sector holds significant export potential, with shrimp serving as a leading commodity that contributes substantially to national foreign exchange earnings. China, as one of the largest shrimp importers in the world, offers a promising market opportunity for Indonesia. However, Indonesia’s shrimp export penetration into the Chinese market remains relatively low compared to major competitors such as Ecuador, India, and Vietnam. This study aims to comprehensively analyze the opportunities and threats faced by Indonesia in exporting shrimp to China amid the intense global competition in the fisheries sector. The research employs a qualitative descriptive approach using secondary data sourced from official publications, including UN Comtrade, FAO, the Ministry of Marine Affairs and Fisheries, and relevant scientific journals. The findings indicate that Indonesia has substantial opportunities to increase its market share in China through improvements in product quality, international certification, and diversification of processed shrimp products. On the other hand, the main challenges include intense price competition from rival exporting countries, non-tariff barriers in the form of stringent quality standards, and exchange rate fluctuations. Strengthening competitiveness through aquaculture modernization, adoption of post-harvest technologies, and proactive trade diplomacy is essential for enhancing Indonesia’s shrimp export performance to China in the future.
  14. ANALYSIS OF WEB-BASED INFORMATION SYSTEM DEVELOPMENT: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

    Website-based information systems have become an essential component in supporting organizational operations across various sectors due to their accessibility, flexibility, and efficiency. This study aims to analyze the development of website-based information systems through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The review synthesizes findings from previous studies to identify commonly used software development methods, implementation trends, advantages, challenges, and research gaps. The SLR process includes formulating research questions, conducting literature searches, applying inclusion and exclusion criteria, extracting relevant data, and synthesizing the findings. The analysis indicates that the Waterfall model remains the most widely applied development methodology because of its structured and systematic approach, while Agile, Prototype, Rapid Application Development (RAD), and Scrum are increasingly adopted in projects requiring flexibility and rapid adaptation to changing requirements. Furthermore, website-based information systems provide significant benefits in improving operational efficiency, accessibility, data management, and service quality. However, successful implementation depends on selecting an appropriate development methodology based on project characteristics and organizational needs. This study provides a comprehensive overview of current research trends and offers recommendations for future studies focusing on hybrid development methods, information security, and the integration of emerging technologies into website-based information systems.
  15. ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK (SIAKAD) DI FAKULTAS PSIKOLOGI DAN HUMANIORA UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA

    Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas layanan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) di Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Teknologi Sumbawa dari perspektif mahasiswa aktif menggunakan enam indikator yang bersumber dari Teori Good Governance (UNDP, 1997) dan Teori Manajemen Inovasi (Tidd & Bessant, 2018; Rogers, 2003), meliputi akuntabilitas, efektivitas, transparansi, efisiensi, manajemen proses, dan manajemen produk. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik survei melalui kuesioner berskala dikotomis yang disebarkan kepada 100 mahasiswa aktif FPH UTS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan SIAKAD UTS mendapat penilaian Sangat Baik, dengan lima dari enam indikator mencapai kategori tersebut. Indikator transparansi mencatat skor tertinggi sebesar 99,67%, diikuti manajemen proses (97%), efektivitas (96,5%), manajemen produk (95,5%), dan akuntabilitas (94,67%). Satu-satunya indikator berkategori Baik adalah efisiensi dengan persentase 92,5%, mengingat sebagian mahasiswa masih merasa perlu hadir secara fisik ke kampus untuk urusan akademik tertentu. Temuan ini mengindikasikan bahwa SIAKAD UTS telah mengimplementasikan prinsip-prinsip good governance dan manajemen inovasi secara nyata dalam layanan akademik digital. Penelitian ini merekomendasikan perluasan cakupan digitalisasi layanan akademik, peningkatan akurasi dan sinkronisasi data, serta pengembangan fitur baru yang berorientasi pada kebutuhan pengguna guna mewujudkan sistem informasi akademik yang lebih optimal dan berkelanjutan.
  16. PENERAPAN METODE CLUSTERING DALAM MENGELOMPOKKAN PERMOHONAN SURAT KETERANGAN DI KUA (STUDI KASUS: KUA BINJAI SELATAN)

    Kantor Urusan Agama (KUA) Binjai Selatan menerima permohonan surat keterangan yang jumlahnya terus meningkat setiap tahun, namun data permohonan tersebut selama ini hanya disimpan sebagai arsip dan belum dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode clustering guna mengelompokkan pola permohonan surat keterangan berdasarkan variabel usia pemohon, kelurahan domisili, dan jenis surat yang diajukan. Metode yang digunakan adalah algoritma K-Means melalui tahapan Knowledge Discovery in Database (KDD), yaitu data selection, preprocessing, transformation, data mining, dan evaluation, dengan bantuan aplikasi MATLAB. Penentuan jumlah cluster optimal dilakukan menggunakan metode Elbow berdasarkan nilai Sum of Squared Error (SSE), yang menghasilkan titik siku pada k=3. Data permohonan surat keterangan periode 2023-2025 kemudian dikelompokkan ke dalam tiga cluster menggunakan algoritma K-Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses clustering berhasil membentuk tiga kelompok permohonan dengan karakteristik berbeda berdasarkan usia pemohon, kelurahan, dan jenis surat, dengan Cluster 1 (589 data) didominasi pemohon usia 29-36 tahun di Kelurahan Binjai Estate untuk surat Keterangan Sudah Menikah, sedangkan Cluster 2 (268 data) dan Cluster 3 (308 data) didominasi pemohon usia 20-28 tahun untuk surat Kehendak Menikah. Hasil pengelompokan ini dapat menjadi bahan informasi bagi KUA Binjai Selatan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan administrasi pernikahan berdasarkan pola data yang nyata.
  17. ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI DI PT XYZ DENGAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN DALAM UPAYA MENGURANGI TINGKAT KECACATAN PRODUK

    PT XYZ merupakan perusahaan garmen yang memproduksi pakaian jadi untuk pasar internasional. Berdasarkan data produksi periode Januari 2025 hingga Maret 2026, ditemukan sebanyak 1.755 unit cacat dari total 22.357 unit produksi atau setara 7,85%, jauh melampaui batas toleransi kecacatan perusahaan sebesar 3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cacat paling dominan, menganalisis faktor penyebab utama kecacatan, serta memberikan usulan perbaikan guna mengurangi tingkat kecacatan produk pada bagian sewing. Metode yang digunakan adalah Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dan filosofi Kaizen. Hasil analisis diagram Pareto menunjukkan bahwa jenis cacat paling dominan adalah Yarn Out (Benang Keluar) sebesar 40,40%, diikuti Hole Lining (Lapisan Berlubang) sebesar 32,88%, dan Dirty (Kotor Tidak Hilang) sebesar 26,72%. Perhitungan DPMO menghasilkan rata-rata sebesar 26.166 dengan level sigma rata-rata 3,43, yang menunjukkan proses produksi masih berada jauh dari standar Six Sigma. Analisis diagram Fishbone mengidentifikasi faktor penyebab utama dari lima dimensi, yaitu manusia, mesin, material, metode, dan lingkungan. Usulan perbaikan yang diberikan meliputi implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) delapan langkah operasional kritis, penerapan checklist harian 22 poin berbasis 5M, program 5S/5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), serta program pelatihan berkala dan kalibrasi mesin rutin. Penerapan pendekatan Six Sigma dan Kaizen secara terintegrasi diharapkan dapat menurunkan tingkat kecacatan produk secara signifikan dan meningkatkan kualitas produksi secara berkelanjutan.
  18. PENGEMBANGAN DASHBOARD BUSINESS INTELLIGENCE UNTUK ANALISIS PROFIL DAN SEBARAN UMKM BINAAN RUMAH BUMN SIDOARJO MENGGUNAKAN POWER BI

    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, sehingga pengelolaan data yang efektif diperlukan untuk mendukung proses monitoring dan pengambilan keputusan. Rumah BUMN Sidoarjo mengelola data UMKM binaan yang mencakup informasi profil usaha, legalitas, omzet, tenaga kerja, penggunaan marketplace, dan wilayah usaha. Namun, data tersebut masih disajikan dalam bentuk spreadsheet sehingga proses analisis dan penyajian informasi belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dashboard Business Intelligence untuk menganalisis profil dan sebaran UMKM binaan Rumah BUMN Sidoarjo menggunakan Microsoft Power BI. Metode penelitian meliputi pengumpulan data, Exploratory Data Analysis (EDA), data cleaning, data preprocessing, pengembangan dashboard, dan analisis insight. Dataset yang digunakan terdiri atas 405 data UMKM, kemudian melalui proses pembersihan dan transformasi sehingga diperoleh 399 data yang siap divisualisasikan. Dashboard yang dihasilkan menyajikan informasi secara interaktif mengenai profil UMKM, persebaran wilayah, jenis usaha, legalitas, omzet, penggunaan marketplace, tenaga kerja, dan aktivitas ekspor. Hasil analisis menunjukkan bahwa sektor kuliner mendominasi jumlah UMKM binaan, sebagian besar UMKM berada di Kabupaten Sidoarjo, mayoritas memiliki omzet di bawah Rp300 juta, serta penggunaan marketplace didominasi oleh Shopee. Pengembangan dashboard Business Intelligence mampu meningkatkan efektivitas penyajian informasi dan mendukung proses monitoring serta pengambilan keputusan berbasis data di Rumah BUMN Sidoarjo.
  19. DEVELOPMENT OF AN ARTIFICIAL INTELLIGENCE-BASED STRUCTURAL HEALTH MONITORING SYSTEM FOR SUSTAINABLE BRIDGE INFRASTRUCTURE

    Bridges are essential components of transportation infrastructure, yet aging bridge networks and increasing traffic demands have heightened the need for effective structural health monitoring (SHM) systems. Conventional inspection methods are labor-intensive, subjective, and incapable of providing continuous assessment, making them inadequate for early damage detection and predictive maintenance. This study aims to develop an Artificial Intelligence (AI)-Based Structural Health Monitoring framework for sustainable bridge infrastructure by integrating Internet of Things (IoT) sensors, edge computing, cloud computing, machine learning, deep learning, digital twin technology, and explainable artificial intelligence (XAI). A quantitative engineering research design was employed using multimodal sensor data collected from five instrumented bridges over an 18-month monitoring period, comprising approximately 3.8 million observations from 210 sensors. Sensor signals were preprocessed through denoising, normalization, feature extraction, and missing-value imputation before training and evaluating several AI models, including Support Vector Machine (SVM), Random Forest (RF), Artificial Neural Network (ANN), Convolutional Neural Network (CNN), Long Short-Term Memory (LSTM), and a proposed hybrid CNN–LSTM–Graph Neural Network (GNN) model enhanced with XAI. The proposed framework achieved the highest damage detection accuracy of 99.1%, outperforming conventional machine learning and deep learning models while maintaining localization errors below 8 cm and high remaining useful life prediction accuracy (R² = 0.971–0.993). Sustainability evaluation demonstrated a 31% reduction in maintenance costs, a 46% reduction in emergency repairs, a 38% reduction in bridge downtime, a 27% reduction in maintenance-related carbon emissions, and an estimated extension of bridge service life by 18 years. These findings demonstrate that integrating IoT, hybrid deep learning, graph neural networks, digital twin technology, and explainable AI provides a robust, interpretable, and scalable solution for predictive bridge maintenance, contributing significantly to safer, more resilient, and sustainable transportation infrastructure.
  20. DAMPAK LISTRIK TENAGA SURYA (PHOTOVOLTAIC) TERHADAP LINGKUNGAN DAN EKONOMI: LITERATURE REVIEW

    The global transition toward renewable energy has positioned photovoltaic (PV) technology as a key solution for achieving climate neutrality. However, large-scale implementation of PV systems presents challenges from both environmental and economic perspectives. This study aims to analyze the environmental and economic impacts of photovoltaic technology through a systematic literature review approach. The method follows PRISMA guidelines by reviewing 10 peer-reviewed journal articles published between 2020 and 2025. The findings indicate that PV systems significantly reduce greenhouse gas emissions during operation, although environmental challenges remain in terms of land use, water consumption, and end-of-life waste management. From an economic perspective, the Levelized Cost of Electricity (LCOE) has decreased significantly, making PV one of the most competitive energy sources globally. However, high initial investment costs and the integration of Energy Storage Systems (ESS) remain key challenges affecting the payback period. This study concludes that PV technology provides substantial long-term environmental and economic benefits, but requires proper lifecycle management and supportive policy frameworks.
  21. PENGUJIAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN PUBLIK PEMERINTAH DAERAH XYZ MENGGUNAKAN METODE PENETRATION TESTING BERDASARKAN OWASP TOP 10 2025

    The XYZ Local Government Public Service Information System serves as a crucial medium for delivering digital-based public services. As information technology systems grow increasingly complex, cybersecurity threats are also evolving, necessitating periodic security system evaluations. This study aims to identify security vulnerabilities within the Public Service Information System using a penetration testing method based on the OWASP Top 10:2025 standard. A "Gray Box Testing" approach was employed, wherein the tester possessed partial information about the system under test. Vulnerability identification was conducted using OWASP ZAP, followed by testing of the discovered vulnerabilities to verify their risk levels. The vulnerability scan revealed 17 findings. These results demonstrate that the OWASP Top 10:2025 standard effectively serves as a reference for penetration testing, enabling the identification of security vulnerabilities and the provision of remediation recommendations to enhance web application security.
  22. PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) UNTUK MENURUNKAN ONGKOS MATERIAL HANDLING PADA CV SETIA MULIA ABADI

    Tata letak fasilitas yang kurang optimal dapat menyebabkan aliran material menjadi tidak efisien, meningkatkan jarak perpindahan, waktu proses, serta ongkos material handling. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata letak fasilitas produksi dan merancang tata letak usulan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) untuk menurunkan Ongkos Material Handling (OMH) pada CV Setia Mulia Abadi. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung, pengukuran jarak perpindahan material, identifikasi frekuensi perpindahan, penyusunan From-To Chart (FTC), Activity Relationship Chart (ARC), Activity Relationship Diagram (ARD), dan Space Relationship Diagram (SRD), kemudian dilakukan perhitungan OMH pada tata letak awal dan tata letak usulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak awal masih mengalami aliran material yang tidak searah (backtracking), sehingga menyebabkan perpindahan material kurang efisien. Berdasarkan hasil perancangan menggunakan metode SLP diperoleh tata letak usulan yang mampu memperbaiki hubungan kedekatan antar area kerja, memperlancar aliran material, mengurangi jarak perpindahan material, serta menurunkan Ongkos Material Handling dibandingkan dengan tata letak awal. Dengan demikian, penerapan metode SLP terbukti mampu meningkatkan efisiensi tata letak fasilitas produksi dan mendukung kelancaran proses produksi pada CV Setia Mulia Abadi.
  23. ANALISIS POSTUR KERJA DAN BEBAN KERJA FISIK PEKERJA METODE REBA DAN CVL

    Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko ergonomi menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan beban kerja fisik dengan metode Cardiovascular Load (CVL) pada proses penggilingan Mie Lethek. Metode pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, wawancara, dan pengukuran denyut nadi terhadap empat pekerja penggilingan. Analisis REBA dilakukan pada empat aktivitas: pencampuran bahan, mendorong adonan, pemindahan adonan, dan pengangkatan adonan. Sementara itu, analisis CVL dihitung berdasarkan denyut nadi istirahat, kerja, dan maksimum. Hasil penelitian menunjukkan skor REBA untuk pencampuran bahan (9), mendorong adonan (10), pemindahan adonan (9), dan pengangkatan adonan (12), yang termasuk kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi. Hasil analisis CVL menunjukkan seluruh pekerja berada pada kategori beban kerja sedang dengan nilai masing-masing 42,86%, 44,66%, 46,00%, dan 56,28%. Aktivitas manual, gerakan berulang, dan postur janggal memicu tingginya beban fisik tersebut. Kesimpulannya, aktivitas penggilingan memiliki risiko ergonomi tinggi dan beban kerja sedang. Rekomendasi perbaikan meliputi penerapan ergonomi, penyediaan alat bantu, perbaikan postur, dan pengaturan istirahat untuk mengurangi risiko MSDs serta meningkatkan produktivitas.
  24. TRANSMISI SENSOR DENGAN TOPOLOGI TREE BERBASIS KOMUNIKASI JARAK JAUH DAN INTERNET

    The limited communication range in Wireless Sensor Networks (WSN) is a critical issue when sensor nodes cannot communicate directly with the gateway. This study designs and evaluates a LoRa RFM95W-based sensor transmission system using a tree topology and a two-level polling mechanism. The system consists of an ESP32 gateway connected to the internet, Arduino Nano-based gate devices, Arduino Nano-based sensor nodes, and DHT22 sensors for temperature and humidity measurements. Testing was conducted in three scenarios: one node through one gate, two nodes through one gate, and a full system with two gates and four sensor nodes. Communication performance was evaluated using Received Signal Strength Indicator (RSSI), Signal-to-Noise Ratio (SNR), Packet Delivery Ratio (PDR), and packet loss. The results show that all scenarios successfully transmitted data in a hierarchical path from sensor nodes to gates and then to the gateway. The system achieved 100% PDR and 0% packet loss in all scenarios, while data were displayed in real time on the Thinger.io platform. These results indicate that the tree topology combined with two-level polling can support stable hierarchical LoRa-based IoT sensor communication. Keterbatasan jangkauan komunikasi pada Wireless Sensor Network (WSN) menjadi masalah penting ketika node sensor tidak dapat berkomunikasi langsung dengan gateway. Penelitian ini merancang dan mengevaluasi sistem transmisi sensor berbasis LoRa RFM95W menggunakan topologi tree dan metode two-level polling. Sistem terdiri atas ESP32 sebagai gateway yang terhubung ke internet, Arduino Nano sebagai gate, Arduino Nano sebagai node sensor, serta sensor DHT22 untuk pengukuran suhu dan kelembapan. Pengujian dilakukan dalam tiga skenario, yaitu satu node melalui satu gate, dua node melalui satu gate, dan sistem penuh dengan dua gate serta empat node sensor. Kinerja komunikasi dianalisis berdasarkan Received Signal Strength Indicator (RSSI), Signal-to-Noise Ratio (SNR), Packet Delivery Ratio (PDR), dan packet loss. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh skenario mampu mengirimkan data secara bertingkat dari node sensor menuju gate dan diteruskan ke gateway. Sistem memperoleh PDR 100% dan packet loss 0% pada seluruh skenario, sedangkan data sensor berhasil ditampilkan secara real-time pada platform Thinger.io. Hasil ini menunjukkan bahwa topologi tree dengan metode two-level polling dapat mendukung komunikasi sensor berbasis LoRa dan IoT secara bertingkat dan stabil.
  25. EVALUASI MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN PADA APLIKASI DANA: ANALISIS BERBASIS FREKUENSI, DAMPAK, DAN TATA KELOLA IT

    This study aims to evaluate security risk management in the DANA application using a frequency and impact-based approach within the IT governance framework. The method employs quantitative risk matrix analysis based on ISO 31000:2018 and COBIT 2019 standards, drawing on secondary data from national news media, public incident reports, OJK/BI regulations, and academic literature. Eight primary risks were identified, with social engineering and phishing attacks receiving the highest risk score of 20 (High category), followed by account compromise via malware and fake APK with a score of 16 (High category). The remaining six risks fell into the Medium category with scores of 5-9. Recommended mitigation strategies include strengthening AI-based in-app security features, server autoscaling automation, periodic penetration testing, and least privilege access control. This study confirms that user psychological manipulation-based threats represent the top priority in the IT governance of digital financial applications in Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi manajemen risiko keamanan pada aplikasi DANA menggunakan pendekatan berbasis frekuensi dan dampak dalam kerangka tata kelola teknologi informasi. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan matriks risiko mengacu pada standar ISO 31000:2018 dan COBIT 2019, dengan sumber data sekunder dari media massa nasional, laporan insiden publik, regulasi OJK/BI, dan literatur akademis. Delapan risiko utama berhasil diidentifikasi, di mana serangan social engineering dan phishing memperoleh skor risiko tertinggi sebesar 20 (kategori Tinggi), diikuti penyalahgunaan akun via malware dan APK palsu dengan skor 16 (kategori Tinggi). Enam risiko lainnya berada pada kategori Sedang dengan skor 5-9. Strategi mitigasi yang direkomendasikan mencakup penguatan fitur keamanan in-app berbasis AI, otomatisasi autoscaling server, penetration testing berkala, serta pembatasan hak akses berbasis prinsip least privilege. Penelitian ini menegaskan bahwa ancaman berbasis manipulasi psikologis pengguna merupakan prioritas utama dalam tata kelola IT aplikasi keuangan digital di Indonesia.
  26. PERUMUSAN STRATEGI BISNIS MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT PADA UMKM KEDAI HALTE KOPI 38

    Persaingan bisnis kedai kopi yang semakin kompetitif menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memiliki strategi bisnis yang tepat agar mampu mempertahankan dan meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi UMKM Kedai Kopi Halte 38, menentukan posisi kompetitif usaha melalui Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE), serta merumuskan strategi bisnis menggunakan analisis SWOT. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Kopi Halte 38 memperoleh skor IFE sebesar 3,24 yang menunjukkan kondisi internal berada pada kategori kuat, sedangkan skor EFE sebesar 3,66 menunjukkan kemampuan usaha yang baik dalam memanfaatkan peluang dan menghadapi ancaman eksternal. Berdasarkan diagram SWOT, posisi usaha berada pada Kuadran I (Strategi SO), sehingga strategi agresif menjadi pilihan yang paling sesuai. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kualitas produk dan pelayanan, optimalisasi promosi digital, penguatan branding, pengembangan inovasi produk, serta perluasan kerja sama dengan layanan pesan antar daring. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperkuat posisi usaha di tengah persaingan industri kedai kopi, serta mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM Kedai Kopi Halte 38. The increasingly competitive coffee shop industry requires Micro., Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to develop appropriate busisness strategis to maintain and enchane their competitiveness. This study aims to identify the internal and external factors affecting Halte Kopi 38 Coffee Shop, determine its competitive the position using the internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrices, and formulate business strategies through SWOT analysis. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, documentation, and literature review. The findings indicate that Halte Kopi 38 obtained an IFE score of 3.24, demonstrating a strong internal condition, while the EFE score of 3.66 reflects the business's ability to capitalize on external opportunities and effectively respond to external threats. Based on the SWOT quadrant analysis, the business is positioned in Quadrant I (SO Strategy), indicating that an aggressive growth strategy is the most appropriate approach. The recommended strategies include improving product quality and customer service, optimizing digital marketing, strengthening brand identity, developing product innovations, and expanding partnerships with online food delivery platforms. Implementing these strategies is expected to enhance the competitive advantage of Halte Kopi 38, strengthen its market position in the increasingly competitive coffee shop industry, and support the long-term sustainability and growth of the business.
  27. IMPLEMENTASI ETIKA PROFESI DALAM PENERAPAN KODE ETIK TI DAN PRIVASI DATA DIGITAL

    The rapid development of information technology (IT) has triggered digital disruption while posing serious challenges to the protection of privacy and personal data security in Indonesia. Frequent leaks of sensitive data indicate that technical failures in cybersecurity are fundamentally rooted in a weak commitment to professional ethics by IT practitioners. This study aims to analyze the implementation of professional ethics in the application of the IT code of ethics and its impact on the protection of digital data privacy across sectors in the digital era. The method used is a systematic literature review with a qualitative approach and content analysis of fifteen reputable scientific articles from 2016 to 2026. The results of the analysis indicate that the internalization of fundamental principles of the code of ethics such as confidentiality, integrity, and accountability serves as the main preventive shield in minimizing the risk of data exploitation. This challenge does not only affect the IT sector but also extends to the legal, healthcare, accounting, and education sectors, demanding adaptation of moral attitudes and uniform ethical oversight reforms. This study recommends a solid synergy between formal regulations such as the Personal Data Protection Law (UU PDP) and strict disciplinary sanctions from professional association honor boards to realize a trusted digital ecosystem. Perkembangan pesat teknologi informasi (TI) memicu disrupsi digital sekaligus menimbulkan tantangan serius terhadap perlindungan privasi dan keamanan data pribadi di Indonesia. Kebocoran data sensitif yang kerap terjadi menunjukkan bahwa kegagalan teknis pengamanan siber pada dasarnya berakar dari lemahnya komitmen terhadap etika profesi oleh para praktisi TI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika profesi dalam penerapan kode etik TI serta dampaknya terhadap perlindungan privasi data digital lintas sektoral di era digital. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) dengan pendekatan kualitatif dan analisis isi terhadap lima belas artikel ilmiah bereputasi dalam kurun waktu 2016--2026. Hasil analisis menunjukkan bahwa internalisasi prinsip-prinsip dasar kode etik seperti kerahasiaan (confidentiality), integritas, dan akuntabilitas menjadi garda preventif utama dalam meminimalkan risiko eksploitasi data. Tantangan ini tidak hanya memengaruhi sektor TI, melainkan juga merambah ke sektor hukum, kesehatan, akuntansi, dan pendidikan yang menuntut adaptasi sikap moral dan reformasi pengawasan etik yang seragam. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi yang kokoh antara regulasi formal seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dengan penegakan sanksi disiplin yang tegas dari dewan kehormatan organisasi profesi untuk mewujudkan ekosistem digital yang tepercaya.
  28. PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI

    **Abstrak** Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi. Teknologi AI mampu mendukung proses pembelajaran melalui penyediaan materi yang lebih personal, otomatisasi tugas administratif, serta peningkatan efektivitas evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Artificial Intelligence dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber terpercaya yang berkaitan dengan penerapan AI dalam dunia pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI memberikan berbagai manfaat, seperti meningkatkan efisiensi proses belajar mengajar, membantu dosen dalam penyusunan materi dan penilaian, serta mendukung mahasiswa dalam memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif dan adaptif. Namun, penerapan AI juga menghadapi tantangan, antara lain masalah etika, keamanan data, serta ketergantungan pengguna terhadap teknologi. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu menyusun kebijakan etika penggunaan AI dan meningkatkan literasi digital bagi dosen maupun mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi implementasi AI yang bertanggung jawab untuk mendukung pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan.
  29. SISTEM PREDIKSI JUMLAH WISATAWAN KAWAH SIKIDANG DENGAN METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING

    Kawah Sikidang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, yang setiap bulannya mengalami fluktuasi jumlah pengunjung yang cukup ekstrem. Selama ini pengelolaan operasional wisata, termasuk penentuan jumlah tiket dan kesiapan layanan, masih dilakukan berdasarkan pengalaman dan perkiraan tanpa dukungan data yang terukur. Kondisi ini mendorong perlunya sebuah sistem prediksi berbasis data historis yang dapat membantu pengelola merencanakan operasional secara lebih akurat. Penelitian ini membangun sistem prediksi jumlah wisatawan berbasis website menggunakan metode Double Exponential Smoothing (DES) model Holt, dengan data kunjungan bulanan periode Januari 2023 hingga Desember 2025. Hasil pengujian kombinasi parameter alpha dan beta menunjukkan nilai terbaik pada α = 0,4 dan β = 0,9, dengan tingkat akurasi model mencapai sekitar 72%, MAPE sebesar 27,49%, MAE sebesar 12.338,48, dan MSE sebesar 310.524.179,80. Model ini kemudian digunakan untuk meramalkan jumlah wisatawan periode Januari–Desember 2026. Sistem yang dibangun juga telah melalui pengujian black box dan seluruh fungsi berjalan sesuai harapan.
  30. Studi Perbandingan Volume Dan Kepadatan Lalu Lintas Pada Waktu Puncak Pagi Dan Sore Di Jalan Pasirian

    Transportasi jalan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Peningkatan jumlah kendaraan menyebabkan perubahan karakteristik arus lalu lintas, terutama pada jam puncak pagi dan sore. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan volume dan kepadatan lalu lintas pada waktu puncak pagi dan sore di Jalan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei lalu lintas (traffic counting) secara langsung di lapangan. Pengamatan dilakukan pada hari kerja selama dua periode, yaitu pukul 06.00–08.00 WIB dan 15.30–17.30 WIB, dengan interval pencatatan setiap 15 menit. Data yang diperoleh berupa jumlah kendaraan berdasarkan jenisnya, kemudian dikonversi ke satuan mobil penumpang (smp) sesuai Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas pada waktu puncak sore mencapai 2.100 kendaraan/jam, lebih tinggi dibandingkan waktu puncak pagi sebesar 1.800 kendaraan/jam atau meningkat sekitar 16,7%. Kepadatan lalu lintas pada waktu puncak sore sebesar 48,64 smp/km, sedangkan pada waktu puncak pagi sebesar 35,76 smp/km, yang menunjukkan peningkatan sekitar 36,0%. Peningkatan volume kendaraan pada sore hari berdampak pada bertambahnya kepadatan lalu lintas dan menurunnya kecepatan kendaraan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa periode puncak sore merupakan kondisi lalu lintas paling padat di Jalan Pasirian sehingga diperlukan upaya pengelolaan lalu lintas dan evaluasi kapasitas jalan untuk meningkatkan kinerja ruas jalan.
  31. EVALUASI KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN RAMBIPUJI DI KABUPATEN JEMBER

    Kerusakan jalan merupakan salah satu permasalahan utama di bidang infrastruktur transportasi yang berdampak langsung pada keselamatan pengguna jalan dan efisiensi distribusi barang dan jasa. Ruas jalan Rambipuji di Kabupaten Jember merupakan rute strategis yang mengalami kerusakan signifikan akibat tingginya volume lalu lintas dan muatan kendaraan berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kerusakan jalan, mengidentifikasi faktor penyebabnya, dan memberikan rekomendasi penanganan yang tepat dan berkelanjutan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan visual, dimana ruas jalan dibagi menjadi beberapa segmen observasi. Data yang dikumpulkan meliputi jenis kerusakan, dimensi kerusakan, dan tingkat keparahan (rendah, sedang, tinggi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan yang dominan berupa retak kulit buaya, lubang, deformasi (rutting), dan penurunan badan jalan. Penyebab utama kerusakan adalah beban kendaraan yang berlebihan, sistem drainase yang tidak optimal, dan kualitas konstruksi yang tidak sesuai dengan kelas jalan. Penanganan yang dilakukan selama ini masih bersifat sementara, sehingga diperlukan strategi perbaikan berdasarkan peningkatan kualitas struktur jalan, pengendalian lalu lintas, dan perawatan berkala.
  32. EVALUASI KINERJA INSTALASI JARINGAN INTERNET DENGAN ACCESS POINT UBIQUITI (UniFi) PADA MALL PELAYANAN PUBLIK KOTA PONTIANAK

    This study aims to evaluate the performance of the internet network based on Ubiquiti UniFi Access Points at the Public Service Mall of Pontianak City using Quality of Service (QoS) parameters and Received Signal Strength Indicator (RSSI) measurements. The research employed a walk test method conducted at 23 measurement points distributed throughout the study area. The analyzed parameters included throughput, delay, jitter, packet loss, and RSSI, which were subsequently evaluated based on the TIPHON standard. The measurement results showed an average throughput of 1.697 Mbps, delay of 5.057 ms, jitter of 5.064 ms, and packet loss of 0.017%, which generally fall within the “good” category according to the TIPHON standard. The RSSI values ranged from −65 dBm to −42 dBm, indicating signal quality from fair to very good. The findings demonstrate that the Wi-Fi network at the Public Service Mall of Pontianak City is capable of providing stable service and meets the established quality standards. However, several areas experienced performance degradation due to the distance from the access points and the presence of physical obstacles. Therefore, optimizing access point placement and maximizing the utilization of the 5 GHz frequency band are recommended to improve the uniformity of network quality across the entire service area. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja jaringan internet berbasis Access Point Ubiquiti UniFi di Mall Pelayanan Publik Kota Pontianak menggunakan parameter Quality of Service (QoS) dan pengukuran kekuatan sinyal (Received Signal Strength Indicator atau RSSI). Metode yang digunakan adalah walk test dengan 23 titik pengujian yang tersebar di area penelitian. Parameter yang dianalisis meliputi throughput, delay, jitter, packet loss, dan RSSI, kemudian dibandingkan dengan standar TIPHON. Hasil pengukuran menunjukkan nilai rata-rata throughput sebesar 1,697 Mbps, delay 5,057 ms, jitter 5,064 ms, dan packet loss 0,017%, yang secara umum termasuk dalam kategori baik berdasarkan standar TIPHON. Nilai RSSI berada pada rentang −65 dBm hingga −42 dBm dengan kategori cukup hingga sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan Wi-Fi di Mall Pelayanan Publik Kota Pontianak telah mampu memberikan layanan yang stabil dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, meskipun masih terdapat beberapa area yang mengalami penurunan performa akibat jarak terhadap access point dan hambatan fisik. Oleh karena itu, optimalisasi penempatan access point dan pemanfaatan frekuensi 5 GHz direkomendasikan untuk meningkatkan pemerataan kualitas jaringan di seluruh area layanan
  33. IMPLEMENTASI METODE NAIVE BAYES DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT PENYEBARAN HANTAVIRUS

    Hantavirus merupakan patogen zoonosis berbahaya dari famili Bunyaviridae yang ditularkan melalui kontak dengan hewan pengerat terinfeksi, dengan angka kematian akibat Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) mencapai 30–40%. Penelitian ini mengimplementasikan metode Gaussian Naive Bayes untuk memprediksi tingkat penyebaran hantavirus yang dikategorikan menjadi dua kelas (Tinggi dan Rendah) menggunakan dataset dari Kaggle yang memuat 2.000 rekaman kasus dengan 19 atribut klinis dan lingkungan. Tahapan penelitian mencakup: (1) pelabelan data berbasis aturan (rule-based labeling) menggunakan tiga indikator epidemiologi (hospitalization, quarantine_days, rodent_presence_index); (2) penanganan 155 data kosong pada atribut recovery_days menggunakan imputasi median (27 hari); (3) pengeluaran ketiga indikator pelabelan tersebut dari himpunan fitur prediktor untuk mencegah data leakage, menyisakan 11 atribut aktif (6 numerik + 5 kategorikal); (4) transformasi Label Encoding pada lima atribut kategorikal; (5) pembagian data 80:20 dengan stratified sampling; (6) penyeimbangan kelas melalui Random Oversampling; dan (7) validasi dengan 5-fold stratified cross-validation. Hasil evaluasi pada 400 data uji menunjukkan akurasi 79,50%, presisi 81,41%, recall 79,50%, dan F1-score 80,06%. Recall kelas Tinggi mencapai 76,92% (90 dari 117 kasus Tinggi terdeteksi, 27 terlewat). Validasi 5-fold cross-validation menghasilkan akurasi rata-rata 72,65% ±2,34%. Analisis permutation importance mengidentifikasi population_density (+0,2017) dan fatality (+0,0373) sebagai fitur paling berpengaruh setelah koreksi data leakage, konsisten dengan prinsip epidemiologi hantavirus.
  34. Perbandingan Logika Fuzzy Mamdani dan Thresholding dalam Sistem Peringatan Suara pada Tongkat Pintar Tunanetra Berbasis Arduino Uno

    Penyandang tunanetra membutuhkan alat bantu yang mampu mendeteksi rintangan secara cepat dan memberikan informasi yang mudah dipahami saat berjalan. Penelitian ini bertujuan membandingkan metode Thresholding dan Logika Fuzzy Mamdani pada sistem tongkat pintar berbasis Arduino Uno dalam menerjemahkan data jarak menjadi peringatan suara. Sistem menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04, sensor Proximity Infrared E18-D80NK, dan sensor air untuk mendeteksi rintangan serta genangan, dengan keluaran suara melalui DFPlayer Mini dan speaker. Pengujian dilakukan melalui simulasi logika program pada beberapa variasi jarak (10, 20, 30, 35, 40, 50, dan 70 cm) dengan waktu komputasi diukur menggunakan fungsi micros(). Hasil penelitian menunjukkan metode Thresholding menghasilkan waktu respons rata-rata 234,00 mikrodetik, jauh lebih cepat dibandingkan Logika Fuzzy Mamdani yang membutuhkan 108.135,83 mikrodetik (selisih ±462 kali). Titik potong deteksi Thresholding berada pada 50 cm, sedangkan Fuzzy Mamdani pada ±37 cm. Estimasi stabilitas output pada zona batas menunjukkan Fuzzy Mamdani lebih stabil (3,67 fluktuasi/20 detik) dibandingkan Thresholding (12,00 fluktuasi/20 detik). Ditemukan pula bahwa skenario jalan sempit pada aturan Fuzzy tidak pernah tereksekusi akibat urutan evaluasi kondisi pada program. Secara keseluruhan, metode Thresholding menunjukkan performa yang lebih unggul dan andal untuk diterapkan pada sistem peringatan suara tongkat pintar tunanetra berbasis Arduino Uno.
  35. ANALISIS BEBAN KERJA OPERATOR SEWING MENGGUNAKAN METODE WORK SAMPLING DAN NASA-TLX PADA INDUSTRI SARUNG TANGAN

    Penelitian ini dilakukan di CV Cahaya Setia Mulia Abadi untuk menganalisis beban kerja fisik dan mental operator pada bagian sewing yang diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya produk cacat. Pengukuran beban kerja fisik dilakukan menggunakan metode Work Sampling, sedangkan beban kerja mental diukur menggunakan metode NASA-TLX terhadap 8 operator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operator memiliki tingkat aktivitas produktif yang tinggi sehingga beban kerja fisik tergolong tinggi. Hasil pengukuran NASA-TLX menunjukkan nilai rata-rata Mental Demand sebesar 65,63, Physical Demand 60,71, Temporal Demand 53,13, Performance 53,13, Effort 50,00, dan Frustration Level 56,25, yang termasuk kategori sedang hingga tinggi. Tingginya beban kerja tersebut menyebabkan operator lebih cepat mengalami kelelahan, menurunnya konsentrasi, dan berkurangnya ketelitian saat bekerja sehingga berpotensi meningkatkan cacat produk berupa jahitan tidak rapi, ukuran tidak sesuai, dan kesalahan proses finishing. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pengelolaan beban kerja untuk meningkatkan kualitas produk dan produktivitas kerja.
  36. ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK (SIAKAD) DI FAKULTAS TEKNOLOGI LINGKUNGAN DAN MINERAL UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) di Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral Universitas Teknologi Sumbawa berdasarkan perspektif Good Governance dan Manajemen Inovasi. Penerapan SIAKAD merupakan salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan akademik kepada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form kepada 100 mahasiswa sebagai responden. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dengan rumus persentase untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan SIAKAD. Indikator penelitian terdiri atas dua aspek utama, yaitu Good Governance yang meliputi transparansi, efektivitas, akuntabilitas, dan efisiensi, serta Manajemen Inovasi yang meliputi manajemen produk dan manajemen proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator transparansi memperoleh persentase sebesar 93%, efektivitas sebesar 85,25%, akuntabilitas sebesar 91,33%, efisiensi sebesar 90%, manajemen produk sebesar 94,50%, dan manajemen proses sebesar 85,67%. Seluruh indikator berada pada kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa mahasiswa merasa puas terhadap penggunaan SIAKAD sebagai media pelayanan akademik. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penerapan prinsip Good Governance telah mampu mewujudkan pelayanan akademik yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien, sedangkan penerapan Manajemen Inovasi terlihat dari kualitas sistem serta proses layanan yang mampu memenuhi kebutuhan pengguna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan SIAKAD di Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral Universitas Teknologi Sumbawa telah memberikan tingkat kepuasan yang sangat baik bagi mahasiswa dan dapat menjadi dasar bagi pihak universitas dalam meningkatkan kualitas pelayanan akademik berbasis teknologi informasi secara berkelanjutan.
  37. ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KAIN GREY MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA PC. G.K.B.I YOGYAKARTA

    PC. G.K.B.I Yogyakarta merupakan perusahaan manufaktur tekstil yang menghadapi permasalahan tingginya tingkat cacat produk kain grey 1244A dengan besar rata-rata 10,79% pada tahun 2025, jauh melampaui batas toleransi industri. Penelitian ini menerapkan metode Lean Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) yang diintegrasikan dengan Value Stream Mapping (VSM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi pemborosan, mengukur kinerja proses, menganalisis akar penyebab cacat, serta menyusun rekomendasi perbaikan. Hasil analisis VSM menemukan waste defect pada area loom sebagai pemborosan paling kritis. Pengukuran pada tahap Measure menghasilkan nilai DPMO rata-rata sebesar 26.512,5 dengan level sigma rata-rata 2,473, di mana hampir seluruh titik data pada U-Chart berada di luar batas kendali statistik. Diagram Pareto mengidentifikasi empat cacat dominan, yaitu rantas, tak teranyam, pakan kosong, dan karat/oli. Analisis FMEA menunjukkan nilai RPN tertinggi pada setting tegangan benang yang kurang tepat dengan RPN 384, sensor pakan tidak bekerja optimal dengan RPN 280, kelelahan operator akibat beban kerja berlebih dengan RPN 245, dan kebocoran sistem pelumasan dengan RPN 196. Rekomendasi perbaikan yang diusulkan meliputi penerapan SOP tegangan benang, penjadwalan maintenance mesin secara berkala dengan penggantian komponen kritis, pengurangan beban kerja operator dari 20 menjadi 10–15 mesin per operator, serta perbaikan sistem pelumasan, yang keseluruhannya dikendalikan melalui checksheet maintenance mingguan dan checklist pengecekan awal harian sebelum proses produksi.
  38. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN BERBASIS WEB PADA TOKO DAGING SAPI PUTRA JAYA

    Toko Daging Sapi Putra Jaya merupakan usaha dagang yang bergerak dalam penjualan dan distribusi daging sapi segar, sebuah komoditas yang bersifat perishable sehingga menuntut pengelolaan persediaan yang akurat dan real-time. Selama ini pencatatan stok masih dilakukan secara manual menggunakan pembukuan kertas, yang menimbulkan berbagai masalah seperti kesalahan pencatatan (human error), keterlambatan informasi (information lag), lemahnya kontrol akses data, serta sulitnya melakukan analisis tren penjualan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Persediaan Berbasis Web yang menerapkan mekanisme multi-role dengan dua aktor, yaitu Super Admin dengan hak akses penuh (CRUD data stok, pencatatan transaksi keluar, dan ekspor laporan) dan Admin dengan hak akses view-only untuk keperluan monitoring. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall, meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem dan basis data, implementasi menggunakan PHP native, MySQL, dan JavaScript, pengujian, serta pemeliharaan. Sistem dilengkapi dashboard analisis berbasis Chart.js untuk memvisualisasikan tren stok, distribusi kategori daging, serta perbandingan volume barang masuk dan keluar, dilengkapi mekanisme validasi otomatis untuk mencegah stok bernilai negatif dan notifikasi peringatan ketika stok mendekati batas minimum. Pengujian dilakukan dengan metode Black-Box Testing terhadap seluruh modul utama sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh skenario uji berjalan dengan tingkat keberhasilan 100%, yang membuktikan bahwa sistem yang dibangun mampu menggantikan proses pencatatan manual, meningkatkan akurasi data persediaan, serta menyediakan dasar data yang kuat bagi pengambilan keputusan bisnis di Toko Daging Sapi Putra Jaya.
  39. PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP CARA BERKOMUNIKASI MAHASISWA (STUDI KASUS MAHASISWA STMIK TAZKIA PRODI TEKNIK INFORMATIKA)

    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh teknologi informasi (TI) terhadap pola komunikasi mahasiswa Teknik Informatika STMIK Tazkia, ditinjau dari tiga indikator: kemudahan akses informasi dan konektivitas, perubahan pola dan cara komunikasi, serta dampak terhadap kualitas dan etika komunikasi. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan kuesioner Skala Likert 5 poin kepada 20 responden (convenience sampling), uji reliabilitas menghasilkan Cronbach's Alpha 0,905 (sangat baik). Hasil menunjukkan rata-rata skor keseluruhan 4,00 (kategori tinggi), dengan skor tertinggi pada indikator kemudahan akses informasi dan konektivitas (4,39), diikuti dampak terhadap kualitas dan etika komunikasi (3,91), dan perubahan pola komunikasi (3,69). Temuan ini menunjukkan TI berperan positif sebagai fasilitator komunikasi akademik, namun tetap membawa risiko berkurangnya interaksi tatap muka dan potensi kesalahpahaman pesan.
  40. PERANCANGAN RANGKA ERGONOMIS MENGGUNAKAN METODE VEREIN DEUTCEN INGENEUER (VDI 2222)

    Proses pengepresan rebana di Rebana Center masih dilakukan secara manual dengan postur kerja yang kurang ergonomis sehingga berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal pada operator. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal, menilai tingkat risiko postur kerja, serta merancang ulang alat pengepres rebana yang lebih ergonomis menggunakan metode Nordic Body Map (NBM), Rapid Entire Body Assessment (REBA), dan Verein Deutscher Ingenieure (VDI 2222). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap dua operator pengepres rebana. Hasil NBM menunjukkan keluhan pada leher, bahu, punggung, pinggang, lengan, dan tungkai. Analisis REBA menunjukkan kedua operator memperoleh skor 8 yang termasuk kategori risiko tinggi (Action Level 3), sehingga memerlukan perbaikan segera. Perancangan alat dilakukan berdasarkan data antropometri operator, yaitu Tinggi Siku Berdiri (95 cm), Jangkauan Tangan (56,71 cm), dan Lebar Bahu (53,29 cm). Hasil perancangan ulang menggunakan metode VDI 2222 menghasilkan alat pengepres yang lebih ergonomis sehingga dapat memperbaiki postur kerja, mengurangi aktivitas membungkuk dan menjangkau secara berlebihan, meningkatkan kenyamanan kerja, serta berpotensi menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal.
  41. ANALISIS PERAMALAN DAN PENENTUAN SAFETY STOCK SERTA RE-ORDER POINT PADA PERSEDIAAN BAHAN BAKU KAIN GREY KM 2277 DI PC. G.K.B.I YOGYAKARTA

    Ketersediaan bahan baku memiliki peran strategis dalam mendukung kontinuitas aktivitas produksi dan memenuhi permintaan pelanggan. PC. G.K.B.I Yogyakarta sebagai perusahaan manufaktur tekstil menghadapi permasalahan akumulasi persediaan benang yang mencapai 5.000 kilogram akibat ketidaksesuaian antara kebijakan pemesanan dan kebutuhan produksi. Penelitian ini diarahkan untuk memperoleh metode peramalan yang paling optimal dengan tingkat kesalahan terkecil serta menentukan jumlah safety stock dan re-order point yang optimal pada persediaan bahan baku benang. Dalam penelitian ini digunakan dua pendekatan peramalan, yakni Single Moving Average (SMA) pada periode 3 dan 5 bulan, serta Single Exponential Smoothing (SES). Pemilihan metode terbaik dilakukan berdasarkan nilai kesalahan peramalan menggunakan indikator MAPE, MAD, dan MSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Single Exponential Smoothing (SES) merupakan metode terbaik dengan nilai peramalan sebesar 125.511 meter untuk periode Juni 2026, nilai MAPE 18%, MAD 20.631, dan MSD 705.845.051. Perhitungan yang dilakukan menghasilkan besaran safety stock yaitu 52.241 meter dan re-order point sebesar 93.436 meter. Selanjutnya, kebutuhan bahan baku untuk memenuhi target produksi hasil peramalan adalah 10.050,42 kg benang lusi, 6.543,80 kg benang pakan, dan 375,78 kg compound. Penerapan metode peramalan, safety stock, dan re-order point diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan, mengurangi risiko stockout maupun overstock, serta mendukung kelancaran proses produksi di PC. G.K.B.I Yogyakarta.
  42. ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE EOQ DAN JIT

    Persediaan bahan baku merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kelancaran operasional dan efisiensi biaya pada perusahaan maupun UMKM. Gudang pusat Mie Lethek Asli Bendo Cap Garuda berperan sebagai pusat penyimpanan dan distribusi bahan baku ke beberapa outlet, sehingga diperlukan sistem pengendalian persediaan yang mampu menyeimbangkan ketersediaan stok dan biaya persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT), serta menentukan metode yang paling efisien dalam meminimalkan total biaya persediaan. Data yang digunakan meliputi kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan lead time periode Maret–April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp654.160, dan metode JIT sebesar Rp462.560. Selain menghasilkan biaya persediaan terendah, metode EOQ juga mampu memberikan jumlah pemesanan yang optimal serta didukung oleh perhitungan Safety Stock dan Reorder Point untuk mengantisipasi risiko kekurangan persediaan. Berdasarkan hasil perbandingan, metode EOQ merupakan metode pengendalian persediaan yang paling efisien dan direkomendasikan untuk diterapkan pada Mie Lethek Asli Bendo Cap Garuda.
  43. APLIKASI MONITORING PERKEMBANGAN KESEHATAN PADA BIBIT POHON SAWIT BERBASIS PENGOLAHAN CITRA

    Oil palm seedlings are susceptible to pests and diseases that can compromise plant quality. Manual identification processes are time-consuming and demand high precision, creating a need for an automated detection system. This study aims to develop an Android-based oil palm seedling health monitoring application utilizing digital image processing and the YOLOv11 model. The research stages include dataset collection, data labeling, model training, application implementation, and real-time field testing. The developed system is capable of detecting leaf spot, leaf rust, and nocturnal beetles, classifying them by severity levels: mild, moderate, and severe. Field testing results, based on 570 images containing a total of 3,093 objects, demonstrate accuracy rates ranging from 76.68% to 100%. These results indicate that the developed application can detect diseases in oil palm seedlings in real-time and holds potential as a tool for monitoring seedling health in the field. Bibit kelapa sawit rentan terhadap serangan penyakit dan hama yang dapat menurunkan kualitas tanaman. Proses identifikasi yang masih dilakukan secara manual memerlukan waktu dan ketelitian yang tinggi sehingga diperlukan sistem deteksi otomatis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi pemantauan kesehatan bibit kelapa sawit berbasis pengolahan citra digital menggunakan model YOLOv11 pada perangkat Android. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan dataset, pelabelan data, pelatihan model, implementasi aplikasi, dan pengujian secara real-time di lapangan. Sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi penyakit bercak daun, karat daun, dan kumbang malam berdasarkan tingkat keparahan ringan, sedang, dan parah. Hasil pengujian langsung di lapangan menggunakan 570 foto dengan total 3.093 objek menunjukkan tingkat akurasi sebesar 76,68% hingga 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu mendeteksi penyakit pada bibit kelapa sawit secara real-time dan berpotensi digunakan sebagai alat bantu pemantauan kesehatan bibit di lapangan.
  44. ANALISIS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK (SIAKAD) OLEH MAHASISWA FAKULTAS REKAYASA SISTEM UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat transparansi, efektivitas, akuntabilitas, efisiensi, manajemen produk, dan manajemen proses pada Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) yang digunakan oleh mahasiswa Fakultas Rekayasa Sistem Universitas Teknologi Sumbawa serta mengetahui alasan mahasiswa dalam memberikan penilaian terhadap setiap indikator tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Forms kepada 100 mahasiswa aktif Fakultas Rekayasa Sistem Universitas Teknologi Sumbawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penggunaan SIAKAD sudah berjalan dengan baik dan membantu mahasiswa dalam memperoleh informasi akademik, melakukan pengisian KRS, melihat nilai, serta mengurus keperluan akademik lainnya dengan lebih mudah dan cepat. Selain itu, mahasiswa menilai bahwa aspek transparansi, efektivitas, akuntabilitas, efisiensi, manajemen produk, dan manajemen proses pada SIAKAD sudah terlaksana dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti gangguan jaringan, akses sistem yang lambat, serta beberapa fitur yang masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan pengembangan secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan akademik berbasis digital di Universitas Teknologi Sumbawa menjadi lebih baik.
  45. APPLICATION OF MANAGED PRESSURE DRILLING (MPD) TECHNOLOGY IN WELLS A AND B IN FIELD X

    Drilling oil and gas wells in deep formations and depleted reservoirs is often constrained by a narrow drilling margin. Under conditions where the difference between pore pressure and fracture gradient is very small, conventional methods based on static mud hydrostatic pressure carry a high risk of triggering a kick or loss of circulation. This study evaluated the use of the Constant Bottom Hole Pressure (CBHP) variant of Managed Pressure Drilling (MPD) technology to maintain bottom hole pressure (BHP) stability. Through a descriptive and comparative qualitative methodology based on a literature review, the evaluation was conducted on two scenarios: Well A with natural overpressure, and a deepwater well (Well B) with extreme depletion (crossed margin). Hydraulic analysis results demonstrated that the dynamic application of Surface Back Pressure (SBP) in MPD was capable of precisely controlling fluctuations in Equivalent Circulating Density (ECD). In Well A, SBP successfully compensated for the lack of hydrostatic pressure in the bottom mud without damaging the formation. Meanwhile, in Well B, the combination of MPD-CBHP and Wellbore Strengthening proved effective in widening the mud weight window, maintaining borehole stability, and eliminating the need for a contingency liner.
  46. PENGEMBANGAN DESAIN MESIN WOOD CRUSHER (POROS DAN PASAK)

    Mesin wood crusher merupakan perangkat mekanis yang dirancang khusus untuk mereduksi ukuran kayu menjadi partikel yang lebih halus atau potongan-potongan kecil. Alat yang juga dikenal sebagai mesin pencacah kayu ini mampu mengoptimalkan efisiensi waktu dalam proses disintegrasi material kayu karena ditunjang oleh mekanisasi pisau dengan ketajaman dan ketahanan tingkat tinggi. Kemampuan destruksi mesin ini mencakup berbagai dimensi material, mulai dari ranting pohon hingga log kayu berukuran besar. Dalam konstruksi mesin pencacah kayu ini, terdapat komponen vital berupa poros yang berfungsi untuk mentransmisikan rotasi serta menahan beban struktural, baik dengan maupun tanpa menyalurkan daya. Beberapa parameter krusial yang wajib dianalisis dalam perancangan poros meliputi tingkat kekuatan, rigiditas, putaran kritis, resistensi terhadap korosi, serta pemilihan material. Pada implementasi mesin ini, material yang diaplikasikan untuk komponen poros adalah baja ST 37. Selain poros, komponen penting lainnya adalah pasak, yang berperan sebagai elemen pengunci untuk mengintegrasikan bagian mesin yang berotasi. Keberadaan pasak ini memastikan terjadinya transfer torsi yang optimal, sehingga poros yang saling terhubung dapat berputar dengan kecepatan sudut dan momen puntir yang selaras dengan komponen penggerak utamanya.
  47. ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK (SIAKAD) PADA PELAYANAN AKADEMIK MAHASISWA DI FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI PERTANIAN

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan akademik melalui penerapan sistem informasi yang terintegrasi. Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) merupakan salah satu bentuk inovasi digital yang digunakan untuk mendukung pengelolaan data dan layanan akademik secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Melalui pemanfaatan SIAKAD, berbagai proses akademik, seperti pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pengelolaan jadwal perkuliahan, penginputan nilai, pengajuan cuti akademik, serta akses informasi akademik dapat dilakukan secara daring sehingga memudahkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam menjalankan aktivitas akademik. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan berbagai kendala, seperti keterbatasan akses sistem, kurang optimalnya pemanfaatan fitur, rendahnya literasi digital pengguna, serta gangguan teknis yang dapat memengaruhi kualitas pelayanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) pada pelayanan akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian. Analisis dilakukan berdasarkan aspek efektivitas, efisiensi, kemudahan penggunaan, kualitas informasi, kualitas layanan, dan tingkat kepuasan pengguna dalam mendukung penyelenggaraan layanan akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, penyebaran kuesioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan SIAKAD dalam mendukung pelayanan akademik kepada mahasiswa. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat penerapan SIAKAD serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas pelayanan akademik. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pihak fakultas dalam meningkatkan kualitas layanan akademik berbasis sistem informasi secara berkelanjutan.
  48. INTEGRASI PROFIT AND LOSS SHARING DAN CLOUD COMPUTING (ANALISIS FIQIH MUAMALAH ATAS TRANSPARANSI KEUANGAN SYARIAH)

    PLS, lewat mudharabah dan musyarakah, sering disebut jantung perbankan syariah. Tapi praktiknya tidak semulus teorinya. Asimetri informasi antara shahibul maal dan mudharib membuka pintu moral hazard, dan pada akhirnya PLS tetap saja kalah populer dibanding akad jual-beli. Di sisi lain, cloud computing kini banyak dipakai di sistem informasi keuangan syariah. Namun literatur yang secara khusus menyambungkan problem transparansi bagi hasil dengan infrastruktur cloud, dilihat dari kacamata fiqih muamalah, ternyata masih jarang ditemukan. Tulisan ini mencoba mengisi kekosongan itu: menelaah sejauh mana integrasi cloud computing bisa memperkuat transparansi keuangan pada skema PLS. Metodenya studi literatur, bersandar pada buku Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik karya Muhammad Syafi'i Antonio sebagai rujukan utama, ditambah artikel-artikel terindeks Sinta dan Google Scholar terbitan 2012 sampai 2025. Data diolah kualitatif-deskriptif lewat reduksi, pengelompokan tema, lalu disintesis. Hasilnya cukup menarik: ciri teknis cloud computing seperti pemantauan waktu nyata, jejak audit yang berkesinambungan, dan akses banyak pihak sekaligus, ternyata sejalan dengan prinsip kitabah (pencatatan) dan syahadah (kesaksian) dalam fiqih muamalah. Ini berpotensi menekan gharar informasi, akar dari moral hazard pada mudharabah. Tapi bukan berarti tanpa konsekuensi. Integrasi ini justru memunculkan persoalan fiqih baru soal kendali data oleh penyedia cloud pihak ketiga dan batas kerahasiaan transaksi nasabah. Sebagai kontribusi, tulisan ini menawarkan kerangka konseptual awal, dinamai Cloud-Enabled Transparent PLS, sebagai pijakan bagi pengembangan sistem informasi bagi hasil berbasis cloud yang tetap patuh syariah, sekaligus membuka jalan bagi penelitian empiris ke depannya.
  49. PROSES PRODUKSI (DEHIDRATION UNIT, DEW POINT CONTROL UNIT DAN SALES METERING) DAN PERHITUNGAN INFLOW PERFORMANCE RELATIONSHIP

    Pengolahan gas alam merupakan tahapan penting untuk menghasilkan gas yang memenuhi spesifikasi penjualan serta menjamin keamanan proses transportasi melalui jaringan perpipaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi gas pada Dehydration Unit (DHU), Dew Point Control Unit (DPCU), Sales Gas Metering, serta mengevaluasi produktivitas sumur menggunakan metode Inflow Performance Relationship (IPR) di Donggi-Matindok Field. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi lapangan melalui observasi langsung, pengumpulan data operasi, dokumentasi perusahaan, dan studi pustaka. Analisis dilakukan terhadap proses dehidrasi gas menggunakan Triethylene Glycol (TEG), pengendalian hydrocarbon dew point, hasil pengukuran kualitas sales gas, serta perhitungan kurva IPR menggunakan metode Rawlins dan Schellhardt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses dehidrasi mampu menurunkan kadar air hingga 1,633 lb/MMSCF, sedangkan nilai hydrocarbon dew point sebesar 67,086°F pada tekanan 700 psig telah memenuhi spesifikasi penjualan. Hasil sales gas metering menunjukkan laju alir gas sebesar 39,851 MMSCFD dengan kandungan H₂S sebesar 0,013 ppm sehingga memenuhi standar kualitas gas. Analisis IPR menghasilkan nilai eksponen aliran (n) sebesar 0,7087, konstanta performa (C) sebesar 0,00132024, dan Absolute Open Flow Potential (AOFP) sebesar 82,2765 MMSCFD yang menunjukkan kemampuan produksi sumur masih berada pada kondisi baik. Dengan demikian, integrasi DHU, DPCU, dan sistem sales gas metering mampu menghasilkan gas sesuai spesifikasi, sedangkan analisis IPR menunjukkan sumur memiliki produktivitas yang masih optimal untuk mendukung keberlanjutan operasi produksi gas.
  50. PENINGKATAN KINERJA OPERASIONAL UMKM MELALUI PENGUKURAN KUALITAS LAYANAN, PERAMALAN PERMINTAAN, DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN (STUDI KASUS: UMKM DI BOYOLALI)

    UMKM Cimol, Stik Kentang, dan Otak-Otak di Boyolali menghadapi permasalahan operasional berupa kualitas layanan yang belum optimal, fluktuasi permintaan yang tinggi, serta pengelolaan persediaan bahan baku yang belum efisien, sehingga menyebabkan ketidakstabilan penjualan dan pemborosan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan, menentukan metode peramalan permintaan yang paling akurat, serta merancang sistem pengendalian persediaan yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden, observasi, dan dokumentasi data penjualan harian periode November 2025 hingga Januari 2026. Pengolahan data dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA) untuk kualitas layanan, Moving Average dan Exponential Smoothing untuk peramalan permintaan, serta Economic Order Quantity (EOQ), safety stock, dan Reorder Point (ROP) untuk pengendalian persediaan. Hasil penelitian menunjukkan nilai CSI sebesar 78,65% yang berada pada kategori puas, dengan atribut konsistensi rasa produk dan sikap pelayanan karyawan menjadi prioritas utama perbaikan berdasarkan hasil IPA. Metode Exponential Smoothing dengan konstanta pemulusan α = 0,3 terbukti lebih akurat dibandingkan Moving Average, dengan nilai MAPE sebesar 19,96%. Penerapan EOQ operasional, safety stock, dan ROP menghasilkan ukuran pemesanan optimal sebesar 14 kg untuk tepung, 18 kg untuk kentang, dan 9 kg untuk otak-otak. Ketiga aspek penelitian ini saling berkaitan, di mana akurasi peramalan mendukung efektivitas pengendalian persediaan yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan secara keseluruhan.
  51. Analisis Pengujian Mutu Beton melalui Perancangan Campuran dan Pengujian Laboratorium Berdasarkan Standar SNI

    Beton adalah material konstruksi yang umum digunakan untuk bangunan, jembatan, jalan, dan struktur lainnya. Beton dibuat dengan mencampur agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil), semen, dan air. Campuran ini mengeras seperti batu. Pengerasan terjadi karena reaksi kimia antara semen dan air. Aditif kimia atau fisik ditambahkan ke campuran beton dalam proporsi tertentu untuk membentuk struktur homogen seperti batu. Pengerasan ini terjadi melalui reaksi kimia antara semen dan air. Beton adalah campuran semen Portland, agregat halus, agregat kasar, air, dan rongga udara. Pemilihan campuran beton harus mempertimbangkan untuk menghasilkan beton basah yang mudah dikerjakan, memiliki kekuatan tekan yang memadai setelah mengeras, dan ekonomis. Beton adalah Bagian daripada struktur konstruksi utama yang digunakan dalam berbagai proyek konstruksi, mulai dari bangunan hingga infrastruktur jalan. Kualitas beton sangat penting untuk memastikan kekuatan, daya tahan, dan masa pakainya. Salah satu faktor yang memengaruhi kualitas beton adalah komposisi campurannya. Variasi dalam komposisi campuran dapat secara signifikan memengaruhi sifat mekanik dan daya tahan struktur yang dibangun menggunakan beton tersebut. Beton adalah material konstruksi yang kuat dan tahan lama yang dapat dibentuk dengan berbagai cara untuk memenuhi beragam kebutuhan struktural. Namun, sifat mekanik dan daya tahan beton sangat dipengaruhi oleh komposisi campuran, yang meliputi jenis material, rasio air-semen, agregat, aditif, dan proses pencampuran. Variasi dalam komposisi campuran beton dapat memengaruhi beberapa sifat utama beton, termasuk kekuatan tekan, ketahanan terhadap retak, ketahanan terhadap korosi, dan daya tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem. Berdasarkan pengalaman empiris, banyak peneliti dan penulis kesulitan menemukan artikel pendukung untuk karya ilmiah mereka, termasuk penelitian sebelumnya atau yang relevan. Artikel yang relevan diperlukan untuk memperkuat teori yang sedang dipelajari, untuk memeriksa hubungan atau pengaruh antar variabel, dan untuk mengembangkan hipotesis. Artikel ini membahas pengaruh desain beton, kekuatan beton, dan karakteristik beton pada campuran beton, sebuah tinjauan literatur di bidang teknik.
  52. KAJIAN POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GELOMBANG LAUT METODE OSCILLATING WATER COLUMN DI TEMAJUK KALIMANTAN BARAT

    Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi gelombang laut sebagai sumber energi terbarukan. Salah satu wilayah yang memiliki potensi tersebut adalah Pantai Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik gelombang laut dan menghitung potensi daya listrik menggunakan metode Oscillating Water Column (OWC). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data tinggi gelombang periode Agustus 2024–Juli 2025 dari ECMWF serta data massa jenis air laut hasil pengukuran langsung sebesar 1.017 kg/m³. Perhitungan dilakukan secara teoritis dengan luas penampang chamber OWC 4 m² dan efisiensi sistem 11,917%. Hasil penelitian menunjukkan daya listrik mengalami fluktuasi akibat pengaruh musim. Daya tertinggi terjadi pada Januari 2025 sebesar 421.010,751 watt dan terendah pada Agustus 2024 sebesar 4.695,739 watt, dengan total akumulasi daya selama satu tahun mencapai 1.348.561,084 watt. Hasil tersebut menunjukkan Pantai Temajuk berpotensi dikembangkan sebagai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) metode OWC untuk mendukung kebutuhan listrik berkelanjutan di wilayah pesisir Indonesia, as a maritime country, has significant potential for utilizing ocean wave energy as a renewable energy source. One of the areas with such potential is Temajuk Beach, Sambas Regency, West Kalimantan. This study aims to analyze ocean wave characteristics and calculate the potential electrical power generated using the Oscillating Water Column (OWC) method. The research employed a quantitative approach using wave height data from August 2024 to July 2025 obtained from the European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF), along with seawater density data measured directly at the research site with an average value of 1.017 kg/m³. The calculations were conducted theoretically using an OWC chamber cross-sectional area of 4 m² and a total system efficiency of 11.917%. The results showed that electrical power production fluctuated significantly due to seasonal influences. The highest power output occurred in January 2025 at 421,010.751 watts, while the lowest occurred in August 2024 at 4,695.739 watts, with a total annual accumulated power of 1,348,561.084 watts. These findings indicate that Temajuk Beach has the potential to be developed as a site for an Oscillating Water Column (OWC)-based Wave Power Plant to support sustainable electricity needs in coastal areas.
  53. PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA RANDOM FOREST DAN DECISION TREE DALAM MODEL PREDIKSI STROKE OTAK

    Stroke adalah gangguan neurologis akibat terganggunya aliran darah ke otak, dan merupakan salah satu penyebab utama kematian serta disabilitas di dunia. Prediksi dini berbasis pembelajaran mesin dapat membantu pencegahan dan penanganan stroke. Penelitian ini membandingkan kinerja algoritma Random Forest dan Decision Tree dalam memprediksi stroke menggunakan dataset Brain Stroke Prediction (4.981 data pasien) yang sangat tidak seimbang, dengan dan tanpa teknik penyeimbangan Random Undersampling (RUS). Kinerja model dievaluasi menggunakan 5-fold stratified cross-validation dengan 5 kali pengulangan dan metrik accuracy, sensitivity, specificity, precision, F1-score, ROC-AUC, dan PR-AUC. Tanpa penyeimbangan, kedua model mencapai akurasi tinggi (sekitar 95%) tetapi gagal mendeteksi kelas minoritas, dengan sensitivity mendekati 0%. Setelah menerapkan RUS, sensitivity meningkat tajam menjadi sekitar 77% untuk Decision Tree dan 81% untuk Random Forest, dengan Random Forest sebagai model terbaik (ROC-AUC 0,82). Hasil ini menunjukkan bahwa teknik penyeimbangan data berperan penting dalam meningkatkan kemampuan model mendeteksi kasus stroke pada dataset yang sangat tidak seimbang.
  54. ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN ARUS EKSITASI TERHADAP DAYA REAKTIF PADA GENERATOR SINKRON UNIT 1 DAN 2 DI PLTU BENGKAYANG 2X50 MW

    Synchronous generator is the main equipment in steam power plant that functions to convert mechanical energy into electrical energy. Problems that often occur in synchronous generators in Bengkayang 2x50 MW PLTU are changes in system load that cause fluctuations in voltage and reactive power, so that excitation current adjustments are needed to maintain normal generator operating conditions. This study aims to analyze the effect of changes in excitation current on reactive power in synchronous generators Unit 1 and 2 in Bengkayang 2x50 MW PLTU. The research method used is a quantitative method with an operational data analysis approach generator. Data was obtained by calculating data on the Bengkayang PLTU Electrical Logsheet. The final result of this study is from the table it can be seen that within a week the largest average percentage change in reactive power (Q) occurred on July 4 with an average percentage change in reactive power of unit 1 of 20.78%, unit 2 of 20.90% with an average percentage change in excitation current of unit 1 of 1.31%, unit 2 of 1.60% and July 5, 2025 with an average percentage change in reactive power of unit 1 of 19.38%, unit 2 of 21.69% with an average percentage change in excitation current of unit 1 of 1.63%, unit 2 of 1.44%. It can be seen in unit 2 on July 4 at 08.00 the reactive power was 10.09 MVAR and the power factor was 0.97 and at 09.00 the reactive power decreased to 8.44 MVAR but the power factor increased to 0.98. At 10.00 the reactive power decreased to 5.91 MVAR with the power factor increasing to 0.99. The results obtained from this study are that the reactive power is regulated to maintain the generator voltage at the nominal value. This proves that the excitation current is useful for regulating the desired reactive power and for maintaining the generator voltage. Generator sinkron merupakan peralatan utama pada pembangkit listrik tenaga uap yang berfungsi mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Permasalahan yang sering terjadi pada generator sinkron di PLTU Bengkayang 2x50 MW adalah perubahan beban sistem yang menyebabkan fluktuasi tegangan dan daya reaktif, sehingga diperlukan penyesuaian arus eksitasi untuk menjaga kondisi operasi generator tetap normal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan arus eksitasi terhadap daya reaktif pada generator sinkron Unit 1 dan 2 di PLTU Bengkayang 2x50 MW. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan analisis data operasional generator. Data diperoleh dengan melakukan perhitungan data-data pada Electrical Logsheet PLTU Bengkayang. Hasil akhir dari penelitian ini adalah dari tabel dapat diketahui dalam waktu seminggu persentase rata-rata perubahan daya reaktif (Q) terbesar terjadi pada tanggal 4 juli dengan persentase rata-rata perubahan daya reaktif sebesar unit 1 sebesar 20,78%, unit 2 sebesar 20,90% dengan persentase rata-rata perubahan arus eksitasi sebesar unit 1 sebesar 1,31%, unit 2 sebesar 1,60% dan 5 Juli 2025 dengan persentase rata-rata perubahan daya reaktif sebesar sebesar unit 1 sebesar 19,38%, unit 2 sebesar 21,69% dengan persentase rata-rata perubahan arus eksitasi sebesar unit 1 sebesar 1,63%, unit 2 sebesar 1,44%. Dapat dilihat pada unit 2 tanggal 4 Juli pukul 08.00 daya reaktifnya 10,09 MVAR dan didapatkan faktor dayanya 0,97 dan pada pukul 09.00 daya reaktif mengalami penurunan menjadi 8,44 MVAR akan tetapi faktor daya mengalami peningkatan menjadi 0,98. Pada pukul 10.00 daya reaktif mengalami penurunan menjadi 5,91 MVAR dengan faktor daya yang meningkat menjadi 0,99. Adapun hasil yang didapat dari penelitian ini adalah daya reaktif tersebut diatur untuk menjaga tegangan generator agar tetap pada nilai nominal. Ini membuktikan bahwa arus eksitasi berguna untuk mengatur daya reaktif yang diinginkan dan untuk menjaga tegangan generator.
  55. ANALISIS SENTIMEN ULASAN PELANGGAN TERHADAP PRODUK SUNSCREEN FACETOLOGY DI SHOPEE MALL MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEXT MINING

    Perkembangan e-commerce di Indonesia telah meningkatkan jumlah ulasan pelanggan pada platform marketplace seperti Shopee. Ulasan tersebut mengandung informasi penting mengenai kepuasan pelanggan, namun jumlahnya yang besar dan tidak terstruktur menyebabkan proses analisis secara manual menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen ulasan pelanggan terhadap produk Sunscreen Facetology di Shopee Mall menggunakan pendekatan text mining berbasis Natural Language Processing (NLP). Data diperoleh melalui proses scraping menggunakan API Shopee, kemudian dilakukan tahapan data cleaning untuk menghapus data yang tidak relevan, menangani data kosong, dan menyiapkan dataset untuk proses analisis. Klasifikasi sentimen dilakukan menggunakan model Indonesian RoBERTa Base Sentiment Classifier yang mengelompokkan ulasan ke dalam kategori positif, netral, dan negatif. Selain itu, penelitian juga menganalisis faktor-faktor dominan yang sering muncul dalam ulasan serta tren sentimen berdasarkan waktu. Hasil analisis menunjukkan bahwa sentimen positif mendominasi ulasan pelanggan, sedangkan faktor yang paling sering dibahas meliputi kemasan, warna tinted, tekstur ringan, daya serap, dan kenyamanan produk. Analisis tren menunjukkan bahwa peningkatan jumlah ulasan pada periode event seperti tanggal kembar dan payday sale tidak selalu diikuti peningkatan persentase sentimen positif. Seluruh hasil analisis divisualisasikan melalui dashboard interaktif menggunakan Looker Studio sehingga memudahkan interpretasi data dan mendukung pengambilan keputusan bagi pihak terkait.
  56. ANALISIS PENGEMBANGAN USAHA PECEL LELE SEBAGAI UMKM KULINER MELALUI INOVASI PRODUK, PELAYANAN, DAN PEMASARAN DIGITAL

    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya melalui usaha pecel lele yang banyak berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Meskipun memiliki peluang usaha yang cukup besar, pelaku usaha pecel lele masih menghadapi berbagai tantangan, seperti meningkatnya persaingan, fluktuasi harga bahan baku, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha pecel lele sebagai UMKM kuliner melalui inovasi produk, peningkatan kualitas pelayanan, dan pemasaran digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur yang didukung observasi sederhana terhadap aktivitas usaha pecel lele. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, observasi lapangan, serta kajian berbagai jurnal, buku, dan laporan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk, kualitas pelayanan, dan pemanfaatan pemasaran digital merupakan faktor utama yang memengaruhi daya saing usaha pecel lele. Inovasi menu mampu meningkatkan nilai tambah produk, pelayanan yang baik mendorong kepuasan dan loyalitas pelanggan, sedangkan pemasaran digital memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan peluang penjualan. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan modal, rendahnya literasi digital, dan belum optimalnya pengelolaan keuangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan usaha yang berorientasi pada inovasi, peningkatan kualitas pelayanan, serta optimalisasi teknologi digital agar usaha pecel lele mampu berkembang secara berkelanjutan dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.
  57. PENGARUH KOMPOSISI DAN PENGGUNAAN TEPUNG KEDELAI TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN KEKERASAN PANCAKE

    Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak substitusi tepung kedelai terhadap sifat organoleptik dan tingkat kekerasan pancake. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang mencakup empat formula, yakni F0 (100% tepung terigu), F1 (75% tepung terigu : 25% tepung kedelai), F2 (50% tepung terigu : 50% tepung kedelai), dan F3 (25% tepung terigu : 75% tepung kedelai). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Pengujian fisik dilakukan dengan mengukur deformasi melalui metode penekanan, sementara pengujian organoleptik dilaksanakan dengan menggunakan uji hedonik untuk menilai warna, aroma, tekstur, dan rasa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan memanfaatkan rata-rata dan standar deviasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggantian tepung kedelai memengaruhi karakteristik fisik dan organoleptik pancake. Pada formula substitusi, F1 memperoleh tingkat kesukaan tertinggi dengan nilai rata-rata sebesar 3,0, sedangkan F3 memperoleh nilai rata-rata terendah sebesar 1,75. Kenaikan proporsi tepung kedelai cenderung mengurangi tingkat penerimaan dari para panelis, khususnya pada aroma dan rasa. Selain itu, penggantian tepung kedelai juga berdampak pada karakteristik tekstur pancake, yang terlihat dari perbedaan nilai deformasi pada masing-masing formula. Secara keseluruhan, penggunaan tepung kedelai dalam proporsi yang tinggi menjadikan tekstur lebih padat dan mengurangi tingkat kesukaan panelis terhadap produk.
  58. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN DOKUMEN BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGELOLAAN ARSIP DIGITAL PADA PT EKSTRINDO LAMINASI

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perusahaan untuk beralih dari sistem pengelolaan dokumen secara manual menuju sistem digital yang lebih efektif dan efisien. PT Ekstrindo Laminasi masih melakukan sebagian besar proses pengelolaan dokumen secara manual sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti lambatnya proses pencarian dokumen, tingginya risiko kehilangan arsip, sulitnya melakukan pelacakan status dokumen, serta belum optimalnya proses persetujuan dokumen. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Dokumen (Document Management System) berbasis web untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip digital di PT Ekstrindo Laminasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi literatur, serta pengembangan perangkat lunak menggunakan metode Waterfall yang terdiri atas tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan implementasi sistem. Aplikasi dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan PostgreSQL sebagai basis data, sedangkan pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendigitalisasi proses pengelolaan dokumen perusahaan melalui fitur pengelolaan dokumen, pencarian dokumen, pengelolaan kategori, persetujuan Document Change Request (DCR), pengelolaan dokumen audit, pengaturan hak akses pengguna, serta pencatatan aktivitas pengguna (activity log). Seluruh fungsi utama sistem berhasil berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna sehingga mampu meningkatkan kecepatan pencarian dokumen, keamanan penyimpanan arsip, kemudahan proses audit, serta efektivitas kolaborasi antar departemen. Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian, Sistem Manajemen Dokumen berbasis web dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip digital di PT Ekstrindo Laminasi sekaligus mendukung proses administrasi perusahaan secara lebih terstruktur, aman, dan terdokumentasi dengan baik.
  59. PENGEMBANGAN TAS KULIAH ERGONOMIS DENGAN METODE QFD UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG

    The use of college backpacks with relatively heavy loads over prolonged periods may cause discomfort and increase the risk of musculoskeletal disorders, particularly shoulder and back pain. This condition highlights the importance of developing ergonomic backpacks that consider both ergonomic principles and user requirements. This study aimed to develop an ergonomic college backpack design using the Quality Function Deployment (QFD) method to systematically translate user needs into technical product characteristics. The study employed a descriptive quantitative approach. Data were collected through observations, interviews, and questionnaires distributed to 50 respondents selected using a purposive sampling technique. The data were analyzed through the identification of the Voice of Customer (VOC), validity and reliability testing of the research instrument, and the development of the House of Quality (HOQ). The results revealed that the users' highest-priority requirements included reducing shoulder pressure, minimizing back pain, providing comfort during prolonged use, and incorporating ergonomic shoulder straps and back padding. The instrument testing indicated that all customer requirement attributes were valid and demonstrated excellent reliability, making them suitable as the basis for product development. Furthermore, the HOQ analysis identified the priority technical characteristics, including an optimized load distribution system, the use of lightweight yet durable materials, ergonomic cushioning, and backpack dimensions tailored to user characteristics. The implementation of the QFD method proved effective in supporting the systematic development of an ergonomic college backpack based on user needs, thereby enhancing user comfort and reducing the risk of back pain associated with prolonged backpack use.
  60. IMPLEMENTASI ARSITEKTUR MODEL-VIEW-CONTROLLER (MVC) PADA SISTEM MANAJEMEN SURAT PADA SMP MUHAMMADIYAH 19 SAWANGAN

    Pengelolaan surat merupakan salah satu kegiatan administrasi yang memiliki peran penting dalam mendukung operasional sekolah. Namun, proses pengelolaan surat di SMP Muhammadiyah 19 Sawangan masih dilakukan secara manual sehingga mengakibatkan proses pencatatan, pencarian arsip, disposisi, dan penyampaian informasi menjadi kurang efektif serta berisiko terjadi kehilangan atau kerusakan dokumen. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan arsitektur Model-View-Controller (MVC) pada Sistem Manajemen Surat berbasis website untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan surat. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Sistem dikembangkan menggunakan Next.js sebagai frontend, Express.js sebagai backend, Supabase sebagai basis data, serta menerapkan Role Based Access Control (RBAC) dalam pengelolaan hak akses pengguna. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendukung pengelolaan surat masuk, surat keluar, disposisi, pelacakan status surat secara real-time, serta pengarsipan digital secara lebih efektif dibandingkan dengan proses manual. Implementasi arsitektur MVC juga menghasilkan aplikasi yang lebih terstruktur, mudah dikembangkan, dan mampu meningkatkan keamanan serta kemudahan akses informasi sesuai dengan hak akses masing-masing pengguna.
  61. PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TAPIOKA DAN TEPUNG SAGU TERHADAP BERAT, DIAMETER, DAN DENSITAS BAKSO SAPI

    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dampak penggunaan tepung tapioka dan tepung sagu sebagai bahan pengisi terhadap sifat fisik bakso sapi, yaitu berat, diameter, dan densitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen sederhana yang terdiri dari dua perlakuan, yaitu bakso yang ditambahkan tepung tapioka dan bakso yang ditambahkan tepung sagu. Setiap perlakuan dilakukan tiga kali ulangan dengan menggunakan komposisi bahan dan proses pengolahan yang sama. Parameter yang diamati mencakup berat bakso sebelum dan setelah direbus, diameter bakso sebelum dan setelah direbus, serta densitas bakso setelah direbus. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan nilai rata-rata dari setiap perlakuan. Penelitian menunjukkan bahwa menggunakan tepung tapioka membuat berat makanan meningkat lebih banyak setelah direbus, yaitu dari 22,5 gram menjadi rata-rata 25,6 gram, dengan densitas sebesar 1,023 gram per mililiter. Sementara itu, penggunaan tepung sagu menghasilkan berat rata-rata 22,7 gram dengan kerapatan 1,002 gram per mililiter. Bakso yang dibuat dengan menggunakan tepung tapioka mengalami penurunan ukuran diameter yang lebih sedikit dibandingkan bakso yang menggunakan tepung sagu. Temuan ini menunjukkan bahwa tepung tapioka mampu menyerap air lebih baik dan membentuk gel yang lebih kuat, sehingga membuat bakso sapi memiliki tekstur yang lebih padat, stabil, dan berkualitas dibandingkan menggunakan tepung sagu.
  62. ANALISIS PERSEPSI PENUMPANG ANGKUTAN KOTA TRAYEK 47 KILANG TERHADAP KUALITAS LAYANAN ANGKUTAN KOTA

    Transportasi sangat penting bagi mobilitas masyarakat, terutama di daerah terpencil seperti Desa Kilang di Kota Ambon, yang sangat bergantung pada layanan angkutan kota trayek 47. Rute ini memiliki peran strategis dengan menghubungkan masyarakat ke pusat kegiatan utama kota, termasuk Terminal Mardika sebagai simpul transit utama. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kualitas layanan, mengidentifikasi kesenjangan antara harapan penumpang dan pengalaman yang sebenarnya, serta menentukan area prioritas yang perlu ditingkatkan pada angkutan kota trayek 47 Kilang dengan mengevaluasi persepsi di berbagai dimensi, yaitu bukti fisik, empati, responsivitas, keandalan, dan jaminan. Data dikumpulkan dari 100 responden menggunakan 24 indikator melalui penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor kualitas layanan secara keseluruhan mencapai 72,78, yang dikategorikan sebagai baik. Namun, teridentifikasi adanya kesenjangan yang signifikan antara harapan dan kenyataan, terutama terkait kebersihan terminal dan halte bus, kecepatan layanan, aksesibilitas, serta ketersediaan informasi rute. Oleh karena itu, peningkatan di bidang-bidang tersebut harus menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna, khususnya di wilayah yang sangat bergantung pada angkutan umum.
  63. ANALISIS SENTIMEN PADA TWITTER PASCA DIBATALKANNYA PAGELARAN PIALA DUNIA U-20 YANG DISELENGGARAKAN DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE MULTINOMIAL NAIVE BAYES

    Indonesia sempat ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2023, namun akhirnya dibatalkan oleh FIFA. Pembatalan tersebut memicu berbagai tanggapan dan opini masyarakat di media sosial Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap peristiwa tersebut menggunakan metode Multinomial Naïve Bayes. Sebanyak 921 data komentar Twitter dikumpulkan melalui proses crawling dan dilabeli menjadi tiga kategori: positif, negatif, dan netral. Karena dataset awal menunjukkan ketidakseimbangan kelas yang signifikan (859 positif, 55 negatif, dan 7 netral), metode Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) diterapkan guna menyeimbangkan data menjadi 429 pada setiap kelas. Data teks kemudian diproses melalui tahapan preprocessing (cleansing, case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming) serta pembobotan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF). Hasil evaluasi menggunakan K-Fold Cross Validation membuktikan bahwa penerapan SMOTE berhasil meningkatkan performa model secara drastis. Pada pengujian data seimbang, performa terbaik dihasilkan oleh K-Fold 9 dengan tingkat akurasi mencapai 97,20%, presisi 97,31%, dan recall 97,22%. Kesimpulannya, metode Multinomial Naïve Bayes dengan kombinasi pembobotan TF-IDF dan SMOTE sangat efektif untuk klasifikasi sentimen pada data yang tidak seimbang.
  64. MANFAAT DAN RESIKO PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN (AI) PADA MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA STMIK TAZKIA

    Kecerdasan buatan (AI) generatif kini semakin luas digunakan oleh mahasiswa Teknik Informatika dalam mendukung aktivitas akademik, mulai dari memahami logika pemrograman Python hingga perancangan struktur data. Di balik kemudahan yang ditawarkan untuk mempercepat pemecahan masalah dan penulisan kode, penggunaan AI juga memunculkan sejumlah risiko. Risiko tersebut mencakup ketergantungan kognitif yang berlebihan, penurunan kemampuan berpikir kritis, serta potensi pelanggaran integritas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat yang dirasakan serta tingkat risiko yang dihadapi mahasiswa Teknik Informatika STMIK Tazkia dalam menggunakan alat berbasis AI. Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 32 mahasiswa aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menyadari AI membawa nilai tambah karier, namun di sisi lain memicu kecemasan tinggi terhadap disrupsi profesi, khususnya pada pekerjaan teknis rutin seperti programmer dan customer service. Kesimpulan studi ini diharapkan dapat menjadi landasan evaluasi terkait penggunaan teknologi pendamping belajar yang bijak dan adaptasi kurikulum yang berfokus pada kreativitas.
  65. RANCANGAN SISTEM INFORMASI PELATIHAN DAN SERTIFIKAT (SILATIF) MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPING PADA DEPARTEMEN SMTI PT XYZ

    Pengelolaan informasi terdokumentasi yang baik merupakan pilar utama dalam menjaga mutu operasional perusahaan. Saat ini, Departemen Sisman di PT XYZ masih mengandalkan cara-cara manual dalam siklus peninjauan (review) dan persetujuan dokumen. Penggunaan aplikasi pesan singkat untuk bertukar draf serta pencatatan status berbasis spreadsheet menyebabkan sulitnya melacak rekam jejak revisi secara seketika (real-time). Kondisi ini memunculkan risiko beredarnya prosedur yang sudah tidak berlaku (obsolete) yang dapat berdampak fatal saat pelaksanaan audit. Penelitian ini bertujuan untuk merancang purwarupa Sistem Informasi Review Dokumen menggunakan metode Prototyping. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan antarmuka (UI/UX) yang menghadirkan fitur alur kerja (workflow) terotomatisasi, sistem alarm tenggat waktu (Early Warning System), dan ruang penyimpanan digital yang terpusat. Purwarupa Sistem Informasi Review Dokumen ini menawarkan solusi inovatif untuk memangkas birokrasi persetujuan dokumen, mencegah tumpang-tindih versi file, serta menjamin kepatuhan standar mutu ISO di lingkungan perusahaan secara berkelanjutan.
  66. RANCANGAN SISTEM INFORMASI REVIEW DOKUMEN PADA PT XYZ

    Pengelolaan informasi terdokumentasi yang baik merupakan pilar utama dalam menjaga mutu operasional perusahaan. Saat ini, Departemen Sisman di PT XYZ masih mengandalkan cara-cara manual dalam siklus peninjauan (review) dan persetujuan dokumen. Penggunaan aplikasi pesan singkat untuk bertukar draf serta pencatatan status berbasis spreadsheet menyebabkan sulitnya melacak rekam jejak revisi secara seketika (real-time). Kondisi ini memunculkan risiko beredarnya prosedur yang sudah tidak berlaku (obsolete) yang dapat berdampak fatal saat pelaksanaan audit. Penelitian ini bertujuan untuk merancang purwarupa Sistem Informasi Review Dokumen menggunakan metode Prototyping. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan antarmuka (UI/UX) yang menghadirkan fitur alur kerja (workflow) terotomatisasi, sistem alarm tenggat waktu (Early Warning System), dan ruang penyimpanan digital yang terpusat. Purwarupa Sistem Informasi Review Dokumen ini menawarkan solusi inovatif untuk memangkas birokrasi persetujuan dokumen, mencegah tumpang-tindih versi file, serta menjamin kepatuhan standar mutu ISO di lingkungan perusahaan secara berkelanjutan.
  67. RANCANG BANGUN SISTEM OTOMATISASI SAKLAR LAMPU RUANGAN BERBASIS SENSOR PIR

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem otomatisasi saklar lampu ruangan berbasis mikrokontroler Arduino Uno dengan memanfaatkan sensor PIR (Passive Infrared) tipe HC-SR501 sebagai detektor gerakan manusia. Tingginya angka pemborosan energi listrik di lingkungan rumah maupun gedung sering kali disebabkan oleh kelalaian manusia yang lupa mematikan lampu saat meninggalkan ruangan. Sistem yang dirancang dalam penelitian ini bekerja secara real-time tanpa delay timeout, di mana sensor PIR akan mendeteksi radiasi inframerah dari tubuh manusia yang bergerak untuk mengirimkan sinyal digital ke Arduino Uno, yang kemudian memicu modul relay 1 channel untuk menyalakan atau mematikan lampu LED simulasi secara instan. Metode pengujian dilakukan dengan melakukan observasi langsung terhadap respons kestabilan sensor dan waktu tanggap (response time) sistem dalam ruang uji selama periode tertentu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja secara konsisten dan responsif. Berdasarkan kalkulasi teknis, estimasi waktu tanggap total sistem (t_total) adalah sebesar 0,5 detik, yang terdiri dari waktu deteksi sensor sebesar 0,3 detik dan respon program mikrokontroler sebesar 0,2 detik. Dengan demikian, prototipe sistem ini terbukti andal, ekonomis, dan efektif dalam mengotomatisasi pencahayaan ruangan guna mendukung efisiensi energi listrik.
  68. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI REIMBURSEMENT BERBASIS WEB UNTUK MEMPERMUDAH MANAJEMEN KEUANGAN DI PT ELRAZ GLOBALINDO PERSADA

    Pengelolaan reimbursement secara manual seringkali menimbulkan kendala seperti keterlambatan verifikasi, risiko kehilangan bukti transaksi fisik, dan sulitnya pelacakan status pencairan. PT Elraz Globalindo Persada menghadapi kendala serupa di mana proses administrasi pengajuan reimbursement karyawan belum terintegrasi secara digital. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Informasi Reimbursement berbasis web yang responsif untuk mengotomatisasi pengajuan, verifikasi, dan rekapitulasi data. Sistem dibangun menggunakan Vue.js sebagai frontend framework, Vite sebagai build tool, Bun sebagai runtime environment, serta Turso (Edge SQLite) untuk manajemen basis data terpusat, dengan deployment pada cloud serverless Vercel. Metode pengembangan sistem menggunakan Research and Development (R&D) melalui black box testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mempermudah karyawan mengajukan klaim secara digital, memfasilitasi arsip bukti transaksi yang aman, serta mempercepat bagian Finance dalam melacak status real-time dan rekapitulasi laporan.
  69. RANCANG BANGUN APLIKASI PRE-TEST BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP SEBAGAI MEDIA EVALUASI PELATIHAN DI AMANA SHARIA CONSULTING

    ABSTRAK Pelaksanaan program pelatihan memerlukan proses evaluasi yang efektif untuk mengetahui kemampuan awal peserta sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran. Di Amana Sharia Consulting, proses pre-test sebelumnya masih dilakukan menggunakan Google Form dan pengolahan data secara manual sehingga menimbulkan kendala dalam pengelolaan data peserta, perhitungan nilai, serta penyusunan laporan hasil evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi pre-test berbasis web menggunakan PHP sebagai media evaluasi pelatihan yang lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dikembangkan menggunakan PHP, MySQL, Bootstrap, CSS, dan Visual Studio Code. Perancangan sistem dilakukan menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang terdiri atas Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, dan Entity Relationship Diagram (ERD). Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu mengelola data peserta, bank soal, pelaksanaan pre-test, penilaian otomatis, serta penyajian laporan hasil evaluasi secara terintegrasi. Implementasi aplikasi ini mampu meningkatkan efisiensi proses evaluasi pelatihan, mempercepat pengolahan nilai, mengurangi kesalahan pencatatan, serta menghasilkan laporan yang lebih cepat dan akurat. Dengan demikian, aplikasi pre-test berbasis web dapat menjadi media evaluasi pelatihan yang efektif di Amana Sharia Consulting. Kata Kunci: Aplikasi Web, Pre-Test, PHP, Evaluasi Pelatihan, Sistem Informasi
  70. IMPLEMENTASI SISTEM CRM BERBASIS WEB DENGAN SEGMENTASI PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE RFM DAN FITUR WHATSAPP BLASTING PADA PT. SEMESTA KREASI INSPIRATAMA

    PT. Semesta Kreasi Inspiratama mengelola data pelanggan dari beberapa brand secara terpisah sehingga proses pengelolaan data, segmentasi pelanggan, dan kegiatan pemasaran belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem Customer Relationship Management (CRM) berbasis web dengan segmentasi pelanggan menggunakan metode Recency, Frequency, Monetary (RFM) serta fitur WhatsApp Blasting untuk mendukung strategi pemasaran yang lebih efektif. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, dan analisis data menggunakan metode RFM. Sistem yang dikembangkan mampu mengintegrasikan data pelanggan dalam satu platform, melakukan segmentasi pelanggan berdasarkan nilai Recency, Frequency, dan Monetary, serta menyediakan fitur pengiriman pesan promosi melalui WhatsApp secara terarah. Hasil pengujian menggunakan Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan data pelanggan, mendukung kegiatan pemasaran, serta membantu perusahaan dalam menjaga hubungan yang lebih baik dengan pelanggan.
  71. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) ONLINE BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE WATERFALL PADA SEKOLAH BHINNEKA

    Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Sekolah Bhinneka masih dilaksanakan secara manual, mulai dari pengambilan formulir kertas hingga pencatatan data pendaftar ke dalam Microsoft Excel. Proses tersebut menyebabkan pengelolaan data membutuhkan waktu lama, rentan terhadap kesalahan pencatatan, serta mengharuskan orang tua atau calon peserta didik datang langsung ke sekolah untuk memperoleh informasi pendaftaran. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Sistem PPDB Online berbasis web pada Sekolah Bhinneka menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pihak sekolah, serta studi pustaka. Perancangan sistem digambarkan melalui Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, dan Entity Relationship Diagram (ERD), sedangkan basis data dirancang menggunakan MySQL dengan enam tabel utama, yaitu users, students, pendaftaran, ayah, ibu, dan wali, yang telah dinormalisasi hingga bentuk normal ketiga. Sistem diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing terhadap fitur registrasi, login, pendaftaran, dan pengelolaan data oleh admin, dengan seluruh skenario pengujian dinyatakan valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem PPDB Online berbasis web berhasil dirancang dan diimplementasikan sesuai kebutuhan Sekolah Bhinneka, mempermudah proses pendaftaran calon peserta didik secara daring, serta membantu pihak sekolah dalam mengelola data pendaftaran secara lebih efektif, efisien, dan terintegrasi dibandingkan dengan proses manual sebelumnya.
  72. PENGARUH LAMA PROSES PENGADUKAN (MIXING) TERHADAP KUALITAS CHIFFON CAKE

    Chiffon cake merupakan foam cake yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh lama waktu mixing pada tahap pengocokan putih telur. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama mixing (3, 5, dan 10 menit dengan mixer kecepatan level 2) terhadap volume pengembangan, densitas, dan hardness chiffon cake. Hasil menunjukkan bahwa semakin lama waktu mixing, volume pengembangan semakin meningkat (248–458 cm³) dan densitas semakin menurun (0,22–0,17 g/cm³), sedangkan rata-rata nilai hardness menurun dari 100 gram menjadi 66,66 gram. Hal ini menunjukkan bahwa semakin lama waktu mixing menghasilkan chiffon cake dengan tekstur yang lebih ringan dan empuk. Waktu mixing 10 menit terbukti menghasilkan kualitas chiffon cake terbaik dengan volume tertinggi, densitas terendah, dan tekstur paling lembut.
  73. ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI LAYANAN PADA KLINIK

    Salah satu kendala utama yang menghalangi produktivitas operasi di fasilitas pelayanan kesehatan primer adalah penggunaan metode pengelolaan data medis konvensional yang masih digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dan membuat arsitektur sistem informasi pelayanan terintegrasi untuk Klinik X. Ini akan dilakukan untuk mengatasi masalah pengelolaan data yang muncul selama periode pengamatan. Hasil wawancara tertutup menunjukkan beberapa masalah penting yang menghambat pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini meliputi rancangan model arsitektur sistem informasi terintegrasi yang terdiri dari modul pendaftaran, rekam medis elektronik, farmasi, serta kasir pembayaran. Diharapkan studi ini mendapatkan hasil utama bahwa desain sistem informasi yang terstruktur dapat mendukung transformasi proses manual menjadi digital, mengurangi kemungkinan kesalahan manusia dalam perhitungan transaksi, serta mempercepat penyusunan laporan manajemen yang tepat dan aktual.
  74. ANALISIS PENERIMAAN GENERASI Z TERHADAP PEMANFAATAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)

    Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan Generasi Z terhadap pemanfaatan aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran digital menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) di SMA Negeri 3 Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling terhadap peserta didik Generasi Z yang memenuhi kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur tiga konstruk, yaitu Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), dan Acceptance of IT (AOIT). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier sederhana, regresi linier berganda, dan uji hipotesis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap Acceptance of IT, Perceived Usefulness juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Acceptance of IT, serta kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan TikTok sebagai media pembelajaran digital. Variabel Perceived Usefulness memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan Perceived Ease of Use. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan merupakan faktor penting dalam meningkatkan penerimaan TikTok sebagai media pembelajaran digital
  75. PENGARUH PEMANFAATAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS E-LEARNING TERHADAP EFEKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA: STUDI PADA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS METHODIST INDONESIA

    Pemanfaatan Learning Management System (LMS) berbasis e-learning merupakan salah satu bentuk penerapan teknologi informasi dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian terdahulu pada umumnya mengukur pemanfaatan LMS tanpa membedakan pengguna aktif dan tidak aktif, sehingga estimasi pengaruh yang dihasilkan berpotensi bias. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan LMS berbasis e-learning terhadap efektivitas belajar mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Methodist Indonesia (FIKOM UMI) dengan terlebih dahulu melakukan penyaringan responden berdasarkan status keaktifan penggunaan LMS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan instrumen kuesioner skala Likert yang dikembangkan berdasarkan dimensi Technology Acceptance Model dan DeLone-McLean Information System Success Model. Dari 100 mahasiswa yang disurvei melalui accidental sampling, 94 responden teridentifikasi sebagai pengguna aktif LMS dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi berbantuan SPSS versi 26. Seluruh butir instrumen valid (Sig. < 0,05) dan reliabel (Cronbach's Alpha X = 0,742; Y = 0,718). Pemanfaatan LMS berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas belajar (t = 3,169 > t tabel 1,986; sig. = 0,002 < 0,05), persamaan regresi Y = 13,441 + 0,295X, dengan kontribusi (R²) sebesar 9,8%. Indikator ketersediaan materi (X3, skor 3,62) dan pencapaian tujuan pembelajaran (Y5, skor 3,53) menjadi area dengan skor terendah yang memerlukan perhatian. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan e-learning bersifat multifaktor sehingga investasi pada LMS perlu diiringi penguatan faktor pedagogis dan motivasional.
  76. PENGARUH KEBIASAAN BEGADANG TERHADAP KEHADIRAN MAHASISWA DI KELAS UNIVERSITAS METHODIST INDONESIA

    The habit of staying up late among university students has become an increasingly common phenomenon, driven by academic demands and non-academic activities such as social media use and online gaming. This study aims to analyze the effect of the habit of staying up late on student attendance at Universitas Methodist Indonesia. This research uses a quantitative approach with an associative research type. A total of 43 respondents were selected using saturated sampling. Data were collected through a questionnaire using a five-point Likert scale and analyzed using simple linear regression, coefficient of determination, and t-test. The results showed that the habit of staying up late has a significant effect on student attendance with a significance value of 0.000011 (p < 0.05). The coefficient of determination (R²) was 37.8%, indicating that the habit of staying up late contributes 37.8% to the variation in student attendance. The regression equation obtained was Y = 10.767 + 0.423X. It is recommended that students better manage their sleep time to improve their academic attendance.
  77. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI LAYANAN DAN KATALOG PRODUK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN JAVASCRIPT UNTUK MENYELESAIKAN LAYANAN JASA PADA CV. BAYU RAHARJA ADVERTISING

    CV. Bayu Raharja Advertising is a creative-industry enterprise in Bogor engaged in advertising and promotional goods and services. Information about the company profile, services, and product catalog is still delivered conventionally through word of mouth and manual chat, causing repetitive administrative tasks, inconsistent service data, and a market reach limited to personal networks. This study aims to design and build a web-based Service Information and Product Catalog System using JavaScript with the Next.js framework and Supabase as a centralized PostgreSQL backend, so that information delivery can be automated and data consistency maintained. The system was developed through system analysis and design using Unified Modeling Language diagrams (Use Case, Activity, Sequence, and Entity Relationship Diagram), implementation with Next.js and Supabase, and structured testing consisting of White Box Testing, Black Box Testing, and User Acceptance Testing (UAT). The results show that White Box Testing achieved a 100% success rate across five internal logic-path scenarios, Black Box Testing confirmed that all eight functional scenarios ran without error, and UAT involving seven respondents produced an average satisfaction score of 8.71 out of 10, with the overall quality score rising from 4.2 to 4.3 after optimization. These findings indicate that the system is stable and functionally reliable, successfully digitizing company services into a platform accessible independently for 24 hours while reducing the administrative workload that was previously handled manually
  78. IMPLEMENTASI SISTEM PROFIL SEKOLAH DAN PPDB BERBASIS WEB MENGGUNAKAN WATERFALL DI SMKS CIM DEPOK

    Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk bidang pendidikan. Salah satu bentuk penerapan teknologi informasi adalah melalui pengembangan sistem informasi berbasis web yang mampu mendukung penyampaian informasi secara cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat. SMKS Cipta Insani Mandiri masih menghadapi kendala dalam penyampaian informasi profil sekolah dan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan secara manual, sehingga masyarakat harus datang langsung ke sekolah untuk memperoleh informasi maupun melakukan pendaftaran. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Sistem Informasi Profil Sekolah dan PPDB berbasis web menggunakan metode Waterfall untuk meningkatkan kualitas layanan informasi serta mempermudah proses administrasi pendaftaran siswa baru. Tahapan pengembangan sistem meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan basis data MySQL serta dirancang menggunakan Unified Modeling Language (UML). Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi sekolah, mempercepat proses pendaftaran peserta didik baru, serta membantu pihak sekolah dalam mengelola data pendaftaran secara lebih efektif dan terstruktur.
  79. EVALUASI KEPUASAN PERENCANAAN RUMAH DERET UNTUK PENANGANAN KAWASAN KUMUH CIKAPUNDUNG RW 11 TAMANSARI

    ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tantangan dalam implementasi rencana pembangunan rumah deret di Tamansari, Bandung, dengan fokus pada respons masyarakat setempat. Kota Bandung menghadapi masalah kepadatan penduduk dan permukiman informal yang terus meningkat, sehingga pemerintah menginisiasi proyek rumah deret untuk meningkatkan kualitas kawasan tanpa menggusur warga, dengan menawarkan masa sewa gratis selama lima tahun pertama. Studi ini mengeksplorasi kondisi sosial ekonomi warga di sepanjang Cikapundung, serta respons kognitif, afektif, dan konatif mereka terhadap proyek ini. Hasil penelitian menunjukkan berbagai pandangan, baik yang mendukung maupun menolak, yang mencerminkan dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat. Temuan ini memberikan wawasan bagi perencanaan kota yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan.
  80. EVALUASI DOGLEG SEVERITY PADA DESAIN TRAJECTORY SUMUR HORIZONTAL DOUBLE CURVE DI RESERVOIR THIN PAY LAPANGAN X SUMUR YVE

    Reservoir tipis (thin pay reservoir) memerlukan desain lintasan sumur yang mampu memaksimalkan kontak dengan zona produktif sekaligus menjaga keselamatan operasi pemboran. Salah satu parameter penting dalam evaluasi lintasan sumur berarah adalah Dogleg Severity (DLS), yang menunjukkan tingkat kelengkungan lintasan sumur dan menjadi indikator kualitas desain trajectory. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi distribusi nilai DLS pada desain trajectory Sumur YVE serta menilai kesesuaiannya untuk pengembangan reservoir thin pay Formasi Upper Baturaja. Penelitian menggunakan data survey pemboran berupa Measured Depth (MD), Inclination (Inc), dan Azimuth (Azi) yang diolah dengan metode Minimum Curvature menggunakan Microsoft Excel. Perhitungan menghasilkan parameter trajectory meliputi True Vertical Depth (TVD), koordinat North/South, East/West, Vertical Section, Ratio Factor (RF), dan Dogleg Severity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumur YVE memiliki lintasan horizontal double curve dengan total MD sebesar 9.239,33 ft dan TVD sebesar 4.168,01 ft. Nilai DLS maksimum sebesar 2,51°/100 ft pada kedalaman 1.700 ft MD, sedangkan rata-rata DLS pada Build Section kedua sebesar 2,20°/100 ft. Seluruh nilai DLS berada di bawah batas desain 3°/100 ft sehingga lintasan sumur dikategorikan sebagai smooth trajectory. Selain itu, trajectory berhasil mencapai target reservoir Formasi Upper Baturaja dengan ketebalan sekitar 15 ft TVD melalui landing section yang terkendali dan lintasan horizontal yang stabil. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa desain trajectory telah memenuhi kriteria operasional yang aman dan sesuai untuk pengembangan reservoir thin pay di Lapangan X Sumur YVE.
  81. ANALISIS PENERAPAN METODE GRAFIS DALAM PERENCANAAN DESAIN CASING PADA SUMUR “ALFA” LAPANGAN “AARS” SESUAI STANDAR API 5 CT

    Operasi pemboran bertujuan untuk membentuk jalur penghubung antara formasi produktif dan permukaan melalui lubang sumur (wellbore). Dalam kegiatan ini, tujuan utama desain casing adalah memperoleh rangkaian casing yang kuat, aman, dan mampu menjaga integritas sumur selama tahap pemboran maupun produksi. Beberapa faktor yang memengaruhi perencanaan casing meliputi diameter casing, panjang casing, tekanan yang bekerja pada casing, serta berbagai jenis pembebanan. Beban yang harus diperhitungkan dalam desain casing mencakup burst, collapse, tension, joint strength, dan biaxial, serta mempertimbangkan nilai safety factor yang sesuai. Dalam proses desain, setiap rangkaian casing dievaluasi terhadap seluruh beban tersebut untuk memastikan bahwa kapasitas casing mampu memenuhi persyaratan operasional pada setiap kedalaman. Berdasarkan hasil perhitungan beban burst, collapse, tension, joint strength, dan biaxial, serta verifikasi nilai safety factor, dapat ditentukan grade casing yang sesuai untuk digunakan. Pada desain ini dipilih surface casing berukuran 13⅜ inci dengan grade P-110, berat 68 ppf, dan sambungan BTC ; intermediate casing berukuran 9⅝ inci dengan grade P -110, berat 47 ppf, dan sambungan BTC ; serta tubing berukuran 3½ inci dengan grade L-80, berat 9,2 ppf, dan sambungan SLA.
  82. RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN PENGENDALIAN KEKERUHAN AIR KOLAM IKAN KOI BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

    Tingkat kekeruhan yang tinggi dapat membahayakan ikan dan membuat kolam tampak tidak menarik, oleh karena itu kualitas air sangat penting dalam budidaya ikan koi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengotomatisasi sirkulasi air di kolam koi dan memantau kualitas air menggunakan Internet of Things (IoT). Sensor kekeruhan mengukur transparansi air dan meter volume ultrasonik melacak jumlah air dalam sistem, yang dijalankan oleh mikroprosesor ESP32. Sistem ini dirancang untuk secara otomatis mengaktifkan pompa pembuangan untuk menguras air dan pompa pemasukan untuk menggantinya dengan air bersih jika sensor mendeteksi tingkat kekeruhan yang melebihi ambang batas yang telah ditentukan. Notifikasi data yang dipantau juga dikirim ke ponsel pintar pengguna secara real-time menggunakan platform Blynk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor kekeruhan mampu memetakan tegangan analog dan output ADC ke tingkat kejernihan air, dan sensor ultrasonik sangat akurat, dengan tingkat kesalahan rata-rata 0,89% dan perbedaan jarak 0,14 cm. Semuanya berfungsi sebagaimana mestinya, termasuk fitur pengurasan dan pengisian ulang otomatis serta semua komponen perangkat keras. Teknologi ini merupakan alat yang hebat bagi pemilik kolam yang ingin memantau kualitas air dari jarak jauh.
  83. ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN METODE MOVING AVERAGE FILTER BERBASIS DATA PENGUKURAN DIGITAL DI KAWASAN KWU UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    and the quality of activities in educational areas. Noise fluctuations often introduce random variations into measurement data, reducing interpretation accuracy. This study aimed to analyze environmental noise characteristics in the KWU area of Universitas Negeri Semarang (UNNES) using descriptive statistics, Equivalent Continuous Noise Level (Leq), and a Moving Average Filter (MAF). Noise data were collected using a smartphone-based sound level measurement application during morning, afternoon, and evening periods. The results showed that the morning period had the highest noise level, with a mean value of 77.07 dB and an Leq of 79.55 dB, while the evening period recorded the lowest mean value of 69.36 dB and an Leq of 72.07 dB. The application of MAF did not significantly alter the mean values but reduced the standard deviation from 4.50 dB to 3.08 dB, from 4.91 dB to 3.20 dB, and from 5.06 dB to 3.09 dB. In addition, Leq values decreased across all observation periods. These findings demonstrate that the integration of descriptive statistics, Leq, and MAF effectively improves the stability and representativeness of noise data while preserving the primary characteristics of the acoustic environment.
  84. PERANCANGAN SISTEM HELPDESK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN LARAVEL & MYSQL UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PENGADUAN MURID & GURU DI SEKOLAH SMPIT AS-SALAAMAH

    The rapid development of information technology encourages educational institutions to improve service quality through computerized information systems. SMPIT As-Salaamah still manages complaint services manually, causing difficulties in recording reports, monitoring status, and resolving complaints. This study aims to design a web-based Help Desk system using the Laravel framework and MySQL database. The research applies a Research and Development approach with the Waterfall model covering requirements analysis, design, implementation, testing, and maintenance. UML is used for system modeling and Black Box Testing is applied to evaluate functionality. The test results show that authentication, complaint submission, ticket management, status updates, attachment upload, data search, and report generation operate according to functional requirements. Centralized storage, ticket identification, and real-time status monitoring make complaint management more structured, transparent, and well documented.
  85. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MONITORING PROYEK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL UNTUK TRANSPARANSI PROGRESS PROYEK DI PT. PRIMA PERSADA CAKRA BUANA KOTA TANGERANG

    PT. Prima Persada Cakra Buana manages multiple projects at different locations, while project progress reporting previously relied on Microsoft Excel and WhatsApp. This resulted in non-real-time information, scattered data, unstructured field-photo documentation, and the absence of automatic time and location markers. This study aims to design and build a web-based Project Monitoring Information System (SIMOPROYEK) using Laravel 11 and MySQL. The Waterfall method was applied through observation, interviews, and literature study. The system implements two-level Role-Based Access Control, Daily Progress Update with photo uploads through Spatie Media Library, automatic timestamps and GPS coordinates, an interactive Leaflet.js map dashboard, and progress charts. Black Box Testing of 15 scenarios showed a 100% success rate. SIMOPROYEK centralizes project progress data and supports more transparent and structured project monitoring.
  86. ANALISIS APLIKASI PLN MOBILE MENGGUNAKAN METODE SWOT PADA PT PLN (PERSERO) ULP AMPERA PALEMBANG

    PLN Mobile merupakan salah satu wujud transformasi digital PT PLN (Persero) dalam memberikan layanan kelistrikan kepada pelanggan. Aplikasi ini banyak memudahkan pelanggan, namun di lapangan masih ditemukan sejumlah keluhan terkait performa dan kenyamanan penggunaannya. Tulisan ini menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman aplikasi PLN Mobile dengan metode SWOT, mengambil studi kasus di PT PLN (Persero) ULP Ampera Palembang. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan staf PLN serta pelanggan selama kegiatan magang. Dari hasil analisis terlihat bahwa kelengkapan fitur dan status resmi sebagai aplikasi BUMN menjadi kekuatan utama PLN Mobile, sementara kelemahan yang paling sering dikeluhkan berkaitan dengan kestabilan performa, proses verifikasi OTP, dan belum adanya layanan bantuan langsung. Dari sisi eksternal, peluang utama berasal dari meningkatnya penggunaan layanan digital serta dukungan transformasi digital BUMN, sedangkan ancaman muncul dari tingginya ekspektasi pelanggan terhadap kualitas aplikasi dan risiko keamanan siber. Keempat faktor tersebut kemudian dipetakan ke dalam matriks SWOT sehingga diperoleh empat kelompok strategi, yaitu SO, WO, ST, dan WT, yang dapat menjadi acuan bagi PLN dalam mengembangkan aplikasi ini ke depannya
  87. Penerapan Sistem Penyiram Otomatis Berbasis ESP32 pada Revitalisasi Urban Farming TOGA di Desa Lasem

    The family medicinal plant garden in Lasem Village, Sidayu Subdistrict, Gresik Regency, had been left unmaintained because daily watering depended entirely on the limited time and energy of local residents. This condition caused unstable soil moisture and declining growth quality of medicinal plants such as ginger, turmeric, and Javanese turmeric, while the planting area had become cluttered and poorly organised. The community service program aimed to install an automatic watering technology able to maintain the garden on a fixed schedule, reorganise the planting area, and strengthen residents' independence in maintaining electrical and irrigation equipment. The program was carried out through outreach meetings, field surveys, installation of the watering system alongside physical reorganisation of the garden, hands-on training, mentoring, and formation of a resident maintenance group. An ESP32 microcontroller with built-in Wi-Fi, synchronised to internet time servers through the Network Time Protocol (NTP), a switching relay, and a small direct-current water pump was assembled and installed on site. The tool now waters the plants automatically three times a day, the maintenance group operates and cleans the equipment independently, and the garden has become clean, organised, and visually appealing. The program succeeds in freeing residents from manual watering while keeping the plants consistently healthy.
  88. EKSPLORASI STRATEGI MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI DALAM MENGEMBANGKAN DAN MENGOPTIMALKAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK TERINTEGRASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI PENGELOLAAN DATA, KUALITAS PELAYANAN, DAN KEPUASAN SIVITAS AKADEMIKA

    Transformasi digital pada sektor pendidikan tinggi telah mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan tata kelola akademik yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi informasi guna mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan (Bond et al., 2024). Salah satu bentuk implementasi transformasi digital tersebut adalah pengembangan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) terintegrasi yang mampu menghubungkan berbagai proses akademik, administrasi, dan manajerial dalam satu platform yang saling terintegrasi (Alenezi, 2021). Keberadaan Sistem Informasi Akademik terintegrasi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data akademik, mempercepat proses pelayanan kepada mahasiswa dan dosen, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data oleh pimpinan perguruan tinggi (UNESCO, 2023). Meskipun demikian, masih banyak perguruan tinggi yang menghadapi berbagai kendala dalam implementasi sistem informasi, seperti rendahnya integrasi antarunit kerja, kualitas data yang belum konsisten, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta kesiapan sumber daya manusia yang belum optimal dalam memanfaatkan teknologi digital (OECD, 2022). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Sistem Informasi Akademik tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh strategi manajemen yang diterapkan oleh perguruan tinggi (Ifinedo, 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen perguruan tinggi dalam mengembangkan dan mengoptimalkan Sistem Informasi Akademik terintegrasi sebagai upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan data, kualitas pelayanan akademik, dan kepuasan sivitas akademika (Altbach & de Wit, 2021). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman secara mendalam mengenai proses perencanaan, implementasi, evaluasi, serta pengembangan Sistem Informasi Akademik di lingkungan perguruan tinggi (Creswell & Poth, 2023). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur terhadap berbagai kebijakan serta dokumen pendukung implementasi sistem informasi akademik (Yin, 2023). Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga menghasilkan temuan yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah (Miles, Huberman, & Saldaña, 2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen yang efektif dalam pengembangan Sistem Informasi Akademik meliputi penyusunan perencanaan strategis teknologi informasi yang selaras dengan visi perguruan tinggi, penerapan tata kelola teknologi informasi yang baik, penguatan integrasi basis data akademik, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyediaan infrastruktur digital yang memadai, serta pelaksanaan evaluasi sistem secara berkelanjutan (ISACA, 2023). Implementasi strategi tersebut mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data akademik melalui pengurangan duplikasi data, percepatan proses administrasi, peningkatan akurasi informasi, serta kemudahan akses data bagi seluruh unit kerja (Laudon & Laudon, 2022). Selain itu, Sistem Informasi Akademik terintegrasi terbukti meningkatkan kualitas pelayanan akademik karena proses registrasi, pengisian kartu rencana studi, penilaian hasil belajar, penyusunan jadwal perkuliahan, hingga pelaporan akademik dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan akurat (Kemendikbudristek, 2023). Optimalisasi sistem informasi juga berdampak positif terhadap peningkatan kepuasan sivitas akademika karena mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan memperoleh layanan yang lebih responsif, mudah diakses, serta didukung oleh informasi yang akurat dan terkini (Alenezi, 2021). Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Sistem Informasi Akademik harus dipandang sebagai bagian dari strategi manajemen perguruan tinggi dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan berbasis transformasi digital (Bond et al., 2024).
  89. IMPLEMENTASI WEB-BASED EMPLOYEE PROGRESS MONITORING SYSTEM MENGGUNAKAN MYSQL DAN PHP UNTUK MENINGKATKAN KETERCAPAIAN KINERJA KARYAWAN PADA CV. TRIO-A SOLUTION

    CV. Trio-A Solution merupakan kantor konsultan pajak yang menangani pelaporan pajak bulanan klien (PPh Pasal 21, 23, 25, dan PPN) dengan tenggat waktu yang diatur ketat oleh regulasi perpajakan nasional. Selama ini, pemantauan progres pengerjaan klien oleh General Manager (GM) masih dilakukan secara manual melalui spreadsheet dan aplikasi pesan instan, sehingga pengawasan tidak berjalan secara real-time, rawan human error, dan menyulitkan penilaian kinerja karyawan secara objektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Web-Based Employee Progress Monitoring System menggunakan bahasa pemrograman PHP native (PDO) dan basis data MySQL untuk memusatkan pemantauan status pelaporan pajak, tugas luar, dan jurnal harian karyawan. Metode pengembangan sistem menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, meliputi tahap analisis kebutuhan, desain (pemodelan UML berupa use case, activity, dan sequence diagram, serta perancangan basis data dengan Entity Relationship Diagram/ERD), penulisan kode program, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem menyediakan dua level hak akses, yaitu General Manager sebagai pengawas dan Karyawan sebagai pelaksana teknis. Pengujian dilakukan dengan metode Black Box Testing terhadap seluruh fitur utama sistem. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai fungsinya dengan tingkat keberhasilan 100%. Sistem yang dihasilkan terbukti membantu CV. Trio-A Solution dalam meningkatkan efisiensi pengawasan operasional, transparansi pembagian tugas klien, serta akuntabilitas kinerja karyawan
  90. IMPLEMENTASI WEB-BASED EMPLOYEE PROGRESS MONITORING SYSTEM MENGGUNAKAN MYSQL DAN PHP UNTUK MENINGKATKAN KETERCAPAIAN KINERJA KARYAWAN PADA CV. TRIO-A SOLUTION

    CV. Trio-A Solution merupakan kantor konsultan pajak yang menangani pelaporan pajak bulanan klien (PPh Pasal 21, 23, 25, dan PPN) dengan tenggat waktu yang diatur ketat oleh regulasi perpajakan nasional. Selama ini,pemantauan progres pengerjaan klien oleh GeneralManager (GM) masih dilakukan secara manual melalui spreadsheet dan aplikasi pesan instan, sehingga pengawasan tidak berjalan secara real-time, rawan human error, dan menyulitkan penilaian kinerja karyawan secara objektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Web-Based Employee Progress Monitoring System menggunakan bahasa pemrograman PHP native (PDO) dan basis data MySQL untuk memusatkan pemantauan status pelaporan pajak, tugas luar, dan jurnal harian karyawan. Metode pengembangan sistem menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, meliputi tahap analisis kebutuhan, desain (pemodelan UML berupa use case, activity, dan sequence diagram, serta perancangan basis data dengan Entity Relationship Diagram/ERD), penulisan kode program, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem menyediakan dua level hak akses, yaitu General Manager sebagai pengawas dan Karyawan sebagai pelaksana teknis. Pengujian dilakukan dengan metode Black Box Testing terhadap seluruh fitur utama sistem. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai fungsinya dengan tingkat keberhasilan 100%. Sistem yang dihasilkan terbukti membantu CV. Trio-A Solution dalam meningkatkan efisiensi pengawasan operasional, transparansi pembagian tugas klien, serta akuntabilitas kinerja karyawan
  91. PRARANCANGAN PABRIK TRIOXANE DARI FORMALDEHID MENGGUNAKAN KATALIS ASAM SULFAT DENGAN KAPASITAS 2.000 TON/TAHUN

    Prarancangan pabrik trioxan ini direncanakan dengan memanfaatkan formaldehid sebagai bahan baku utama yang direaksikan menggunakan katalis asam sulfat. Proses produksi yang diadopsi meliputi reaksi polimerisasi formaldehid menjadi trioxan, yang kemudian diikuti oleh tahap pemurnian melalui distilasi. Pemilihan proses ini didasarkan pada pertimbangan kesederhanaan operasional serta telah teruji dan banyak diterapkan dalam skala industri. Kapasitas produksi pabrik direncanakan sebesar 2.000 ton/tahun dengan target mulai beroperasi pada tahun 2029. Tahapan utama proses meliputi persiapan bahan baku, reaksi dalam reaktor, pemisahan produk menggunakan dekanter, pemurnian melalui menara distilasi, serta penyimpanan produk akhir. Untuk mendukung kelangsungan operasi, pabrik dilengkapi dengan unit utilitas yang mencakup penyediaan air, energi listrik, dan bahan bakar. Air digunakan untuk kebutuhan proses, sistem pendingin, serta sanitasi, sedangkan energi listrik dipasok dari sumber eksternal yang dilengkapi dengan generator sebagai cadangan. Berdasarkan hasil analisis ekonomi, total investasi (Total Capital Investment/TCI) yang dibutuhkan sebesar Rp43,42 miliar, yang terdiri atas Fixed Capital Investment (FCI) sebesar Rp30,39 miliar dan Working Capital Investment (WCI) sebesar Rp13,03 miliar. Biaya produksi total (Total Production Cost/TPC) diperkirakan mencapai Rp119,77 miliar per tahun, dengan nilai penjualan produk sebesar Rp141,67 miliar per tahun.
  92. ANALISIS IN SILICO SENYAWA BIOAKTIF JAHE (ZINGIBER OFFICINAL) SEBAGAI INHIBITOR MPRO SARS-COV-2 MELALUI PENDEKATAN MOLECULER DOCKING

    Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Salah satu target terapi yang berperan penting dalam replikasi virus adalah Main Protease (Mpro). Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi senyawa bioaktif jahe (Zingiber officinale) sebagai kandidat pengikat protein Mpro SARS-CoV-2 menggunakan pendekatan in silico. Identifikasi senyawa dilakukan melalui database KNApSAcK, kemudian dilanjutkan dengan skrining drug-likeness menggunakan SwissADME, prediksi toksisitas menggunakan ProTox-II, dan molecular docking menggunakan PyRx terhadap protein Mpro (PDB ID: 6Y2F). Hasil penelitian menunjukkan enam senyawa bioaktif, yaitu eugenol, geraniol, citronellol, cineol, isoeugenol, dan β-pinene, umumnya memenuhi kriteria Lipinski's Rule of Five serta memiliki profil toksisitas yang masih dapat diterima. Analisis Molecular Docking menunjukkan bahwa seluruh senyawa mampu berinteraksi dengan protein target, dengan isoeugenol menghasilkan nilai Binding Affinity terbaik sebesar −5,5 kcal/mol. Visualisasi interaksi molekuler menunjukkan bahwa isoeugenol berikatan dengan residu GLN A:103, THR A:104, dan PHE A:279. Meskipun demikian, kemampuan pengikatannya masih berada di bawah Nirmatrelvir sebagai obat kontrol. Dengan demikian, isoeugenol merupakan senyawa bioaktif jahe yang paling prospektif untuk dikembangkan sebagai kandidat pengikat protein Mpro SARS-CoV-2 melalui penelitian lanjutan.
  93. PROSES PENGELUARAN BARANG IMPOR GANDUM MILIK PT SURI TANI PEMUKA OLEH PPJK PT ANUGERAH MULTI LOGISTIK SURABAYA (STUDI KASUS: PENGELUARAN IMPOR GANDUM/FEED WHEAT PADA TANGGAL 13-19 SEPTEMBER 2025)

    PT Anugerah Multi Logistik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) dan Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) yang memberikan layanan pengurusan impor barang secara profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengeluaran barang impor gandum milik PT Suri Tani Pemuka yang ditangani oleh PPJK PT Anugerah Multi Logistik Surabaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan data primer berupa hasil wawancara dan observasi, serta data sekunder berupa dokumen dari pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengeluaran barang impor gandum dimulai dari penyerahan dokumen oleh importir, penyusunan draft hingga final Pemberitahuan Impor Barang (PIB), pengajuan dan penerbitan Delivery Order, pengajuan dokumen karantina, penerbitan SP2MP, pemeriksaan fisik kontainer, penerbitan sertifikat karantina, penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB), pengeluaran barang dari Tempat Penimbunan Sementara (TPS), proses pemanasan di gudang importir, serta pengembalian kontainer kosong ke depo. Kelancaran proses tersebut bergantung pada koordinasi yang baik antara importir, PPJK, karantina, dan Bea Cukai.
  94. PENERAPAN PRINSIP KONTEKSTUAL JOGJA PLANNING GALLERY SEBAGAI INTEGRASI RUANG PAMER DAN EDUKASI PUBLIK

    Ruang pamer sebagai media informasi dan edukasi publik berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses pengembangan kota. Namun, perancangannya masih belum optimal dalam mengintegrasikan fungsi informasi dan edukasi serta merespons konteks lingkungan dan karakter lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan pendekatan kontekstual sebagai dasar perancangan Jogja Planning Gallery yang mengintegrasikan fungsi ruang pamer dan edukasi publik mengenai pengembangan Kota Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi visual dan studi literatur terhadap lima preseden bangunan, yaitu Ningbo Urban Planning Exhibition Center, Bengbu Museum and Urban Planning Exhibition Center, BMW Guggenheim Lab, Guangzhou Urban Planning Exhibition Hall, dan Shanghai Urban Planning Exhibition Center. Analisis difokuskan pada prinsip permeability, legibility, richness, dan visual appropriateness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip tersebut meningkatkan aksesibilitas, orientasi pengguna, pengalaman ruang, serta keterkaitan bangunan dengan konteks lokal. Penelitian ini menghasilkan strategi perancangan kontekstual sebagai acuan pengembangan Jogja Planning Gallery.
  95. PERANCANGAN ANTARMUKA DAN SISTEM DONASI ONLINE UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DONATUR PADA YAYASAN BERKEMBANG MANDIRI INDONESIA

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi digital pada berbagai organisasi, termasuk lembaga sosial dan filantropi. Yayasan Berkembang Mandiri Indonesia masih menghadapi kendala dalam proses penyebaran informasi kepada donatur yang dilakukan secara manual melalui aplikasi WhatsApp serta belum memiliki sistem terintegrasi untuk pengelolaan donasi. Kondisi tersebut menyebabkan proses pelayanan kepada donatur kurang efektif dan membatasi jangkauan penggalangan dana. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka dan sistem donasi online berbasis web yang mampu mempermudah proses donasi serta meningkatkan partisipasi donatur. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi literatur, dan pengembangan sistem menggunakan metode Agile yang terdiri atas tahap perencanaan, perancangan, implementasi, dan evaluasi. Sistem dirancang menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang mencakup Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, Entity Relationship Diagram (ERD), dan Flowchart. Implementasi sistem menggunakan React.js sebagai frontend, Express.js sebagai backend, MySQL sebagai basis data, Tailwind CSS sebagai framework antarmuka, serta Midtrans sebagai payment gateway. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menyediakan layanan donasi, zakat, sedekah, wakaf, dan kurban secara daring, dilengkapi dashboard administrasi, pengelolaan program, serta proses pembayaran digital yang terintegrasi. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan donasi, mempermudah akses masyarakat dalam berdonasi, serta mendukung digitalisasi layanan Yayasan Berkembang Mandiri Indonesia.
  96. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PRESENSI GURU BERBASIS WEB MENGGUNAKAN QR CODE DENGAN METODE WATERFALL DI MADRASAH ALIYAH ATTAQWA

    ABSTRAK Pencatatan presensi guru di Madrasah Aliyah (MA) Attaqwa Kota Tangerang masih dilakukan secara manual. Meskipun perangkat fingerprint telah tersedia, data yang terkumpul tetap harus diperiksa dan direkap secara manual oleh petugas Tata Usaha menggunakan Microsoft Excel, sehingga memakan waktu dan rawan kesalahan pencatatan. Sistem yang berjalan juga belum mampu mengkategorikan keterlambatan guru secara otomatis maupun menyajikan laporan kehadiran secara real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi presensi guru berbasis web menggunakan QR Code di MA Attaqwa. Sistem dikembangkan dengan metode Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan, menggunakan framework Laravel 11 dan basis data MySQL. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan Kepala Madrasah, dan studi kepustakaan. Sistem yang dihasilkan menyediakan tiga tingkat hak akses (Super Admin, Admin, dan Guru), pencatatan presensi melalui pemindaian QR Code dengan kategorisasi keterlambatan otomatis, fitur impor data historis dari fingerprint, dashboard real-time, serta laporan rekapitulasi harian, mingguan, dan bulanan yang dapat diekspor ke PDF dan Excel. Pengujian Black Box Testing terhadap dua belas skenario uji, yang melibatkan Kepala Madrasah dan petugas Tata Usaha sebagai penguji langsung, menunjukkan bahwa seluruh fitur yang diuji berjalan sesuai harapan. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menggantikan proses pencatatan presensi manual serta mendukung pengawasan kehadiran guru yang lebih cepat, terstruktur, dan akurat.
  97. ANALISIS KINERJA SEISMIK STRUKTUR BANGUNAN MENGGUNAKAN METODE PUSHOVER: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TERHADAP TREN RISET GLOBAL 2020–2026

    Wilayah rawan gempa di berbagai belahan dunia menghadapi tantangan besar dalam memastikan keandalan struktur bangunan terhadap beban seismik. Analisis pushover (analisis statik nonlinier) telah menjadi salah satu pendekatan utama untuk mengevaluasi kinerja seismik struktur bangunan karena mampu menggambarkan perilaku struktur dari kondisi elastis hingga inelastis melalui kurva kapasitas (capacity curve) dan titik kinerja (performance point). Penelitian ini bertujuan menganalisis secara sistematis perkembangan riset mengenai asesmen kinerja seismik struktur bangunan berbasis metode pushover, berdasarkan publikasi ilmiah terindeks Scopus periode 2020–2026. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui Publish or Perish (PoP) terhadap database Scopus dan menghasilkan 200 rekaman unik; setelah proses skrining judul, penilaian kelayakan (jenis dokumen dan ketersediaan DOI), serta prioritisasi berbasis dampak dan relevansi tematik, diperoleh 45 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk disintesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) fokus penelitian terbagi ke dalam delapan kategori tematik, dengan kinerja perkuatan/retrofit struktur (22,2%) dan asesmen kinerja seismik umum (17,8%) sebagai kategori terbanyak; (2) interaksi tanah–struktur, ketidakberaturan konfigurasi bangunan, dan pemilihan sistem struktur penahan beban lateral (dinding geser, diagrid, bresing) terbukti secara konsisten memengaruhi signifikan respons dan tingkat kinerja seismik bangunan; (3) mayoritas artikel (86,7%) dipublikasikan pada jurnal kuartil Q1–Q2 Scopus, menunjukkan kredibilitas ilmiah yang tinggi pada korpus yang disintesis. Analisis bibliometrik VOSViewer terhadap kata kunci menunjukkan keterkaitan erat antara istilah 'study', 'performance assessment', 'force', dan 'code', dengan klaster studi kasus regional pascagempa (seperti Adıyaman, Türkiye) sebagai simpul tematik yang menonjol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode pushover tetap relevan sebagai pendekatan evaluasi kinerja seismik yang praktis dan efektif, namun keandalan hasilnya perlu didukung oleh pertimbangan interaksi tanah–struktur, konfigurasi bangunan, dan strategi retrofit yang sesuai dengan karakteristik struktur eksisting.
  98. DESAIN SOLAR TRACKER DUAL AXIS UNTUK LAMPU PENERANGAN JALAN BERBASIS INTERNET OF THINGS [IOT]

    Penerangan Jalan Tenaga Surya (PJTS) merupakan solusi penerangan yang ramah lingkungan, namun penggunaan panel surya statis menyebabkan penyerapan energi matahari belum optimal karena perubahan posisi matahari sepanjang hari. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis sistem solar tracker dual axis berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi penyerapan energi pada lampu penerangan jalan tenaga surya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menganalisis kinerja panel surya pada kondisi statis, menggunakan solar tracker dual axis dan pada saat mendung. Sistem dikembangkan menggunakan NodeMCU ESP32, sensor LDR sebagai pendeteksi arah cahaya, sensor INA3221 untuk monitoring tegangan dan arus, serta platform Node -RED untuk pemantauan data secara real-time melalui jaringan internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor INA3221 memiliki akurasi sebesar 99,81%, sedangkan sistem IoT mampu mengirimkan data dengan tingkat keberhasilan 99,5%. Penggunaan solar tracker dual axis menghasilkan daya rata-rata sebesar 12,90 W, lebih tinggi dibandingkan panel statis sebesar 10,39 W, sehingga terjadi peningkatan daya sebesar 24,15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi solar tracker dual axis dan IoT mampu meningkatkan pemanfaatan energi surya sekaligus menyediakan sistem pemantauan jarak jauh yang andal untuk aplikasi penerangan jalan tenaga surya.
  99. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI COMPANY PROFILE BERBASIS WEB MENGGUNAKAN REACT JS SEBAGAI MEDIA INFORMASI PADA PT DHIYAFAH AR-RIHLAH INTERNASIONAL

    Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat. PT Dhiyafah Ar-Rihlah Internasional merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan perjalanan ibadah Umrah, Haji, dan Tour Muslim yang masih relatif baru dan belum memiliki media informasi resmi berbasis website. Penyampaian informasi masih dilakukan melalui media sosial dan aplikasi pesan instan sehingga informasi belum terpusat dalam satu media yang mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun website company profile berbasis web menggunakan React JS sebagai media informasi resmi perusahaan. Metode pengembangan sistem yang digunakan meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), implementasi menggunakan React JS, serta pengujian menggunakan Black Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil penelitian berupa website company profile yang memuat informasi profil perusahaan, layanan Umrah, Haji, dan Tour Muslim, galeri, testimoni, sertifikasi, serta tombol kontak yang terintegrasi dengan WhatsApp. Berdasarkan hasil Black Box Testing terhadap 10 skenario pengujian, seluruh fitur berjalan sesuai yang diharapkan. Hasil UAT terhadap 21 responden menunjukkan tingkat penerimaan di atas 90% pada seluruh indikator keberhasilan, sehingga website dinyatakan layak digunakan sebagai media informasi resmi PT Dhiyafah Ar-Rihlah Internasional.
  100. ETHNOBOTANICAL STUDY OF MEDICINAL PLANTS USED IN THE SIRAMAN RITUAL OF BLITAR COMMUNITY, EAST JAVA

    The siraman ritual in Blitar, East Java, represents a pre-wedding cleansing ceremony deeply rooted in Javanese tradition. This study aimed to identify plant species utilized in the ritual, their modes of application, and their ethnomedicinal significance. A descriptive exploratory approach was employed from January to February 2026 in several villages in Blitar Regency. Data were collected through semi-structured interviews with nine informants, including traditional elders, ritual practitioners, and women aged 35–70 years who have conducted or participated in the ritual. The results documented 15 plant species belonging to 12 families. Leaves and flowers were the most commonly used plant parts. Plants were applied through immersion in water, topical application, and aromatic diffusion. Beyond symbolic purification, several species possess pharmacological properties such as antimicrobial, anti-inflammatory, antioxidant, and skin-brightening effects. The continuity of this ethnobotanical knowledge relies on cultural custodians and family-based transmission. However, modernization and commercial cosmetic substitution threaten knowledge sustainability. Documentation of ritual plant use contributes to cultural preservation and provides baseline data for ethnopharmacological development.
  101. Analisis Penerapan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) terhadap Perilaku Pengguna Sistem Informasi Dapodik dalam Pelaksanaan Administrasi Sekolah di SMAN 15 Padang

    Transformasi digital di bidang pendidikan mendorong pemanfaatan berbagai sistem informasi untuk meningkatkan efektivitas administrasi sekolah, salah satunya melalui Sistem Informasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Keberhasilan implementasi Dapodik tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh tingkat penerimaan pengguna terhadap sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Performance Expectancy (PE), Effort Expectancy (EE), Social Influence (SI), dan Facilitating Conditions (FC) terhadap Behavioral Intention (BI) dalam penggunaan Sistem Informasi Dapodik di SMAN 15 Padang berdasarkan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 30 responden yang terdiri atas guru, tenaga administrasi, dan operator sekolah. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Performance Expectancy (Sig. < 0,001), Effort Expectancy (Sig. = 0,003), Social Influence (Sig. < 0,001), dan Facilitating Conditions (Sig. = 0,032) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Behavioral Intention. Secara simultan, keempat variabel juga berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention dengan nilai F sebesar 58,142 (Sig. < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,903 menunjukkan bahwa 90,3% variasi Behavioral Intention dapat dijelaskan oleh Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, dan Facilitating Conditions, sedangkan 9,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa model UTAUT mampu menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan pengguna terhadap Sistem Informasi Dapodik di SMAN 15 Padang. Oleh karena itu, peningkatan manfaat sistem, kemudahan penggunaan, dukungan sosial, serta penyediaan fasilitas pendukung perlu terus ditingkatkan untuk mendorong pemanfaatan Dapodik secara berkelanjutan.
  102. ANALISIS KINERJA SEISMIK BANGUNAN FIXED BASE DENGAN LEAD RUBBER BEARING (LRB): SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TAHUN 2020–2026

    Bangunan gedung di wilayah rawan gempa seperti Sumatera Barat menghadapi risiko kerusakan struktural yang tinggi apabila hanya mengandalkan sistem struktur konvensional (fixed base) dalam meredam energi gempa. Salah satu pendekatan yang berkembang pesat untuk meningkatkan kinerja seismik bangunan adalah penerapan sistem isolasi dasar (base isolation), khususnya Lead Rubber Bearing (LRB), yang bekerja dengan memperpanjang periode getar alami struktur dan meningkatkan redaman sehingga respons dinamik akibat gempa dapat direduksi. Penelitian ini bertujuan melakukan Systematic Literature Review (SLR) untuk memetakan tren publikasi, kategori fokus, serta bukti empiris mengenai perbandingan kinerja seismik bangunan fixed base dan bangunan berisolasi dasar Lead Rubber Bearing pada periode 2020–2026. Penelitian menggunakan metode SLR dengan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui Publish or Perish (PoP) terhadap database Scopus yang menghasilkan 200 rekaman. Setelah proses skrining, penilaian eligibility, dan penapisan relevansi tematik, diperoleh 36 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk disintesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) jumlah publikasi meningkat tajam menuju tahun 2026, meskipun dampak sitasi kumulatif tertinggi masih berasal dari artikel-artikel awal periode (2021); (2) fokus penelitian didominasi oleh kajian kinerja isolator Lead Rubber Bearing/High Damping Rubber Bearing (33,3%) dan studi komparatif langsung fixed base versus base-isolated (30,6%), dengan mayoritas menggunakan pendekatan numerik/komputasional (72,2%); (3) bangunan berisolasi dasar LRB secara konsisten menunjukkan penurunan gaya geser dasar, percepatan lantai, dan simpangan antar lantai dibandingkan bangunan fixed base, meskipun perpindahan pada lapisan isolasi meningkat; dan (4) tantangan implementasi meliputi kompleksitas desain sambungan, kebutuhan celah seismik, biaya material isolator, serta dominasi studi berbasis simulasi numerik dibandingkan pengujian pada bangunan nyata. Analisis bibliometrik VOSViewer terhadap kata kunci menunjukkan keterkaitan erat antara klaster "isolated building", "interaction", dan "isolation" sebagai representasi struktur tematik utama bidang ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Lead Rubber Bearing merupakan solusi yang efektif dan telah terbukti secara luas dalam literatur global untuk meningkatkan kinerja seismik bangunan, sehingga relevan sebagai dasar pertimbangan teknis bagi bangunan publik di wilayah rawan gempa seperti Gedung MUI Sumatera Barat.
  103. ANALISIS PENTANAHAN DIRECT GROUNDING SYSTEM (DGS) TERHADAP SAMBARAN PETIR PADA SUTT 150 KV MENGGUNAKAN ELECTROMAGNETIC TRANSIENT PROGRAM (EMTP)

    Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV berisiko tinggi mengalami kegagalan isolasi akibat sambaran petir. Penelitian ini menganalisis karakteristik tegangan puncak tower, perbandingan arus gangguan ke tanah antara sistem pentanahan Direct Grounding System (DGS) dan non-DGS, serta pengaruhnya pada parameter isolator menggunakan simulasi Electromagnetic Transients Program (EMTP) dengan injeksi arus petir 50 kA, 100 kA, dan 200 kA. Hasil simulasi menunjukkan implementasi DGS secara signifikan meningkatkan keandalan transmisi. Pada resistansi 10 Ω, DGS mereduksi tegangan surja puncak hingga 28% (2228,88 kV menjadi 1594,82 kV). DGS juga menaikkan efisiensi proteksi melalui pembagian jalur peluahan, sehingga arus gangguan ke tanah pada resistansi 1 Ω turun dari 169,610 kA menjadi 110,194 kA. Pada kondisi non-DGS, Tower 4 mengalami loncatan balik (back flashover) bersamaan pada Fasa S (1161,53 kV) yang melampaui nilai CFO aktual (1086,43 kV), serta Fasa T (1060,89 kV). Fasa T tetap gagal secara fisis akibat pengaruh tegangan jepit isolator, kondisi tegangan operasi AC sesaat, serta kecuraman gelombang kurva volt-waktu yang memicu stres dielektrik lebih besar. Sebaliknya, penerapan DGS berhasil mengondisikan Tower 3 dalam status 'Aman' di mana tegangan seluruh fasa berada di bawah ambang batas CFO. Penggunaan DGS terbukti efektif mengeliminasi risiko kegagalan elektrik dan menjaga kontinuitas penyaluran tenaga listrik.
  104. EVALUASI PENENTUAN KAPASITAS TRANSFORMATOR DAYA DI GARDU INDUK 150 kV SIANTAN

    Transformator daya merupakan peralatan utama dalam sistem tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan energi listrik sesuai kebutuhan beban. Pertumbuhan beban yang terus meningkat menyebabkan evaluasi kapasitas transformator perlu dilakukan untuk mengetahui kemampuan transformator dalam memenuhi kebutuhan pembebanan saat ini maupun di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas Transformator Daya 1 di Gardu Induk 150 kV Siantan berdasarkan daya semu aktual, menganalisis faktor daya, persentase pembebanan, rugirugi daya, dan efisiensi, serta memproyeksikan pertumbuhan beban menggunakan metode regresi eksponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya semu aktual tertinggi sebesar 27,56 MVA, dengan rata-rata 18,91 MVA. Faktor daya berada pada rentang 0,88-1,00, persentase pembebanan sebesar 22,23%-45,93%, total rugi daya tertinggi sebesar 71,48 kW, dan efisiensi transformator berada pada rentang 99,71%-99,75% dengan rata-rata 99,72%. Berdasarkan hasil evaluasi dan proyeksi tersebut, kapasitas Transformator Daya 1 sebesar 60 MVA masih mampu memenuhi kebutuhan beban hingga tahun 2030, sehingga belum diperlukan penambahan atau penggantian kapasitas transformator.
  105. SUBSTITUSI TAHU DAN PENAMBAHAN IKAN PE ASAP PADA PEMBUATAN NUGET AYAM : KARAKTERISTIK SENSORI DAN PREFERENCE

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sensori nugget ayam dengan substitusi tahu dan penambahan ikan pe asap, mengetahui tingkat kesukaan (preference) panelis, serta menentukan formula terbaik berdasarkan karakteristik sensori dan preference panelis. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif melalui tiga perlakuan, yaitu perbandingan daging ayam dengan substitusi tahu dan ikan pe asap sebesar 40:60%, 30:70%, dan 20:80%. Pengumpulan data dilakukan melalui uji sensori dan uji hedonik terhadap 34 panelis menggunakan skala 1 (sangat tidak suka) hingga 5 (sangat suka). Data karakteristik sensori dianalisis menggunakan uji Friedman, sedangkan data preference dianalisis menggunakan uji ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 40% daging ayam : 60% substitusi (tahu dan ikan pe asap) merupakan formula terbaik berdasarkan karakteristik sensori dan preference panelis. Formula tersebut memperoleh nilai tertinggi pada aspek warna, tekstur, dan kesukaan keseluruhan, dengan karakteristik warna cokelat keemasan, tekstur padat dan kenyal, serta tingkat penerimaan panelis yang paling tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Oleh karena itu, formulasi tersebut berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pengembangan produk nugget berbahan pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan harga terjangkau.
  106. PENGARUH PERBEDAAN PRE-TREATMENT FRENCH FRIES TERHADAP WAKTU PEMASAKAN PADA KENTANG YANG DIRENDAM AIR GARAM

    Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan teknik memasak (double frying dan perebusan) terhadap waktu pemasakan french fries serta menentukan metode pengolahan kentang yang paling cepat bagi penjual french fries. Kentang yang direndam dalam air garam selama satu jam kemudian diuji menggunakan empat metode pengolahan berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode double frying pada suhu 200°C menghasilkan waktu tercepat yaitu 3,25 menit. Temuan ini menunjukkan bahwa suhu penggorengan tinggi dan teknik double frying dapat meningkatkan efisiensi operasional usaha makanan.
  107. PENERAPAN ADAPTIVE REUSE DALAM PELESTARIAN CAGAR BUDAYA MUSEUM WAYANG, JAKARTA

    Indonesia has many heritage buildings from the Dutch Colonial period which hold a lot of history. However, over time there are several buildings that have experienced damage either due to age, natural disasters or changes in function. One of them is the Jakarta Wayang Museum, which has undergone repeated renovations due to these factors. This museum is one of the oldest museums in Jakarta. Its existence can be used as a concrete example of how to apply the adaptive reuse strategy approach in preserving cultural heritage buildings, using quantitative descriptive methods to analyze how this approach can be applied in efforts to preserve cultural heritage buildings. The results of the analysis show that the application carried out was to carry out a re-finishing process on the elements in the building and some of them underwent structural changes to ensure stability and maintain the sustainability of the building. Through this analysis, it is hoped that the adaptation of the Jakarta Wayang Museum building will be in line with the visual character of the Dutch colonial cultural heritage so that this cultural heritage building will maintain its authenticity and be able to function well without losing the historical value contained therein.
  108. EVALUASI KINERJA RUAS DAN REKOMENDASI PENANGANAN HAMBATAN SAMPING PADA JALAN RAYA SITEBA KAWASAN PASAR NANGGALO BERDASARKAN PKJI 2023

    Jalan Raya Siteba pada kawasan Pasar Nanggalo Kota Padang merupakan ruas jalan perkotaan dengan aktivitas tinggi akibat keberadaan pasar tradisional, pertokoan, serta pergerakan kendaraan dan pejalan kaki. Aktivitas tersebut menimbulkan hambatan samping berupa kendaraan keluar-masuk pasar, kendaraan berhenti atau parkir di badan jalan, dan aktivitas pejalan kaki yang dapat menurunkan kinerja ruas jalan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja ruas Jalan Raya Siteba berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 serta menyusun rekomendasi penanganan hambatan samping. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui survei volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, kondisi geometrik, dan hambatan samping. Analisis dilakukan berdasarkan PKJI 2023 dengan menghitung kapasitas, derajat kejenuhan, tingkat pelayanan, serta faktor hambatan samping dominan. Hasil penelitian menunjukkan arus maksimum sebesar 1.430,1 smp/jam, kapasitas jalan sebesar 2.131,92 smp/jam, nilai derajat kejenuhan 0,67, dan tingkat pelayanan berada pada kategori C. Hambatan samping dominan berasal dari kendaraan keluar -masuk kawasan pasar sebesar 60,16%, kendaraan berhenti atau parkir sebesar 23,64%, pejalan kaki sebesar 10,80%, dan kendaraan lambat sebesar 5,39%. Rekomendasi penanganan berupa penataan parkir, pengendalian aktivitas badan jalan, pengaturan akses pasar, dan peningkatan fasilitas pejalan kaki. Penerapan rekomendasi mampu meningkatkan kapasitas ruas jalan hingga 8,64% pada skenario KHS sedang dan 13,58% pada skenario KHS rendah.
  109. SUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DENGAN PROPORSI TEPUNG TALAS DAN TEPUNG KACANG HIJAU PADA PEMBUATAN SOFT COOKIES ISI CREAM CHEESE: UJI TINGKAT KESUKAAN SENSORI

    Ketergantungan terhadap tepung terigu meningkatkan impor gandum dan membatasi pemanfaatan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesukaan panelis terhadap karakteristik sensoris (warna, aroma, rasa, tekstur, dan kesukaan keseluruhan) soft cookies isi cream cheese dengan substitusi tepung talas dan tepung kacang hijau (TLK), mengetahui pengaruh perbedaan proporsi TLK, serta menentukan proporsi terbaik tepung TLK sebagai bahan substitusi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen pada tiga proporsi yaitu, 80:20, 70:30, dan 60:40. Data diperoleh melalui uji tingkat kesukaan oleh 35 panelis dan dianalisis menggunakan ANOVA serta uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi TLK tidak berdampak nyata terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur, tetapi berdampak nyata terhadap kesukaan keseluruhan. Formula terbaik diperoleh pada proporsi TLK 70% dan tepung terigu 30% karena memberikan penerimaan sensoris paling optimal. Disarankan penelitian lanjutan mengenai uji mutu karakteristik dan daya simpan produk.
  110. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK MENGGUNAKAN METODE WASPAS DI PT. SUMBAR CALCIUM PRATAMA

    Pemilihan karyawan terbaik merupakan salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan motivasi kerja, produktivitas, serta kualitas sumber daya manusia. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik berpengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan serta pencapaian tujuan organisasi. Permasalahan yang terjadi di PT. Sumbar Calcium Pratama adalah proses penilaian karyawan terbaik masih dilakukan secara konvensional sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas, membutuhkan waktu yang relatif lama, dan kurang efektif dalam menghasilkan keputusan yang objektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan berbasis web menggunakan metode Weight Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) guna membantu perusahaan dalam menentukan karyawan terbaik secara objektif, cepat, dan akurat. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Perancangan sistem menggunakan pemodelan Unified Modeling Language (UML) yang terdiri dari Use Case Diagram, Class Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram. Implementasi sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan MySQL sebagai basis data. Berdasarkan hasil penelitian, sistem yang dirancang mampu mendukung proses pengelolaan data karyawan, data kriteria, data penilaian, proses perhitungan metode WASPAS, hingga menghasilkan perangkingan karyawan terbaik secara otomatis berdasarkan nilai preferensi (Qi). Sistem ini juga memberikan kemudahan bagi pihak manajemen dalam memperoleh informasi hasil penilaian secara cepat, transparan, dan terstruktur sehingga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta objektivitas dalam proses pengambilan keputusan pemilihan karyawan terbaik di PT. Sumbar Calcium Pratama.
  111. ANALISIS PENGGUNAAN BANK KAPASITOR UNTUK PERBAIKAN TEGANGAN DI PENYULANG PANGSUMA DAN TOMEN PT. PLN UP3 MEMPAWAH

    Saluran transmisi dan distribusi yang terlalu panjang akan berpotensi menimbulkan fenomena jatuh tegangan yang terjadi akibat impedansi saluran berupa resistansi dan reaktansi. Jatuh tegangan adalah terjadi perbedaan tegangan antara sisi kirim dan sisi terima. Pada SPLN T6.001:2013 menetapkan tegangan tertinggi dan tegangan terendah perbedaannya tidak boleh lebih besar dari ±10%. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kondisi tegangan dan menganalisa potensi jatuh tegangan pada Penyulang Pangsuma dan Tomen UP3 Mempawah, serta melakukan upaya perbaikan dengan pemasangan bank kapasitor pada bus dengan tegangan terendah apabila kondisi jatuh tegangan penyulang melewati batas toleransi. Metode yang digunakan adalah simulasi aliran daya menggunakan program komputer MATLAB. Pada kondisi eksisting Penyulang Tomen terbagi menjadi dua sistem penyulang yaitu Tomen 1 dan Tomen 2. Hasil simulasi kondisi eksisting masing-masing penyulang menunjukkan Penyulang Pangsuma dan Penyulang Tomen 1 mengalami kondisi jatuh tegangan yang melebihi batas standar toleransi. Pada Penyulang Pangsuma tegangan terendah sebesar 15,87kV (jatuh tegangan 20,86%) terjadi pada bus 162 dan pada Penyulang Tomen 1 tegangan terendah sebesar 17,45 kV (jatuh tegangan 12,76%) terjadi pada bus 130. Sedangkan untuk Penyulang Tomen 2 kondisi tegangan sudah sangat stabil dengan tegangan terendah sebesar 18,17 kV (jatuh tegangan 9,15%) pada bus 93. Upaya perbaikan tegangan pada Penyulang Pangsuma dilakukan dengan 3 skenario pemasangan bank kapasitor. Pada Skenario 1 perbaikan Penyulang Pangsuma dengan pemasangan satu bank kapasitor kapasitas 1000 kVAR pada bus 162 menunjukkan hasil tegangan terendah menjadi 17,33 kV (jatuh tegangan 13,35%) pada bus 114. Pada Skenario 2 pemasangan 2 bank kapasitor pada bus 162 dan bus 114 dengan kapasitas 1000 kVAR dan 500 kVAR, hasil menunjukkan tegangan terendah menjadi 17,86 kV (jatuh tegangan 10,70%) pada bus 94. Kemudian skenario 3 pemasangan 3 bank kapasitor pada bus 162, bus 114 dan bus 94 dengan kapasitas 1000 kVAR, 500 kVAR dan 250 kVAR hasil menunjukkan tegangan terendah menjadi 18,09 kV (jatuh tegangan 9,57%), ini merupakan hasil paling optimal dari semua skenario perbaikan. Sedangkan untuk perbaikan tegangan Penyulang Tomen 1 hanya dilakukan dengan 1 skenario pemasangan bank kapasitor. pemasangan satu bank kapasitor berkapasitas 750 kVAR pada bus 130 berhasil meningkatkan tegangan terendah menjadi 18,31 kV (jatuh tegangan 8,44%). Untuk Penyulang Tomen 2 dilakukan skenario pemasngan satu bank kapasitor berkapasitas 500 kVAR pada bus 93 dengan tujuan meningkatkan performansi. Hasil yang didapat tegangan terendah meningkat menjadi 18,78 kV dan jatuh tegangan menjadi 7,50%.
  112. EVALUASI DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN FONDASI BORED PILE BERDASARKAN UJI SLT DAN SIMULASI SOFTWARE PLAXIS 3D (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Monumen dan Museum Reog Ponorogo )

    Gedung Monumen dan Museum Reog Ponorogo (MMRP) Tahap 1 merupakan bangunan monumental setinggi 126 meter yang menggunakan fondasi bored pile berdiameter 100 cm. Dalam proses pelaksanaan, terdapat ketidaksesuaian antara kedalaman fondasi rencana (27 m) dengan kondisi yang terpasang di lapangan (19 m), sehingga diperlukan evaluasi teknis guna memastikan fondasi eksisting tetap memenuhi standar keamanan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi daya dukung dan penurunan fondasi bored pile eksisting melalui tiga pendekatan, yakni pengujian Static Load Test (SLT), simulasi numerik Plaxis 3D, dan metode analitik Luciano Decourt (1982), serta Vesic (1977) sebagai kontrol komparatif, dengan acuan SNI 8460:2017. Model Plaxis 3D dikembangkan melalui pendekatan back-analysis berbasis data SLT dan divalidasi pada beban puncak 200% beban kerja (800 ton). Deviasi penurunan antara simulasi dan pengujian aktual hanya 1,96% (Plaxis 3D: 1,50 mm; SLT: 1,53 mm), sehingga model dinyatakan valid. Kapasitas daya dukung ultimit (Qult) dari ketiga metode konvergen, yakni 1.050 ton (SLT–Davisson), 1.000 ton (Plaxis 3D), dan 1.013 ton (Luciano Decourt), dengan selisih 3,5–5,0%. Faktor keamanan (SF) tiang tunggal berkisar 3,75–3,93, seluruhnya melampaui batas minimum SF >= 2,5. Penurunan tiang tunggal pada beban kerja aktual sebesar 0,48 mm, sementara penurunan kelompok PC-3 sebesar 3,06 mm (Plaxis 3D) dan 36,47 mm (Vesic, 1977), keduanya di bawah batas izin SNI 8460:2017. Rasio utilisasi (UR) berkisar 25,3%–26,6% <= 40%. Dengan demikian, fondasi bored pile eksisting MMRP Tahap 1 dinyatakan aman dan memenuhi seluruh persyaratan keamanan dan layanan sesuai SNI 8460:2017.
  113. PENGARUH SUHU TERHADAP SIFAT FISIK DONAT

    Pengaturan suhu merupakan faktor krusial dalam menentukan kualitas fisik dan organoleptik pada pembuatan donat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu pada setiap tahapan proses produksi terhadap sifat fisik donat, meliputi tekstur, warna, pembentukan white ring, dan tingkat penyerapan minyak. Metode analisis dilakukan dengan meninjau empat tahapan utama: mixing, proofing, frying, dan cooling. Hasil kajian menunjukkan bahwa suhu ideal adonan pasca-mixing adalah 24°C - 26 °C untuk menjaga aktivitas ragi. Proses proofing optimal pada suhu 28°C - 32°C; di mana penyimpangan berupa over-proofing (>40°C) menyebabkan adonan kempis, sedangkan under-proofing (<20°C) menghasilkan tekstur padat dan keras. Pada tahap penggorengan, suhu optimal berkisar antara 170°C-180°C untuk memicu reaksi Maillard, karamelisasi, dan gelatinisasi pati secara seimbang guna menghasilkan warna kuning kecokelatan yang ideal serta pembentukan white ring. Suhu minyak yang terlalu rendah (<160°C)meningkatkan porositas adonan sehingga memicu penyerapan minyak berlebih saat pendinginan (cooling). Sebaliknya, suhu terlalu tinggi (>190°C) menyebabkan donat gosong di luar namun mentah di dalam. Kesimpulannya, presisi kontrol suhu di setiap tahapan produksi sangat menentukan keberhasilan pembentukan struktur fisik, minimalisasi retensi minyak, dan kualitas akhir donat yang dihasilkan.
  114. ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN EMULSIFIER SP, KUNING TELUR AYAM, DAN KUNING TELUR BEBEK TERHADAP DENSITAS ICE CREAM

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan berbagai tipe emulsifier, termasuk bahan komersial (SP) dan bahan alami (kuning telur ayam dan kuning telur bebek), terhadap densitas ice cream, serta menentukan emulsifier yang menghasilkan karakteristik fisik terbaik. Metode yang diterapkan adalah eksperimental dengan mengukur massa, volume, dan densitas adonan sebelum ada setelah proses pencampuran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pergeseran densitas di semua perlakuan setelah tahap mixing. Sebelum proses pencampuran, densitas paling tinggi ditemukan pada kuning telur ayam (1,047 g/mL) dan terendah pada kuning telur bebek (0,959 g/mL). Setelah mixing, densitas SP meningkat menjadi 1,037 g/ml, kuning telur ayam menjadi 1,081 g/mL, dan kuning telur bebek menjadi 0,989 g/mL. Berdasarkan data pendukung, ice cream dengan emulsifier kuning telur bebek memberikan hasil terbaik dengan karakteristik tekstur yang paling creamy, halus, struktur stabil, serta daya leleh yang paling lambat dibandingkan perlakuan lainnya.
  115. PENGEMBANGAN SISTEM AUTOSCALING IONOGRAM CADI BERBASIS PENGOLAHAN CITRA DIGITAL

    Proses scaling ionogram Canadian Advanced Digital Ionosonde (CADI) di BRIN Pontianak masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu pengolahan yang relatif lama dan berpotensi menghasilkan perbedaan interpretasi antaroperator. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi sistem autoscaling ionogram berbasis pengolahan citra digital untuk mengekstraksi parameter ionosfer berupa frekuensi minimum (fmin), frekuensi kritis lapisan E sporadis (foEs), ketinggian virtual lapisan F2 (h’F2), dan frekuensi kritis lapisan F2 (foF2). Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan eksperimen melalui tahapan pengembangan sistem yang meliputi konversi citra ke grayscale, pemotongan area ionogram, thresholding, penyaringan derau, pemisahan lapisan E dan F, analisis gradien kurva, serta ekstraksi parameter. Kinerja sistem dievaluasi terhadap 2.495 citra ionogram dengan membandingkan hasil autoscaling dan scaling manual menggunakan metrik Detection Rate, Mean Absolute Error, Root Mean Square Error, dan Relative Error. Hasil pengujian menunjukkan nilai Detection Rate sebesar 95,74% untuk fmin, 73,75% untuk foEs, 95,80% untuk h’F2, dan 95,73% untuk foF2. Nilai Relative Error masing-masing parameter sebesar 15,16%, 6,57%, 9,83%, dan 6,93%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi parameter fmin, h’F2, dan foF2 dengan tingkat keberhasilan yang tinggi, meskipun kemampuan deteksi foEs masih perlu ditingkatkan. Sistem yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alat bantu awal untuk mendukung proses analisis ionogram CADI secara lebih konsisten dan otomatis.
  116. INSPEKSI SALURAN TRANSMISI 150kV PLTU 3 BENGKAWANG - GI SINGKAWANG MENGGUNAKAN DRONE

    Inspeksi jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV merupakan salah satu kegiatan pemeliharaan yang bertujuan menjaga keandalan dan kontinuitas penyaluran tenaga listrik. Metode inspeksi menggunakan teropong masih memiliki keterbatasan, antara lain kualitas visual yang kurang optimal, jangkauan pengamatan yang terbatas, serta potensi terjadinya human error. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas metode inspeksi menggunakan drone dan teropong dalam mengidentifikasi kondisi komponen jaringan serta objek berbahaya pada jalur transmisi SUTT 150 kV PLTU 3 Bengkayang–Gardu Induk (GI) Singkawang. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasi lapangan dengan memanfaatkan drone DJI Mavic Air 2 dan metode inspeksi manual menggunakan teropong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inspeksi menggunakan drone menghasilkan kualitas visual yang lebih baik sehingga seluruh komponen utama, meliputi isolator, konduktor, arcing horn, jumper GSW, dan jumper joint, dapat diamati dengan lebih jelas dibandingkan metode teropong. Pada identifikasi objek berbahaya, drone berhasil mendeteksi 16 objek vegetasi, sedangkan metode teropong hanya mendeteksi 10 objek, sehingga efektivitas deteksi metode teropong mencapai 62,5% dibandingkan drone. Selain itu, drone mampu mengidentifikasi satu vegetasi yang melanggar batas ruang bebas ROW (Right of Way) dengan jarak terhadap konduktor yang tidak memenuhi ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2021. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan drone lebih efektif dibandingkan metode inspeksi menggunakan teropong karena memberikan kualitas visual yang lebih baik, meningkatkan akurasi identifikasi objek berbahaya, mendukung pengukuran ROW, mengurangi potensi human error, serta meningkatkan efisiensi inspeksi jaringan transmisi SUTT 150 kV.
  117. ANALISIS DAMPAK PEMASANGAN STATIC VAR COMPENSATOR (SVC) TERHADAP PROFIL TEGANGAN PADA SISTEM TENAGA LISTRIK

    Penurunan kualitas profil tegangan pada sistem tenaga listrik, khususnya pada bus-bus ujung, dapat mengganggu kinerja dan keandalan sistem. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemasangan Static Var Compensator (SVC) sebagai perangkat kompensasi daya reaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasangan SVC terhadap profil tegangan dan aliran daya pada sistem transmisi menggunakan sistem uji IEEE 30 Bus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah trial and error atau uji coba kandidat bus beban (PQ) dengan tegangan di bawah 0.95 pu. Berdasarkan hasil analisis , SVC dipasang di bus 8 pada IEEE 30 bus dengan rating ±30 MVAr. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pemasangan SVC mampu memperbaiki profil tegangan sistem, yang ditunjukkan dengan peningkatan tegangan minimum menjadi 0,95 pu serta penurunan deviasi tegangan maksimum menjadi 0,041 pu atau sebesar 37.31%. Selain itu, pemasangan SVC juga menyebabkan penurunan rugi-rugi daya aktif total sistem menjadi 7.914 MW atau sebesar 4,48% . Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemasangan SVC efektif dalam meningkatkan kualitas tegangan dan kinerja sistem tenaga listrik.
  118. ANALISIS DAN EVALUASI STABILITAS LERENG EKSISTING DI KAMPUS III UIN IMAM BONJOL PADANG

    Tingginya intensitas curah hujan yang melanda Kampus III UIN Imam Bonjol Padang di akhir tahun 2025 menyebabkan massa tanah mencapai kondisi jenuh air, sehingga memicu terjadinya kelongsoran yang mengindikasikan ketidakstabilan lereng secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng eksisting menggunakan software Plaxis 2D dan perhitungan manual Metode Fellenius, guna mengevaluasi nilai Safety Factor serta mengidentifikasi mekanisme keruntuhan secara komprehensif. Hasil simulasi menunjukkan bahwa lereng eksisting berada pada kondisi tidak stabil dan gagal memenuhi kriteria keamanan desain geoteknik. Analisis menggunakan Plaxis 2D menghasilkan nilai SF sebesar 1,019, sedangkan perhitungan manual menggunakan Metode Fellenius memberikan estimasi yang lebih konservatif dengan nilai SF sebesar 0,957 akibat karakteristik inheren metode yang mengabaikan gaya antar -irisan tanah. Berdasarkan visualisasi perilaku deformasi dari hasil analisis, mekanisme keruntuhan yang terbentuk teridentifikasi sebagai kelongsoran global dengan bidang gelincir membusur (circular slip surface). Kegagalan stabilitas ini murni dipicu oleh gaya pendorong massa tanah yang melampaui kapasitas kuat geser maksimum pada lapisan tanah dasar. Luaran pemodelan numerik ini secara akurat merepresentasikan dan memvalidasi kronologi pergerakan tanah faktual yang terjadi di lapangan sebelum studi ini dilakukan.
  119. FAKTOR KETERLAMBATAN PENYANDARAN KAPAL BERDAMPAK PADA KINERJA OPERASIONAL BONGKAR MUAT PETIKEMAS DI PELABUHAN PT PELINDO REGIONAL 4 BIAK – PAPUA

    Pelabuhan PT Pelindo Regional 4 Biak-Papua memiliki peran strategis sebagai simpul distribusi logistik di wilayah Papua. Namun, operasionalnya masih menghadapi masalah tingginya waiting time dan approach time kapal yang berdampak langsung terhadap kinerja bongkar muat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan penyandaran kapal serta dampaknya terhadap kinerja operasional bongkar muat di Pelabuhan PT Pelindo Regional 4 Biak-Papua. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap lima informan yang terdiri dari Berth Planner, Terminal Planner, Dispatcher, Koordinator Operasi, dan Officer Komersial PT Pelindo Regional 4 Biak-Papua. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan penyandaran kapal disebabkan oleh lima faktor: (1) cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang; (2) keterbatasan kapasitas dermaga (372 m / 8.000 GT); (3) kekurangan petugas pandu bersertifikasi; (4) keterbatasan dan kerusakan alat bongkar muat; serta (5) faktor non-teknis berupa penyelesaian peosedur administrasi yang lambat, lemahnya koordinasi antar-instansi, dan rendahnya kepatuhan operator terhadap jadwal ETA/ETB. Dampak yang ditimbulkan meliputi penurunan kinerja SDM, gangguan rotasi alat bongkar muat yang menimbulkan efek berantai, peningkatan biaya operasional dan demurrage, serta penurunan nilai BCH dan BSH di bawah standar optimal. Kesimpulan masalah tingginya waiting time dan approach time di Pelabuhan Biak merupakan masalah sistemik. Untuk meningkatkan kinerja bongkar muat, penyelesaian tidak bisa hanya fokus pada perbaikan alat, melainkan harus menyentuh reformasi birokrasi administrasi, penambahan kuantitas SDM pandu, dan ketegasan regulasi terkait kepatuhan jadwal ETA/ETB kapal.
  120. PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DALAM MENGATUR WAKTU DAN KEUANGAN DIKALANGAN GEN Z

    Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pola pengaturan waktu dan keuangan di kalangan Generasi Z. Penelitian ini dilakukan karena meningkatnya penggunaan media sosial, aplikasi digital, dan transaksi elektronik yang memengaruhi gaya hidup serta kebiasaan konsumtif remaja dan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perkembangan teknologi digital terhadap manajemen waktu dan pengelolaan keuangan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z yang aktif menggunakan teknologi digital. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif untuk mengukur hubungan antara penggunaan teknologi digital dengan manajemen waktu dan pengelolaan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memberikan dampak positif berupa kemudahan dalam mengatur jadwal kegiatan, melakukan transaksi keuangan, serta memperoleh informasi secara cepat dan efisien. Namun, penggunaan teknologi yang berlebihan juga berpotensi menyebabkan pemborosan waktu, perilaku konsumtif, dan kurang optimalnya pengelolaan keuangan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital dan literasi keuangan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara bijak dan produktif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital berpengaruh terhadap manajemen waktu dan pengelolaan keuangan Generasi Z, sehingga diperlukan keseimbangan dalam penggunaan teknologi untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan finansial.
  121. Perawatan dan Perbaikan Sistem Air Conditioner (AC) Pada Mobil Diahatsu Sigra

    Sistem Air Conditioning (AC) pada kendaraan memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan termal kabin, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perawatan dan perbaikan sistem AC pada kendaraan Daihatsu Sigra 1.2 X MT Tahun 2020 melalui pendekatan studi kasus di PT. Tunas Mobilindo Perkasa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara langsung dengan teknisi, observasi, dan dokumentasi prosedur perawatan serta perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan berkala seperti pembersihan filter kabin, blower, kondensor, dan evaporator sangat efektif dalam mencegah gangguan umum seperti AC tidak dingin, bau tidak sedap, dan kebocoran freon. Permasalahan yang paling sering ditemui disebabkan oleh kurangnya perawatan, penggunaan komponen yang tidak orisinal, serta kondisi lingkungan kerja sistem AC yang kurang optimal. Tindakan perbaikan meliputi pembersihan, penggantian komponen, pengecekan tekanan, serta pengisian ulang freon sesuai standar pabrikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa perawatan sistem AC secara rutin dan prosedural tidak hanya memperpanjang usia pakai komponen, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara.
  122. PERBANDINGAN ALGORITMA RANDOM FOREST DAN DECISION TREE UNTUK KLASIFIKASI PERTUMBUHAN UMKM KULINER DI KOTA MANADO DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN EXPLAINABLE AI

    UMKM kuliner merupakan salah satu sektor ekonomi kreatif yang berperan penting bagi perekonomian Kota Manado, namun pertumbuhannya masih menghadapi berbagai hambatan internal dan eksternal yang sulit diidentifikasi secara objektif. Penelitian ini bertujuan membangun model klasifikasi tingkat pertumbuhan UMKM kuliner di Kota Manado menggunakan algoritma Random Forest dan Decision Tree, membandingkan performa kedua algoritma berdasarkan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score, serta menginterpretasikan faktor-faktor paling berpengaruh terhadap hasil klasifikasi melalui pendekatan Explainable Artificial Intelligence (XAI). Data primer diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada 101 pelaku UMKM kuliner, terdiri atas 16 fitur predictor dan satu variabel target tingkat pertumbuhan (Rendah, Sedang, Tinggi) yang dibentuk berdasarkan perubahan omzet. Data diproses melalui encoding, imputasi nilai hilang, pembagian data latih-uji 80:20 secara stratified. Kedua algoritma dioptimalkan melalui hyperparameter tuning dengan Grid Search dan dievaluasi menggunakan Repeated Stratified K-Fold Cross-Validation. Hasil pengujian menunjukkan Random Forest memperoleh akurasi 61,90% dengan F1-score weighted 0,5929, sedangkan Decision Tree memperoleh akurasi 52,38% dengan F1-score weighted 0,4812, sehingga Random Forest ditetapkan sebagai model terbaik. Analisis Shapley Additive Explanations (SHAP) dan Local Interpretable Model-agnostic Explanations (LIME) pada kedua model mengidentifikasi pencatatan keuangan, pendidikan, lama usaha, sumber modal, dan keaktifan promosi media sosial sebagai faktor yang secara konsisten memengaruhi tingkat pertumbuhan UMKM. Model terbaik selanjutnya diimplementasikan sebagai aplikasi web berbasis Streamlit yang di-deploy melalui Hugging Face Spaces agar dapat digunakan langsung oleh pelaku UMKM maupun pemangku kebijakan.
  123. Proses Pengiriman Cargo Clinker dari Pabrik Menuju ke Pelabuhan Dengan Monitoring System Oleh PT Semen Indonesia Logistik Tuban (Studi Kasus: Pengiriman Cargo Clinker Untuk Kapal MV PASIFIC LOTUS Pada Tanggal 08-17 Januari 2026)

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengiriman cargo clinker dari pabrik menuju ke pelabuhan berbasis monitoring system oleh PT Semen Indonesia Logistik Tuban dengan studi kasus pengiriman cargo clinker ke kapal MV PASIFIC LOTUS pada tanggal 08-17 Januari 2026. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengiriman cargo clinker meliputi tahapan perencanaan pengiriman, proses loading di pabrik, pengiriman menggunakan armada trucking, monitoring perjalanan, hingga pembongkaran di pelabuhan. Penerapan monitoring system membantu perusahaan dalam memantau pergerakan armada secara real-time, meningkatkan koordinasi, serta mendukung pengendalian proses pengiriman. Namun, masih ditemukan kendala berupa waiting cargo yang disebabkan oleh keterlambatan armada, kondisi operasional, serta hambatan pada fasilitas pendukung.
  124. ANALISIS SPASIAL JANGKAUAN ACCESS POINT MENGGUNAKAN METODE BUFFER PADA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI DESA KAUDITAN I

    Perkembangan teknologi informasi mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet yang stabil dan merata, termasuk di wilayah pedesaan. Desa Kauditan I telah memiliki infrastruktur jaringan WiFi berupa 18 Access Point, namun berdasarkan hasil monitoring lapangan hanya dua Access Point yang masih aktif sehingga cakupan layanan internet menjadi terbatas dan masih terdapat wilayah yang mengalami blankspot. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jangkauan Access Point menggunakan metode Buffer pada Sistem Informasi Geografis (SIG) serta mengidentifikasi wilayah yang telah terjangkau dan wilayah blankspot. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan aplikasi Fing dan WiFi Analyzer untuk memperoleh data kondisi perangkat, koordinat lokasi, dan kualitas sinyal. Data spasial kemudian diolah menggunakan QGIS melalui analisis buffer dengan radius 10 meter, 30 meter, dan 50 meter. Selain itu dilakukan pengujian Quality of Service (QoS) yang meliputi throughput, packet loss, delay, dan Received Signal Strength Indicator (RSSI) sebagai data pendukung kondisi jaringan. Hasil analisis menunjukkan bahwa jangkauan dua Access Point aktif masih sangat terbatas sehingga sebagian besar wilayah permukiman berada pada area blankspot. Simulasi penambahan Access Point menjadi 18 titik dan 37 titik menunjukkan peningkatan cakupan layanan secara signifikan dibandingkan kondisi eksisting. Penelitian ini menghasilkan peta digital jangkauan Access Point yang dapat digunakan sebagai dasar rekomendasi pengembangan infrastruktur jaringan internet di Desa Kauditan I.
  125. RANCANG BANGUN WEBSITE PEMESANAN ONLINE PADA TRANQUILITREE REFLEXOLOGY

    TranquiliTree Reflexology merupakan usaha bidang jasa kebugaran yang menyediakan layanan refleksi dan relaksasi tubuh. Saat ini, proses pemesanan layanan masih mengandalkan tautan Linktree yang terhubung ke WhatsApp, sehingga pengecekan jadwal dilakukan secara manual, respon pelayanan memakan waktu, dan rawan terjadi pemesanan ganda. Untuk mengatasi kendala tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pemesanan online berbasis web menggunakan framework CodeIgniter, basis data MySQL, dan antarmuka Bootstrap dengan pendekatan metodologi Agile. Sistem ini memfasilitasi pelanggan untuk melihat informasi layanan, mengecek ketersediaan jadwal secara real-time, dan melakukan reservasi secara mandiri, serta menyediakan dashboard admin untuk mengelola pesanan dan jadwal terapis. Pengujian sistem dilakukan dengan metode Black Box Testing untuk memvalidasi fungsionalitas fitur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pemesanan berbasis web berfungsi dengan baik, berhasil mencegah terjadinya bentrokan jadwal melalui penguncian slot otomatis, serta meningkatkan efisiensi operasional pada TranquiliTree Reflexology.
  126. IMPLEMENTASI SISTEM SUPPLY CHAIN MANAGEMENT BERBASIS WEB DENGAN PROCUREMENT DAN INVENTORY MANAGEMENT MENGGUNAKAN REACTJS, TAILWIND CSS, DAN SUPABASE SERTA INTEGRASI AI AGENT TELEGRAM PADA CV AWAN INNOVATIONS

    Pengelolaan proses pengadaan (procurement) dan persediaan (inventory management) pada Yudi Fishing & Resto yang dikelola CV Awan Innovations masih dilakukan secara manual menggunakan dokumen fisik dan catatan tertulis, sehingga rawan terhadap kesalahan pencatatan, data stok antarbagian tidak sinkron, dan pengambilan keputusan pengadaan kerap terlambat. Kerja praktek ini bertujuan mengembangkan aplikasi web Simple Supply Chain Management (SCM) yang memusatkan proses pengadaan dan pengelolaan persediaan dalam satu sistem digital terpadu. Sistem dibangun menggunakan ReactJS dan Tailwind CSS pada sisi antarmuka, Supabase sebagai layanan backendless, serta otomatisasi berbasis n8n yang mengintegrasikan AI Agent Telegram dengan basis data. Pengembangan dilakukan dengan metode Waterfall, sementara data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil implementasi menunjukkan sistem berhasil menyediakan modul-modul utama berupa pengelolaan item, kategori, Bill of Material (BOM), supplier, purchase order, approval berjenjang, dan penerimaan barang, serta menerapkan metode FIFO dalam pengelolaan persediaan. Integrasi AI Agent Telegram memungkinkan pemantauan stok dan status pengadaan secara real-time tanpa membuka dashboard utama. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, menjaga akurasi data stok, serta menekan risiko human error dalam pengelolaan rantai pasok restoran.
  127. REDESIGN DAN IMPLEMENTASI WEB EKSPORA MENGGUNAKAN FRAMEWORK NEXT.JS DENGAN INTEGRASI CHATBOT BERBASIS AI SDK

    Platform website Ekspora yang sebelumnya dibangun menggunakan Content Management System (CMS) WordPress memiliki keterbatasan pada fleksibilitas desain, kecepatan performa, dan ketiadaan sistem bantuan otomatis, sehingga menyulitkan calon klien lintas zona waktu memperoleh informasi perusahaan secara cepat. Penelitian ini bertujuan melakukan redesign dan migrasi arsitektur website Ekspora ke framework Next.js serta mengintegrasikan chatbot cerdas berbasis Vercel AI SDK dengan metode Retrieval-Augmented Generation (RAG) agar mampu menjawab pertanyaan klien secara akurat tanpa halusinasi data. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall, meliputi tahap observasi dan pengumpulan data, analisis dan perancangan sistem menggunakan Unified Modelling Language (UML), implementasi menggunakan Next.js 16, Tailwind CSS, Shadcn UI, Node.js, dan Drizzle ORM, serta pengujian menggunakan metode Blackbox Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa migrasi ke Next.js meningkatkan kecepatan pemuatan halaman dan fleksibilitas antarmuka melalui penerapan Server-Side Rendering, sementara chatbot berbasis RAG mampu memberikan respons real-time yang akurat sesuai basis pengetahuan resmi perusahaan dan terbukti tidak menghasilkan halusinasi data pada seluruh skenario pengujian. Seluruh 15 skenario Blackbox Testing pada fitur publik maupun administrator dinyatakan berhasil, mencakup autentikasi, pengelolaan katalog, pengelolaan inquiry, sinkronisasi basis pengetahuan AI, serta responsivitas antarmuka pada perangkat desktop dan mobile. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi arsitektur web modern dengan chatbot berbasis RAG merupakan solusi efektif untuk meningkatkan citra digital dan kualitas layanan pelanggan perusahaan berorientasi ekspor.
  128. ANALISIS AKTIVITAS ENZIM CHOLINESTERASE DAN KADAR KREATININ PADA PETANI SAYUR PENYEMPROT PESTISIDA

    Paparan pestisida pada petani sayur penyemprot pestisida dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada sistem saraf dan ginjal. Aktivitas enzim cholinesterase digunakan sebagai indikator biologis paparan organofosfat dan karbamat, sedangkan kadar kreatinin digunakan sebagai parameter fungsi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas enzim cholinesterase, gambaran kadar kreatinin, serta hubungan keduanya pada petani sayur penyemprot pestisida. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 30 petani sayur penyemprot pestisida di Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Aktivitas enzim cholinesterase diperiksa menggunakan metode fotometri kinetik DGKC, sedangkan kadar kreatinin diperiksa menggunakan metode fotometri kinetik Jaffe Reaction pada spesimen plasma heparin. Data dianalisis secara deskriptif, dilanjutkan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan 27 responden (90,0%) memiliki aktivitas enzim cholinesterase normal dan 3 responden (10,0%) di bawah nilai normal. Kadar kreatinin menunjukkan 26 responden (86,7%) normal, 3 responden (10,0%) di atas nilai normal, dan 1 responden (3,3%) di bawah nilai normal. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif sedang yang signifikan antara aktivitas enzim cholinesterase dan kadar kreatinin (r = -0,430; p = 0,018), dengan nilai R-Square sebesar 0,185 yang menunjukkan kadar kreatinin berkaitan dengan 18,5% variasi aktivitas enzim cholinesterase. Pemeriksaan kesehatan berkala, penggunaan alat pelindung diri, dan edukasi keselamatan kerja diperlukan pada petani yang berisiko terpapar pestisida secara berulang.
  129. IMPLEMENTASI QUALITY MANAGEMENT DALAM INDUSTRI : A LITERATUR REVIEW

    Quality merupakan salah satu faktor dalam meningkatkan kinerja industri, terutama dalam menghadapi persaingan global dan perkembangan teknologi industri modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan Review literatur penelitian sebelumnya tentang penggunaan Quality Management dan Quality Control dalam industri manufaktur. Pendekatan Quality Control yang dibahas dalam analisis adalah Statistical Quality Control (SQC), Six Sigma, Lean Manufacturing, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), serta bagaimana teknologi Industri 4.0 seperti Internet of Things (IoT), big data, dan machine learning dimasukkan ke dalam sistem pengendalian kualitas. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa menerapkan sistem manajemen kualitas dengan benar dapat mempercepat proses produksi, mengurangi tingkat cacat produk, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan meningkatkan kinerja organisasi. Selain itu, penggabungan teknologi digital ke dalam sistem manajemen kualitas memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat dan pemantauan kualitas secara real-time. Studi ini juga menunjukkan bahwa komitmen manajemen dan budaya kualitas sangat penting untuk keberhasilan penerapan sistem kualitas di industri. Oleh karena itu, untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri, perusahaan harus menggabungkan Quality Management dengan teknologi modern.
  130. ANALISIS STABILITAS LERENG EKSISTING MENGGUNAKAN PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER BERBASIS PLAXIS 2D (STUDI KASUS: LERENG FEBI UIN III IMAM BONJOL PADANG

    Stabilitas lereng merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaan geoteknik karena berkaitan dengan keamanan lereng terhadap potensi keruntuhan. Evaluasi kondisi lereng perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kestabilannya serta menentukan alternatif perkuatan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan menganalisis stabilitas lereng eksisting dan mengevaluasi efektivitas Dinding Penahan Tanah (DPT) tipe kantilever sebagai upaya meningkatkan stabilitas lereng menggunakan perangkat lunak PLAXIS 2D berbasis Finite Element Method (FEM). Data penelitian diperoleh melalui survei lapangan, pemetaan fotogrametri menggunakan drone, dan pengujian laboratorium terhadap sampel tanah. Parameter tanah yang digunakan meliputi berat isi jenuh (γ_sat), berat isi tidak jenuh (γ_unsat), kohesi (c), dan sudut geser dalam (φ), kemudian dimodelkan menggunakan model konstitutif Mohr-Coulomb. Analisis dilakukan pada kondisi lereng eksisting dan setelah diberikan perkuatan DPT tipe kantilever. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng eksisting memiliki nilai Safety Factor sebesar 1,016, sehingga belum memenuhi persyaratan stabilitas berdasarkan SNI 8460:2017. Setelah dilakukan perencanaan DPT tipe kantilever, nilai Safety Factor meningkat menjadi 1,639 dengan deformasi maksimum sebesar 0,04449 m, sehingga lereng memenuhi kriteria stabilitas yang dipersyaratkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPT tipe kantilever efektif meningkatkan stabilitas lereng dan dapat dijadikan salah satu alternatif perkuatan pada kondisi geoteknik yang serupa.
  131. ANALISIS STABILITAS LERENG EKSISTING DENGAN PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE GRAVITASI MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS 2D (STUDI KASUS: UIN IMAM BONJOL SUNGAI BANGEK, KOTA PADANG)

    Stabilitas lereng merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaan geoteknik karena berkaitan dengan keamanan konstruksi dan infrastruktur yang berada di sekitarnya. Evaluasi stabilitas lereng diperlukan untuk mengetahui tingkat keamanan lereng serta menentukan alternatif perkuatan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan menganalisis stabilitas lereng eksisting dan mengevaluasi efektivitas Dinding Penahan Tanah (DPT) tipe gravitasi sebagai sistem perkuatan menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D. Penelitian dilakukan pada lereng eksisting di kawasan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Sungai Bangek, Kota Padang. Data penelitian berupa geometri lereng hasil survei lapangan dan parameter tanah hasil pengujian laboratorium yang meliputi kadar air, berat isi tanah, dan Direct Shear Test. Pemodelan numerik dilakukan menggunakan model material Mohr-Coulomb, sedangkan DPT tipe gravitasi dimodelkan sebagai material beton Linear Elastic. Analisis stabilitas dilakukan dengan metode Strength Reduction untuk memperoleh nilai faktor keamanan lereng sebelum dan sesudah pemasangan DPT. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng eksisting memiliki faktor keamanan sebesar 1,018, yang mengindikasikan kondisi lereng masih berada pada tingkat keamanan yang rendah. Setelah diberikan perkuatan menggunakan DPT tipe gravitasi, faktor keamanan meningkat menjadi 1,615, sehingga terjadi peningkatan sebesar 0,597. Hasil tersebut menunjukkan bahwa DPT tipe gravitasi mampu meningkatkan stabilitas lereng secara signifikan serta mengurangi potensi deformasi lereng berdasarkan hasil analisis numerik menggunakan Plaxis 2D.
  132. ANALISIS SENTIMEN OPINI MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN KENAIKAN HARGA PERTAMAX MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE

    Meskipun kebijakan penyesuaian harga Pertamax menimbulkan beragam reaksi publik di media sosial, analisis berbasis data terhadap komentar di YouTube belum banyak dimanfaatkan untuk evaluasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan sentimen opini masyarakat terkait kenaikan harga Pertamax dan menguji keandalan algoritma Support Vector Machine (SVM). Data sekunder sebanyak 2.403 komentar dikumpulkan menggunakan Instant Data Scraper dari saluran berita resmi YouTube. Setelah melalui praproses (pembersihan, case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming Sastrawi), diperoleh 2.359 data bersih yang dikelompokkan ke dalam tiga kelas sentimen (Negatif, Netral, Positif). Data ditransformasikan menggunakan TF-IDF dan dibagi dengan rasio 80:20. Pemodelan diklasifikasikan dengan SVM dan dievaluasi menggunakan confusion matrix. Hasil pengujian menunjukkan model SVM mencapai akurasi sebesar 86,65% (weighted accuracy 87%), precision 0,87, recall 0,87, dan F1-score 0,86. Distribusi sentimen didominasi oleh kelas negatif sebesar 55,53% (1.310 komentar), netral 35,40% (835 komentar), dan positif 9,07% (214 komentar). Temuan ini membuktikan efektivitas SVM dalam memetakan opini tidak terstruktur dan berpotensi diterapkan sebagai early warning system bagi pemangku kebijakan.
  133. PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN INLISLITE UNTUK MENDUKUNG DIGITALISASI PERPUSTAKAAN PADA SMPN 225 JAKARTA

    Sistem operasional perpustakaan di SMPN 225 Jakarta masih berjalan secara konvensional dengan mengandalkan pencatatan manual di dalam buku besar. Ketergantungan pada media kertas ini memicu berbagai hambatan sistemik, seperti lambatnya pencarian bibliografi, risiko data ganda, potensi kerusakan arsip fisik, serta munculnya antrean panjang siswa pada jam istirahat sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Perpustakaan berbasis web yang terintegrasi dengan platform INLISLite guna mendukung akselerasi digitalisasi perpustakaan sekolah. Arsitektur sistem dimodelkan menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang mencakup Activity Diagram dan Use Case Diagram untuk memetakan alur kerja dan pembatasan hak akses. Implementasi membagi sistem menjadi halaman publik (frontend) untuk pencarian katalog mandiri (OPAC) dan dasbor manajemen (backend) untuk tata kelola sirkulasi oleh petugas. Validasi fungsional dilakukan melalui pengujian terstruktur menggunakan metode Black-box Testing terhadap tujuh skenario operasional utama dengan tingkat keberhasilan 100%. Integrasi pemindaian barcode terbukti mampu memangkas waktu transaksi dari hitungan menit menjadi hitungan detik, sehingga menghapus antrean meja sirkulasi secara total. Penyimpanan pangkalan data terpusat menjamin integritas data dari ancaman kerusakan fisik, sementara otomatisasi pelaporan mempercepat penyajikan dokumen evaluasi manajemen sekolah.
  134. PERANCANGAN COMPANY PROFILE BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN JAVASCRIPT UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENYAMPAIAN INFORMASI PADA PT. MANNA ABADI SEJAHTERA

    PT. Manna Abadi Sejahtera merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyedia solusi infrastruktur pengabelan jaringan (fiber optic), yang hingga saat ini masih menyampaikan informasi profil, layanan, dan portofolio proyeknya secara konvensional melalui brosur cetak, komunikasi lisan, dan media sosial yang tidak terpusat, sehingga menimbulkan keterbatasan jangkauan informasi, biaya operasional berulang, dan kesulitan validasi portofolio bagi calon mitra bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Company Profile berbasis website menggunakan JavaScript guna meningkatkan efektivitas penyampaian informasi perusahaan. Sistem dikembangkan melalui tahapan observasi dan wawancara, analisis kebutuhan, perancangan menggunakan Unified Modeling Language (Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram), perancangan basis data melalui Entity Relationship Diagram dan normalisasi data, implementasi menggunakan HTML5, CSS3, dan vanilla JavaScript tanpa framework berat, serta pengujian fungsional menggunakan metode Black-Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh skenario pengujian formulir kontak, meliputi validasi kolom kosong, validasi format alamat email menggunakan Regular Expression, dan pengiriman data dengan format benar, dinyatakan Sesuai/Lolos. Website yang dibangun berhasil menyediakan informasi profil perusahaan, visi dan misi, layanan, portofolio proyek, galeri, serta formulir kontak interaktif yang dapat diakses publik selama 24 jam. Penerapan JavaScript pada sisi klien terbukti meningkatkan interaktivitas, validasi input, dan pengalaman pengguna, sekaligus menurunkan beban administratif yang sebelumnya dilakukan secara manual. Temuan ini menegaskan bahwa Company Profile berbasis website dapat menjadi solusi efektif bagi perusahaan jasa infrastruktur jaringan dalam memperluas jangkauan pemasaran dan memperkuat kredibilitas di mata publik maupun calon mitra bisnis.
  135. PENGETAHUAN MASYARAKAT TERKAIT GEMPA SESAR LEMBANG DI DESA KERTAWANGI, KABUPATEN BANDUNG BARAT

    Desa Kertawangi di Kabupaten Bandung Barat terletak dekat dengan zona Sesar Lembang, yang berpotensi menimbulkan gempa bumi dengan magnitudo 6,5–7,0 dan menyebabkan kerusakan signifikan pada pemukiman yang padat penduduk. Kedekatan geografis ini menempatkan masyarakat pada tingkat bahaya seismik yang tinggi, sehingga kesiapsiagaan dan kondisi fisik bangunan menjadi aspek penting dalam mitigasi bencana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan campuran melalui kajian pustaka, penyebaran kuesioner kepada 40 responden, dan observasi langsung kondisi bangunan. Data kuantitatif dianalisis dalam bentuk persentase dan diperkuat oleh temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 95% responden menyadari potensi bahaya gempa Sesar Lembang dan konsep rumah tahan gempa, serta semua responden pernah mengalami gempa dan merasa cemas terhadap kondisi rumah mereka. Namun, hanya 62,5% yang memahami kriteria teknis rumah tahan gempa secara lebih rinci, dan 57,5% melaporkan bahwa rumah mereka pernah mengalami kerusakan akibat gempa. Observasi lapangan menunjukkan bahwa bangunan masih didominasi oleh bahan non-teknis dan belum memenuhi standar struktur tahan gempa. Kondisi ini mencerminkan adanya kerentanan baik kognitif-sosial maupun fisik, yang perlu diperkuat melalui pendidikan bencana dan perbaikan bangunan secara bertahap untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat..
  136. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DISPOSISI SURAT BERBASIS WEB UNTUK MONITORING PENERIMAAN SURAT PADA SEKRETARIAT DPRD KOTA TANGERANG SELATAN

    Sekretariat DPRD Kota Tangerang Selatan memiliki aktivitas administrasi surat menyurat yang cukup tinggi, khususnya dalam pengelolaan surat masuk dan disposisi surat. Proses yang masih dilakukan secara manual menyebabkan keterlambatan distribusi surat, kesulitan dalam memantau status penerimaan dan pembacaan surat, serta penyusunan laporan yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Disposisi Surat Berbasis Web untuk Monitoring Penerimaan Surat pada Sekretariat DPRD Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, dan metode deskriptif. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan basis data MySQL serta dirancang menggunakan Unified Modeling Language (UML). Sistem memiliki fitur pengelolaan surat masuk, disposisi surat, monitoring status baca surat, notifikasi penerimaan surat, serta rekapitulasi laporan dalam format Microsoft Excel. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan surat, mempercepat proses disposisi, memudahkan monitoring penerimaan surat, serta meningkatkan efisiensi penyusunan laporan administrasi.
  137. IMPLEMENTASI SISTEM REKONSILIASI STOK OTOMATIS BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DATA INVENTARIS SUKU CADANG DI AHASS TERANG ANUGERAH

    Persediaan suku cadang (sparepart) merupakan salah satu aset penting dalam operasional bengkel resmi Honda AHASS karena berperan langsung dalam mendukung layanan servis dan penjualan kepada pelanggan. Ketersediaan data stok yang akurat menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran proses bisnis, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendukung pengambilan keputusan yang tepat oleh manajemen. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti terjadinya perbedaan antara data stok pada sistem dengan jumlah stok fisik di gudang, keterlambatan pembaruan data, kesalahan pencatatan transaksi, serta proses rekonsiliasi stok yang masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya tingkat akurasi data inventaris, meningkatnya risiko kehilangan barang, terjadinya kekurangan maupun kelebihan stok, serta menurunkan efektivitas operasional perusahaan. Kerja praktik ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Rekonsiliasi Stok Otomatis Berbasis Web yang dapat membantu AHASS Honda dalam meningkatkan akurasi data inventaris suku cadang. Sistem yang dikembangkan dirancang untuk melakukan pencocokan data stok secara otomatis antara transaksi masuk, transaksi keluar, hasil stock opname, dan data persediaan yang tersimpan dalam basis data. Selain itu, sistem juga menyediakan fitur monitoring stok secara real-time, deteksi selisih stok secara otomatis, pengelolaan data sparepart, pencatatan histori perubahan stok, serta penyajikan laporan inventaris yang lebih cepat dan akurat. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Sistem dibangun menggunakan teknologi berbasis web sehingga dapat diakses oleh pengguna melalui jaringan internet maupun intranet sesuai dengan hak akses yang dimiliki. Dengan adanya sistem berbasis web, proses pengelolaan inventaris menjadi lebih terintegrasi, mudah dipantau, dan dapat dilakukan secara efisien oleh admin maupun petugas gudang. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem rekonsiliasi stok otomatis mampu membantu mengurangi kesalahan pencatatan data inventaris, mempercepat proses identifikasi selisih stok, meningkatkan efektivitas proses stock opname, serta menghasilkan laporan persediaan yang lebih akurat dibandingkan metode manual yang sebelumnya digunakan. Sistem juga memberikan kemudahan dalam melakukan pengawasan terhadap pergerakan stok suku cadang sehingga manajemen dapat mengambil keputusan yang lebih tepat terkait pengadaan dan pengelolaan persediaan barang. Berdasarkan hasil kerja praktik yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa implementasi Sistem Rekonsiliasi Stok Otomatis Berbasis Web pada AHASS Honda mampu meningkatkan akurasi data inventaris suku cadang, mendukung efisiensi operasional perusahaan, serta membantu menciptakan sistem pengelolaan persediaan yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi. Pengembangan sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan pengelolaan stok serta mendukung transformasi digital pada proses bisnis bengkel resmi Honda AHASS.
  138. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI DESTINASI WISATA DIENG MENGGUNAKAN METODE AHP DAN WP BERBASIS GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS)

    Kawasan Dataran Tinggi Dieng menawarkan beragam objek wisata alam dan budaya, namun melimpahnya pilihan destinasi sering kali menyulitkan wisatawan dalam menentukan prioritas kunjungan yang sesuai dengan anggaran, waktu, dan preferensi fisik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) rekomendasi destinasi wisata Dieng dengan menggabungkan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Weighted Product (WP) yang terintegrasi dengan Geographic Information System (GIS). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas kriteria melalui matriks perbandingan berpasangan, sedangkan metode WP digunakan untuk menghitung nilai preferensi dan melakukan perankingan alternatif secara multiplikatif. Hasil perangkingan kemudian divisualisasikan ke dalam peta digital interaktif berbasis web menggunakan library Leaflet.js. Kombinasi metode AHP-WP dan GIS ini terbukti mampu memberikan rekomendasi destinasi wisata yang akurat secara matematis serta efisien secara pemetaan spasial.
  139. PERBANDINGAN METODA PEMASANGAN ANTARA ALAT SAMBUNG STRUKTUR KAYU KONVENSIONAL DENGAN ALAT SAMBUNG STRUKTU KAYU BERSTANDAR

    Penggunaan glued laminated timber (glulam) sebagai material struktural mulai berkembang dalam industri konstruksi di Indonesia, namun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh sistem sambungan yang digunakan. Saat ini, praktik di lapangan masih didominasi oleh sambungan konvensional yang dibuat secara manual. Hal ini menyebabkan kualitas konstruksi sangat bergantung pada keterampilan pekerja dan kondisi proyek yang tidak menentu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik pemasangan serta efisiensi waktu antara sambungan kayu konvensional dan sambungan berstandar industri, khususnya produk Rothoblaas. Metode penelitian mencakup studi literatur, analisis dokumen teknis, observasi lapangan, serta pemodelan tiga dimensi menggunakan SketchUp untuk mensimulasikan proses pemasangan kedua jenis sambungan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa sambungan konvensional memiliki variabilitas geometri yang tinggi dan membutuhkan waktu instalasi yang lebih lama. Sebaliknya, sambungan berstandar menawarkan tingkat presisi yang lebih baik, kemudahan pemasangan, serta konsistensi performa karena telah melalui proses pengujian struktural yang ketat. Penelitian ini memberikan dasar teknis bagi pengembangan metode konstruksi kayu dan mendorong adopsi sistem sambungan berstandar untuk meningkatkan kualitas serta efisiensi konstruksi kayu di Indonesia.
  140. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PRESENSI GURU BERBASIS WEB MENGGUNAKAN QR CODE DENGAN PEMODELAN UML (STUDI KASUS: YAYASAN BAHRUL HADI ARRAHMANI)

    Kehadiran guru merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kinerja dan kedisiplinan tenaga pendidik. Proses presensi guru di Yayasan Bahrul Hadi Arrahmani masih dilakukan secara manual menggunakan daftar hadir kertas, sehingga rentan terhadap manipulasi data (titip absen), risiko kehilangan dokumen, serta proses rekapitulasi yang membutuhkan waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Presensi Guru Berbasis Web Menggunakan QR Code sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Metode pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan menggunakan pemodelan Unified Modeling Language (UML) yang meliputi use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram, perancangan basis data menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD), implementasi sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta pengujian sistem menggunakan metode black box testing. Sequence diagram berperan penting dalam penelitian ini karena menggambarkan secara rinci urutan interaksi antar objek pada empat alur utama sistem, yaitu proses login, pengelolaan data oleh admin, presensi guru melalui pemindaian QR Code, dan rekapitulasi kehadiran oleh kepala sekolah. Hasil pengujian black box menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem, meliputi autentikasi multi-peran, pemindaian QR Code secara real-time, pengelolaan data, dan rekapitulasi kehadiran, telah berfungsi sesuai dengan rancangan. Dengan demikian, sistem yang dibangun dinilai layak untuk menggantikan proses presensi manual dan mendukung pengelolaan kehadiran guru yang lebih optimal, akurat, dan transparan di Yayasan Bahrul Hadi Arrahmani.
  141. IMPLEMENTASI PEMBARUAN INFRASTRUKTUR WEB BERBASIS CLIENT -SERVER UNTUK RESTORASI WEB YANG TIDAK AKTIF DI PT CIPTA PESONA TEKNIK

    PT Cipta Pesona Teknik merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri logam (sheet metal working), memproduksi panel listrik dan box panel untuk kebutuhan industri. Selama ini, kegiatan pemasaran dan komunikasi dengan pelanggan dijalankan secara konvensional melalui kontak langsung dan media sosial, tanpa didukung infrastruktur web resmi yang aktif dan terstandarisasi, sehingga perusahaan tidak memiliki kanal digital yang dapat diandalkan untuk menampilkan profil dan katalog produk secara profesional. Penelitian ini membahas implementasi pembaruan infrastruktur web PT Cipta Pesona Teknik berbasis client-server sebagai langkah formalisasi kehadiran digital perusahaan yang sebelumnya tidak aktif. Proses pengerjaan meliputi perancangan ulang struktur informasi perusahaan, pembangunan antarmuka menggunakan HTML, CSS (Bootstrap), dan JavaScript untuk menghasilkan tampilan yang responsif, serta pengembangan backend menggunakan PHP yang terintegrasi dengan basis data PostgreSQL (Supabase) untuk mengelola data produk dan pesan masuk dari calon pelanggan. Pengembangan menggunakan metode Waterfall melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Pengujian Black Box Testing terhadap 10 skenario menunjukkan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan dengan status LULUS. Hasil penelitian berupa aktifnya infrastruktur web resmi PT Cipta Pesona Teknik yang dapat diakses secara publik dengan performa stabil, dilengkapi form pemesanan terintegrasi database dan halaman administrasi untuk memantau pesan masuk, sehingga memperkuat citra profesional perusahaan di ranah digital.
  142. Analisis kekuatan rangka Mini Ecavator Electric Menggunakan Aplikasi Solidworks

    Perkembangan teknologi alat berat mengarah pada penggunaan sistem penggerak elektrik sebagai upaya pengurangan gas buang dan meningkatkan efisiensi energi. Perubahan sistem dari diesel konvensional menjadi sistem full electric menyebabkan komponen pada unit yang otomatis menambah beban kerja yang mengakibatkan rangka mengalami kegagalan desain. Maka dari itu penelitian kali ini bertujuan untuk memberikan optimasi pada desain dengan melakukan penambahan batangan baja support pada desain penelitian sebelumnya yang bertujuan untuk menahan lendutan pada area pembebanan pada rangka yang mengalami lendutan maksimal dengan menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA). Setelah melakukan pengujian dan Analisa kekuatan hasil penambahan Batangan baja support pada desain yang baru, didapatkan hasil bahwa nilai stress maksimal yang terjadi pada desain rangka baru mengalami penurunan dari nilai semula 706,417 menjadi 79,088 dan menurukan nilai displacement yang semula 1.163,314 menjadi 114.883 serta menaikan nilai faktor keamanan yang semula bernilai 0,33 menjadi 3 yang dapat diartikan desain rangka baru memiliki nilai analisa yang aman untuk menopang berat beban seberat 2.000 kg. Rekomendasi yang dirumuskan pada penelitian kali ini yaitu dengan menambahkan batangan baja tambahan sebagai support yang menopang rangka yang menerima pembebanan, menggunakan material lain yang memiliki sifat mekanik yang lebih kuat namun memiliki berat yang lebih ringan dan harga material yang lebih murah.
  143. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BUKU PERPUSTAKAAN BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE WATERFALL PADA TK JAKARTA ISLAMIC SCHOOL (JISc) JOGLO

    Perpustakaan merupakan salah satu fasilitas penting dalam mendukung proses pembelajaran di lingkungan sekolah. Namun, pengelolaan perpustakaan di TK Jakarta Islamic School (JISc) Joglo masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel sehingga menimbulkan berbagai kendala, seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan pengembalian buku, serta kesulitan dalam penyusunan laporan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan berbasis website menggunakan metode Waterfall. Tahapan pengembangan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan PHP dan MySQL sebagai basis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengelola data buku, data anggota, transaksi peminjaman dan pengembalian, serta menghasilkan laporan secara otomatis. Pengujian sistem menunjukkan seluruh fungsi utama berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan adanya sistem ini, proses administrasi perpustakaan menjadi lebih efektif, efisien, dan akurat dibandingkan dengan sistem manual.
  144. STUDI KOMPARASI LOKASI SAMBUNGAN LEWATAN DAN VARIASI JARAK SENGKANG TERHADAP KINERJA SEISMIK KOLOM BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA

    Keamanan infrastruktur di daerah rawan gempa sangat bergantung pada kapasitas daktilitas elemen kolom. Namun, kontinuitas penulangan sering kali terganggu oleh penggunaan sambungan lewatan (lap splice), yang rentan mengalami kegagalan lekatan (bond-slip) jika ditempatkan pada zona sendi plastis. Penelitian ini mengevaluasi kinerja seismik kolom beton bertulang berdimensi 150x160 mm dengan variasi lokasi sambungan lewatan (dasar vs tengah kolom) dan jarak sengkang pengekang (150 mm vs 75 mm). Evaluasi dilakukan menggunakan metode Analisis Elemen Hingga (FEA) non-linier melalui perangkat lunak Abaqus dengan material Concrete Damaged Plasticity (CDP). Model diuji menggunakan beban statik monotonik (pushover) dan siklik. Hasil analisis menunjukkan bahwa evakuasi sambungan ke bagian tengah kolom (M15SM) mendongkrak stabilitas deformasi dan kapasitas beban puncak secara signifikan, dengan perilaku yang sangat identik dengan kolom kontrol tanpa sambungan. Sebaliknya, sambungan di dasar kolom (M15SB) memicu keruntuhan getas prematur. Modifikasi perapatan sengkang menjadi 75 mm pada zona kritis tidak secara signifikan meningkatkan beban lateral puncak awal, namun terbukti krusial dalam menahan laju keruntuhan getas pada fase pelemahan pasca-puncak. Selain itu, ditemukan bahwa asumsi perfect bond (menggunakan Embedded Region) pada pemodelan numerik menciptakan kekakuan artifisial, sehingga tidak valid untuk mengevaluasi parameter disipasi energi pada sambungan di zona sendi plastis. Penelitian ini merekomendasikan evakuasi mutlak sambungan lewatan ke zona elastis untuk menjamin daktilitas struktur.
  145. PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PARKIR UNIVERSITAS NEGERI PADANG BERDASARKAN PETA GEMPA 2024

    Meningkatnya aktivitas masyarakat dan jumlah kendaraan di Universitas Negeri Padang menimbulkan kebutuhan akan fasilitas gedung parkir sepeda motor bertingkat yang aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan merencanakan struktur gedung parkir baja enam lantai menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan mempertimbangkan kondisi kegempaan Kota Padang berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024. Analisis struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS v22 dengan mengacu pada SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 1729:2020. Pemodelan struktur meliputi balok baja profil IWF, kolom H-Beam, pelat lantai komposit, tangga, dan ramp yang dianalisis terhadap beban gravitasi dan beban gempa menggunakan metode gaya lateral ekivalen dan respons spektrum. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur memenuhi persyaratan kinerja terhadap beban gempa. Periode fundamental struktur sebesar 0,785 detik pada arah X dan 0,759 detik pada arah Y masih berada di bawah batas maksimum sebesar 1,023 detik. Simpangan antar lantai maksimum sebesar 40,34 mm pada arah X dan 43,67 mm pada arah Y, koefisien stabilitas P-Delta maksimum sebesar 0,0258 pada arah X dan 0,0230 pada arah Y, serta rasio ketidakberaturan torsi maksimum sebesar 1,040 pada arah X dan 1,014 pada arah Y, seluruhnya memenuhi persyaratan desain. Pemeriksaan kekuatan elemen menunjukkan rasio kapasitas terhadap tuntutan (Mu/ϕMn dan Vu/ϕVn) pada balok dan kolom lebih kecil dari 1,0 sehingga seluruh elemen memenuhi persyaratan kekuatan. Dengan demikian, struktur gedung parkir baja enam lantai yang direncanakan memenuhi persyaratan kekuatan, kekakuan, dan stabilitas terhadap pembebanan gravitasi maupun gempa serta dapat dijadikan referensi dalam perencanaan gedung parkir bertingkat di wilayah rawan gempa.
  146. EVALUASI IMPLEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PEMANDUAN DAN PENUNDAAN KAPAL DI PELABUHAN TENAU KUPANG

    Layanan pemanduan dan penundaan kapal memiliki peran vital dalam menjaga keamanan navigasi dan memastikan pelabuhan beroperasi tanpa kendala. Keberhasilan layanan ini sangat bergantung pada penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan kebutuhan kerja dan kondisi laut. Riset ini menilai praktik pelaksanaan SOP dan Prosedur Tetap (PROTAP) pemanduan serta penundaan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang. Peneliti memakai landasan teori implementasi kebijakan publik dari George C. Edwards III. Studi kualitatif deskriptif ini menerapkan pendekatan kepustakaan (library research) dan analisis dokumen resmi. Peneliti mengumpulkan data pokok berupa dokumen SOP Pelabuhan Tenau Kupang 2018, PROTAP Pemanduan Kapal 2022, Keputusan Menteri Perhubungan KP 382/2018, Keputusan Menteri Perhubungan KP 501/2017, beserta ragam literatur akademis. Teknik pengumpulan informasi memanfaatkan reviu pustaka yang sistematis. Peneliti membedah data menggunakan Analisis Konten Kualitatif yang tergabung dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaa. Temuan membuktikan bahwa empat faktor penentu menentukan kesuksesan SOP: kelancaran komunikasi, ketersediaan sumber daya, sikap pelaksana kerja, dan penataan struktur birokrasi. Panduan tertulis telah memiliki dasar hukum yang sangat kuat. Namun, jaringan komunikasi digital, kapasitas armada bantu, kesadaran petugas terhadap risiko, dan kekompakan kerja antarlembaga masih menjadi faktor utama penentu kualitas layanan. Hasil riset ini memvalidasi teori implementasi kebijakan dalam ruang lingkup maritim. Peneliti menyarankan perbaikan SOP melalui komunikasi terpadu, penambahan jumlah alat kerja, dan penyesuaian aturan baku dengan kondisi riil Pelabuhan Tenau Kupang. Kajian masa depan sebaiknya menggabungkan metode campuran agar analisis kebijakan dapat berdampingan dengan tolak ukur kinerja numerik.
  147. PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBUKUAN BUMDES 'MULYO SEJAHTERA ABADI' SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG SDGS DESA 8 MELALUI DIGITALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN

    Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian desa, namun banyak BUMDes masih mengelola keuangan secara manual sehingga rentan terhadap kesalahan pencatatan, sulit dipantau lintas unit usaha, dan berisiko kehilangan data. Kondisi ini juga dialami oleh BUMDes Mulyo Sejahtera Abadi, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, yang membawahi Unit Toko dan Unit Ayam Petelur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan menyerahterimakan aplikasi pembukuan digital berbasis web guna menyederhanakan alur kerja, meningkatkan akurasi data, dan mewujudkan transparansi keuangan pada mitra. Kegiatan dilaksanakan melalui program UM BBM Tematik 'Samasta Karsa' Universitas Negeri Malang dengan pendekatan participatory action research, meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perancangan dan pengembangan sistem, pelatihan, serta pendampingan yang dilaksanakan pada 13 Juli 2026 dan diikuti oleh sekitar sepuluh peserta yang terdiri atas direktur, bendahara, operator BUMDes , dan operator/staf unit. Aplikasi dibangun menggunakan React, Vite, dan Tailwind CSS pada sisi front-end, serta Supabase (PostgreSQL, Authentication, Edge Functions, dan Realtime) pada sisi back-end, dilengkapi pustaka ExcelJS, SheetJS, jsPDF, Recharts, dan Lucide React, serta diterapkan melalui Vercel dengan verifikasi keamanan menggunakan OTP WhatsApp FlowKirim. Hasil kegiatan berupa aplikasi fungsional dengan fitur dashboard monitoring, pengelolaan kas umum, distribusi dana antarunit, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, buku gudang digital, laporan keuangan otomatis, ekspor PDF, impor/ekspor Excel, serta hak akses berbasis peran. Peserta pelatihan mampu mengoperasikan menu sesuai peran masing -masing. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs Desa 8 tentang pertumbuhan ekonomi desa yang merata melalui penguatan tata kelola keuangan BUMDes yang transparan dan akuntabel.
  148. RANCANG BANGUN SISTEM SMART DOOR LOCK BERBASIS FINITE STATE MACHINE (FSM) DAN INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ESP32

    Penelitian ini bertujuan merancang sistem smart door lock berbasis ESP32 menggunakan metode Finite State Machine (FSM) dan notifikasi Telegram. Sistem menggunakan keypad sebagai autentikasi PIN, relay dan solenoid door lock sebagai pengunci pintu, LCD sebagai media informasi, serta buzzer sebagai indikator peringatan. Hasil pengujian menunjukkan akurasi keypad dan validasi PIN sebesar 100%, dengan rata-rata waktu respons pembukaan kunci 92,87 ms, aktivasi buzzer 31,35 ms, dan pengiriman notifikasi Telegram 1,56 detik. Pengujian sistem secara keseluruhan juga menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100%. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu bekerja dengan baik dan efektif sebagai sistem keamanan pintu berbasis IoT.
  149. ANALISIS ADOPSI TEKNOLOGI DIGITAL: OLEH GAPOKTANI DI LEMBANG AGRI

    Transformasi digital di sektor pertanian Indonesia mendorong Gabungan Kelompok Tani (Gapoktani) untuk mengadopsi teknologi Internet of Things (IoT) guna meningkatkan efisiensi produksi hortikultura. Namun, sejauh mana proses adopsi tersebut berjalan sesuai prosedur kelembagaan yang diamanatkan regulasi masih jarang dikaji secara empiris, khususnya pada level operasional harian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola adopsi teknologi digital oleh Gapoktani di Lembang Agri, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat adopsi, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan kerangka regulasi kelembagaan petani di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terstruktur pada dua greenhouse berkomoditas paprika dan tomat, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajikan data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital telah menghasilkan efisiensi nyata pada fase pemantauan dan penyiraman, ditandai dengan terjalinnya kemitraan dengan mitra industri nasional untuk komoditas paprika, namun adopsi ini masih berjalan pada level operasional-individual dan belum terintegrasi ke dalam mekanisme kelembagaan formal Gapoktani sebagaimana diamanatkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016. Hambatan utama yang teridentifikasi bersifat infrastruktural, terutama keterbatasan kapasitas daya listrik, bukan resistensi sosial-organisasional. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kesenjangan antara regulasi kelembagaan petani dan praktik adopsi teknologi digital di lapangan, serta merekomendasikan penguatan mekanisme kelembagaan sebagai prasyarat keberlanjutan adopsi teknologi.
  150. Analisis Pembayaran SPP Online dalam meningkatkan Efisiensi Administrasi Keuangan Sekolah

    Tujuan dari penelitian adalah untuk mengembangkan sistem pembayaran SPP menggunakan payment gateway midtrans agar dapat mempermudah pendataan dan proses pengolahan data pembayaran SPP siswa sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan yang cepat dan akurat. Metodologi penelitian yang digunakan dalam sistem pembayaran SPP menggunakan payment gateway midtrans adalah metode studi pustaka yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data-data dari berbagai buku diperpustakaan, jurnal serta buku-buku lainnya yang dapat dijadikan landasan untuk menganalisis masalah yang dapat dibahas dalam penelitian, serta metode studi lapangan yaitu dengan melakukan pengamatan secara langsung seperti wawancara dan observasi. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah adanya suatu perangkat aplikasi yang dibuat dengan bahasa pemrograman PHP dan penyimpanan data menggunakan database dari MySQL sehingga proses pembayaran SPP menggunakan payment gateway midtrans pada Sekolah menjadi lebih efektif, efisien dan praktis.
  151. EVALUASI KINERJA STRUKTUR BANGUNAN TERHADAP BEBAN TSUNAMI DI KOTA PADANG (STUDI KASUS: GEDUNG D DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG)

    Sumatera Barat merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan gempa bumi dan tsunami yang tinggi akibat posisinya yang diapit oleh zona subduksi di lepas pantai dan Sesar Sumatera di daratan. Kawasan Universitas Negeri Padang (UNP) di Air Tawar Barat termasuk Zona Merah bahaya tsunami. Gedung D Departemen Teknik Sipil FT UNP, yang mulai dibangun pada 2025, tidak dirancang sebagai shelter tsunami maupun memperhitungkan beban tsunami dalam perencanaannya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja struktur Gedung D terhadap beban gempa berdasarkan SNI 1726:2019 dan beban tsunami berdasarkan FEMA P-646/2019, guna mengetahui potensinya sebagai alternatif shelter evakuasi vertikal. Metode yang digunakan adalah pemodelan struktur tiga dimensi pada SAP2000 V.24 dan analisis statik nonlinier pushover. Hasil analisis pada performance point menunjukkan drift ratio total maksimum arah X dan Y masing-masing sebesar 0,001349 (0,1349%) dan 0,00119 (0,119%), serta drift ratio inelastik maksimum sebesar 0,001067 (0,1067%) dan 0,001053 (0,1053%), seluruhnya di bawah batas ATC-40 untuk level kinerja Immediate Occupancy (IO). Elemen kolom dan balok utama juga terbukti memiliki kapasitas lentur dan geser yang lebih besar daripada gaya dalam akibat kombinasi beban tsunami. Disimpulkan bahwa struktur Gedung D memenuhi kriteria Immediate Occupancy dan layak dijadikan alternatif shelter evakuasi vertikal.
  152. KAJIAN KONSEPTUAL KETERKAITAN KONDISI JALUR PERGERAKAN OPERASIONAL, KESIAPAN KENDARAAN ARFF, DAN RESPONSE TIME DENGAN EFEKTIVITAS RESPONS AWAL PKP-PK DI BANDAR UDARA

    Efektivitas respons awal Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) merupakan aspek penting dalam penanganan keadaan darurat di bandar udara. Artikel ini bertujuan menganalisis keterkaitan kondisi jalur pergerakan operasional dan kesiapan kendaraan Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dengan efektivitas respons awal PKP-PK melalui peran konseptual response time. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Narrative Literature Review terhadap tujuh artikel ilmiah dan tiga dokumen resmi yang relevan dengan pelayanan PKP-PK, kondisi jalur pergerakan operasional, response time, dan kesiapan kendaraan ARFF. Literatur yang diperoleh melalui proses seleksi dianalisis menggunakan sintesis naratif untuk mengidentifikasi pola keterkaitan antarkonsep. Hasil sintesis mengindikasikan bahwa kondisi jalur pergerakan operasional dan kesiapan kendaraan ARFF berkaitan dengan ketercapaian response time sesuai standar pelayanan PKP-PK. Ketercapaian response time selanjutnya secara konseptual mendukung efektivitas respons awal PKP-PK. Berdasarkan hasil tersebut, response time diposisikan secara konseptual sebagai variabel perantara yang menjembatani keterkaitan kondisi jalur pergerakan operasional dan kesiapan kendaraan ARFF dengan efektivitas respons awal PKP-PK. Model konseptual ini masih memerlukan pengujian empiris pada penelitian selanjutnya.
  153. PENGARUH PENGGUNAAN ALAT KESELAMATAN KERJA PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LAS SMAW TERHADAP HASIL PRAKTIK SISWA KELAS XI TEKNIK PENGELASAN SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI

    Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam pembelajaran praktik Teknik Las Shielded Metal Arc Welding (SMAW) karena proses pengelasan melibatkan risiko radiasi ultraviolet, suhu tinggi, dan asap logam berbahaya. Observasi awal di SMK Negeri 1 Bukittinggi menunjukkan masih banyak siswa kelas XI Teknik Pengelasan yang mengabaikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) selama praktik sehingga berisiko terhadap keselamatan maupun kualitas hasil kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan alat keselamatan kerja terhadap hasil praktik siswa pada mata pelajaran Teknik Las SMAW. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik total sampling terhadap 35 siswa kelas XI Teknik Pengelasan. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert untuk mengukur penggunaan APD dan rubrik penilaian untuk mengukur hasil praktik, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai F hitung 34,781 dan t hitung 5,898 dengan signifikansi 0,000, yang berarti penggunaan alat keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil praktik siswa, dengan kontribusi sebesar 51,3 persen. Temuan ini menyimpulkan bahwa kedisiplinan penggunaan APD berperan penting dalam menunjang keberhasilan praktik pengelasan, sehingga sekolah perlu memperkuat budaya K3 melalui penyediaan APD yang memadai dan pengawasan berkelanjutan terhadap kepatuhan siswa.
  154. STUDI POTENSI AIR GEMURUH SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN DI DESA PADANG KEPULAUAN KARIMATA

    Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata, merupakan wilayah yang belum memperoleh pasokan listrik yang memadai sehingga masyarakat masih bergantung pada generator set (genset) yang beroperasi secara terbatas. Air Gemuruh memiliki potensi sumber daya air yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan daya listrik masyarakat Desa Padang serta mengkaji potensi Air Gemuruh sebagai sumber energi terbarukan melalui PLTMH, termasuk potensi daya yang dapat dibangkitkan dan kemampuan pembangkit dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan dengan pengukuran kecepatan aliran menggunakan current meter digital Flowatch FL-03. Debit aliran dihitung menggunakan Mean Section Method berdasarkan data lebar, kedalaman, dan kecepatan aliran, sedangkan penentuan head dilakukan melalui interpretasi Digital Elevation Model (DEM) menggunakan ArcMap yang didukung oleh hasil observasi lapangan. Potensi daya PLTMH dihitung menggunakan persamaan dasar pembangkit listrik tenaga air, sedangkan kebutuhan daya listrik dianalisis menggunakan pendekatan inventarisasi beban listrik (load inventory approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Air Gemuruh memiliki debit rata-rata sebesar 1,382 m³/s dan head sebesar 5,92 m. Berdasarkan parameter hidrolik tersebut diperoleh potensi daya teoritis sebesar 80,26 kW dan estimasi daya aktual sebesar 51,37 kW dengan efisiensi sistem sebesar 64%. Berdasarkan karakteristik hidrolik lokasi, turbin crossflow dan generator sinkron direkomendasikan sebagai sistem konversi energi yang sesuai. Sementara itu, estimasi kebutuhan daya listrik Desa Padang sebesar 136,04 kW menunjukkan bahwa kapasitas daya PLTMH belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan listrik desa. Meskipun demikian, PLTMH masih berpotensi diterapkan melalui skenario pelayanan bertahap sebagai alternatif penyediaan energi listrik yang mendukung peningkatan akses listrik masyarakat di Desa Padang.
  155. RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI SUPERVISI BERBASIS IoT PADA PROTOTYPE OVERHEAD CRANE

    Overhead crane merupakan salah satu peralatan vital dalam industri manufaktur yang berfungsi sebagai alat angkat dan pemindah material. Pengoperasian overhead crane memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi terutama akibat ayunan beban yang tidak terkendali dan kesalahan operator. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kendali posisi dan peredam ayunan beban pada prototype overhead crane menggunakan pengendali PID serta membangun aplikasi monitoring dan kendali supervisi berbasis Android menggunakan MIT App Inventor. Sistem menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai pengendali utama, ESP32 sebagai modul komunikasi IoT, dan Arduino Pro Micro untuk pembacaan sensor MPU6050. Kendali posisi menggunakan encoder motor JGA25-370 sebagai umpan balik dengan nilai konversi 0,0085 cm/pulse untuk sumbu X dan 0,0098 cm/pulse untuk sumbu Y. Komunikasi antara aplikasi dan sistem menggunakan protokol MQTT dengan broker Eclipse Mosquitto. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kendali PID anti-swing berhasil meredam ayunan beban secara signifikan yang dibuktikan dari perbandingan mode otomatis PID ON dan PID OFF dimana MAE posisi sumbu Y pada kondisi PID ON sebesar 3,31 cm sedangkan pada kondisi PID OFF meningkat drastis menjadi 27,23 cm. Aplikasi Android yang dikembangkan berhasil menampilkan data monitoring dan memungkinkan operator melakukan kendali supervisi perpindahan beban dari jarak jauh menggunakan smartphone.
  156. ANALISIS EFISIENSI PROSES PRODUKSI MENGGUNAKAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING (VSM) DI INDUSTRI PENGOLAHAN MAKANAN DAN MINUMAN

    Sektor makanan dan minuman memegang peranan yang sangat penting bagi perekonomian nasional, meskipun industri ini terus dihadapkan pada berbagai kendala, mulai dari ketatnya persaingan usaha, kebutuhan konsumen yang terus berkembang, ketentuan regulasi yang mengikat, hingga persoalan lingkungan hidup. Untuk menjawab kendala tersebut, dibutuhkan pengelolaan rantai pasokan yang efisien dan efektif. Lean Six Sigma menjadi salah satu metodologi yang relevan untuk diterapkan karena berorientasi pada pengurangan pemborosan, penekanan variasi proses, serta peningkatan mutu dalam aktivitas bisnis. Penelitian ini disusun dengan tujuan menerapkan pendekatan Lean Six Sigma agar optimalisasi proses produksi maupun distribusi pada sektor makanan dan minuman dapat ditingkatkan. Pendekatan yang digunakan adalah analisis penerapan Lean Six Sigma pada salah satu perusahaan makanan dan minuman di Indonesia, dengan data yang di peroleh melalui observasi lapangan serta dokumen pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan sejumlah instrumen Lean Six Sigma, yakni Value Stream Mapping, 5S, DMAIC, dan FMEA.Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa penerapan Lean Six Sigma mampu mendorong produktivitas, menekan biaya operasional, serta memperbaiki mutu produk, sekaligus mengurangi durasi proses produksi dan distribusi sehingga waktu proses produksi menjadi lebih singkat. Kontribusi penelitian ini bersifat ganda, baik secara teoritis maupun praktis, terhadap perkembangan manajemen rantai pasokan di sektor makanan dan minuman. Di samping itu, penelitian ini juga diarahkan untuk mengkaji efisiensi proses optimalisasi proses produksi melalui penerapan Lean Manu facturing, dengan nenggunakan teknik pemetaan aliran nilai Value Stream Mapping (VSM) serta analisis Seven Wastes untuk mengevaluasi aktivitas tersebut yang tidak berkontribusi terhadap peningkatan nilai produk.
  157. ANALISIS PROYEKSI HARGA PANGAN DI DKI JAKARTA DENGAN ALGORITMA ARIMA TERHADAP DAMPAK CURAH HUJAN

    Sebagai wilayah metropolitan non produsen, DKI Jakarta sangat bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah sehingga rentan terhadap gangguan pasokan akibat faktor meteorologi, seperti curah hujan di wilayah hulu. Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) menggunakan RapidMiner Studio untuk membangun model peramalan harga ritel harian komoditas Beras, Cabai Rawit, dan Bawang Merah.. Evaluasi kelayakan model dilakukan secara simultan berdasarkan asas parsimoni menggunakan tiga kriteria informasi statistik, yaitu Akaike Information Criterion (AIC), Bayesian Information Criterion (BIC), dan Corrected Akaike Information Criterion (AICC) terhadap model tentatif ARIMA(1,0,1), ARIMA(2,0,1), dan ARIMA(2,0,2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas Beras dan Bawang Merah memiliki tingkat ketahanan yang tinggi terhadap guncangan cuaca jangka pendek, di mana model terbaik yang terpilih berada pada parameter minimum ARIMA(1,0,1) Sebaliknya, komoditas hortikultura segar seperti Cabai Rawit terbukti sangat sensitif terhadap anomali curah hujan ekstrem, sehingga memerlukan struktur parameter lag autoregresif yang lebih kompleks, yaitu model ARIMA(2,0,1). Temuan menunjukan adanya fenomena keterlambatan distribusi pasokan pada kelompok hortikultura basah, sedangkan pergerakan harga beras lebih dipengaruhi oleh instrumen regulasi makro seperti Harga Eceran Tertinggi (HET). Penelitian ini diharapkan menjadi sistem peringatan dini manajemen stok pangan regional pasca cuaca ekstrem.
  158. RANCANGAN APLIKASI DIGITAL APPROVAL WORKSPACE SKBDN BERBASIS WEB PADA PT PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG

    Proses verifikasi dokumen Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang masih dilakukan melalui media email konvensional dan sebagian proses administrasi dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai kendala manajerial, di antaranya sulitnya pemantauan status dokumen secara real-time, risiko kehilangan berkas, tidak adanya dashboard terpusat, serta keterlambatan proses persetujuan yang berdampak pada arus kas perusahaan. Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi Digital Approval Workspace berbasis web untuk mendukung proses monitoring dan persetujuan dokumen SKBDN secara terintegrasi dan terstruktur. Metode yang digunakan adalah analisis kebutuhan sistem dan perancangan menggunakan Unified Modeling Language (UML), meliputi use case diagram, activity diagram, dan class diagram. Sistem dirancang untuk mengakomodasi tiga aktor utama, yaitu Buyer, AP2, dan Bagian Keuangan, dengan alur kerja berbasis Workflow Management System (WfMS) dan kendali akses berbasis peran (Role-Based Access Control/RBAC). Hasil penelitian berupa rancangan arsitektur perangkat lunak dan purwarupa antarmuka yang mampu mendukung unggah dokumen, verifikasi bertingkat, persetujuan, penolakan, serta pemantauan status secara real-time. Sistem yang diusulkan diharapkan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas proses persetujuan dokumen SKBDN di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang.
  159. STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH GETARAN MEKANIS TERHADAP DAYA KELUARAN PANEL SURYA

    Getaran mekanis pada panel surya dapat menyebabkan perubahan orientasi terhadap arah datang cahaya matahari sehingga berpotensi memengaruhi daya keluaran yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh getaran mekanis terhadap perubahan orientasi atau deviasi sudut panel surya, menganalisis perubahan tegangan, arus, dan daya keluaran, serta menentukan persentase penurunan daya akibat getaran mekanis. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan panel surya monokristalin 20 W dengan sudut kemiringan awal 15°. Getaran mekanis dihasilkan menggunakan motor DC 775 dengan variasi tegangan input 3 V, 6 V, dan 9 V, dengan karakteristik eksitasi yang ditunjukkan oleh frekuensi putaran masing-masing sebesar 29,25 Hz, 47,75 Hz, dan 67,17 Hz. Parameter yang diamati meliputi deviasi sudut, tegangan, arus, dan daya keluaran panel surya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan frekuensi eksitasi diikuti peningkatan rentang deviasi sudut panel dari 0,73° pada 29,25 Hz menjadi 2,58° pada 67,17 Hz. Pada kondisi yang sama, daya rata-rata panel surya menurun dari 11,288 W menjadi 10,571 W, sedangkan dibandingkan dengan kondisi tanpa getaran sebesar 11,540 W, persentase penurunan daya masing-masing sebesar 2,18%, 5,21%, dan 8,40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan frekuensi eksitasi motor yang menghasilkan getaran mekanis lebih tinggi diikuti oleh peningkatan deviasi sudut panel dan penurunan daya keluaran pada kondisi pengujian.
  160. EVALUASI SISTEM KELISTRIKAN DI SEDIAKALA COFFEE PONTIANAK BERDASARKAN PUIL 2020

    Keandalan dan keselamatan sistem instalasi listrik merupakan aspek yang sangat penting pada bangunan komersial, termasuk kafe, karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna, kontinuitas operasional, dan efisiensi penggunaan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi sistem instalasi listrik di Sediakala Coffee berdasarkan ketentuan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2020. Evaluasi dilakukan melalui metode deskriptif dengan pendekatan observasi lapangan, inspeksi visual, pengukuran parameter kelistrikan, serta analisis kesesuaian terhadap persyaratan PUIL 2020. Aspek yang dievaluasi meliputi kebutuhan daya listrik, pengaturan panel distribusi, jenis penghantar kabel yang digunakan, serta perlunya penyempurnaan sistem proteksi dan dokumentasi instalasi. sistem pembumian, sistem proteksi terhadap arus lebih dan hubung singkat, ukuran dan jenis penghantar, kapasitas panel distribusi, pengaman listrik, instalasi stop kontak dan sakelar, identifikasi penghantar, serta kondisi fisik instalasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar komponen instalasi telah berfungsi dengan baik dan memenuhi persyaratan operasional, namun masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian terhadap PUIL 2020, Ketidaksesuaian tersebut berpotensi meningkatkan risiko gangguan operasi maupun bahaya kelistrikan apabila tidak segera dilakukan tindakan perbaikan. Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi berupa penyesuaian instalasi sesuai standar PUIL 2020, pelaksanaan inspeksi dan pengujian berkala, serta peningkatan pemeliharaan sistem instalasi listrik untuk menjamin keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan kelistrikan di Sediakala Coffee.
  161. STUDI EVALUASI SISTEM DISTRIBUSI INSTALASI LISTRIK AREA PRODUKSI PABRIK KELAPA SAWIT PTPN XIII NGABANG BERDASARKAN SINGLE LINE DIAGRAM

    Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi listrik di area produksi Pabrik Kelapa Sawit PTPN XIII Ngabang berdasarkan Single Line Diagram (SLD). Evaluasi dilakukan untuk memastikan kemampuan hantar arus kabel, penurunan tegangan, serta sistem proteksi yang digunakan telah sesuai dengan standar ketenagalistrikan tahun 2020. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan sumber sekunder, kemudian dianalisis secara teoritis dan simulatif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kapasitas kabel dan sistem proteksi yang ada sudah memenuhi standar dan menunjang kebutuhan operasional pabrik. Dengan demikian, sistem distribusi listrik di pabrik tersebut mampu beroperasi dengan aman, andal, dan efisien. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan peningkatan koordinasi sistem proteksi dan pemeliharaan rutin untuk memastikan keberlanjutan performa sistem secara optimal.