Desa Kertawangi di Kabupaten Bandung Barat terletak dekat dengan zona Sesar Lembang, yang berpotensi menimbulkan gempa bumi dengan magnitudo 6,5–7,0 dan menyebabkan kerusakan signifikan pada pemukiman yang padat penduduk. Kedekatan geografis ini menempatkan masyarakat pada tingkat bahaya seismik yang tinggi, sehingga kesiapsiagaan dan kondisi fisik bangunan menjadi aspek penting dalam mitigasi bencana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan campuran melalui kajian pustaka, penyebaran kuesioner kepada 40 responden, dan observasi langsung kondisi bangunan. Data kuantitatif dianalisis dalam bentuk persentase dan diperkuat oleh temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 95% responden menyadari potensi bahaya gempa Sesar Lembang dan konsep rumah tahan gempa, serta semua responden pernah mengalami gempa dan merasa cemas terhadap kondisi rumah mereka. Namun, hanya 62,5% yang memahami kriteria teknis rumah tahan gempa secara lebih rinci, dan 57,5% melaporkan bahwa rumah mereka pernah mengalami kerusakan akibat gempa. Observasi lapangan menunjukkan bahwa bangunan masih didominasi oleh bahan non-teknis dan belum memenuhi standar struktur tahan gempa. Kondisi ini mencerminkan adanya kerentanan baik kognitif-sosial maupun fisik, yang perlu diperkuat melalui pendidikan bencana dan perbaikan bangunan secara bertahap untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat..
References
Agung, M. R. (2019). Analisis Perubahan Coulomb Stress Sebelum Dan Sesudah Gempabumi Donggala-Palu 28 September 2018. September 2018.
Aprianti, R. (2023). Peningkatan Pengetahuan Mengenai Mitigasi Bencana Gempa Bumi Di Cianjur. 4.
Dhohirobbi, A., Islamudin, M. M., Chamidah, N., & Amin, S. (2025). Indonesia Membangun Kesadaran Siswa Tentang Mitigasi Bencana Gempa Bumi Melalui Program Edukasi. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 6(1), 114–122.
F.Suma, A. (2024). Penilaian Kerentanan Bangunan Rumah Warga Dengan Aplikasi ACeBS dan Analisis Kesiapsiagaan Warga Terhadap Bencana Gempa Bumi.
Febrianti, N. S., Kuswanda, D., & Dwi Winarni, E. (2021). Kerentanan Masyarakat Dalam Menghadapi Ancaman Gempa Bumi Sesar Lembang Di Desa Langensari Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. 20(2), 208–227.
Handayaningsih, S. (2018). Bersahabat Dengan Bencana Alam Publisher: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ical, A. (2017). Identifikasi Sesar Menggunakan Metode Mekanisme Fokus di Wilayah Sesar Matano Identifikasi Sesar Menggunakan Metode Mekanisme Fokus di Wilayah Sesar Matano.
Ihda, E., Sudarsono, B., & Awaluddin, M. (2020). Analisis Deformasi Seismik Sesar Matano Menggunakan Gnss Dan Interferometrik Sar. Jurnal Geodesi Undip, 4(April), 86–94.
Khaerunnisa, D. Z. ., Rasyidin, L. A. ., Alginani, M. W. ., Amelia, R. ., & Fuadin, A. (2023). Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Banjir. Surya Beton: Jurnal Ilmu Teknik Sipil, 7(2), 202–211. https://doi.org/10.37729/suryabeton.v7i2.3770
Kinasih, F. A., Miladan, N., & Kusumastuti, K. (2023). Kajian Risiko Bencana Gempa Bumi Akibat Aktivitas Sesar Lembang Di Kabupaten Bandung Barat. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 18(2), 357. https://doi.org/10.20961/region.v18i2.57232
Putera, E., Publik, A., Andalas, U., & Padang, K. (2020). Mitigasi Bencana Dalam Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Gempa Bumi Di Universitas Andalas menghasilkan Kerangka Kerja Sendai Kerangka Kerja Sendai adalah tentang kesiapsiagaan Hasil penelitian Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia ( IAKI ) juga satu kota yang rawan terjadinya akan maka secara keseluruhan , dalam. 08(02), 81–90.
Putri, D., Ningsih, S., Rahmawati, I., Aprianti, R., Wulan, S., Fitriani, D., Juksen, L., & Giena, V. P. (2022). Penyuluhan Tentang Gempa Bumi Dengan Media Leaflet. 4(2), 96–104.
Rini, J. S. (2023). Analisis Probabilitas Dan Periode Ulang Gempabumi Di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Metode Maksimum Likelihood.
Saputra, R. J., Yamardi, & Widuri Wulandari. (2025). Mitigasi Bencana Gempa Bumi Oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Guna Mengurangi Risiko Bencana Akibat Sesar Lembang Di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Praxis Idealist: Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 2(1).
Sumardi, Y., & Dirdjosoemarto, S. (2020). Hidrologi untuk Insinyur. 269.
Sungkawa, D., Pendidikan, J., & Fpips, G. (2021). Dampak Gempa Bumi Terhadap Lingkungan Hidup.
Sutrisnawati, N. K. (2018). Bencana alam merupakan fenomena alam yang dapat terjadi kapan saja dimana saja . Bencana alam selain dapat mengakibatkan korban manusia , kerugian harta benda , kerusakan lingkungan , bencana alam juga mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan manusia ,. 9(1), 57–66.
Winda Enizar. (2023). Studi Literatur Keterkaitan Gempa BumiBerdasar Kan Ilmu Fisika Dan PerspektifAl-Qur’an. 2023, 2.