Desa Jambudipa, Kabupaten Bandung Barat, berada pada kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas Sesar Lembang sehingga penerapan prinsip bangunan tahan gempa pada rumah swadaya menjadi aspek penting dalam upaya mitigasi risiko bencana. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan prinsip bangunan tahan gempa pada rumah swadaya di Desa Jambudipa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, wawancara singkat, dan studi literatur. Lima rumah swadaya dipilih sebagai sampel untuk dianalisis berdasarkan kondisi elemen struktur, penggunaan material, serta keterhubungan sistem struktur (continuous load path). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh rumah menggunakan material konstruksi yang umum diterapkan pada rumah tinggal sederhana, seperti pondasi batu kali, kolom dan balok beton bertulang, dinding bata merah, serta rangka atap kayu. Namun, sebagian besar bangunan belum memenuhi prinsip bangunan tahan gempa karena elemen struktur belum membentuk sistem yang terintegrasi. Ketidakteraturan posisi kolom dan balok, jalur beban yang tidak menerus, serta pengembangan bangunan secara bertahap tanpa penyesuaian struktur meningkatkan kerentanan terhadap beban gempa. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas sistem struktur merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kerusakan rumah swadaya di kawasan rawan gempa.
References
[1] E. Hussain, E. Gunawan, N. R. Hanifa, and Q. Zahro, 'The seismic hazard from the Lembang Fault , Indonesia , derived from InSAR and GNSS data,' pp. 3185–3197, 2023.
[2] D. Feliciano, O. Arroyo, J. Carrillo, A. B. Liel, and P. B. Murray, 'Framework to assess the seismic performance of non-engineered masonry infilled RC frame buildings accounting for material uncertainty,' Structures, vol. 50, no. February, pp. 1191–1203, 2023, doi: 10.1016/j.istruc.2023.02.100.
[3] H. Dwiningtias and H. K. Rahmat, 'Pembaharuan Struktur Bangunan Pasca Gempa Palu 2018 Berbasis Bangunan Tahan Gempa Guna mewujudkan Resiliensi Infrastruktur dengan Pendekatan Build Back Better,' no. September 2018, pp. 1–8, 2025.
[4] P. Bangunan, G. Tahan, L. Dengan, and S. Ganda, 'Jeply Murdiaman Guci 1 , Rully Angraeni Safitri 2 , Asep Nurjaen 3 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan I No.33 Cikokol Tangerang *,' vol. 3, no. 2, pp. 125–129, 2021.
[5] Suryo Atmojo, 'Sistem informasi geografis bencana gempa bumi dengan pendekatan pga untuk mitigasi bencana,' vol. 6, no. 1, pp. 10–14, 2019.
[6] S. Okpatrioka, 'Permainan tradisional solusi trauma healing bagi anak pasca gempa cianjur Traditional games as a trauma healing solution for children after the Cianjur earthquake,' vol. 2, no. 1, pp. 29–37, 2023.
[7] F. A. Kinasih, N. Miladan, and K. Kusumastuti, 'Kajian risiko bencana gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang di Kabupaten Bandung Barat,' Reg. J. Pembang. Wil. dan Perenc. Partisipatif, vol. 18, no. 2, p. 357, 2023, doi: 10.20961/region.v18i2.57232.
[8] S. U. Assaliky, R. Hidayat, and S. Arifin, 'Implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ( Bsps ) di Kota Jambi,' vol. 5, no. 1, pp. 668–678, 2026.
[9] A. R. (2025). E. P. B. S. P. S. (BSPS) B. M. B. R. di K. O. K. K. L. K. K. Burga, M. N., Niga, J. D., Rene, M. O., & Fallo, 'EVALUASI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA ( BSPS ) BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI KELURAHAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG,' vol. 3, no. 2003, 2025.
[10] A. B. Putriani, 'Penerapan Konsep Rumah Tumbuh pada Tata Ruang Rumah Swatantra,' vol. 3, 2025.
[11] G. K. Susilo, Jarek, 'EVALUATION OF BUILDING STRUCTURAL STRENGTH AGAINST EARTHQUAKE LOADS IN DISASTER-VULNERABLE AREAS IN MAGETAN,' pp. 16734–16741, 2025.