Peningkatan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap pada bangunan memerlukan perhatian terhadap kemampuan struktur dalam menerima beban tambahan dari sistem panel surya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan struktur dak beton Gedung D Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang terhadap penambahan beban PLTS atap menggunakan SAP2000. Struktur dimodelkan secara tiga dimensi dengan membandingkan dua kondisi, yaitu kondisi eksisting dan kondisi setelah penambahan beban PLTS. Beban PLTS sebesar 0,337 kN/m² diterapkan pada area dak seluas 561 m² sebagai beban mati tambahan (superimposed dead load). Evaluasi dilakukan terhadap Demand/Capacity Ratio pada balok, PMM Ratio pada kolom, defleksi pelat, simpangan antar lantai (story drift), dan simpangan maksimum (maximum displacement). Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan beban PLTS memberikan perubahan relatif kecil terhadap respons struktur. Nilai PMM Ratio maksimum meningkat dari 0,575 menjadi 0,595 atau sebesar 3,538%. Defleksi maksimum meningkat dari 9,570 mm menjadi 9,683 mm atau sebesar 1,18%, dan masih berada di bawah batas lendutan 25 mm. Seluruh nilai story drift masih berada di bawah batas yang diizinkan berdasarkan SNI 1726:2019. Simpangan maksimum arah X meningkat 0,339%, sedangkan arah Y menurun 1,249%. Berdasarkan hasil evaluasi, struktur Gedung D masih memenuhi persyaratan kekuatan dan layan terhadap penambahan beban PLTS yang ditinjau.
References
[1] Adrian, M. M., Purnomo, E. P., Enrici, A., & Khairunnisa, T. (2023). Energy transition towards renewable energy in Indonesia. Heritage and Sustainable Development, 5(1), 107–118. https://doi.org/10.37868/hsd.v5i1.108
[2] Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019: Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan nongedung. Badan Standardisasi Nasional.
[3] Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019: Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Badan Standardisasi Nasional.
[4] Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 1727:2020: Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain. Badan Standardisasi Nasional.
[5] Choi, H., Shedo, D. A., & Chang, B. (2024). Serviceability analysis and feasibility study of ballasted rooftop PV system on existing concrete roof slab buildings. Renewable Energy, 228, 120622. https://doi.org/10.1016/j.renene.2024.120622
[6] Iskandar, H. R., Taryana, E., & Zainal, Y. B. (2024). Modelling and analysis of rooftop PV as an energy optimization of flat roof and gable roof mounting system. Sinergi, 28(1), 1–12. https://doi.org/10.22441/sinergi.2024.1.001
[7] Kosior-Kazberuk, M., Krentowski, J. R., & Wardach, M. (2022). Diagnostics of the RC roofing structure of the 100-year-old municipal theatre facility. Materials, 15(21). https://doi.org/10.3390/ma15217438
[8] Nugrohowaty, T. F., Jannus, P., & Nainggolan, B. (2024). Analisis kekuatan struktur bangunan dalam perancangan solar panel atap pada rumah kos 36. Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, 1979–1983.
[9] Pambudi, N. A., Firdaus, R. A., Rizkiana, R., Ulfa, D. K., Salsabila, M. S., Suharno, & Sukatiman. (2023). Renewable energy in Indonesia: Current status, potential, and future development. Sustainability, 15(3), 2342. https://doi.org/10.3390/su15032342
[10] Radhiansyah, R., Syahruddin, A. S., & Sahidin, D. (2025). Pengaruh intermitensi radiasi matahari terhadap daya keluaran pada PLTS terapung: Studi kasus Pulau Kodingareng, Makassar Sulawesi Selatan. Jupiter, 3(1), 155–164. https://doi.org/10.61132/jupiter.v3i1.676
[11] Sari, D. Y., & Pratiwi, A. A. R. (2024). Analisis kelayakan struktur eksisting pada bangunan warehouse untuk pemasangan panel surya. Jurnal Teslink: Teknik Sipil dan Lingkungan, 6(1), 244–253.
[13] Vandewetering, N., Jamil, U., & Pearce, J. M. (2024). Ballast-supported foundation designs for low-cost open-source solar photovoltaic racking. Designs, 8(1). https://doi.org/10.3390/designs8010017
[14] Zaman, M. Z., & Al-Zaidee, S. R. (2024). Stiffness, vibration, and strength of flat slab and flat plate lightweight concrete slabs. Journal of Engineering, 30(06), 158–171. https://doi.org/10.31026/j.eng.2024.06.10