Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Volume 11, No. 1Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

Published June 23, 2026

Issue description

Issue description

Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh Institute Cahaya Ilmu Bangsa Jurnal ini diterbitkan tiap bulan. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan menerbitkan makalah-makalah berkualitas tinggi di bidang Sains dan Teknologi Industri yang direview oleh beberapa orang reviewer di bidang Sains, Teknologi, Komunikasi dan Industri yang diterbitkan oleh Cahaya Ilmu Bangsa. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek menerima makalah yang merupakan hasil pemikiran original dan kontribusi yang signifikan yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Jurnal ini diterbitkan untuk Multidisiplin Ilmu Sains dan Teknologi

Articles

  1. DESIGNING KIDS CLUB IN THE CITY OF MEDAN WITH SUSTAINABLE ARCHITECTURE APPROACH

    This study discusses the design of a Kids Club in Medan City using a sustainable architecture approach as a non-formal educational facility that supports the growth and development of elementary school aged children. The design is motivated by the limitations of the formal education system, which primarily emphasizes academic achievement and provides insufficient opportunities for children to play, explore, and develop sensory and motor skills. This issue is compounded by the lack of safe, inclusive, and affordable public facilities in Medan City, leading to increased passive activities and limited physical stimulation among children. The objective of this design is to provide a safe and supportive environment that facilitates children’s exploration, sensory and motor stimulation, and participation in educational and enjoyable activities. The project also aims to promote environmental awareness from an early age through environmentally friendly design principles. The methodology includes site selection based on suitable Development Planning Areas (WPP), evaluation of alternative locations, field surveys, and data analysis using primary data from site observations and secondary data from relevant literature. The results indicate that the proposed Kids Club effectively accommodates exploration activities, structured play, non-formal education, and inclusive communal spaces for children and the surrounding community. The application of sustainable architecture is reflected in energy-efficient and environmentally responsive design strategies. This design is expected to address the shortage of educational play facilities in Medan City and provide social, environmental, and economic benefits for the local community.
  2. ANALISIS PEMILIHAN TRANSFORMATOR STEP-UP DENGAN KONDISI OPERASIONAL BERDASARKAN LOAD PROFILE DAN LOAD LOSS FACTOR MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

    Step-up transformers increase generator output voltage before power is transmitted to the grid. Loading variations can affect load stability, losses, and transformer efficiency. This study analyzes the operational performance of step-up transformers using Load Profile Analysis (LPA), Load Loss Factor (LLF), and energy efficiency integrated through the Simple Additive Weighting (SAW) method. Operational data from PT PLN Nusantara Power UP Gresik during January–June 2025 were analyzed for ST 1.0, ST 2.0, and ST 3.0. The results showed that ST 2.0 obtained the highest average preference value of 0.918, followed by ST 3.0 (0.895) and ST 1.0 (0.831). Therefore, ST 2.0 was identified as the transformer with the most optimal operating condition. The SAW method effectively supports transformer selection by considering multiple operational parameter.
  3. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PELACAKAN BARANG ELASTIS BERBASIS MULTIPLATFORM (WEB & MOBILE) DI PT GAJAH PUTIH ELASTIC

    PT Gajah Putih Elastik merupakan perusahaan manufaktur yang membutuhkan sistem pengelolaan informasi untuk membantu proses pelacakan barang. Permasalahan yang terjadi adalah proses monitoring barang masih dilakukan secara manual sehingga informasi status dan posisi barang belum dapat diperoleh secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pelacakan barang elastis berbasis multiplatform (web dan mobile) yang dapat membantu proses tracking dan monitoring secara lebih efektif. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu membantu admin dan pengguna dalam memperoleh informasi barang, status pengiriman, serta riwayat pelacakan secara lebih cepat dan terintegrasi.
  4. ANALISIS PERFORMA SPIMI PADA SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI UNTUK TEKS INFORMAL MEDIA SOSIAL BERBAHASA INDONESIA

    Penelitian ini menganalisis pengaruh karakteristik linguistik teks informal media sosial (Twitter/X) dan teks formal berita berbahasa Indonesia terhadap performa algoritma Single-Pass In-Memory Indexing (SPIMI) dan kualitas retrieval. Sebanyak 8.802 dokumen seimbang dari dua korpus dieksperimenkan dengan variasi ukuran buffer 64 MB, 128 MB, dan 256 MB menggunakan desain faktorial penuh. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney U menunjukkan bahwa konsumsi memori puncak teks informal secara signifikan lebih tinggi (2,62 MB vs. 2,46 MB, p < 0,0001), sementara waktu build tidak berbeda signifikan (p = 0,4426). Analisis regresi linier berganda mengidentifikasi kepadatan slang (doc_len) dan kepadatan slang (slang_density) dan rasio type-token sebagai prediktor dominan terhadap metrik performa SPIMI. Evaluasi retrieval pada semua konfigurasi buffer menunjukkan bahwa ukuran buffer tidak memengaruhi kualitas retrieval; korpus formal unggul pada MAP (0,135 vs. 0,071) dan NDCG@10 (0,377 vs. 0,311) dengan latensi pencarian yang lebih rendah. Temuan ini menegaskan perlunya konfigurasi buffer adaptif dan penguatan pipeline prapemrosesan dalam pengembangan sistem temu kembali informasi berbahasa Indonesia.
  5. Perbandingan Logika Fuzzy Mamdani dengan Thresholding Pada Sistem IoT Penyiram Tanaman Sawi

    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja metode Logika Fuzzy Mamdani dan Thresholding pada sistem Internet of Things (IoT) untuk penyiraman otomatis tanaman sawi. Sistem dikembangkan menggunakan NodeMCU ESP8266, sensor kelembapan tanah (soil moisture), sensor suhu DHT21, modul relay, dan pompa air yang terhubung dengan sistem monitoring berbasis Firebase Realtime Database. Metode penelitian menggunakan pendekatan prototype-based iterative development dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, studi pustaka, dan eksperimen. Pengujian dilakukan selama tiga hari dengan sembilan sesi pengamatan yang mencakup variasi kondisi suhu dan kelembapan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Thresholding menghasilkan keputusan biner berdasarkan ambang kelembapan tanah 700 dengan frekuensi aktivasi pompa sebanyak 6 kali, total durasi penyiraman 60 detik, dan estimasi penggunaan air 1 liter. Sementara itu, metode Logika Fuzzy Mamdani menghasilkan keputusan yang lebih adaptif dengan mempertimbangkan kelembapan tanah dan suhu udara, sehingga pompa aktif sebanyak 8 kali dengan total durasi penyiraman 91,55 detik dan estimasi penggunaan air 1,53 liter. Durasi penyiraman pada metode Fuzzy Mamdani bervariasi antara 0–14,94 detik sesuai kondisi lingkungan, sedangkan Thresholding selalu memberikan durasi tetap 10 detik saat aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Thresholding unggul dalam kesederhanaan dan konsistensi implementasi, sedangkan Logika Fuzzy Mamdani lebih unggul dalam presisi dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan kondisi lingkungan, sehingga lebih efektif dalam menjaga kestabilan kelembapan tanah pada sistem IoT penyiram tanaman sawi.
  6. ANALISIS DASHBOARD SUMSEL UNTUK TATA KELOLA DATA PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA SELATAN

    Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah untuk menerapkan tata kelola data yang lebih terintegrasi melalui kebijakan Satu Data Indonesia. Sebagai implementasi kebijakan tersebut di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengembangkan Dashboard Sumsel sebagai media integrasi, visualisasi, dan publikasi data pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Dashboard Sumsel dalam mendukung tata kelola data Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip Satu Data Indonesia yang meliputi standar data, metadata, interoperabilitas data, dan kode referensi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan sebagai Walidata Daerah. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dashboard Sumsel telah memberikan manfaat dalam meningkatkan kemudahan akses data, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, meningkatkan transparansi informasi publik, serta mendorong efisiensi pengelolaan data pemerintah daerah. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti ketidaksesuaian format data, inkonsistensi metadata, keterlambatan pembaruan data, fragmentasi sistem informasi antarinstansi, serta keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pada aspek teknis maupun nonteknis untuk meningkatkan efektivitas implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. The development of information technology has encouraged governments to implement more integrated data governance through the One Data Indonesia policy. As part of the policy implementation at the regional level, the Government of South Sumatra Province developed Dashboard Sumsel as a platform for integrating, visualizing, and publishing regional development data. This study aims to analyze the implementation of Dashboard Sumsel in supporting data governance within the Government of South Sumatra Province and to evaluate the application of One Data Indonesia principles, including data standards, metadata, data interoperability, and reference codes. This study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques consisting of observation, interviews, and documentation conducted at the Department of Communication and Informatics of South Sumatra Province as the Regional Data Guardian. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman interactive model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that Dashboard Sumsel has contributed to improving data accessibility, supporting evidence-based decision making, enhancing public information transparency, and increasing efficiency in regional government data management. However, its implementation still faces several challenges, including inconsistencies in data formats, metadata discrepancies, delays in data updates, fragmented information systems among institutions, and limitations in human resources and supporting infrastructure. Therefore, strengthening both technical and non-technical aspects is necessary to improve the effectiveness of One Data Indonesia implementation at the regional level.
  7. ANALISIS DATA TRANSAKSI PADA NDAA & B CAFÉ MENGGUNAKAN FP-GROWTH UNTUK MEMBUAT MENU BUNDLING

    Perkembangan bisnis kuliner, khususnya cafe, menuntut pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang lebih efektif dalam meningkatkan penjualan. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah penyusunan paket menu bundling berdasarkan pola pembelian pelanggan. Namun, data transaksi penjualan di NDAA & B Cafe belum dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data transaksi penjualan dan menghasilkan rekomendasi menu bundling menggunakan algoritma Frequent Pattern Growth (FP-Growth). Metode penelitian yang digunakan adalah Knowledge Discovery in Database (KDD) yang meliputi tahapan pengumpulan data, preprocessing, transformasi data, data mining, dan evaluasi. Algoritma FP-Growth digunakan untuk menemukan frequent itemset dan association rule berdasarkan nilai minimum support, confidence, dan lift ratio. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python dengan framework Streamlit serta database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengidentifikasi pola pembelian pelanggan dan menghasilkan rekomendasi menu bundling yang dapat digunakan sebagai pendukung strategi promosi serta meningkatkan efektivitas penjualan. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing, seluruh fitur pada aplikasi telah berjalan sesuai dengan fungsi yang dirancang.
  8. Pengembangan Sistem Hasil Inovasi BRIDA Sumsel Sebagai Sarana Edukasi dan Motivasi Kreativitas Publik

    Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sumatera Selatan memiliki tanggung jawab dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan hasil-hasil inovasi daerah kepada masyarakat luas. Namun, selama ini belum tersedia platform digital yang terintegrasi untuk menyajikan informasi tersebut secara terstruktur, mudah diakses, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah website berbasis PHP dan MySQL yang berfungsi sebagai portal publikasi, edukasi, dan dokumentasi inovasi BRIDA Sumsel. Sistem yang dibangun memiliki dua lapisan: halaman publik yang menampilkan data inovasi secara responsif dengan fitur pencarian dan filter kategori, serta panel administrasi yang memungkinkan pengelola menambah, mengedit, dan menghapus data inovasi beserta dokumen PDF pendukung. Metode pengembangan yang digunakan adalah waterfall dengan pendekatan pengujian black-box testing. Hasil implementasi menunjukkan bahwa website berhasil meningkatkan aksesibilitas informasi inovasi daerah, mendukung fungsi edukasi publik, serta menjadi sarana motivasi kreativitas bagi masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas di Sumatera Selatan.
  9. ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DAN STRATEGI KONVERGENSI MEDIA DIGITAL: STUDI KASUS SURAT KABAR HARIAN POS KUPANG BERBASIS CONJOINT ANALYSIS, HOUSE OF QUALITY, DAN SWOT

    Transformasi digital telah mendorong industri media cetak untuk melakukan konvergensi ke platform digital. Surat Kabar Harian (SKH) Pos Kupang, media lokal terkemuka di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami penurunan sirkulasi cetak dari rata-rata 33.000 eksemplar per hari pada tahun 2019 menjadi 17.000 eksemplar per hari pada tahun 2022, seiring meningkatnya akses portal berita online pos-kupang.com. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi masyarakat NTT terhadap atribut portal berita online dan merumuskan strategi konvergensi media berbasis data empiris. Metode yang digunakan adalah integrasi Conjoint Analysis, House of quality (HOQ), dan analisis SWOT, dengan melibatkan 200 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil Conjoint Analysis menunjukkan bahwa aksesibilitas merupakan atribut paling kritis (importance value 50,751%), diikuti kredibilitas (21,621%), interaktivitas (14,779%), variasi konten (6,867%), dan responsivitas (5,981%). Profil portal optimal adalah platform yang dapat diakses tanpa login, menyajikan informasi terverifikasi, dilengkapi konten multimedia, dan menyediakan fitur diskusi interaktif. Hasil HOQ memprioritaskan lima respon teknis: akses tanpa login (33,05%), update real-time (19,11%), fitur komentar dan diskusi (17,97%), verifikasi visual sumber berita (17,83%), dan konten video (12,05%). Analisis SWOT menempatkan SKH Pos Kupang pada Kuadran ST (koordinat +0,125; −0,153), mengindikasikan strategi diversifikasi berbasis kekuatan internal untuk menghadapi tekanan eksternal. Empat produk strategis dirumuskan: NTT Fact-Check Hub, NTT Open Archive, fitur unduhan video berita offline, dan Multimedia Priority Dashboard. Penelitian ini memberikan kontribusi metodologis berupa kerangka integratif Conjoint Analysis–HOQ–SWOT yang dapat diadaptasi untuk studi pengembangan layanan media digital lainnya. Digital transformation has compelled print media industries to pursue convergence toward digital platforms. Surat Kabar Harian (SKH) Pos Kupang, the leading local newspaper in East Nusa Tenggara (NTT) Province, experienced a decline in print circulation from an average of 33,000 copies per day in 2019 to 17,000 copies per day in 2022, concurrent with increasing traffic to the online news portal pos-kupang.com. This study aims to analyze NTT community preferences toward online news portal attributes and formulate data-driven media convergence strategies. The methodology integrates Conjoint Analysis, House of quality (HOQ), and SWOT analysis, involving 200 respondents selected through purposive sampling. Conjoint Analysis results indicate that accessibility is the most critical attribute (importance value 50.751%), followed by credibility (21.621%), interactivity (14.779%), content variety (6.867%), and responsiveness (5.981%). HOQ prioritizes five technical responses: login-free access (33.05%), real-time updates (19.11%), comment and discussion features (17.97%), visual source verification (17.83%), and video content (12.05%). SWOT analysis positions SKH Pos Kupang in Quadrant ST (coordinates +0.125; −0.153), recommending a diversification strategy. Four strategic products are proposed: NTT Fact-Check Hub, NTT Open Archive, offline video download feature, and Multimedia Priority Dashboard. This study contributes a methodological framework of integrated Conjoint Analysis–HOQ–SWOT applicable to digital media service development research.
  10. PELUANG DAN TANTANGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MENGEMBANGKAN DAYA KREASI MAHASISWA: STUDI LITERATUR

    Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi. Mahasiswa sebagai bagian dari generasi yang tumbuh di era digital memiliki peluang yang semakin besar untuk mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan daya kreasi mahasiswa berdasarkan berbagai hasil penelitian dan literatur yang relevan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, buku, serta sumber akademik yang diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital memberikan dampak positif terhadap pengembangan kreativitas mahasiswa melalui kemudahan akses informasi, tersedianya berbagai alat produksi digital, meningkatnya peluang kolaborasi tanpa batas geografis, serta terbukanya ruang publikasi karya yang lebih luas. Namun, pemanfaatan teknologi juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti kecenderungan plagiarisme digital, budaya instan, ketergantungan terhadap tren media sosial, serta menurunnya kemampuan berpikir kritis apabila teknologi digunakan secara tidak bijaksana. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kesadaran digital, integritas akademik, serta kemampuan berpikir kreatif dan kritis agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pengembangan potensi diri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara bijak dalam mendukung kreativitas mahasiswa di era transformasi digital.
  11. PENERAPAN ETIKA PROFESI PADA IT SUPPORT DALAM MENANGANI DATA DAN KELUHAN PENGGUNA

    The development of information technology in the digital era, such as Artificial Intelligence (AI) and cloud computing, places IT Support in a crucial position for managing sensitive data and direct interactions with users. This research aims to analyze the application of professional ethics in IT Support when handling data and user complaints to maintain integrity and public trust. The method employed is a qualitative descriptive approach through literature review and thematic analysis of various academic sources and IT professional codes of conduct. The results indicate that adherence to ethical principles such as maintaining data confidentiality, acting honestly, and respecting privacy serves as a vital preventive measure against the risks of information leakage and cybercrime. Professional ethics act as a moral guide that not only enhances professional performance but also prevents the misuse of technological access that could harm the public. In conclusion, the integration of technical competence and moral integrity based on the "Golden Rule" principle is the key to creating secure, transparent, and sustainable IT services in the digital era. Perkembangan teknologi informasi di era digital, seperti kecerdasan buatan (AI) dan cloud computing, menempatkan IT Support pada posisi krusial dalam pengelolaan data sensitif dan interaksi langsung dengan pengguna,. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika profesi pada IT Support dalam menangani data dan keluhan pengguna guna menjaga integritas serta kepercayaan public. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan analisis tematik terhadap berbagai literatur serta kode etik profesi TI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap prinsip etis seperti menjaga kerahasiaan data (confidentiality), bertindak jujur, dan menghargai privasi berfungsi sebagai langkah preventif yang krusial terhadap risiko kebocoran informasi dan kejahatan siber. Etika profesi berperan sebagai panduan moral yang tidak hanya meningkatkan kinerja profesional tetapi juga mencegah penyalahgunaan akses teknologi yang dapat merugikan Masyarakat. Kesimpulannya, integrasi antara kompetensi teknis dan integritas moral berdasarkan prinsip "Golden Rule" merupakan kunci utama untuk menciptakan layanan TI yang aman, transparan, dan berkelanjutan di era digital.
  12. ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK (SIAKAD) DI UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) terhadap penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas Teknologi Sumbawa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Forms kepada 100 mahasiswa aktif Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) yang terdiri atas Program Studi Bioteknologi, Perikanan, Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA), dan Peternakan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif melalui perhitungan persentase jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan SIAKAD tergolong tinggi. Pada indikator Good Governance diperoleh persentase transparansi sebesar 95%, efektivitas sebesar 95%, akuntabilitas sebesar 98,%, dan efisiensi sebesar 62,5%. Sementara itu, pada indikator Manajemen Inovasi diperoleh persentase manajemen produk sebesar 97% dan manajemen proses sebesar 92%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa SIAKAD telah mampu memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa dalam mengakses informasi perkuliahan, pengisian KRS, pemantauan nilai dan IPK, serta berbagai layanan akademik lainnya. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterlambatan akses sistem, gangguan login, tampilan yang dianggap kurang modern, serta minimnya panduan penggunaan bagi mahasiswa baru. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas Teknologi Sumbawa telah memberikan tingkat kepuasan yang tinggi bagi mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH). Namun, peningkatan pada aspek efisiensi sistem, performa server, kemudahan navigasi, dan pengembangan fitur layanan masih diperlukan guna meningkatkan kualitas pelayanan akademik di masa mendatang.
  13. ANALISIS PIECES FRAMEWORK APLIKASI PELAYANAN PELANGGAN TERPUSAT (AP2T) PADA PENGELOLAAN WORK ORDER DI PT PLN (PERSERO) ULP AMPERA PALEMBANG

    Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) dalam pengelolaan Work Order (WO) pada PT PLN (Persero) ULP Ampera Palembang menggunakan PIECES Framework. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap pengguna AP2T pada Bagian Pelayanan dan Administrasi. Analisis dilakukan berdasarkan enam aspek PIECES Framework, yaitu Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AP2T secara umum telah mendukung pengelolaan Work Order dengan baik. Aspek Information, Economy, dan Control menunjukkan hasil yang optimal melalui penyajian informasi yang mendukung kebutuhan pengguna, pengurangan penggunaan dokumen fisik, serta penerapan validasi data dan pembatasan hak akses. Sementara itu, aspek Performance, Efficiency, dan Service telah berjalan dengan baik, namun masih ditemukan beberapa kendala, yaitu keterlambatan respons sistem pada kondisi beban akses yang tinggi, pengisian data material yang masih dilakukan secara manual, serta perlunya waktu adaptasi bagi pengguna baru. Berdasarkan temuan tersebut, pengembangan AP2T dapat difokuskan pada peningkatan stabilitas kinerja sistem, otomatisasi pengisian data material, dan peningkatan kemudahan penggunaan bagi pengguna baru. This study aims to analyze the use of the Centralized Customer Service Application (AP2T) in Work Order (WO) management at PT PLN (Persero) ULP Ampera Palembang using the PIECES Framework. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observations and interviews involving AP2T users in the Service and Administration Division. The analysis was conducted based on the six dimensions of the PIECES Framework: Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service. The results indicate that AP2T generally supports Work Order management effectively. The Information, Economy, and Control dimensions demonstrate positive results through the provision of relevant information, reduced use of physical documents, and the implementation of data validation and access control mechanisms. Meanwhile, the Performance, Efficiency, and Service dimensions perform adequately but still present several issues, including system response delays during high-access periods, manual material data entry, and the adaptation process required for new users. Based on these findings, future development of AP2T should focus on improving system performance stability, automating material data entry, and enhancing usability for new users.
  14. ANALISIS DAMPAK KEBERADAAN TPA CIANGIR TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT KAMPUNG KUBANG WETAN, RT 03, RW 06 KELURAHAN MUGARSARI, KECAMATAN TAMANSARI, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir terhadap kondisi lingkungan dan kondisi kesehatan masyarakat Kampung Kubang Wetan RT 03 RW 06, Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Metode penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei dalam bentuk penyebaran kuesioner dengan 15 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis data penelitian dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, korelasi Pearson Product Moment, dan koefisien determinasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada lima dari sepuluh butir pertanyaan yang valid dengan r hitung lebih besar daripada r tabel dengan nilai 0,514. Dari hasil uji reliabilitas diketahui nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,709 sehingga instrumen penelitian dinyatakan reliabel. Uji korelasi Pearson berdampak pada nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,10195 atau memiliki hubungan positif dengan tingkat keeratan sangat rendah antara kondisi lingkungan dan kondisi kesehatan masyarakat. Koefisien determinasi memiliki nilai 1,04% yang menunjukkan pengaruh kondisi lingkungan sangat kecil terhadap kondisi kesehatan masyarakat
  15. ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT KAMPUNG CIKEDUNG RT 03 RW 04, KELURAHAN MUGARSARI, KECAMATAN TAMANSARI, KOTA TASIKMALAYA TERHADAP DAMPAK LINGKUNGAN AKIBAT KEBERADAAN TPA CIANGIR

    Fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) memegang peranan krusial dalam infrastruktur pengelolaan limbah padat di perkotaan. Walaupun berfungsi untuk meminimalisir akumulasi sampah, eksistensi TPA sering kali berkorelasi dengan munculnya konsekuensi negatif terhadap lingkungan dan kesejahteraan komunitas yang bermukim di daerah sekitarnya. Studi ini berupaya mengevaluasi persepsi warga Kampung Cikedung RT 03 RW 04, Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, terkait implikasi lingkungan dan kesehatan dari operasional TPA Ciangir. Pendekatan penelitian yang diadopsi adalah kuantitatif deskriptif, dengan instrumen pengumpulan data primer berupa kuesioner dan observasi langsung di lapangan. Sebanyak 15 individu berpartisipasi sebagai responden. Proses analisis data mencakup penerapan uji validitas, uji reliabilitas Cronbach’s Alpha, perhitungan korelasi Pearson Product Moment, serta determinasi koefisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil pengujian validitas, setiap butir pertanyaan memenuhi kriteria validitas karena nilai koefisien korelasi yang diperoleh lebih tinggi daripada nilai r tabel. sebesar 0,514. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,99 sehingga instrumen penelitian dinyatakan reliabel. Analisis korelasi Pearson menghasilkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,84 yang menunjukkan hubungan positif sangat kuat antara dampak lingkungan dan dampak kesehatan. Nilai koefisien determinasi sebesar 70,56% menunjukkan bahwa dampak lingkungan memberikan kontribusi sebesar 70,56% terhadap dampak kesehatan masyarakat, sedangkan 29,44% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara umum masyarakat merasakan adanya dampak lingkungan dan kesehatan akibat keberadaan TPA Ciangir sehingga diperlukan upaya pengelolaan lingkungan yang lebih baik untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
  16. ANALISIS PERSEPSI DAMPAK AKTIVITAS TPA TERHADAP LINGKUNGAN DAN MASYARAKAT SEKITAR TPA CIANGIR, RT O2 RW 06, KELURAHAN MUGARSARI, KECAMATAN TAMANSARI, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT.

    Tujuan penelitian ini adalah menganalisis persepsi masyarakat mengenai pengaruh aktivitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat RT 02 RW 06, Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan 15 responden yang dipilih karena memenuhi kriteria sebagai masyarakat yang terdampak langsung oleh keberadaan TPA.Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup dan observasi lapangan. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha, serta analisis korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan di wilayah penelitian masih tergolong baik dan dampak kesehatan yang dirasakan masyarakat relatif rendah. Pengujian reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,769, sehingga instrumen yang digunakan memenuhi kriteria reliabel. Analisis korelasi Pearson menghasilkan nilai koefisien sebesar 0,45 yang menunjukkan hubungan positif dengan tingkat kekuatan sedang antara kondisi lingkungan dan dampak kesehatan masyarakat. Kondisi lingkungan memberikan kontribusi sebesar 20,25% terhadap dampak kesehatan, sedangkan sisanya 79,75% dipengaruhi oleh faktor lain seperti pola hidup, sanitasi, usia, dan kondisi kesehatan individu. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat yang tinggal pada jarak yang relatif jauh dari TPA tidak merasakan dampak lingkungan dan kesehatan yang signifikan.
  17. ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAMPAKNYA BAGI MASYARAKAT DI SEKITAR TPA CIANGIR RW 04/RT 04 KOTA TASIKMALAYA

    Manajemen limbah padat tetap menjadi isu krusial di Kota Tasikmalaya, khususnya di area sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ciangir. Operasional TPA ini memiliki implikasi signifikan, baik terhadap kualitas lingkungan maupun kehidupan warga yang bermukim di sekitarnya. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak eksistensi TPA Ciangir pada komunitas serta menganalisis persepsi publik terkait pengelolaannya di RW 04/RT 04 Kelurahan Mugarsari, Kota Tasikmalaya. Metodologi penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner skala Likert yang dibagikan kepada 15 partisipan. Data diolah menggunakan uji validitas, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, analisis korelasi Pearson, dan koefisien determinasi. Temuan riset mengindikasikan bahwa penduduk masih merasakan efek dari TPA, khususnya terkait ketidaknyamanan dan degradasi lingkungan. Instrumen penelitian terbukti reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha 0,702. Analisis korelasi menghasilkan nilai r sebesar 0,106, menandakan adanya hubungan yang sangat lemah antara dampak TPA dengan persepsi masyarakat terhadap pengelolaannya. Koefisien determinasi 1,12%menunjukkan bahwa persepsi publik lebih banyak dipengaruhi oleh faktorfaktor eksternal di luar ruang lingkup variabel penelitian. Oleh karena itu, peningkatan mutu pengelolaan TPA menjadi esensial guna meminimalkan dampak lingkungan dan memperkuat keyakinan masyarakat terhadap kinerja TPA.
  18. Pengembangan Aplikasi Digital Manajemen Praktik Kerja Lapangan Berbasis Web dengan Pendekatan Waterfall dan Pengujian Fungsional Blackbox

    Pengelolaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di SMKN 5 Padang selama ini masih bergantung pada mekanisme konvensional dan manual yang mencakup proses pendaftaran, pencatatan jurnal harian, pemantauan, dan penilaian siswa. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai persoalan seperti inefisiensi administrasi, risiko kehilangan data, dan keterbatasan koordinasi antara siswa, guru pembimbing, dan mitra industri (DUDI). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi digital manajemen PKL berbasis web menggunakan pendekatan pengembangan Waterfall, serta menguji performa fungsionalnya melalui metode Blackbox Testing. Aplikasi dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan basis data MySQL, yang mendukung empat peran pengguna yaitu Admin, Siswa, Guru Pembimbing, dan Mitra/DUDI. Tahapan pengembangan mengikuti alur metode Waterfall yang meliputi Requirement Definition, System and Software Design, Implementation, Integration and System Testing, serta Operation and Maintenance. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan Blackbox Testing dengan total 41 skenario uji yang mencakup seluruh peran, yakni 12 kasus Siswa, 9 kasus Guru Pembimbing, 15 kasus Mitra/DUDI, dan 12 kasus Admin. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai spesifikasi yang dirancang dengan tingkat keberhasilan 100% tanpa ditemukan kesalahan fungsional. Dengan demikian, aplikasi yang dibangun terbukti mampu mendukung pengelolaan kegiatan PKL secara lebih efektif, terstruktur, dan terintegrasi di lingkungan sekolah menengah kejuruan.
  19. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB UNTUK PENGOLAHAN NILAI DAN ABSENSI SISWA PADA UPTD SDN BABAKAN 02

    The academic data management process at UPTD SDN Babakan 02, which is still conducted manually, causes several problems such as the risk of data loss, delays in information processing, and a high potential for errors in recording student grades and attendance. To address these issues, a web-based academic information system was designed to improve efficiency, accuracy, and integration in managing academic data. The system was developed using data collection methods including observation, interviews, and literature study, and applied the SDLC Waterfall model consisting of analysis, design, implementation, and testing stages. The main features of the system include management of student and teacher data, digital attendance, centralized grade input, automatic grade calculation, an academic information dashboard, and report generation that can be printed. The implementation results show that the system is able to accelerate data processing, minimize errors, and facilitate access to information for school stakeholders. With this system, academic data management at SDN Babakan 02 becomes more structured, transparent, and efficient, thereby improving the quality of school administrative services. Proses pengelolaan data akademik di UPTD SDN Babakan 02 yang masih dilakukan secara manual menimbulkan berbagai permasalahan, seperti risiko kehilangan data, keterlambatan pengolahan informasi, serta tingginya potensi kesalahan dalam pencatatan nilai dan absensi siswa . Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang sebuah sistem informasi akademik berbasis web yang bertujuan meningkatkan efisiensi, akurasi, dan integrasi dalam pengelolaan data akademik. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka, serta menggunakan model pengembangan SDLC Waterfall yang meliputi tahap analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Fitur utama yang disediakan meliputi pengelolaan data siswa dan guru, absensi digital, penginputan nilai terpusat, perhitungan nilai otomatis, dashboard informasi akademik, serta pembuatan laporan yang dapat dicetak . Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mempercepat proses pengolahan data, meminimalkan kesalahan, serta memudahkan akses informasi bagi pihak sekolah. Dengan adanya sistem ini, pengelolaan data akademik di SDN Babakan 02 menjadi lebih terstruktur, transparan, dan efisien sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan administrasi sekolah.
  20. Deep Learning-Based Plant Leaf Disease Classification Using Convolutional Neural Network

    Penyakit tanaman merupakan ancaman utama terhadap ketahanan pangan global, dengan Food and Agriculture Organization (FAO) memperkirakan kerugian hasil panen tahunan hingga 40% di seluruh dunia. Deteksi dini dan akurat terhadap penyakit-penyakit ini sangat penting untuk memungkinkan intervensi tepat waktu dan meminimalkan kerugian pertanian. Penelitian ini mengusulkan pendekatan berbasis deep learning untuk klasifikasi penyakit daun tanaman secara otomatis menggunakan arsitektur ResNet-50 yang dikombinasikan dengan transfer learning. Model dilatih dan dievaluasi pada dataset PlantVillage yang berisi 54.305 gambar berlabel daun tanaman sehat dan sakit mencakup 38 kelas dari 14 spesies tanaman. Model berhasil mencapai akurasi pengujian Article History Received: November 2025 Reviewed: November 2025 Published: November 2025 Plagiarism Checker No 235 Prefix DOI : 10.8734/Kohesi.v1i2.365 Copyright : Author Publish by : Kohesi This work is licensed under a Creative Commons Attribution- NonCommercial 4.0 International License 1 E-ISSN : 2988-1986 https://ejournal.cahayailmubangsa.institute/index.php/kohesi Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek Volume 10 No 6 Tahun 2025 keseluruhan sebesar 96,32%, dengan presisi, recall, dan F1-score rata-rata makro masing-masing sebesar 95,87%, 95,64%, dan 95,75%.
  21. Dampak Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir terhadap Aktivitas Masyarakat Di Kampung Ciangir RT 01 RW 06, Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat

    Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir diduga memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara keberadaan TPA Ciangir dan aktivitas masyarakat di Kampung Ciangir RT 01 RW 06. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 15 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, korelasi Pearson Product Moment, dan koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen penelitian memenuhi kriteria valid dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,678. Nilai koefisien korelasi 0,424 menunjukkan hubungan positif dengan tingkat kekuatan sedang antara keberadaan TPA Ciangir dan aktivitas masyarakat. Sementara itu, nilai koefisien determinasi sebesar 17,98% mengindikasikan bahwa aktivitas masyarakat dipengaruhi oleh keberadaan TPA Ciangir sebesar 17,98%, sedangkan 82,02% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa keberadaan TPA Ciangir memiliki hubungan terhadap aktivitas masyarakat, meskipun pengaruhnya tidak bersifat dominan.
  22. ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENURUNAN KUALITAS BERAS DI PERGUDANGAN PERUSAHAAN UMUM (PERUM) BULOG KANTOR WILAYAH SUMATERA SELATAN & BANGKA BELITUNG

    Perusahaan Umum (Perum) BULOG memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga ketersediaan dan kualitas beras sebelum disalurkan kepada masyarakat. Salah satu titik kritis dalam menjaga mutu beras terletak pada proses penyimpanan di gudang, yang rentan terhadap penurunan kualitas akibat berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab penurunan kualitas beras selama proses penyimpanan di pergudangan Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, serta merumuskan upaya pengendalian yang dapat diterapkan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan kepala gudang dan staf terkait, serta studi dokumentasi selama kegiatan magang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kualitas beras dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu serangan hama pascapanen, kondisi lingkungan gudang (suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara), serta lamanya umur simpan akibat penyaluran yang tidak menentu. Perum BULOG telah menerapkan sejumlah upaya pengendalian, antara lain Pengelolaan Hama Gudang Terpadu (PHGT) yang meliputi pencegahan, monitoring rutin, spraying, dan fumigasi, serta penerapan metode First In First Out (FIFO) dalam pengelolaan persediaan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi Warehouse Management System (WMS) dengan sensor suhu dan kelembapan berbasis Internet of Things (IoT) serta penerapan prinsip First Expired First Out (FEFO) untuk meningkatkan efektivitas pemantauan dan menekan risiko penurunan mutu beras selama penyimpanan.
  23. ANALISIS IMPLEMENTASI COMMAND LINE INTERFACE DALAM PENGELOLAAN PAKET PADA SISTEM OPERASI UBUNTU

    Command Line Interface (CLI) merupakan antarmuka berbasis teks yang menjadi alat utama dalam administrasi sistem Linux, termasuk dalam pengelolaan package pada distribusi Debian dan turunannya. Pada penelitian ini difokuskan pada salah satu distribusi Linux turunan Debian yang cukup populer yaitu Ubuntu. Ubuntu adalah sistem operasi Linux berbasis Debian yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan asal London, Inggris, yaitu Canonical Ltd. Sistem operasi ini dibangun diatas Debian sekaligus mengadopsi pengelolaan paket dpkg dan apt milik Debian. Namun, dalam penelitian ini akan menggunakan Ubuntu sebagai sistem operasi utama. Penelitian ini akan membandingkan pengelola paket APT, Flatpak, dan Snap pada kecepatan dan ukuran paket. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi CLI dalam pengelolaan package APT (Advanced Package Tool), Snap, dan Flatpak pada sistem operasi Ubuntu, dengan fokus pada aktivitas instalasi, pembaruan, penghapusan, dan pencarian paket perangkat lunak menggunakan perintah-perintah berbasis terminal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari jurnal, buku, dan dokumentasi teknis, dikombinasikan dengan pengujian langsung perintah-perintah package management pada distribusi Ubuntu atau distribusi berbasis Debian lainnya. Analisis difokuskan pada perintah pengelolaan paket yang biasa digunakan oleh pengguna Ubuntu seperti apt, flatpak, dan, snap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguasaan CLI untuk package management merupakan kompetensi fundamental bagi administrator sistem dan pengguna Ubuntu yang membutuhkan pengelolaan perangkat lunak yang efisien dan terstruktur.
  24. IMPLEMENTASI MACHINE LEARNING DALAM MENDETEKSI PHISHING URL MENGGUNAKAN ALGORITMA GRADIENT BOOSTING

    Phishing merupakan salah satu ancaman keamanan siber terbesar yang menggunakan teknik rekayasa sosial untuk mendapatkan informasi sensitif pengguna seperti kata sandi, nomor kartu kredit, dan data pribadi lainnya. Serangan ini dilakukan dengan membuat situs web palsu yang tampak identik dengan situs resmi sehingga korban tidak menyadari bahaya yang mengintai. Penelitian ini berfokus pada penerapan machine learning untuk mendeteksi URL phishing menggunakan algoritma Gradient Boosting. Algoritma ini dipilih karena kemampuannya menggabungkan beberapa prediktor lemah menjadi satu prediktor yang kuat melalui proses ensemble. Dataset yang digunakan mencakup 11.054 sampel dengan 30 fitur URL yang bersumber dari Kaggle. Proses penelitian meliputi pengumpulan data, pra-pemrosesan, eksplorasi data (EDA), pelatihan model, evaluasi kinerja, dan deployment menggunakan Streamlit. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model Gradient Boosting mencapai akurasi 97,8%, lebih unggul dibandingkan Logistic Regression (87,2%) dan Random Forest (95,8%). Metrik evaluasi mencakup precision (97,5%), recall (98,1%), dan F1-Score (97,8%). Hasil ini mengonfirmasi kelayakan penggunaan Gradient Boosting sebagai solusi efektif dan andal dalam sistem deteksi phishing berbasis web.
  25. ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS MENGGUNAKAN METODE INDOBERT DAN MACHINE LEARNING

    Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang memunculkan beragam tanggapan masyarakat di media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis menggunakan pendekatan hybrid labeling, algoritma machine learning, dan model bahasa IndoBERT. Data penelitian berupa 12.389 unggahan dari media sosial X (Twitter) yang diperoleh melalui proses web scraping. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, pelabelan sentimen, ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF, fitur leksikon, dan embedding IndoBERT, serta penyeimbangan data dengan metode SMOTE. Selanjutnya, dilakukan perbandingan performa algoritma Random Forest, XGBoost, dan Ensemble (Voting Classifier) menggunakan Stratified K-Fold Cross-Validation (K=5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen negatif mendominasi sebesar 68,6%, diikuti sentimen positif 19,5% dan netral 11,9%. Random Forest menjadi model terbaik dengan nilai accuracy 0,9363, precision 0,9364, recall 0,9363, dan F1-Score 0,9363 pada test set. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi hybrid labeling, IndoBERT, dan Random Forest mampu menghasilkan model analisis sentimen yang akurat serta efektif dalam mengklasifikasikan opini masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis.
  26. ANALISA DAN DESAIN PROTOTYPE APLIKASI MANAJEMEN ANTRIAN DIGITAL PADA LAYANAN PUBLIK MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 25010

    Public services that still use manual queue systems often cause various problems such as long waiting times, disorganized service processes, and lack of information transparency for the public. These conditions reduce service efficiency and decrease user satisfaction. This study aims to design a prototype of a digital queue management application for public services that can assist in managing queues more effectively, quickly, and systematically. The methods used in this research are the User-Centered Design (UCD) approach and Prototype Development to produce a system that meets user needs. The system was developed as a web-based application with main features including digital queue number retrieval, real-time queue monitoring, counter management, service scheduling, notifications, reporting, and system settings. System quality evaluation was conducted using the ISO/IEC 25010 standard covering functional suitability, usability, performance efficiency, and reliability aspects. Pelayanan publik yang masih menggunakan sistem antrian manual sering menimbulkan berbagai permasalahan seperti waktu tunggu yang lama, ketidakteraturan proses pelayanan, serta kurangnya transparansi informasi bagi masyarakat. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya efisiensi pelayanan dan menurunkan tingkat kepuasan pengguna layanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah prototype aplikasi manajemen antrian digital pada layanan publik yang mampu membantu proses pengelolaan antrian secara lebih efektif, cepat, dan terstruktur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan User-Centered Design (UCD) dan Prototype Development untuk menghasilkan sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem dikembangkan berbasis web dengan fitur utama seperti pengambilan nomor antrian, monitoring antrian real-time, pengelolaan loket, jadwal layanan, notifikasi, laporan, serta pengaturan sistem. Evaluasi kualitas sistem dilakukan menggunakan standar ISO/IEC 25010 yang meliputi aspek functional suitability, usability, performance efficiency, dan reliability.
  27. ANALISA DAN PERANCANGAN PROTOTYPE PLATFORM DONASI DIGITAL DENGAN PENGUJIAN KUALITAS MENGACU ISO/IEC 25010

    Kemajuan teknologi digital membawa perubahan besar dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk pada kegiatan penggalangan dana dan donasi yang kini mulai memanfaatkan media berbasis web. Sistem donasi secara konvensional masih memiliki beberapa kekurangan, seperti akses informasi yang terbatas, proses administrasi yang kurang efektif, serta minimnya transparansi pengelolaan dana. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype platform donasi digital berbasis website yang dapat meningkatkan kemudahan akses, efektivitas layanan, dan keterbukaan informasi kepada pengguna maupun donatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototype yang dibangun dapat berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna berdasarkan hasil pengujian fungsi sistem dan evaluasi pengguna. Dengan demikian, platform donasi digital berbasis website ini diharapkan mampu menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan kualitas layanan donasi yang lebih efektif, transparan, dan modern. The rapid growth of digital technology has significantly influenced various social activities, including donation services that are now increasingly shifting to web-based digital platforms. Conventional donation systems still face several limitations, such as restricted access to information, inefficient administrative processes, and lack of transparency in fund management. This research aims to design a prototype of a web-based digital donation platform that can improve accessibility, service effectiveness, and transparency for users and donors. The research results indicate that the developed prototype operates properly and meets user requirements based on functionality testing and user evaluations. Therefore, this web-based digital donation platform is expected to become an innovative solution for improving the quality of modern, effective, and transparent donation services.
  28. RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN ANTROPOMETRI DENGAN METODE INDEKS MASSA TUBUH DAN BROCHA

    Anthropometry is a body measurement method used to assess a person's physical condition and nutritional status based on certain parameters, such as height and weight. As modern lifestyles develop, health problems such as obesity and weight imbalance are increasing, so that practical, efficient, and easy-to-use anthropo-metric measurement tools are needed. This study aims to design and create an anthropometric measuring tool for human weight status using the Body Mass In-dex (BMI) and Brocha methods. In this study, an HC-SR04 ultrasonic sensor is used to measure height and a load cell sensor with an HX711 module to measure weight. The measurement data is processed by ESP32 and then displayed on a TFT touchscreen LCD in the form of height, weight, BMI value, BMI category, and the results of the ideal body weight calculation using the Brocha method based on the user's gender. The results of the anthropometric test show that the accuracy level of the BMI method is 97.85% and the Brocha method is 97.88%, which indicates a good level of measurement accuracy. This system is proven to work well, efficiently, and is able to provide information on the user's ideal body weight status automatically. Thus, this tool is considered suitable for use as a medium to assist anthropometric measurements and body condition monitoring. Antropometri merupakan metode pengukuran tubuh yang digunakan untuk menilai kondisi fisik dan status gizi seseorang berdasarkan parameter tertentu, seperti tinggi badan dan berat badan. Seiring berkembangnya gaya hidup modern, permasalahan kesehatan seperti obesitas dan ketidakseimbangan berat badan semakin meningkat, sehingga diperlukan alat pengukuran antropometri yang praktis, efisien, dan mudah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat pengukur antropometri status berat badan manusia menggunakan metode Indeks Massa Tubuh (IMT) dan metode Brocha. Pada penelitian ini digunakan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur tinggi badan dan sensor load cell dengan modul HX711 untuk mengukur berat badan. Data hasil pengukuran diproses oleh ESP32 kemudian ditampilkan pada LCD TFT touchscreen berupa tinggi badan, berat badan, nilai IMT, kategori IMT, serta hasil perhitungan berat badan ideal metode Brocha berdasarkan gender pengguna. Hasil pengujian antropometri menunjukkan bahwa tingkat keakuratan metode IMT sebesar 97,85% dan metode Brocha sebesar 97,88%, yang menunjukkan tingkat akurasi pengukuran yang baik. Sistem ini terbukti, dapat bekerja dengan baik, efisien, dan mampu memberikan informasi status berat badan ideal pengguna secara otomatis. Dengan demikian, alat ini dinilai layak digunakan sebagai media bantu pengukuran antropometri dan pemantauan kondisi tubuh.
  29. PENGARUH PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KUALITAS PENGAMBILAN KEPUTUSAN INDIVIDU

    Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah memberikan perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam proses pengambilan keputusan individu. Selain faktor teknologi, kecerdasan emosional juga memiliki peran penting dalam membantu seseorang mempertimbangkan berbagai alternatif keputusan secara rasional dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Artificial Intelligence dan kecerdasan emosional terhadap kualitas pengambilan keputusan individu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner menggunakan skala Likert 1-5. Responden penelitian merupakan pengguna teknologi yang pernah memanfaatkan AI dalam aktivitas sehari-hari. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kontribusi pemanfaatan AI dan kecerdasan emosional dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan individu
  30. SISITEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN KARYAWAN PART-TIME MENGGUNAKAN METODE AHP DI KEDAI TILIK SAWAH

    Proses rekrutmen karyawan part-time pada usaha kecil seperti Kedai Tilik Sawah masih dilakukan secara manual tanpa adanya sistem yang terstruktur. Hal ini menyebabkan proses seleksi menjadi kurang objektif karena keputusan yang diambil sering kali hanya berdasarkan pengamatan langsung dan pengalaman pemilik usaha. Selain itu, tidak adanya standar penilaian juga membuat hasil seleksi menjadi tidak konsisten dan sulit dipertanggungjawabkan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode ini digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria melalui proses perbandingan berpasangan serta dilakukan uji konsistensi untuk memastikan hasil perhitungan yang valid. Kriteria yang digunakan meliputi kemampuan, pengalaman, sikap, dan kedisiplinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan memiliki bobot tertinggi dibandingkan kriteria lainnya dan nilai Consistency Ratio (CR) ≤ 0,1 yang menandakan bahwa hasil perhitungan sudah konsisten
  31. ANALISIS DAMPAK HAMBATAN SAMPING TERHADAP KETERLAMBATAN PENGIRIMAN LOGISTIK LAST – MILE DI KAWASAN PASAR BARU KOTA BANDUNG

    Kawasan Pasar Baru Kota Bandung merupakan salah satu pusat perdagangan dengan Tingkataktivitas lalu lintas yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan hambatan samping yang signifikan bagi kendaraan logistik last-mile. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan tingkat hambatan samping yang terjadi di kawasan tersebut serta mengidentifikasi pengaruhnya terhadap keterlambatan pengiriman logistik last-mile. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan untuk menghitung frekuensi hambatan samping berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), observasi waktu pengiriman, serta analisis regresi untuk mengukur hubungan antara hambatan samping dan keterlambatan pengiriman. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung selama periode waktu puncak dan non-puncak pada ruas jalan utama di kawasan Pasar Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan samping di kawasan ini didominasi oleh pejalan kaki, kendaraan parkir di badan jalan, kendaraan keluar-masuk lahan, dan kendaraan bergerak lambat, dengan kategori hambatan tergolong tinggi hingga sangat tinggi. Hambatan samping tersebut terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan waktu tempuh kendaraan logistik dan keterlambatan pengiriman. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi bagi pengelola kawasan dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan manajemen lalu lintas yang lebih efektif guna mendukung kelancaran distribusi logistik last-mile di kawasan perkotaan. The Pasar Baru area of Bandung City is one of the trade centers with a high level of traffic activity, thus potentially causing significant side obstacles for last-mile logistics vehicles. This study aims to analyze the types and levels of side obstacles that occur in the area and identify their influence on last-mile logistics delivery delays. The methods used include a field survey to calculate the frequency of side obstacles based on the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI), observation of delivery times, and regression analysis to measure the relationship between side obstacles and delivery delays. Data were collected through direct observation during peak and non-peak periods on main roads in the Pasar Baru area. The results show that side obstacles in this area are dominated by pedestrians, vehicles parked on the road, vehicles entering and exiting the area, and slow-moving vehicles, with the obstacle category being high to very high. These side obstacles have been proven to have a significant effect on increasing logistics vehicle travel time and delivery delays. These findings are expected to become the basis for recommendations for area managers and local governments in formulating more effective traffic management policies to support the smooth distribution of last-mile logistics in urban areas.
  32. ANALISIS PELANGGARAN ETIKA PROFESI TI DAN KEAMANAN DATA : STUDI KASUS PENCURIAN DATA PELANGGAN PASCA-PHK DI PT ABCD

    In the digital era, IT professionals are often granted extensive access to sensitive corporate and customer data. Misuse of this access can lead to significant losses. This article analyzes a case of customer data theft by an IT Manager at PT ABCD in response to termination of employment (layoff). This study employs a qualitative case study approach, with analysis based on interpersonal communication, professional ethics principles, and the Personal Data Protection Law (UU PDP) No. 27 of 2022. The results indicate that the case was caused by organizational communication failure, low internalization of professional ethics, and weak offboarding security procedures. Preventing violations of IT professional ethics requires a holistic approach that encompasses technical, managerial, and ethical aspects. Di era digital, profesional TI sering kali diberikan akses tinggi terhadap data sensitif perusahaan dan pelanggan. Penyalahgunaan akses tersebut dapat menimbulkan kerugian yang signifikan. Artikel ini menganalisis kasus pencurian data pelanggan oleh seorang Manajer IT di PT ABCD sebagai respons terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan analisis berdasarkan komunikasi interpersonal, prinsip etika profesi, dan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) No. 27 Tahun 2022. Hasil analisis menunjukkan bahwa kasus ini disebabkan oleh kegagalan komunikasi organisasi, rendahnya internalisasi etika profesi, serta lemahnya prosedur keamanan offboarding. Pencegahan pelanggaran etika profesi TI memerlukan pendekatan holistik yang mencakup aspek teknis, manajerial, dan etis.
  33. PELAYANAN KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN KAPAL TANKER DI PELABUHAN TUKS MULTI TRADING PRATAMA OLEH PT BARRU SAMUDERA TIMUR

    Pelayanan kedatangan dan keberangkatan kapal tanker merupakan kegiatan penting dalam menunjang kelancaran operasional pelabuhan. Proses pelayanan tersebut dilaksanakan melalui sistem Inaportnet dan Indonesia National Single Window (INSW) yang terintegrasi dengan berbagai instansi terkait. Penelitian ini berfokus pada proses pelayanan kedatangan dan keberangkatan kapal tanker melalui sistem Inaportnet dan INSW di Pelabuhan TUKS Multi Trading Pratama oleh PT Barru Samudera Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan pelayanan kapal tanker yang dilakukan oleh PT Barru Samudera Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari PT Barru Samudera Timur, PT Multi Trading Pratama, KSOP, KKP, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), serta berbagai dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelayanan kedatangan dan keberangkatan kapal tanker telah dilaksanakan sesuai ketentuan melalui sistem Inaportnet dan INSW. PT Barru Samudera Timur berperan dalam pengurusan dokumen kapal, koordinasi dengan instansi terkait, serta pelaksanaan clearance in dan clearance out. Penerapan sistem tersebut meningkatkan efisiensi, transparansi, dan koordinasi pelayanan kapal. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterlambatan dokumen, ketidaksesuaian fasilitas dermaga dengan spesifikasi kapal, serta peningkatan biaya operasional yang memerlukan koordinasi lebih optimal.
  34. ANALISIS KOMPARASI AKURASI DAN EFISIENSI PERHITUNGAN MANUAL DENGAN KOMPUTASI BERBASIS PYTHON PADA PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINIER

    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi waktu dan akurasi hasil antara perhitungan manual (metode Eliminasi Gauss Jordan) dengan komputasi menggunakan bahasa pemrograman Python (library NumPy) dalam menyelesaikan Sistem Persamaan Linier (SPL). Melalui eksperimen komparatif pada SPL tiga variabel, hasil menunjukkan bahwa komputasi Python memberikan tingkat efisiensi waktu yang jauh lebih superior (kurang dari 1 detik) dibandingkan cara manual, dengan tingkat akurasi yang absolut. Hal ini membuktikan bahwa meskipun perhitungan manual penting untuk pemahaman konsep dasar, komputasi terprogram sangat direkomendasikan untuk penyelesaian masalah matriks yang kompleks.
  35. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI WEBSITE COMPANY PROFILE SEBAGAI MEDIA PROMOSI DIGITAL PADA UMKM SERVICE FURNITURE

    Pemanfaatan media digital menjadi kebutuhan penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas akses informasi dan membangun kredibilitas usaha. Service Furniture merupakan UMKM jasa perbaikan, pembuatan, dan perawatan furnitur yang masih mengandalkan promosi konvensional serta komunikasi melalui WhatsApp, sehingga informasi profil, layanan, dan portofolio belum tersaji secara terpusat. Penelitian terapan ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan website company profile sebagai media informasi dan promosi digital. Data kebutuhan diperoleh melalui observasi proses bisnis, wawancara dengan pemilik, dan studi literatur. Pengembangan sistem menggunakan model Waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem dibangun menggunakan PHP, Bootstrap, dan MySQL. Fitur yang dihasilkan meliputi halaman utama, profil, layanan, portofolio dinamis, kontak, integrasi Google Maps dan WhatsApp, autentikasi admin, serta pengelolaan portofolio berbasis create, read, update, dan delete. Pengujian black-box terhadap 10 skenario menunjukkan bahwa seluruh fungsi menghasilkan keluaran sesuai yang diharapkan, termasuk validasi login, pengelolaan portofolio, pengunggahan gambar, dan pembatasan akses berbasis sesi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem telah layak secara fungsional sebagai media informasi dan promosi bagi Service Furniture. Namun, pengaruh website terhadap peningkatan kunjungan, konversi pelanggan, dan kinerja pemasaran belum diukur sehingga perlu dievaluasi pada penelitian lanjutan. Digital media utilization is increasingly important for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to broaden access to business information and strengthen credibility. Service Furniture is an MSME providing furniture repair, manufacturing, and maintenance services that still relies on conventional promotion and WhatsApp communication; consequently, its profile, services, and portfolio are not presented through a centralized medium. This applied study aimed to design and implement a company profile website as an information and digital promotion medium. System requirements were collected through business-process observation, an interview with the owner, and a literature review. The system was developed using the Waterfall model, consisting of requirements analysis, design, implementation, and testing. PHP, Bootstrap, and MySQL were used in the implementation. The resulting system provides a home page, company profile, service information, a dynamic portfolio, contact information, Google Maps and WhatsApp integration, administrator authentication, and create-read-update-delete portfolio management. Black-box testing of 10 scenarios showed that all functions produced the expected outputs, including login validation, portfolio management, image upload, and session-based access restriction. These results indicate that the website is functionally feasible as an information and promotion medium for Service Furniture. Nevertheless, its effects on website visits, customer conversion, and marketing performance have not yet been measured and should be assessed in further studies
  36. PERANCANGAN INFRASTRUKTUR WEB-BASED GAME SERVER MENGGUNAKAN VPS UBUNTU, NGINX VIRTUAL HOST, DAN GIT-BASED DEPLOYMENT

    Perkembangan teknologi WebGL dan JavaScript seperti Three.js memungkinkan sebuah game dapat berjalan langsung pada browser tanpa memerlukan instalasi tambahan, hal ini dapat membuka peluang bagi para mahasiswa dan para developer game indie untuk mempublikasikan proyek game berbasis web yang telah mereka rancang menggunakan infrastruktur cloud yang terjangkau. Virtual Private Server (VPS) berbasis Ubuntu, Nginx sebagai virtual host dan reverse proxy, serta Git/GitHub yang digunakan sebagai mekanisme deployment kode, merupakan tiga komponen yang dibahas secara terpisah dalam literatur, namun masih cukup jarang disintesiskan menjadi satu kerangka konseptual yang spesifik untuk hosting game berbasis web dengan skala kecil. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (studi pustaka) dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional serta dokumentasi resmi yang membahas terkait VPS, Nginx virtual host, Git-based deployment, dan WebGL/Three.js, kemudian menyintesiskannya ke dalam satu kerangka konseptual integrasi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa kombinasi antara empat komponen tersebut dapat membentuk pendekatan direct static hosting yang ringan, hemat biaya, dan relatif mudah dikelola, sebagai alternatif terhadap pendekatan container orchestration atau CI/CD yang lebih kompleks. Kerangka konseptual ini diimplementasikan dan diuji secara langsung pada subdomain craftweb.syramesh.my.id, dengan hasil pengujian menggunakan Apache Benchmark, menunjukkan throughput 338,22 request per detik, rata-rata latensi 29,567 ms, dan tingkat keberhasilan 100% pada 1.000 request dengan konkurensi 10, hal ini menjadi indikasi performa yang memadai untuk skenario hosting game berbasis web berskala kecil.
  37. IMPLEMENTASI DETEKSI EMOSI WAJAH REAL-TIME BERBASIS TENSORFLOW LITE DALAM LINGKUNGAN DOCKER CONTAINER

    Implementasi sistem kecerdasan buatan berbasis deep learning yang dilakukan pada perangkat keras standar mengalami dua hambatan utama: beban komputasi tinggi dan kompleksitas pengelolaan dependensi perangkat lunak lintas platform. Penelitian ini bertujuan membangun sistem deteksi emosi wajah real-time yang ringan dan mudah dengan menggunakan TensorFlow Lite (TFLite) dan Docker Container. Model Convolutional Neural Network (CNN) dilatih pada dataset FER-2013 (28.709 citra latih, 7.178 citra uji, 7 kelas emosi) kemudian dikompresi ke format TFLite. Evaluasi menghasilkan akurasi keseluruhan 51,94% dengan kelas Happy mencapai F1-Score tertinggi (72,73%). Latensi inferensi rata-rata 0,309 ms per citra dengan throughput 3.241 FPS membuktikan kemampuan real-time yang melampaui standar 24 FPS. Kompresi TFLite mereduksi ukuran model 97% (50–100 MB menjadi 1,4 MB). Sistem berhasil dieksekusi pada laptop standar dalam lingkungan Docker tanpa akselerator perangkat keras khusus.
  38. PELAYANAN KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN KAPAL TANKER DI PELABUHAN TUKS MULTI TRADING PRATAMA OLEH PT BARRU SAMUDERA TIMUR

    Pelayanan kedatangan dan keberangkatan kapal tanker merupakan kegiatan penting dalam menunjang kelancaran operasional pelabuhan. Proses pelayanan tersebut dilaksanakan melalui sistem Inaportnet dan Indonesia National Single Window (INSW) yang terintegrasi dengan berbagai instansi terkait. Penelitian ini berfokus pada proses pelayanan kedatangan dan keberangkatan kapal tanker melalui sistem Inaportnet dan INSW di Pelabuhan TUKS Multi Trading Pratama oleh PT Barru Samudera Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan pelayanan kapal tanker yang dilakukan oleh PT Barru Samudera Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari PT Barru Samudera Timur, PT Multi Trading Pratama, KSOP, KKP, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), serta berbagai dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelayanan kedatangan dan keberangkatan kapal tanker telah dilaksanakan sesuai ketentuan melalui sistem Inaportnet dan INSW. PT Barru Samudera Timur berperan dalam pengurusan dokumen kapal, koordinasi dengan instansi terkait, serta pelaksanaan clearance in dan clearance out. Penerapan sistem tersebut meningkatkan efisiensi, transparansi, dan koordinasi pelayanan kapal. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterlambatan dokumen, ketidaksesuaian fasilitas dermaga dengan spesifikasi kapal, serta peningkatan biaya operasional yang memerlukan koordinasi lebih optimal.
  39. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS KEPUASAN PELANGGAN PADA VAPE STORE DOMINIC MENGGUNAKAN SAW

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendukung keputusan berbasis kepuasan pelanggan pada Dominic Vape Store dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena kemampuannya dalam menangani beberapa kriteria secara bersamaan dan memberikan peringkat yang objektif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelanggan, yang mencakup beberapa aspek penting dalam pengalaman berbelanja seperti kualitas pelayanan, kenyamanan, harga, dan variasi produk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan SAW, Dominic Vape Store dapat memperoleh peringkat berdasarkan bobot kepuasan pelanggan yang berbeda, sehingga pemilik usaha dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam perbaikan layanan dan strategi pemasaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penerapan sistem pendukung keputusan berbasis data kepuasan pelanggan untuk usaha kecil dan menengah di bidang ritel.
  40. ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP PEMAHAMAN ALGORTIMA DASAR DAN PROBLEM SOLVINGS

    Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude telah mengubah cara pembelajaran pemrograman dalam lingkup mahasiswa secara drastis. Perubahan ini sangat berdampak terhadap pola pikir yang dimana sekarang mengakses informasi serba cepat. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengukur secara kuantitatif dampak ketergantungan AI terhadap pemahaman logika dasar pemrograman, ilusi kompetensi, dan problem solving mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner berskala Likert kepada 33 responden mahasiswa aktif dibidang pemrograman. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran AI memberikan efisiensi dalam pengerjaan tugas yang sangat tinggi dengan indeks (87,88%). Akan tetapi penggunaan penggunaan AI yang berlebihan memicu suatu fenomena yang disebut dengan illusion of competence dengan indeks (76,97%), para mahasiswa yang merasa mahir pemrograman akan merasa kesulitan jika harus memprogram dan menulis kode secara manual tanpa bantuan AI. Ketergantungan instant ini mengkikis pemikiran kritis atau problem solving mahasiswa dengan indeks (67,88%) dan menyebabkan ketidak percayaan terhadap diri sendiri saat dihadapkan pada skenario tes wawancara kerja tanpa bantuan AI dengan indeks (65,45%). Kesimpulannya, penggunaan AI dapat memberikan kemudahan dan efisiensi jika digunakan dengan tepat, akan tetapi akan menjadi suatu masalah jika digunakan berlebihan hingga membuat ketergantungan yang dapat membatasi cara berpikir kritis, penyelesaian masalah, dan logika komputasi.
  41. PENGEMBANGAN APLIKASI MARKETPLACE PENYEDIA LAYANAN LOKAL BERBASIS ANDROID (STUDI KASUS: KABUPATEN PONOROGO)

    Perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi telah mendorong pertumbuhan marketplace di Indonesia semakin pesat. Namun, marketplace yang berfokus pada penyedia layanan jasa lokal masih relatif terbatas, khususnya di Kabupaten Ponorogo. Masyarakat umumnya mencari layanan jasa melalui rekomendasi teman, media sosial, atau iklan konvensional, sehingga proses pencarian jasa menjadi kurang efektif. Di sisi lain, penyedia jasa juga menghadapi keterbatasan dalam mempromosikan layanan mereka kepada masyarakat yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi marketplace penyedia layanan lokal berbasis Android di Kabupaten Ponorogo. Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dikembangkan menggunakan Android Studio dengan bahasa pemrograman Java, PHP sebagai web service, dan MySQL sebagai sistem manajemen basis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu membantu pengguna dalam mencari, memilih, dan memesan layanan jasa dengan lebih mudah, cepat, dan efisien. Selain itu, aplikasi juga membantu penyedia jasa dalam mempromosikan layanan, mengelola pesanan, serta berinteraksi dengan pelanggan secara digital. Berdasarkan hasil pengujian API dengan Postman dan fungsionalitas dengan Black Box Testing, seluruh fitur aplikasi berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan pengguna dan memberikan kemudahan dalam penggunaan berdasarkan User Acceptance Testing (UAT). Oleh karena itu, aplikasi marketplace penyedia layanan lokal berbasis Android ini diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap layanan jasa lokal serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Kabupaten Ponorogo.
  42. IMPLEMENTASI WORK BASED LEARNING DALAM PENDIDIKAN KEJURUAN TERHADAP KETERLIBATAN INDUSTRI DAN KESIAPAN KERJA SISWA SMK

    Pendidikan kejuruan di Indonesia, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), masih menghadapi kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia kerja, yang ditunjukkan oleh tingginya angka pengangguran lulusan SMK. Work Based Learning (WBL) menjadi pendekatan yang diyakini mampu menjembatani kesenjangan tersebut melalui pembelajaran langsung di lingkungan kerja, dengan keterlibatan industri sebagai mitra. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis implementasi WBL pada pendidikan kejuruan, peran keterlibatan industri di dalamnya, serta pengaruhnya terhadap kesiapan kerja siswa SMK, melalui sintesis temuan dari berbagai artikel ilmiah terpublikasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) terhadap delapan artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit pada rentang tahun 2019–2025, bersumber dari basis data Google Scholar, ResearchGate, dan jurnal terindeks SINTA/Scopus, yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi relevansi tema WBL, keterlibatan industri, dan kesiapan kerja siswa vokasi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa implementasi WBL di SMK umumnya berwujud praktik kerja lapangan, magang, dan pembelajaran berbasis proyek industri, yang efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas keterlibatan industri dalam sinkronisasi kurikulum, pembimbingan, dan evaluasi bersama. WBL terbukti berkontribusi terhadap peningkatan hard skills, soft skills, dan employability skills siswa, meskipun pengaruhnya terhadap kesiapan kerja tidak selalu bersifat langsung, melainkan dimediasi oleh faktor seperti efikasi diri dan identitas vokasional. Tantangan utama meliputi keterbatasan mitra industri, kesenjangan kompetensi, serta lemahnya monitoring dan evaluasi program. Penguatan kemitraan sekolah-industri, sinkronisasi kurikulum, dan digitalisasi pembelajaran vokasi menjadi strategi kunci untuk mengoptimalkan implementasi WBL ke depan.
  43. ANALISIS PASANG BARU PADA APLIKASI PLN MOBILE DI PT PLN (PERSERO) ULP AMPERA PALEMBANG

    Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat. PT PLN (Persero) menghadirkan PLN Mobile sebagai media pelayanan digital yang menyediakan berbagai layanan kelistrikan, salah satunya layanan pasang baru listrik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan layanan pasang baru pada aplikasi PLN Mobile di PT PLN (Persero) ULP Ampera Palembang menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara selama pelaksanaan magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pasang baru melalui PLN Mobile memiliki berbagai kekuatan, seperti kemudahan akses layanan, proses administrasi yang lebih cepat, serta transparansi pemantauan status permohonan. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kelemahan berupa kesalahan pengisian data pelanggan, ketergantungan terhadap jaringan internet, serta rendahnya literasi digital sebagian masyarakat. Peluang pengembangan layanan didukung oleh meningkatnya penggunaan teknologi digital dan komitmen PLN dalam transformasi digital, sedangkan ancaman yang dihadapi meliputi keamanan data, gangguan sistem, serta meningkatnya ekspektasi pelanggan terhadap pelayanan digital. Berdasarkan analisis SWOT diperoleh beberapa strategi pengembangan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan pasang baru melalui aplikasi PLN Mobile.
  44. ANALISIS PERFORMA TRANSMISI DATA TELEMETRI DENGAN METODA CASCADING PADA PANEL SURYA

    Penelitian ini membahas analisis kinerja transmisi data telemetri pada sistem monitoring pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan menggunakan metode cascading. Penerapan metode cascading bertujuan memperluas jangkauan komunikasi melalui proses penerusan paket data secara berjenjang dari satu node menuju node berikutnya hingga mencapai gateway. Sistem yang dirancang terdiri atas beberapa node berbasis ESP32 yang dilengkapi sensor INA219 untuk mengukur tegangan dan arus panel surya serta modul LoRa RA-02 sebagai media komunikasi nirkabel. Data yang diterima oleh gateway selanjutnya dikirimkan melalui jaringan internet menuju platform Internet of Things (IoT) Thinger.io agar dapat dipantau secara waktu nyata. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan eksperimental melalui pengujian transmisi data pada variasi jarak 50, 100, 150, dan 200 meter. Kinerja komunikasi dianalisis berdasarkan nilai Received Signal Strength Indicator (RSSI) dan Signal-to-Noise Ratio (SNR), serta keberhasilan data panel surya diterima oleh gateway. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan jarak komunikasi menyebabkan penurunan kekuatan sinyal yang ditunjukkan oleh nilai RSSI yang semakin rendah. Meskipun demikian, data tegangan, arus, daya, energi, dan koordinat lokasi tetap dapat diterima dan ditampilkan melalui platform Thinger.io pada seluruh jarak pengujian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode cascading dapat diterapkan untuk mendukung transmisi data telemetri pada sistem monitoring panel surya, terutama pada lokasi yang memerlukan komunikasi nirkabel secara bertahap dan berjarak jauh. This study analyzes the performance of telemetry data transmission in a solar power plant monitoring system using the cascading method. The implementation of the cascading method aims to extend the communication range by forwarding data packets sequentially from one node to another until they reach the gateway. The designed system consists of several ESP32-based nodes equipped with INA219 sensors to measure the voltage and current generated by the solar panels, as well as LoRa RA-02 modules as the wireless communication medium. The data received by the gateway are subsequently transmitted through the internet to the Thinger.io Internet of Things (IoT) platform for real-time monitoring. This study employed an experimental approach by testing data transmission at distances of 50, 100, 150, and 200 meters. Communication performance was evaluated based on the Received Signal Strength Indicator (RSSI), Signal-to-Noise Ratio (SNR), and the successful reception of solar panel data by the gateway. The results indicate that an increase in communication distance leads to a decrease in signal strength, as reflected by lower RSSI values. Nevertheless, voltage, current, power, energy, and location coordinate data were successfully received and displayed on the Thinger.io platform at all tested distances. These findings demonstrate that the cascading method can be applied to support telemetry data transmission in solar panel monitoring systems, particularly in locations that require gradual and long-range wireless communication