Manajemen limbah padat tetap menjadi isu krusial di Kota Tasikmalaya,
khususnya di area sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ciangir.
Operasional TPA ini memiliki implikasi signifikan, baik terhadap kualitas
lingkungan maupun kehidupan warga yang bermukim di sekitarnya. Studi ini
bertujuan untuk mengeksplorasi dampak eksistensi TPA Ciangir pada
komunitas serta menganalisis persepsi publik terkait pengelolaannya di RW
04/RT 04 Kelurahan Mugarsari, Kota Tasikmalaya. Metodologi penelitian
menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner skala Likert
yang dibagikan kepada 15 partisipan. Data diolah menggunakan uji validitas,
uji reliabilitas Cronbach's Alpha, analisis korelasi Pearson, dan koefisien
determinasi. Temuan riset mengindikasikan bahwa penduduk masih
merasakan efek dari TPA, khususnya terkait ketidaknyamanan dan degradasi
lingkungan. Instrumen penelitian terbukti reliabel dengan nilai Cronbach's
Alpha 0,702. Analisis korelasi menghasilkan nilai r sebesar 0,106,
menandakan adanya hubungan yang sangat lemah antara dampak TPA dengan persepsi masyarakat terhadap pengelolaannya. Koefisien determinasi 1,12%menunjukkan bahwa persepsi publik lebih banyak dipengaruhi oleh faktorfaktor eksternal di luar ruang lingkup variabel penelitian. Oleh karena itu, peningkatan mutu pengelolaan TPA menjadi esensial guna meminimalkan
dampak lingkungan dan memperkuat keyakinan masyarakat terhadap kinerja
TPA.
References
[1] A. Damanhuri dan T. Padmi, Pengelolaan Sampah Terpadu. Bandung: Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung, 2019.
[2] S. Slamet, Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2018.
[3] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia, 2008.
[4] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Pedoman Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Jakarta: KLHK, 2020.
[5] A. Yuliani, A. S. Samosir, dan M. R. Fahlevi, “Persepsi masyarakat terhadap keberadaan tempat pemrosesan akhir sampah dan pengaruhnya terhadap kondisi lingkungan,” Jurnal Ilmu Lingkungan, vol. 20, no. 2, pp. 145–153, 2022.
[6] D. A. N. Sari dan M. R. Hidayat, “Analisis persepsi masyarakat terhadap dampak lingkungan akibat tempat pemrosesan akhir sampah,” Jurnal Teknik Lingkungan, vol. 28, no. 1, pp. 45–53, 2022.
[7] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2022.