Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 1 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS DAMPAK HAMBATAN SAMPING TERHADAP KETERLAMBATAN PENGIRIMAN LOGISTIK LAST – MILE DI KAWASAN PASAR BARU KOTA BANDUNG

DOI:
https://doi.org/10.2238/6dbhav94
Submitted
June 29, 2026
Published
2026-06-29

Abstract

Kawasan Pasar Baru Kota Bandung merupakan salah satu pusat perdagangan dengan Tingkataktivitas lalu lintas yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan hambatan samping yang signifikan bagi kendaraan logistik last-mile. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan tingkat hambatan samping yang terjadi di kawasan tersebut serta mengidentifikasi pengaruhnya terhadap keterlambatan pengiriman logistik last-mile. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan untuk menghitung frekuensi hambatan samping berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), observasi waktu pengiriman, serta analisis regresi untuk mengukur hubungan antara hambatan samping dan keterlambatan pengiriman. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung selama periode waktu puncak dan non-puncak pada ruas jalan utama di kawasan Pasar Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan samping di kawasan ini didominasi oleh pejalan kaki, kendaraan parkir di badan jalan, kendaraan keluar-masuk lahan, dan kendaraan bergerak lambat, dengan kategori hambatan tergolong tinggi hingga sangat tinggi. Hambatan samping tersebut terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan waktu tempuh kendaraan logistik dan keterlambatan pengiriman. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi bagi pengelola kawasan dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan manajemen lalu lintas yang lebih efektif guna mendukung kelancaran distribusi logistik last-mile di kawasan perkotaan. The Pasar Baru area of Bandung City is one of the trade centers with a high level of traffic activity, thus potentially causing significant side obstacles for last-mile logistics vehicles. This study aims to analyze the types and levels of side obstacles that occur in the area and identify their influence on last-mile logistics delivery delays. The methods used include a field survey to calculate the frequency of side obstacles based on the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI), observation of delivery times, and regression analysis to measure the relationship between side obstacles and delivery delays. Data were collected through direct observation during peak and non-peak periods on main roads in the Pasar Baru area. The results show that side obstacles in this area are dominated by pedestrians, vehicles parked on the road, vehicles entering and exiting the area, and slow-moving vehicles, with the obstacle category being high to very high. These side obstacles have been proven to have a significant effect on increasing logistics vehicle travel time and delivery delays. These findings are expected to become the basis for recommendations for area managers and local governments in formulating more effective traffic management policies to support the smooth distribution of last-mile logistics in urban areas.

References

  1. Chopra, S., & Meindl, P. (2016). Supply Chain Management: Strategy, Planning, and Operation (6th ed.). Pearson Education.
  2. Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Sweroad & PT. Bina Karya.
  3. Gevaers, R., Van de Voorde, E., & Vanelslander, T. (2011). Characteristics and typology of last-mile logistics from an innovation perspective in an urban context. City Distribution and Urban Freight Transport: Multiple Perspectives, 56–71.
  4. Kurniawan, A., & Hapsari, D. (2020). Analisis rasio waktu tempuh pada kondisi hambatan samping berbeda di Kota Yogyakarta. Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan, 4(1), 23–35.
  5. Nugroho, B., & Wijaya, C. (2023). Optimasi rute pengiriman logistik berbasis data hambatan samping real-time. Jurnal Logistik Indonesia, 7(2), 112–126.
  6. Pratama, R. A., & Sari, D. M. (2021). Pengaruh hambatan samping terhadap keterlambatan logistik last-mile di kawasan komersial perkotaan Kota Surabaya. Jurnal Transportasi Indonesia, 12(2), 88–97.
  7. Ramadhan, F., Kusuma, T., & Anggraeni, W. (2022). Evaluasi kinerja last-mile delivery di pasar tradisional Jakarta: Studi kasus Pasar Tanah Abang. Jurnal Manajemen Transportasi dan Logistik, 9(3), 201–215.
  8. Taniguchi, E., Thompson, R. G., & Yamada, T. (2014). New opportunities and challenges for city logistics. Transportation Research Procedia, 12, 5–13.
  9. Widodo, H. (2019). Pengaruh hambatan samping terhadap kecepatan kendaraan pada ruas jalan perkotaan dua lajur dua arah di Kota Semarang. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 7(1), 45–54.
  10. Wicaksono, A., & Mulyono, A. T. (2020). Studi dampak aktivitas parkir liar terhadap kinerja jalan di kawasan perdagangan. Media Teknik Sipil, 18(2), 97–108.

Similar Articles

1-10 of 54

You may also start an advanced similarity search for this article.