Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN RAYA TAMBUN SELATAN

Submitted
October 9, 2026
Published
2026-10-09

Abstract

Ruas Jalan Raya Tambun Selatan merupakan salah satu jalur utama yang melayani pergerakan masyarakat, khususnya pada kawasan sekitar Pasar Tambun Selatan. Tingginya aktivitas di sisi jalan berupa kendaraan berhenti, kendaraan keluar-masuk kawasan komersial, aktivitas pejalan kaki, serta angkutan umum yang menaikkan dan menurunkan penumpang berpotensi menimbulkan hambatan samping yang memengaruhi kinerja lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume lalu lintas, menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja lalu lintas, serta mengetahui derajat kejenuhan pada ruas Jalan Raya Tambun Selatan STA 0+750 sampai STA 0+950. Metode penelitian dilakukan melalui survei lapangan dan analisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Data yang dikumpulkan meliputi volume lalu lintas, hambatan samping, dan waktu tempuh kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 07.00–08.00 WIB, yaitu sebesar 2.098,65 smp/jam pada arah Bekasi–Tambun dan 2.101,05 smp/jam pada arah Tambun–Bekasi. Hambatan samping pada arah Bekasi–Tambun memiliki frekuensi berbobot sebesar 597,4 dan termasuk kategori tinggi (H), sedangkan arah Tambun–Bekasi sebesar 379,2 dan termasuk kategori sedang (M). Nilai derajat kejenuhan sebesar 1,606 dan 1,608. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa arus lalu lintas telah melebihi kapasitas jalan dan tingkat pelayanan berada pada kategori F.

References

  1. [1] A. S. Hutahaean and K. Lubis, 'Evaluasi kapasitas ruas jalan menggunakan metode MKJI 1997 dan PKJI 2023 pada Jalan Kl. Yos Sudarso Kota Medan,' Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ), vol. 6, no. 1, pp. 507–514, 2025, doi: 10.54297/sciej.v6i1.1077.
  2. [2] Direktorat Jenderal Bina Marga, Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), No. 036/T/BM/1997. Jakarta, Indonesia: Departemen Pekerjaan Umum, 1997. [Online]. Available: https://pu.go.id/pustaka/biblio/manual-kapasitas-jalan-indonesia-mkji/342897
  3. [3] C. A. Makupiola, 'Pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan (Studi kasus: Mall Panakkukang Jl. Boulevard, Kota Makassar),' Jurnal Proyek Teknik Sipil, vol. 8, no. 2, pp. 88–96, Sep. 2025, doi: 10.14710/potensi.2025.26203.
  4. [4] S. Suryanto, I. Suharyanto, and N. Z. Fasya, 'Pengaruh hambatan samping terhadap kinerja lalu lintas (Studi kasus: Jalan Gito Gati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta),' CivETech: Civil Engineering and Technology Journal, vol. 5, no. 2, pp. 54–63, Aug. 2023, doi: 10.47200/civetech.v5i2.1898.
  5. [5] F. F. Syahdila and T. Widodo, 'Strategi adaptasi pengemudi becak motor terhadap keberadaan transportasi motor online di Kota Pekanbaru (Studi pangkalan becak Simpang Kualu),' Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, vol. 9, no. 11, pp. 164–170, 2023, doi: 10.5281/zenodo.8069868.
  6. [6] Direktorat Jenderal Bina Marga, Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI), No. 09/P/BM/2023. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, 2023. [Online]. Available: https://binamarga.pu.go.id/index.php/nspk/detail/09pbm2023-pedoman-kapasitas-jalan-indonesia-
  7. [7] R. Syaputra, S. Sebayang, and D. Herianto, 'Pengaruh hambatan samping terhadap kinerja lalu lintas jalan nasional (Studi kasus Jalan Proklamator Raya–Pasar Bandarjaya Plaza),' Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, vol. 3, no. 3, pp. 441–454, 2016, doi: 10.23960/jrsdd.v3i3.475.

Similar Articles

1-10 of 224

You may also start an advanced similarity search for this article.