Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 1 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK (SIAKAD) DI UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA

DOI:
https://doi.org/10.2238/xd13c879
Submitted
June 27, 2026
Published
2026-06-27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) terhadap penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas Teknologi Sumbawa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Forms kepada 100 mahasiswa aktif Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) yang terdiri atas Program Studi Bioteknologi, Perikanan, Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA), dan Peternakan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif melalui perhitungan persentase jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan SIAKAD tergolong tinggi. Pada indikator Good Governance diperoleh persentase transparansi sebesar 95%, efektivitas sebesar 95%, akuntabilitas sebesar 98,%, dan efisiensi sebesar 62,5%. Sementara itu, pada indikator Manajemen Inovasi diperoleh persentase manajemen produk sebesar 97% dan manajemen proses sebesar 92%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa SIAKAD telah mampu memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa dalam mengakses informasi perkuliahan, pengisian KRS, pemantauan nilai dan IPK, serta berbagai layanan akademik lainnya. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterlambatan akses sistem, gangguan login, tampilan yang dianggap kurang modern, serta minimnya panduan penggunaan bagi mahasiswa baru. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas Teknologi Sumbawa telah memberikan tingkat kepuasan yang tinggi bagi mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH). Namun, peningkatan pada aspek efisiensi sistem, performa server, kemudahan navigasi, dan pengembangan fitur layanan masih diperlukan guna meningkatkan kualitas pelayanan akademik di masa mendatang.

References

  1. Akbar, M. A., Fajriyah, & Wijaya, K. (2024). Implementasi Metode Webqual 4.0 terhadap Kepuasan Mahasiswa pada Penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas Prabumulih. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi.
  2. Dewanto, W., dkk. (2016). Manajemen Inovasi untuk Usaha Kecil dan Mikro. Bandung: Alfabeta.
  3. Kelly, P., & Kranzberg, M. (1978). Technological Innovation: A Critical Review of Current Knowledge. San Francisco: San Francisco Press.
  4. Khumaedi. (2025). Analisis Kepuasan Mahasiswa ITH terhadap SIAKAD dengan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Jurnal Teknologi Informasi dan Sistem Informasi.
  5. Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th Edition). New Jersey: Pearson Education.
  6. Luecke, R., & Katz, R. (2003). Managing Creativity and Innovation. Boston: Harvard Business School Press.
  7. Metekohy, V. T., & Noya, R. S. (2025). Analisis Pengaruh Kualitas Informasi, Kualitas Sistem dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pengguna Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Jurnal Sistem Informasi.
  8. Prasetio, L., Assegaff, S., & Kurniabudi. (2025). Analisis Kepuasan Mahasiswa terhadap Kualitas Layanan Sistem Informasi Akademik Menggunakan Metode Fuzzy Servqual. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi.
  9. Rahayu, Y. S. (Tahun tidak dicantumkan). Analisis Pengaruh Kualitas Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) terhadap Kepuasan Mahasiswa STTKD Yogyakarta. Jurnal Sistem Informasi.
  10. Suaedi, F., & Wardiyanto, B. (2010). Revitalisasi Administrasi Negara: Reformasi Birokrasi dan e-Government. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  11. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  12. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
  13. World Bank Group. (2015). E-Government and Public Service Delivery. Washington DC: World Bank.

Similar Articles

1-10 of 477

You may also start an advanced similarity search for this article.