Cooling tower memegang peranan krusial dalam sistem pendingin industri dan perusahaan, mengingat besarnya energi yang dikonsumsi oleh kipas dan sistem sirkulasi air menuntut adanya analisis kinerja berkala serta upaya peningkatan efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional cooling tower aktual serta mengkaji potensi penghematan energi tanpa mengurangi kapasitas pendinginan. Dalam analisis kinerja, parameter suhu air masuk (Tin), suhu air keluar (Tout), suhu bola basah (Twb), serta laju aliran air dan udara akan dianalisis untuk menentukan nilai range, approach, dan efektivitas termal. Sementara itu, analisis efisiensi energi akan difokuskan pada optimalisasi konsumsi daya kipas terhadap kapasitas pendinginan (kW/TR) serta pengurangan kehilangan air akibat blowdown dan penguapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan dan pemeliharaan peralatan sangat memengaruhi efektivitas operasional menara pendingin. Upaya peningkatan efisiensi energi sistem dapat dilakukan melalui penggunaan Variable Frequency Drive (VFD) untuk mengatur laju aliran air dan kecepatan kipas, serta penerapan manajemen Cycles of Concentration (COC) guna mengurangi kebutuhan air pengganti (make-up water).
References
American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers. (2020). ASHRAE handbook—HVAC systems and equipment. ASHRAE.
Fauzi, D. A., & Rudiyanto, B. (2016). Analisa performa menara pendingin pada PT Geo Dipa Energi Unit Dieng. Jurnal Desiminasi Teknologi, 4(1), 23–31.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2015). Pedoman teknis efisiensi energi untuk sistem penyediaan energi: Menara pendingin (cooling tower). Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi.
Maulana, I. (2025). Analisis kinerja cooling tower induced draft counter flow di texturizing plant PT. X [Skripsi sarjana, Universitas Nasional]. Repositori Universitas Nasional.
Perry, R. H., & Green, D. W. (2019). Perry's chemical engineers' handbook (9th ed.). McGraw-Hill Education.
Putri, A. M., Asri, R., & Yunesti, P. (2026). Studi pengaruh metode pengendalian motor terhadap konsumsi energi pada sistem cooling tower. Jurnal Infotekmesin, 17(1), 45–52. doi.org
Said, S. A., & Al-Zahahrani, A. (2018). Performance evaluation and energy optimization of industrial cooling towers using variable speed drives. Energy Conversion and Management, 165, 412–423. doi.org
Azis, A., & Hermawan, T. (2020). Analisa kinerja cooling tower tipe counter flow induced draft untuk menentukan efektivitas termal. Academia.edu. academia.edu
Harahap, R. A. (2019). Laporan magang: Analisis efisiensi dan evaluasi kinerja cooling tower di area Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) [Laporan Magang, PT Indonesia Power]. Scribd. scribd.com
Prasetyo, B., & Setiawan, I. (2021). Analisis performa cooling tower jenis induced draft counter flow di power plant PT X. ResearchGate. researchgate.net
Ramadhan, F. (2022). Evaluasi karakteristik termal range, approach, dan efektivitas menara pendingin (cooling tower) [Skripsi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa]. Repository UNTIRTA. untirta.ac.id
Suryawan, A., & Wijaya, K. (2023). Optimasi kinerja cooling tower induced draft crossflow untuk efisiensi konsumsi energi listrik kipas. Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, 5(1), 112-120. pnj.ac.id.