Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 3 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

EVALUASI KINERJA SISTEM PENERANGAN HOTEL MERPATI PONTIANAK

DOI:
https://doi.org/10.2238/rdxpac21
Submitted
August 3, 2026
Published
2026-08-03

Abstract

Sistem penerangan merupakan salah satu komponen vital pada bangunan gedung perhotelan yang berdampak langsung pada kenyamanan visual, keselamatan tamu, serta efisiensi penggunaan energi listrik secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem penerangan pada Hotel Merpati Pontianak berdasarkan standar Standar Nasional Indonesia (SNI 6197:2020) tentang Konservasi Energi pada Sistem Pencahayaan serta ketentuan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL 2020). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, inventarisasi dimensi ruangan dan spesifikasi teknis armatur terpasang, serta perhitungan ulang tingkat iluminansi (lux) menggunakan metode lumen. Hasil perhitungan pada kondisi eksisting menunjukkan bahwa mayoritas ruangan seperti koridor, kamar tidur tamu (Executive, Deluxe, Superior), ruang kantor pengelola, area dapur, serta restoran belum memenuhi standar kuat pencahayaan yang dipersyaratkan. Untuk mengatasinya, dilakukan perancangan ulang evaluatif dengan melakukan penyesuaian jumlah titik lampu dan pemeliharaan jenis armatur LED berorientasi efisiensi tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan total kebutuhan daya sistem penerangan dari kondisi eksisting sebesar 2.785 Watt menjadi 3.811 Watt (mengalami peningkatan sebesar 1.026 Watt atau 36,84%). Walaupun terjadi kenaikan daya total terpasang demi terpenuhinya ambang batas iluminansi sesuai fungsi ruang, seluruh nilai Kepadatan Daya Pencahayaan (Lighting Power Density / LPD) hasil rancangan evaluasi berada di bawah batas maksimum yang diizinkan oleh SNI 6197:2020. Dengan demikian, sistem penerangan hasil evaluasi berhasil memenuhi tolok ukur kenyamanan visual sesuai standar sekaligus menjaga aspek konservasi energi listrik.

References

  1. [1] Badan Standardisasi Nasional. (2020). Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL 2020) / SNI 0225:2020. Jakarta: BSN.
  2. [2] Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 6197:2020 - Konservasi Energi pada Sistem Pencahayaan. Jakarta: BSN.
  3. [3] Dermawan, P. A. (2017). Studi Evaluasi Perencanaan Instalasi Penerangan Hotel Neo By Aston Pontianak. Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura, 5(1), 1–10.
  4. [4] Hutauruk, F. O. (2017). Analisis Intensitas Pencahayaan Pada Lapangan Planet Futsal Rumbai Pekanbaru. Jurnal Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning, 3(2), 45–52.
  5. [5] Oktafianus, R. M. (2019). Evaluasi Sistem Pencahayaan Di Perpustakaan Untan Gedung Lama Berdasarkan Standar PUIL HE 2011. Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura, 7(2), 112–120.
  6. [6] Sumardjati, P. (2008). Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
  7. [7] International Electrotechnical Commission. (2009). IEC 60364-1: Low-voltage electrical installations - Part 1: Fundamental principles, assessment of general characteristics, definitions. Geneva: IEC.
  8. [8] Fathurrahman. (2026). Evaluasi Kinerja Sistem Penerangan Hotel Merpati Pontianak. Skripsi Sarjana, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Tanjungpura, Pontianak.
  9. [9] Rea, M. S. (2000). The IESNA Lighting Handbook: Reference and Application (9th ed.). New York: Illuminating Engineering Society of North America.
  10. [10] Pritchard, D. C. (2016). Lighting (6th ed.). London: Routledge.

Similar Articles

1-10 of 458

You may also start an advanced similarity search for this article.