Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 2 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

PENGARUH PENGGUNAAN ALAT KESELAMATAN KERJA PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LAS SMAW TERHADAP HASIL PRAKTIK SISWA KELAS XI TEKNIK PENGELASAN SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI

DOI:
https://doi.org/10.2238/1e8f5s15
Submitted
July 29, 2026
Published
2026-07-29

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam pembelajaran praktik Teknik Las Shielded Metal Arc Welding (SMAW) karena proses pengelasan melibatkan risiko radiasi ultraviolet, suhu tinggi, dan asap logam berbahaya. Observasi awal di SMK Negeri 1 Bukittinggi menunjukkan masih banyak siswa kelas XI Teknik Pengelasan yang mengabaikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) selama praktik sehingga berisiko terhadap keselamatan maupun kualitas hasil kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan alat keselamatan kerja terhadap hasil praktik siswa pada mata pelajaran Teknik Las SMAW. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik total sampling terhadap 35 siswa kelas XI Teknik Pengelasan. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert untuk mengukur penggunaan APD dan rubrik penilaian untuk mengukur hasil praktik, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai F hitung 34,781 dan t hitung 5,898 dengan signifikansi 0,000, yang berarti penggunaan alat keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil praktik siswa, dengan kontribusi sebesar 51,3 persen. Temuan ini menyimpulkan bahwa kedisiplinan penggunaan APD berperan penting dalam menunjang keberhasilan praktik pengelasan, sehingga sekolah perlu memperkuat budaya K3 melalui penyediaan APD yang memadai dan pengawasan berkelanjutan terhadap kepatuhan siswa.

References

  1. Ariyanto, E. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di PT. Bima Trisakti Kota Banjarmasin. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(4), 714–719.
  2. Gagné, R. M. (1985). The conditions of learning and theory of instruction.
  3. Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370.
  4. Muhamad, M., & Ahyanuardi, A. (2022). Pengaruh Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Sikap terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 3(2), 234–240.
  5. Putra, N. P., Jasman, J., Rifelino, R., & Abadi, Z. (2021). Hubungan Pemakaian Alat Pelindung Diri Terhadap Pengetahuan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Siswa Jurusan Teknik Mesin SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Jurnal Vokasi Mekanika, 3(3), 75–80.
  6. Ramli, S. (2010). Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja OHSAS 18001. Jakarta: Dian Rakyat.
  7. Seprinaldi, D. (2023). Analisis Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Sikap Siswa Pada Praktek Kerja Pengelasan di SMK N 4 Takengon. Malewa: Journal of Multidisciplinary Educational Research, 1(2), 43–50.
  8. Suma'mur, P. K. (2017). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES).

Similar Articles

1-10 of 476

You may also start an advanced similarity search for this article.