Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 3 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PRAKTIK PENGELASAN DI BENGKEL TEKNIK PENGELASAN SMK NEGERI 1 GUGUAK

DOI:
https://doi.org/10.2238/25v3gb05
Submitted
August 21, 2026
Published
2026-08-21

Abstract

Kegiatan praktik pengelasan di Bengkel Teknik Pengelasan SMK Negeri 1 Guguak masih menghadapi permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), antara lain penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang belum optimal, ketidakpatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), kondisi lingkungan bengkel yang belum sepenuhnya aman, serta adanya tindakan dan kondisi tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menentukan tingkat risiko berdasarkan nilai Probability dan Severity, mengelompokkan kategori tingkat risiko berdasarkan matriks HIRARC, serta menyusun rekomendasi pengendalian risiko berdasarkan Hierarchy of Control. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada kegiatan praktik pengelasan kelas XI TP 1 dan XI TP 2. Masing-masing kelas diamati sebanyak tiga kali dengan melibatkan dua observer. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan Probability (P) dan Severity (S), kemudian dihitung menggunakan rumus R = P × S dan diklasifikasikan berdasarkan matriks risiko HIRARC. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 60 potensi bahaya pada empat tahapan praktik pengelasan, yaitu persiapan, pemeriksaan peralatan, pelaksanaan pengelasan, serta finishing dan pembersihan area kerja. Potensi bahaya terdiri atas bahaya fisik, kimia, listrik, mekanik, ergonomi, kebakaran, unsafe action, dan unsafe condition. Sebanyak 8 potensi bahaya (13,33%) termasuk kategori rendah, 29 (48,33%) sedang, 19 (31,67%) tinggi, dan 4 (6,67%) ekstrem. Risiko ekstrem meliputi radiasi UV, asap las, risiko kebakaran, dan jalur evakuasi terhalang. Pengendalian yang direkomendasikan meliputi perbaikan ventilasi dan sistem kelistrikan, penataan area kerja, pemasangan welding screen, penerapan SOP dan safety briefing, peningkatan pengawasan, serta penggunaan APD yang sesuai.

References

  1. Alamsyah, A., Putra, B., & Rahman, C. (2021). Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada proses pengelasan. Jurnal Teknik Industri, 12(2), 85–92.
  2. American National Standards Institute. (2020). Safety in welding and allied processes. Washington, DC: ANSI.
  3. American Welding Society. (2020). Safety in welding, cutting, and allied processes. Miami: American Welding Society.
  4. Ananta, R., Wijaya, D., & Saputra, H. (2025). Analisis bahaya dan risiko pada proses pengelasan di lingkungan kerja. Jurnal K3 dan Lingkungan Kerja, 5(1), 10–18.
  5. Dewi, S., & Ikhssani, M. (2021). Identifikasi potensi bahaya sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 9(2), 55–62.
  6. Fitra, H., Saputra, R., & Lestari, D. (2024). Penerapan metode HIRARC dalam analisis risiko keselamatan kerja. Jurnal Teknik dan Manajemen Industri, 8(1), 15–22.
  7. International Labour Organization. (2023). Occupational safety and health (OSH): Guidelines and standards. Geneva: ILO.
  8. International Organization for Standardization. (2018). ISO 31000:2018 Risk management—Guidelines. Geneva: ISO.
  9. National Institute for Occupational Safety and Health. (2023). Hierarchy of controls. Washington, DC: NIOSH.
  10. Nurdiana, S., & Susilawati, N. (2023). Analisis risiko K3 pada proses pengelasan SMAW. Jurnal Teknik Mesin dan Industri, 7(2), 95–102.
  11. Ramli, S. (2010). Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Jakarta: Dian Rakyat.
  12. Ridwan, R., et al. (2026). Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pelatihan pengelasan SMAW di UPTD BLK Kota Probolinggo. Jurnal Keselamatan Kerja dan Lingkungan.
  13. Tarigan, R., Nababan, M., & Siregar, R. (2022). Analisis penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada siswa SMK dalam kegiatan praktik. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 9(2), 120–128.
  14. Tarwaka. (2020). Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja. Surakarta: Harapan Press.
  15. Suma’mur, P. K. (2021). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (Hiperkes). Jakarta: Sagung Seto.

Similar Articles

1-10 of 483

You may also start an advanced similarity search for this article.