Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 2 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS PENGEMBANGAN USAHA PECEL LELE SEBAGAI UMKM KULINER MELALUI INOVASI PRODUK, PELAYANAN, DAN PEMASARAN DIGITAL

DOI:
https://doi.org/10.2238/dm5h2147
Submitted
July 8, 2026
Published
2026-07-08

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya melalui usaha pecel lele yang banyak berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Meskipun memiliki peluang usaha yang cukup besar, pelaku usaha pecel lele masih menghadapi berbagai tantangan, seperti meningkatnya persaingan, fluktuasi harga bahan baku, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha pecel lele sebagai UMKM kuliner melalui inovasi produk, peningkatan kualitas pelayanan, dan pemasaran digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur yang didukung observasi sederhana terhadap aktivitas usaha pecel lele. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, observasi lapangan, serta kajian berbagai jurnal, buku, dan laporan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk, kualitas pelayanan, dan pemanfaatan pemasaran digital merupakan faktor utama yang memengaruhi daya saing usaha pecel lele. Inovasi menu mampu meningkatkan nilai tambah produk, pelayanan yang baik mendorong kepuasan dan loyalitas pelanggan, sedangkan pemasaran digital memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan peluang penjualan. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan modal, rendahnya literasi digital, dan belum optimalnya pengelolaan keuangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan usaha yang berorientasi pada inovasi, peningkatan kualitas pelayanan, serta optimalisasi teknologi digital agar usaha pecel lele mampu berkembang secara berkelanjutan dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

References

  1. Devi Krisnawati. (2018, April 26). PERAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL PADA STRATEGI PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI UMKM DI INDONESIA (Studi Kasus: UMKM Kuliner Tanpa Restaurant ‘Kepiting Nyinyir’). JURNAL MANAJEMEN BISNIS KRISNADWIPAYANA, 5(1), 1-16.
  2. Gatot Wijayanto. (2025, Maret 28). PERAN INOVASI PRODUK DAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM KULINER TRADISIONAL. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(1), 3602-3607. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i1.43766
  3. Puriati, N. M. (2026, Januari 22). Sinergi Strategi Pemasaran Digital Dan Kebijakan Publik Dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM Kuliner Di Denpasar. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 7(2), 1364-1370. https://doi.org/10.37385/msej.v7i2.10261
  4. Putra Sarna, D. T. (2025, Desember 27). PENGARUH INOVASI, KUALITAS PELAYANAN DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI FINANSIAL (FINTECH) TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA UMKM PECEL LELE DI KOTA BENGKULU. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan, 3(2), 348-354. https://doi.org/10.70248/jakpt.v3i2.3241
  5. Sino, H. W. (2025, Februari 20). Pengaruh Digital Marketing dan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian di UMKM Kuliner. urnal Ekonomi Holistic, 1(1), 17-26. https://doi.org/10.1610/z0fkx761

Similar Articles

1-10 of 274

You may also start an advanced similarity search for this article.