UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE MENGGUNAKAN SERBUK GERGAJI, BIJI-BIJIAN, DAN SERBUK WARNA-WARNI PADA KELOMPOK B PAUD

Authors
  • Nilawati

    Institut Pendidikan dan Teknologi Aisyiyah Riau
    Author
  • Asri Neli Putri

    Institut Pendidikan dan Teknologi Aisyiyah Riau
    Author
Keywords:
Kemampuan Kognitif, Kegiatan Kolase, Serbuk Gergaji, Biji-bijian, Pendidikan Anak Usia Dini
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak usia dini di Kelompok B PAUD, khususnya dalam hal pemecahan masalah, klasifikasi objek, pengenalan pola, serta koordinasi visual-spasial. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi penerapan kegiatan seni kolase berbasis bahan alam dan media taktil (serbuk gergaji, biji-biji alam, serta serbuk warna-warni) sebagai stimulus pedagogis. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 15 anak Kelompok B. Teknik pengumpulan data yang diaplikasikan meliputi observasi partisipatif, dokumentasi portofolio perkembangan, dan tes kinerja motorik-kognitif. Hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kognitif anak. Pada kondisi pra-siklus, ketuntasan klasifikasi dan pemecahan masalah anak hanya mencapai 26,7%. Setelah pelaksanaan Siklus I, tingkat capaian berkembang menjadi 53,3%, dan mengalami akselerasi optimal pada akhir Siklus II hingga menyentuh angka 86,7%, melebihi indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 80%. Temuan mengeksplorasi bahwa integrasi ragam tekstur dan spektrum warna dari serbuk gergaji dan biji-biji alam memicu aktivasi neurokognitif melalui eksplorasi sensoris, memantapkan konsentrasi, serta mengasah fungsi eksekutif otak anak usia dini.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Arikunto, S. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, S. (2021). Penelitian Tindakan Kelas (Ed. Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2022). Capaian pembelajaran pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Diamond, A. (2020). Executive functions: Handbooks in neurocognitive development of early childhood. Trends in Cognitive Sciences, 24(3), 214-223.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Jakarta: Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The Action Research Planner: Doing Critical Action Research. Singapore: Springer.

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2020). The Action Research Planner: Doing Critical Action Research (2nd ed.). Singapore: Springer.

Mulyasa, E. (2022). Manajemen PAUD. PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2023). Manajemen dan Strategi Pembelajaran PAUD Bermutu. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Piaget, J. (2002). The Psychology of Intelligence. London: Routledge.

Pound, L. (2022). How Children Learn: From Piaget and Vygotsky to Neuroscience and Loose Parts. London: Practical Pre-School Books.

Sumanto. (2006). Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Susanto, A. (2017). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Bumi Aksara.

Suyadi. (2014). Teori Pembelajaran Anak Usia Dini dalam Perspektif Neurosains. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyadi, & Selvi, M. (2022). Neurosains Pendidikan Anak Usia Dini: Merancang Pembelajaran Berbasis Aktivitas Otak. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sweller, J. (2020). Cognitive load theory and educational technology in early childhood education. Educational Technology Research and Development, 68(1), 1-16.

Triharso, A. (2013). Permainan kreatif dan edukatif untuk anak usia dini. Andi Offset.

Cover Image
Downloads
Published
2026-07-20
Section
Articles

How to Cite

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE MENGGUNAKAN SERBUK GERGAJI, BIJI-BIJIAN, DAN SERBUK WARNA-WARNI PADA KELOMPOK B PAUD. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(8). https://doi.org/10.2238/nmdchx07

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

61-70 of 342

You may also start an advanced similarity search for this article.