PENGGUNAAN MEDIA LOOSE PARTS DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN

Authors
  • Meutia Jullizar

    Institut Pendidikan dan Teknologi Aisyiyah Riau
    Author
  • Asri Neli Putri

    Institut Pendidikan dan Teknologi Aisyiyah Riau
    Author
Keywords:
Media Loose Parts, Berpikir Kritis, Anak Usia Dini, Pemecahan Masalah, Pendidikan Kognitif
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media loose parts dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini kelompok B (usia 5-6 tahun). Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi abad ke-21 yang sangat krusial untuk dikembangkan sejak dini guna membekali anak dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari, membuat keputusan, dan berinovasi. Media loose parts, berupa bahan terbuka yang dapat dipindahkan, dibawa, digabungkan, dirancang ulang, dipisahkan, dan disatukan kembali dengan berbagai cara, menawarkan stimulasi yang kaya bagi kreativitas dan kognisi anak. Desain penelitian ini menggunakan Pendekatan Campuran ( Mixed Methods) dengan model konkuen trianggulasi, yang menggabungkan metode Kuantitatif Quasi-Eksperimen (Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design) dan Penelitian Kualitatif Deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 40 anak yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (20 anak) menggunakan media loose parts dan kelompok kontrol (20 anak) menggunakan media konvensional pabrikan. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi terstruktur, tes performa pemecahan masalah, wawancara guru, dan dokumentasi portofolio kerja anak. Analisis data kuantitatif menggunakan Uji t berpasangan (Paired Sample t-test) dan Independent Sample t-test, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan secara statistik pada skor kemampuan berpikir kritis kelompok eksperimen (p < 0,001), dengan nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen (84,5) jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (68,2). Analisis kualitatif mengungkap bahwa media loose parts menstimulasi sub-indikator berpikir kritis anak secara optimal, yang meliputi kemampuan bertanya analitis, menganalisis hubungan sebab-akibat, merumuskan hipotesis sederhana saat bermain, dan mengevaluasi hasil karya mereka sendiri. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa implementasi media loose parts yang dipandu oleh scaffolding pedagogis yang tepat dari guru terbukti efektif secara signifikan dalam mengakselerasi kemampuan berpikir kritis anak usia dini 5-6 tahun.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Casey, E. M., & Kendall, P. (2018). Tinkering with loose parts: Merging science, engineering, and art in early childhood. Early Childhood Education Journal, 46(4), 435-443.

Casey, T., & Robertson, M. (2021). Loose Parts Play: A Practical Guide for Advanced Early Years Practitioners. Edinburgh: Inspiring Scotland.

Daly, L., & Beloglovsky, M. (2015). Loose parts: Inspiring play in young children. Redleaf Press.

Ennis, R. H. (2015). Critical Thinking: A Streamlined Conception. In Davies, M. & Barnett, R. (Eds.), The Palgrave Handbook of Critical Thinking in Higher Education (pp. 31-47). New York: Palgrave Macmillan.

Fisher, R. (2019). Teaching Thinking: Philosophical Enquiry in the Classroom (4th ed.). London: Bloomsbury Academic.

Flavell, J. H. (1979). Metacognition and cognitive monitoring: A new area of cognitive-developmental inquiry. American Psychologist, 34(10), 906-911.

Gull, C., Bogunovich, J., Goldstein, S. L., & Rosengarten, T. (2019). Definitions of loose parts in early childhood outdoor play: A systematic review. International Journal of Play, 8(3), 239-253.

Harlen, W. (2015). Teaching, Learning and Assessing Science 5-12. London: SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nicholson, S. (2021). How NOT to Cheat Children: The Theory of Loose Parts. Landscape Architecture, 62(1), 30-34. (Original work published 1971).

Paul, R., & Elder, L. (2020). The Miniature Guide to Critical Thinking Concepts and Tools (8th ed.). Tomales, CA: Foundation for Critical Thinking.

Piaget, J. (2013). The Construction of Reality in the Child. London: Routledge. (Original work published 1954).

Robson, S. (2016). Are we looking at the same thing? Evaluating the development of a tool to support practitioners' observations of young children's metacognition and executive function. Early Years, 36(4), 422-438.

Sani, R. A. (2019). Pembelajaran Berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills). Tiga Serangkai.

Siraj-Blatchford, I., Sylva, K., Muttock, S., Gilden, R., & Bell, D. (2002). Researching Effective Pedagogy in the Early Years (REPEY). London: Department for Education and Skills.

Sudijono, A. (2018). Pengantar Statistik Pendidikan. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sujiono, Y. N. (2019). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Indeks.

Susanto, A. (2021). Perkembangan Anak Usia Dini: Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta: Kencana.

Cover Image
Downloads
Published
2026-07-22
Section
Articles

How to Cite

PENGGUNAAN MEDIA LOOSE PARTS DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(8). https://doi.org/10.2238/yvyfrd34

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 378

You may also start an advanced similarity search for this article.