MODEL PEMBELAJARAN TAHSIN DAN TADABBUR AL-QUR’AN BAGI JAMAAH LANSIA: STUDI KASUS KAJIAN BA’DA SHUBUH DI MUSHOLA AL-HIDAYAH BRANGKAL GRESIK

Authors
  • Muhamad Masrukhin Ubaidilah

    Universitas Alfalah Assunniyyah
    Author
  • Titin Nurhidayati

    Universitas Alfalah Assunniyyah
    Author
  • Muhaimin Asrori

    Universitas Alfalah Assunniyyah
    Author
  • Kafi Anand Matur

    Universitas Alfalah Assunniyyah
    Author
  • M. ERICK AFANI

    Universitas Alfalah Assunniyyah
    Author
Keywords:
Pendidikan Lansia, Tahsin Al-Qur’an, Tadabbur, Andragogi, Geragogi, Pendidikan Non-Formal
Abstract
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis model pembelajaran integratif Tahsin (perbaikan bacaan) dan Tadabbur (pemahaman makna) Al-Qur’an bagi jamaah lansia di Mushola Al-Hidayah, Desa Brangkal, Gresik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kesenjangan antara kemampuan teknis tilawah dan pemahaman substansial ayat pada kelompok usia lanjut, serta kurangnya metode pembelajaran yang adaptif terhadap karakteristik psikopedagogis lansia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, penelitian ini melibatkan pengajar, pengurus takmir, dan lima jamaah lansia sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan pasif dan wawancara mendalam selama periode Mei 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang diterapkan menggabungkan teknik talqin klasikal bergilir untuk aspek Tahsin dan tafsir tematik kontekstual untuk aspek Tadabbur. Model ini terbukti efektif karena mengadopsi prinsip-prinsip andragogi dan geragogi, seperti keamanan psikologis, relevansi materi dengan pengalaman hidup, dan repetisi intensif. Faktor pendukung utama meliputi motivasi spiritual intrinsik jamaah dan ikatan sosial yang kuat, sedangkan penghambat utamanya adalah keterbatasan fisik (penglihatan/pendengaran) dan heterogenitas kemampuan awal. Dampak program terlihat pada peningkatan kualitas bacaan (reduksi lahn jali), kedalaman pemahaman nilai moral ayat, serta peningkatan kesejahteraan psikososial jamaah. Studi ini merekomendasikan pentingnya formalisasi kurikulum non-formal berbasis komunitas yang inklusif bagi lansia.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2019.

Asy-Syarbashi, Said Hawwa. Seni Membaca Al-Qur’an (Tahsin Tilawah). Terjemahan oleh Tim Penerjemah. Jakarta: Gema Insani Press, 2003.

Knowles, Malcolm S. The Modern Practice of Adult Education: From Pedagogy to Andragogy. Englewood Cliffs: Cambridge Adult Education, 1980.

Miles, Matthew B., Huberman, A. Michael, & Saldaña, Johnny. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Edisi 3. Thousand Oaks: Sage Publications, 2014.

Nata, Abuddin. Ulumul Qur’an. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2008.

Quraish Shihab, M. Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan, 1992.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.

Wawancara dengan Bapak H. Suprayitno, Jamaah Kajian Mushola Al-Hidayah, Brangkal, Gresik, 5 Mei 2026.

Wawancara dengan Ibu S. Martini, Jamaah Kajian Mushola Al-Hidayah, Brangkal, Gresik, 12 Mei 2026.

Cover Image
Downloads
Published
2026-06-29
Section
Articles

How to Cite

MODEL PEMBELAJARAN TAHSIN DAN TADABBUR AL-QUR’AN BAGI JAMAAH LANSIA: STUDI KASUS KAJIAN BA’DA SHUBUH DI MUSHOLA AL-HIDAYAH BRANGKAL GRESIK. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(7). https://doi.org/10.2238/wmx7xw89

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 410

You may also start an advanced similarity search for this article.