IMPLEMENTASI PERMAINAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENSTIMULASI KECERDASAN VISUAL-SPASIAL DI PAUD MATAHARI

Authors
  • Aldy Sulystyawan

    Universitas Negeri Malang
    Author
  • Pramono

    Universitas Negeri Malang
    Author
  • Munaisra Tri Tirtaningsih

    Universitas Negeri Malang
    Author
Keywords:
permainan saintifik; kecerdasan visual-spasial; anak usia dini; pendekatan saintifik; PAUD
Abstract
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran strategis dalam menstimulasi berbagai potensi anak pada masa keemasan (golden age), termasuk kecerdasan visual-spasial. Pada praktiknya, stimulasi kecerdasan ini belum optimal karena pembelajaran masih banyak berorientasi pada penguasaan calistung dasar, sementara aktivitas yang memicu imajinasi ruang dan konstruksi berpikir anak relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan anak dalam representasi visual-spasial, mengidentifikasi faktor penyebabnya, menganalisis implementasi permainan berbasis pendekatan saintifik, serta mengetahui efektivitasnya dalam menstimulasi kecerdasan visual-spasial anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di TK Matahari, Kabupaten Malang, dengan subjek penelitian kepala sekolah, dua guru kelompok B, dan lima belas anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan visual-spasial anak masih beragam, ditandai dengan kesulitan dalam menyusun puzzle, membedakan bentuk geometri yang serupa, menggambar secara proporsional, dan memahami konsep arah. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh perbedaan tahap perkembangan, minimnya stimulasi di rumah, keterbatasan media, rendahnya konsentrasi, dan lingkungan belajar yang kurang mendukung. Implementasi permainan berbasis pendekatan saintifik—melalui tahapan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan menggunakan media puzzle, balok, kartu bentuk, dan permainan warna—terbukti efektif meningkatkan kemampuan anak mengenali bentuk, memahami pola dan ruang, menyusun konstruksi, serta merepresentasikan hasil pengamatan. Temuan ini memperkuat teori kecerdasan majemuk Howard Gardner dan teori representasi semiotik Raymond Duval, serta relevan dengan beberapa hasil penelitian terdahulu pada bidang pendidikan anak usia dini. Implikasinya, guru PAUD perlu secara konsisten mengintegrasikan pendekatan saintifik dalam rancangan pembelajaran berbasis bermain guna mengoptimalkan perkembangan kecerdasan visual-spasial anak.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV Syakir Media Press.

Ajat, S. (2024). Stimulasi kemampuan visual-spasial melalui permainan edukatif. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Anifah, S. N., Lina, H. H. U., & Sa'adah, L. A. T. I. F. A. T. U. S. (2025). Implementasi permainan brick balok sebagai media stimulasi kemampuan mengenal pola dan bentuk di TK Pertiwi Gembol Blora. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 65–73.

Asmiaty, A., Wahira, W., & Asrifan, A. (2026). Problem solving pada anak usia dini: Pemanfaatan balok sebagai media pembelajaran. Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences, 5(1), 65–74.

Duval, R. (2006). A cognitive analysis of problems of comprehension in a learning of mathematics. Educational Studies in Mathematics, 61(1–2), 103–131.

Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences (3rd ed.). Basic Books.

Indira, E. W. M., Anggraini, D., & Saputra, R. (2023). Kemampuan spasial anak usia dini melalui media puzzle tangram. Sentra Cendekia, 4(1), 1–14.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Muhlisah, N., & Herlina, H. (2021). Peningkatan kecerdasan visual-spasial melalui kegiatan kolase berbasis saintifik pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1–10.

Nuraini, I., Mahmud, B., & Imran, F. A. (2026). Peningkatan kemampuan visual spasial melalui model sentra balok di kelompok B TK Mappadaelo Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education), 7(1).

Oktavianty, M. N., Antara, P. A., & Handayani, D. A. P. (2024). Model pembelajaran STEAM terhadap kemampuan kecerdasan visual spasial di taman kanak-kanak. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 7(2), 320–330.

Putri, R. F. A., & Adhani, D. N. (2023). Media BUBOP (Busy Book Puzzle) untuk menstimulus kemampuan visual spasial anak. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 10(2), 124–136.

Safitri, A., & Nirwana, H. (2024). Pengembangan kecerdasan visual-spasial melalui kegiatan menggambar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 45–56.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2020). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Sweller, J. (2011). Cognitive load theory. In Psychology of Learning and Motivation (Vol. 55, pp. 37–76). Academic Press.

Yatri, I., & Amini, N. (2022). Penerapan permainan balok dalam mengembangkan kecerdasan visual spasial anak usia dini. Jurnal El-Audi, 3(2), 91–105.

Cover Image
Downloads
Published
2026-06-28
Section
Articles

How to Cite

IMPLEMENTASI PERMAINAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENSTIMULASI KECERDASAN VISUAL-SPASIAL DI PAUD MATAHARI. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(7). https://doi.org/10.2238/vde16q72

Similar Articles

1-10 of 331

You may also start an advanced similarity search for this article.