Riska Mutiara, Umi Narimawati (Author)
Konservasi Penyu Pangumbahan, Ujung Genteng merupakan destinasi ekowisata berbasis konservasi yang memanfaatkan promosi melalui media Instagram dan layanan edukasi untuk mendorong kunjungan wisatawan, namun masih menghadapi kendala konsistensi promosi dan penyampaian layanan edukasi yang perlu dikaji pengaruhnya terhadap keputusan kunjungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh promosi media Instagram dan layanan edukasi terhadap keputusan kunjungan wisatawan pada Konservasi Penyu Pangumbahan, baik secara parsial maupun simultan, sebagai upaya mendukung internasionalisasi destinasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif melalui pendekatan asosiatif kausal. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kepada wisatawan yang pernah berkunjung serta mengikuti atau mengetahui akun Instagram resmi konservasi, dengan sampel sebanyak 67 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi), regresi linear berganda, koefisien determinasi, serta uji t dan uji F dengan bantuan SPSS 25. Hasil analisis deskriptif menunjukkan variabel promosi media Instagram (mean 39,36), layanan edukasi (mean 39,79), dan keputusan kunjungan wisatawan (mean 40,30) memperoleh penilaian yang baik dari responden. Hasil regresi linear berganda menghasilkan persamaan Y = 3,673 + 0,396X1 + 0,529X2. Uji t menunjukkan promosi media Instagram berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,807; Sig. 0,007) dan layanan edukasi berpengaruh positif dan signifikan (t = 3,910; Sig. 0,000) terhadap keputusan kunjungan wisatawan, dengan layanan edukasi sebagai faktor yang lebih dominan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 155,592; Sig. 0,000) dengan kontribusi sebesar 82,4% (Adjusted R² = 0,824). Kebaruan penelitian terletak pada integrasi promosi media Instagram dan layanan edukasi pada destinasi ekowisata konservasi penyu yang berorientasi pada internasionalisasi. Hasil ini berimplikasi pada perlunya optimalisasi konsistensi konten promosi Instagram dan peningkatan kualitas layanan edukasi, termasuk penyediaan konten dwibahasa, guna mendukung Konservasi Penyu Pangumbahan sebagai destinasi konservasi berskala internasional.