Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Volume 11, No. 4Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

Published September 1, 2026

Issue description

Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh Institute Cahaya Ilmu Bangsa Jurnal ini diterbitkan tiap bulan. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan menerbitkan makalah-makalah berkualitas tinggi di bidang Sains dan Teknologi Industri yang direview oleh beberapa orang reviewer di bidang Sains, Teknologi, Komunikasi dan Industri yang diterbitkan oleh Cahaya Ilmu Bangsa. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek menerima makalah yang merupakan hasil pemikiran original dan kontribusi yang signifikan yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Jurnal ini diterbitkan untuk Multidisiplin Ilmu Sains dan Teknologi

Articles

  1. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM BOOKING RUANG MEETING BERBASIS WEB MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL

    Pengelolaan pemesanan ruang meeting merupakan bagian penting dalam mendukung koordinasi dan operasional perusahaan. Berdasarkan observasi dan wawancara pada sebuah perusahaan manufaktur, proses pemesanan masih dilakukan melalui pencatatan internal dan konfirmasi kepada pihak terkait sehingga informasi ketersediaan ruang belum tersedia secara real-time, benturan jadwal berpotensi terjadi, dan monitoring penggunaan ruang belum terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem booking ruang meeting berbasis web menggunakan framework Laravel. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan pengembangan perangkat lunak model Waterfall. Sistem dirancang menggunakan arsitektur Model-View-Controller (MVC), basis data MySQL, serta fitur autentikasi, pengelolaan ruang dan pengguna, booking, validasi ketersediaan jadwal, approval, kalender, riwayat, notifikasi, dan laporan. Hasil Black Box Testing pada skenario fitur booking menunjukkan seluruh skenario yang diuji berhasil. Rekap UAT yang tersedia dalam dokumen sumber terdiri atas 70% sangat setuju, 20% setuju, 10% netral, dan 0% untuk dua kategori penolakan. Berdasarkan rekap tersebut, skor penerimaan yang dapat diverifikasi adalah 92% (460/500). Sistem yang dikembangkan mampu mendukung proses booking yang lebih terstruktur, menyediakan informasi jadwal, dan mengurangi potensi benturan penggunaan ruang.
  2. PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA JALAN PADA HARI KERJA DAN AKHIR PEKAN (STUDI KASUS: KAWASAN MALL BASSURA)

    The selection of this Article aims to analyze the effect of side friction on road performance, precisely in the Bassura Mall area during weekdays and weekends. Observational quantitative research methods were used by collecting field data to calculate vehicle volume and frequency of side obstacles. The analysis method used was the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI 2023) method on existing conditions (conditions that actually occur in the field) and ideal conditions (reduction of side obstacle events). The results of the study showed a shift in the peak time of traffic flow from 07.45–08.00 on weekdays to 09.15–09.30 on weekends. The characteristics of side obstacles also changed. On weekdays, it is dominated by pedestrians, while weekends are dominated by in -exit vehicle maneuvers (EEV) and stopped vehicles (PSV) which change the area to a Very High Side Obstacle Class. It is concluded that the analysis of ideal conditions through traffic engineering, such as the provision of passenger boarding and disembarkation zones, can minimize the shrinkage of road capacity significantly.
  3. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK SISWA BERBASIS WEBSITE DENGAN METODE RAD (STUDI KASUS: MTS WALISONGO ASY-SYIRBAANY)

    Pengelolahan nilai secara manual di sekolah sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kesalahan dalam penginputan. Saat ini, pengelolaan data nilai siswa di MTs Walisongo Asy-Syirbaany didominasi oleh metode manual dalam pencatatan nilai dan pembuatan raport, sehingga kondisi ini kurang efisien dan rawan kesalahan, dan keterbatasan akses orang tua untuk melacak perkembangan akademik siswa secara real-time. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dam mengembangkan sistem informasi e-raport berbasis web yang dapat mempermudah pengelolaan dan pelaporan nilai siswa menjadi lebih efisien dan mengurangi kesalahan. Metode pengembangan sistem yang di gunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang memungkinkan pengembangan sistem secara fleksibel dan bertahap. Penelitian ini menghasilkan platform e-raport yang memudahkan guru dalam penginputan nilai harian, UTS dan UAS dan mempermudah wali kelas dalam mencetak laporan hasil belajar. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, sistem ini terbukti dapat meningkatkan efisiensi waktu pengolahan nilai dan memberikan kemudahan bagi orang tua siswa dalam mengakses informasi pendidikan anak secara daring.
  4. SMART DECISION SUPPORT SYSTEM UNTUK REKOMENDASI PRODUK CAT BERBASIS PREFERENSI KONSUMEN MENGGUNAKAN METODE RANK ORDER CENTROID (ROC) DAN TECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS)

    Pemilihan produk cat yang sesuai dengan kebutuhan konsumen memerlukan pertimbangan terhadap beberapa kriteria sehingga diperlukan sistem yang mampu memberikan rekomendasi secara objektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Smart Decision Support System berbasis web untuk memberikan rekomendasi produk cat pada PT. Nitra Agung Chemindo Medan serta menerapkan ROC sebagai metode pembobotan dan TOPSIS sebagai metode perangkingan. Data penelitian menggunakan 20 alternatif produk dan enam kriteria, yaitu Bahan Dasar, Harga, Ketahanan, Hasil Akhir, Kandungan VOC, dan Waktu Pengeringan. ROC digunakan untuk menentukan bobot berdasarkan prioritas kriteria, sedangkan TOPSIS digunakan melalui tahapan normalisasi, pembobotan, penentuan solusi ideal, perhitungan jarak, nilai preferensi, dan perangkingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengolah data secara otomatis dan menghasilkan rekomendasi berdasarkan nilai preferensi. Avitex Gold 5 Kg memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,769987 dan menempati peringkat pertama. Pengujian Black Box menunjukkan seluruh menu utama sistem berjalan sesuai fungsi yang dirancang. Sistem yang dibangun dapat membantu konsumen dalam membandingkan produk dan memperoleh rekomendasi secara lebih terstruktur.
  5. Perancangan Mesin Pengayak Kascing Tipe Vibrating Screen dengan Pengaturan Kecepatan untuk Meningkatkan Efisiensi Pengayakan di Desa Manggihan Kabupaten Semarang

    Proses pengayakan kascing merupakan salah satu tahapan penting yang menentukan kualitas dan produktivitas pupuk organik. Namun, proses pengayakan di Desa Manggihan masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang relatif lama, tenaga kerja yang besar, serta menghasilkan ukuran partikel yang belum seragam. Penelitian ini bertujuan merancang dan merealisasikan mesin pengayak kascing tipe vibrating screen dengan sistem pengaturan kecepatan (speed control) untuk meningkatkan efisiensi proses pengayakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode rancang bangun (research and development engineering) yang meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan mesin, fabrikasi, perakitan, dan pengujian kinerja. Mesin dirancang menggunakan perangkat lunak Computer-Aided Design (CAD) dengan komponen utama berupa motor listrik satu fasa, poros eksentrik, sistem transmisi pulley–V-belt, vibrating screen, dan sistem kontrol open loop berbasis speed controller. Pengujian dilakukan terhadap parameter tegangan, arus, putaran motor (RPM), konsumsi daya, dan kestabilan operasi mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin mampu beroperasi sesuai spesifikasi rancangan. Sistem speed controller berhasil mengatur putaran motor hingga rata-rata 2.853,4 RPM sehingga menghasilkan getaran yang stabil dan mendukung proses pengayakan. Mesin yang dikembangkan berpotensi menjadi teknologi tepat guna yang mampu meningkatkan fleksibilitas pengoperasian, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga manual, serta mendukung peningkatan efisiensi pengolahan kascing pada skala usaha kecil.
  6. RANCANG BANGUN SISTEM PERSEDIAAN BERBASIS WEB DENGAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT PADA PT. SOMO JOYO ABADI

    PT. Somo Joyo Abadi merupakan perusahaan kontraktor yang bergerak di bidang infrastruktur telekomunikasi, khususnya dalam pembangunan jaringan Fiber to the X (FTTX). Pengelolaan persediaan material kabel fiber optik merupakan komponen krusial dalam keberlanjutan operasional proyek pembangunan. Masalah utama yang dihadapi dalam penelitian ini adalah keterbatasan pencatatan persediaan yang masih bersifat manual menggunakan kertas dan Microsoft Excel, sehingga memicu kerancuan transaksi masuk-keluar, dan sulitnya pelacakan riwayat persediaan diberbagai gudang, hingga keterlambatan eksekusi proyek akibat pemesanan ulang material. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem persediaan untuk kabel fiber optik berbasis web. Sistem dikembangkan dengan menerapkan metode Rapid Application Development (RAD) untuk mengakomodasi siklus iterasi yang cepat dan tepat sasaran sesuai kebutuhan pengguna, serta menggunakan metode First In First Out dalam alur pengeluaran stok. Pengujian fungsionalitas dilakukan melalui Black Box Testing dengan tingkat keberhasilan 100%, dan evaluasi pengalaman pengguna menggunakan User Acceptance Testing (UAT) memperoleh skor persentase sebesar 93% (Kategori Sangat Baik). Sistem ini terbukti dapat mengubah tata kelola persediaan dari manual menjadi digital secara baik dan mempermudah untuk mengelola persediaan.
  7. ANALISIS PENYEBAB KERUSAKAN POMPA SENTRIFUGAL GOULDS 3196 MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT SULFINDO ADIUSAHA

    Kerusakan yang terjadi secara berulang pada pompa sentrifugal Goulds 3196 di Plant Ethylene Dichloride (EDC) PT Sulfindo Adiusaha dapat mengganggu kelancaran proses produksi dan menurunkan keandalan peralatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis kerusakan, menganalisis akar penyebab, dan menentukan prioritas perbaikan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data breakdown pompa periode Januari-Juni 2025 yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, Focus Group Discussion (FGD), dan catatan breakdown. Diagram Pareto digunakan untuk menentukan kerusakan dominan, FTA untuk mengidentifikasi akar penyebab, dan FMEA untuk menilai Severity (S), Occurrence (O), Detection (D), serta menghitung Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan lima kerusakan prioritas dengan persentase kumulatif 82,35%, yaitu suara pompa/motor tidak normal, kebocoran mechanical seal, gangguan aliran fluida, kerusakan sistem transmisi, dan kebocoran casing pompa. Analisis FMEA menghasilkan 22 dari 29 failure cause dengan RPN >= 200 yang termasuk kategori Very High Priority dan High Priority. Prioritas perbaikan mencakup penggantian komponen aus, alignment, perbaikan sistem pelumasan, pembersihan jalur aliran, penyesuaian celah impeller, priming ulang, dan peningkatan inspeksi serta preventive maintenance. Integrasi Pareto, FTA, FMEA, dan 5W+1H memberikan dasar perbaikan yang sistematis untuk meningkatkan keandalan pompa dan mengurangi kerusakan berulang.
  8. RANCANG BANGUN ALAT PEMBERSIH PANEL SURYA MENGGUNAKAN SISTEM BRUSH UNTUK PENERANGAN JALAN UMUM

    Panel surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang banyak dimanfaatkan karena ramah lingkungan dan mampu mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Namun, kinerja panel surya dapat menurun akibat adanya kotoran yang menempel pada permukaannya, seperti debu, residu kendaraan, dan kotoran burung. Sistem ini dirancang dengan ESP32 sebagai unit kontrol utama, dilengkapi sensor debu GP2Y1010AU0F untuk identifikasi partikulat, RTC DS3231 untuk manajemen waktu, serta komponen lain seperti relay, pompa air, motor stepper NEMA 17, driver motor, dan motor DC yang mengoperasikan sikat pembersih. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keberadaan partikel pada permukaan panel surya berdampak pada penurunan nilai arus dan tegangan dibandingkan dengan panel yang bersih. Dalam pengujian kontaminasi oleh kotoran burung, panel bersih menghasilkan rata-rata arus 1,54 A dan tegangan 15,65 V, sementara panel terkontaminasi mencatat rata-rata arus 1,34 A dan tegangan 15,63 V. Untuk pengujian residu kendaraan, panel bersih mencatat rata-rata arus 1,34 A dan tegangan 16,01 V, sedangkan panel yang terkontaminasi menunjukkan rata-rata arus 1,21 A dan tegangan 15,81 V. Implementasi sistem sikat pembersih ini terbukti efektif dalam menghilangkan berbagai jenis residu dari permukaan panel surya. Khususnya untuk kondisi berdebu dan kontaminasi kotoran burung, proses pembersihan rata-rata memerlukan dua siklus dengan durasi total 7 menit. Sementara itu, residu pada kendaraan memerlukan rata-rata tiga siklus pembersihan dengan total durasi 10 menit 30 detik. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa instrumen pembersih panel surya yang mengaplikasikan mekanisme sikat telah berhasil memenuhi parameter desainnya dan berkontribusi pada pembersihan permukaan panel surya, sehingga efektivitas operasional panel dapat dipertahankan.
  9. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN INVENTORY BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE RESEARCH AND DEVELOPMENT (R&D) UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL PADA PERUSAHAAN GENTENG SOKKA KEBUMEN

    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi penjualan dan inventory berbasis web pada Perusahaan Dagang Genteng Sokka Kebumen guna membantu mengatasi permasalahan pencatatan penjualan dan pengelolaan stok yang masih dilakukan secara konvensional. Kondisi tersebut menimbulkan risiko kesalahan pencatatan, ketidaksesuaian data stok, serta keterlambatan penyusunan laporan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner analisis kebutuhan kepada pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan. Pengembangan sistem meliputi penelitian pendahuluan, analisis kebutuhan, perancangan model, pengembangan produk, serta pengujian dan evaluasi. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter 3, database MySQL, dan arsitektur Model-View-Controller (MVC). Pemodelan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), meliputi Use Case Diagram dan Activity Diagram. Fitur utama yang dihasilkan mencakup autentikasi berbasis role Admin dan Kasir, dashboard, pengelolaan master barang, pengelolaan data kasir, transaksi penjualan, manajemen pengguna, profil toko, dan pelaporan. Hasil pengujian menggunakan Black Box Testing terhadap lima modul utama menunjukkan seluruh skenario pengujian berstatus valid, sehingga tingkat keberhasilan fungsional mencapai 100%. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem membantu mempercepat pencatatan transaksi, memperbarui stok secara otomatis, mempermudah pemantauan data, serta mempercepat penyusunan laporan. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dinyatakan layak secara fungsional untuk mendukung efisiensi operasional Perusahaan Genteng Sokka Kebumen.
  10. ANALISIS STRATEGI BISNIS TOKO TOMI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SWOT MELALUI PENDEKATAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM): STUDI KASUS DISTRIBUTOR SEMBAKO

    Toko Tomi merupakan usaha distributor sembako yang menghadapi berbagai tantangan operasional, mulai dari kelangkaan pasokan barang, persaingan usaha yang semakin ketat, keterbatasan sistem administrasi, hingga fluktuasi harga bahan pokok, sehingga memerlukan penyusunan strategi bisnis yang tepat agar mampu bertahan dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi faktor internal dan eksternal Toko Tomi serta merumuskan prioritas strategi pengembangan usaha melalui pendekatan analisis SWOT yang dipadukan dengan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik, karyawan, dan pelanggan tetap, serta pembobotan faktor strategis, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Matriks Internal Factor Analysis Summary (IFAS) memperoleh total skor 3,26 dan Matriks External Factor Analysis Summary (EFAS) memperoleh total skor 3,40, yang menempatkan Toko Tomi pada Sel I Matriks Internal-Eksternal (IE) dengan rekomendasi strategi Grow and Build. Hasil analisis QSPM menunjukkan bahwa strategi mempertahankan kualitas pelayanan dan harga jual yang kompetitif (Strategi Strengths-Threats) memperoleh nilai Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 3,15, diikuti oleh strategi peningkatan pemasaran digital (TAS 3,08), digitalisasi sistem pencatatan dan persediaan (TAS 2,86), serta penyusunan standar operasional prosedur (TAS 2,40). Penelitian ini merekomendasikan agar Toko Tomi memprioritaskan penguatan pelayanan dan harga kompetitif sebagai strategi utama, yang didukung dengan digitalisasi pemasaran dan sistem administrasi untuk meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.
  11. Analisis Efektivitas Sistem Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) pada Biro Hukum Setda Provinsi Sumatera Selatan

    Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) memainkan peran penting dalam menciptakan transparansi, memastikan akuntabilitas, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses produk hukum daerah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa baik sistem pengelolaan JDIH di Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, mengenali proses pengelolaan dan penerbitan produk hukum, serta mengevaluasi hambatan dan upaya untuk meningkatkan sistem tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan cara mengumpulkan data melalui pengamatan langsung, wawancara, dan peninjauan dokumen. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem JDIH telah membuat proses pencarian dan penyebaran dokumen hukum secara digital lebih efisien dan lebih transparan. Namun, sistem tersebut masih menghadapi beberapa masalah, seperti keterlambatan pembaruan data yang tergantung pada pengiriman dokumen dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perlu adanya kehati-hatian ekstra saat memasukkan metadata, serta proses verifikasi secara manual sebelum dilakukan publikasi. Untuk meningkatkan kinerja sistem, perlu ditingkatkan kerja sama antarlembaga, diaplikasikan sistem pemeriksaan dua kali (double-check) terhadap metadata, serta ditingkatkan standar prosedur pengelolaan data.
  12. PENERAPAN METODE APRIORI UNTUK MENENTUKAN BEST RULE PADA PENJUALAN PUPUK UD PRATAMA

    Advancements in information technology have transformed sales transaction data from mere administrative records into valuable sources of information for decision-making. At UD. Pratama, fertilizer sales transaction data has not yet been optimally utilized to identify customer purchasing patterns or the relationships between products frequently purchased together. This situation complicates the formulation of sales strategies, inventory management, and the provision of product recommendations. This study aims to apply the Apriori method to discover fertilizer purchasing patterns and identify the "best rule" based on the generated association rules. The study employs the Apriori algorithm—a data mining technique based on the association rule concept—using UD. Pratama’s fertilizer sales transaction data from 2025, which covers various fertilizer types. The research stages include preparation, literature review, data collection, data analysis, system testing and implementation, and a final phase. Transaction data underwent selection, cleaning, and transformation into binary format before being analyzed using minimum support and minimum confidence thresholds to derive frequent itemsets and association rules. The study resulted in a web-based system capable of processing fertilizer sales transaction data using the Apriori method. The system performs itemset generation, calculates product occurrence frequencies, generates association rules, and identifies the best rule based on the applied analysis parameters. The developed system presents information such as frequent itemsets, association rules, the best rule, analysis history, reports, and analysis results, thereby assisting UD. Pratama in understanding customer purchasing patterns and supporting decision-making regarding sales strategies and inventory management.
  13. ANALISIS PERFORMA AKTUAL DAN HISTORI MAINTENANCE DALAM IDENTIFIKASI KERUSAKAN POMPA SENTRIFUGAL PADA SISTEM COOLING WATER PT XYZ

    Pompa sentrifugal merupakan salah satu peralatan penting pada sistem cooling water karena berfungsi menjaga kontinuitas sirkulasi air pendingin untuk mendukung kestabilan operasi peralatan proses. Selama beroperasi, kondisi pompa dapat mengalami penurunan performa yang ditunjukkan oleh perubahan parameter operasi dan adanya kerusakan komponen secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa aktual pompa sentrifugal, mengidentifikasi indikasi penurunan kondisi berdasarkan data performa, getaran, dan histori maintenance, serta memberikan rekomendasi maintenance untuk meningkatkan keandalan pompa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data operasi aktual berupa tekanan, debit, arus, tegangan, elevasi, dan massa jenis fluida, serta data desain pompa, data getaran, dan histori maintenance periode 2016–2025. Analisis dilakukan melalui perhitungan debit, head, daya hidrolik, daya poros, dan efisiensi, kemudian dibandingkan dengan kondisi desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit aktual sebesar 1008 m³/jam mengalami penurunan 8,36% dari desain 1100 m³/jam, sedangkan head aktual sebesar 38,41 m mengalami penurunan 19,98% dari desain 48 m. Efisiensi aktual sebesar 70,87% atau menurun 6,75% dari efisiensi desain 76%. Nilai getaran overall sebesar 8 mm/s juga menunjukkan indikasi gangguan mekanis. Histori maintenance menunjukkan bearing sebagai komponen dengan frekuensi penggantian tertinggi, yaitu 10 kali. Berdasarkan hasil tersebut, optimalisasi predictive maintenance dan prioritas inspeksi pada komponen yang sering mengalami penggantian diperlukan untuk mengurangi risiko kerusakan dan downtime.
  14. ANALISIS KELAIKAN FUNGSI BANGUNAN HOTEL KINGS PARK BERAU, KALIMANTAN TIMUR, BERDASARKAN PENGUJIAN NON -DESTRUCTIVE TEST SERVICEABILITY ASSESSMENT OF KINGS PARK HOTEL BUILDING, BERAU, EAST KALIMANTAN, BASED ON NON-DESTRUCTIVE TESTING

    Bangunan gedung bertingkat memerlukan kondisi material struktur yang baik agar dapat digunakan secara aman dan sesuai fungsinya. Hotel Kings Park Berau (Mess Kings Park PT. Berau Coal), Kalimantan Timur, merupakan bangunan bertingkat fungsi publik seluas ± 4.302 m² yang terdiri atas enam blok tiga lantai dan memerlukan evaluasi kelaikan fungsi menyeluruh setelah periode operasional tertentu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi mutu material beton dan baja pada elemen struktur bangunan tersebut melalui pengujian Non-Destructive Test (NDT), serta mengaitkan temuan kuantitatif tersebut dengan hasil pemeriksaan visual kondisi fisik bangunan. Metode yang digunakan adalah Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) tipe PUNDIT PV A1410 pada 30 titik elemen kolom, balok, pelat, sloof, dan pondasi dengan metode indirect transmission, serta Hardness Test metode Leeb (ASTM A956) pada 5 titik profil H-Beam dan tulangan ulir yang dikonversi menjadi kuat tarik berdasarkan ASTM E140. Nilai indirect velocity dikoreksi ke direct velocity dengan faktor 1,1 kemudian dikorelasikan terhadap kuat tekan beton (fc') mengacu ASTM C597-16 dengan asumsi rasio Poisson 0,15 dan densitas 2.400 kg/m³. Hasil pengujian menunjukkan nilai direct velocity berkisar 3.127–3.255 m/s, seluruhnya masuk kategori "Medium" menurut BS 1881: Part 203: 1986, dengan estimasi fc' berkisar 22,37–26,24 MPa (rata-rata 23,96 MPa), memenuhi syarat minimum 21 MPa pada SNI 2847:2019. Hasil Hardness Test menunjukkan kuat tarik rata-rata 497,75 MPa untuk H-Beam (syarat minimum 400 MPa, SNI 1729:2020) dan 378 MPa untuk tulangan ulir (syarat minimum 350 MPa, SNI 2052:2017), keduanya memenuhi syarat. Sebaliknya, pemeriksaan visual mengidentifikasi kegagalan fungsi non-struktural yang signifikan berupa kerusakan sistem waterproofing atap dan fasad, disfungsi drainase, serta keruntuhan plafon di beberapa area, yang berpotensi memicu korosi tulangan jangka panjang meskipun material struktur eksisting masih andal. Disimpulkan bahwa keandalan material struktural tidak secara otomatis menyatakan bangunan laik fungsi secara menyeluruh; diperlukan pengujian destruktif (core drill) untuk verifikasi lanjutan pada titik dengan nilai fc' terendah serta perbaikan segera pada selubung bangunan sebagai prasyarat penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
  15. PENGARUH KADAR SILICA FUME TERHADAP KUAT TEKAN PASTA SEMEN UHSCP DENGAN DAN TANPA SINTERING

    Perkembangan infrastruktur modern mendorong pemanfaatan Ultra-High Strength Cement Paste (UHSCP) sebagai material berkekuatan tinggi dengan dimensi yang lebih efisien. Silica fume (SF) berperan meningkatkan kuat tekan melalui efek pengisian mikrostruktur dan reaksi pozzolanik yang menghasilkan gel C-S-H tambahan. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi kadar SF terhadap kuat tekan UHSCP pada empat metode perawatan yang mengombinasikan sintering dan curing. Campuran dibuat menggunakan Semen Portland Komposi t, silica fume, dan superplasticizer dengan rasio air-pengikat rendah yang konstan. Kuat tekan dievaluasi pada beberapa umur pengujian untuk menilai perkembangan sifat mekanis. Hasil menunjukkan bahwa kadar SF optimum dipengaruhi oleh metode perawatan, dengan curing menghasilkan perkembangan mikrostruktur dan kuat tekan yang lebih stabil. Sebaliknya, sintering mempercepat hidrasi awal tetapi berpotensi menurunkan kinerja jangka panjang akibat terbentuknya cacat mikrostruktural permanen.
  16. REFACTORING UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MAINTAINABILITY PERANGKAT LUNAK PADA SISTEM INFORMASI KEUANGAN

    This study aimed to apply refactoring to improve software quality and maintainability in the Financial Information System (SIK). The research focused on identifying code smells that could affect code readability, maintenance, and software development. The research method consisted of identifying code smells, applying appropriate refactoring techniques, conducting Black-Box Testing, and measuring software metrics before and after refactoring. The results identified six types of code smells, namely Long Method, Duplicate Code, Lack of Validation, Hardcoded Logic, Data Clumps, and Incomplete Abstraction. The refactoring techniques applied included Extract Method, Introduce Parameter Validation, Group Data in Variable, Introduce Missing Methods or Properties, and Query Abstraction. Black-Box Testing was conducted on 22 test cases, with all cases producing results as expected, resulting in a 100% success rate. The Maintainability Index increased after refactoring, indicating improved code maintainability. Therefore, refactoring was effective in improving the structure, readability, and maintainability of the SIK.
  17. SISTEM INFORMASI MONITORING TEKANAN DARAH PEGAWAI PADA BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SUMATERA SELATAN

    Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak yang signifikan terhadap sektor pemerintahan dan kesehatan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan pemeriksaan tekanan darah pegawai secara berkala sebagai upaya menjaga kesehatan dan produktivitas kerja. Namun, hasil pemeriksaan tersebut masih dikelola menggunakan Google Sheets sehingga proses pencarian riwayat pemeriksaan, pembaruan data, serta pemantauan perkembangan kondisi tekanan darah pegawai masih memerlukan waktu karena data belum tersaji dalam sistem monitoring yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Monitoring Tekanan Darah Pegawai berbasis web pada BPS Provinsi Sumatera Selatan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan framework Streamlit serta Google Sheets sebagai media penyimpanan data. Sistem menyediakan fitur login Admin, pengelolaan data (tambah, ubah, hapus), riwayat pemeriksaan, serta dashboard interaktif berupa grafik batang, grafik lingkaran, dan grafik tren kategori tekanan darah per bulan maupun per tahun. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing terhadap sebelas fitur utama, dan seluruh fitur berfungsi sesuai hasil yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini membantu BPS Provinsi Sumatera Selatan mengelola data pemeriksaan tekanan darah pegawai secara lebih efektif, terstruktur, dan informatif dibandingkan pencatatan manual berbasis spreadsheet.
  18. PERANCANGAN DASHBOARD MONITORING DATA BUKU TAMU BPS PROVINSI SUMATERA SELATAN MENGGUNAKAN LOOKER STUDIO

    Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan menyediakan layanan Pelayanan Statistik Terpadu (PST) yang menghasilkan data kunjungan buku tamu, dengan jumlah data yang telah tercatat sebanyak 751 kunjungan. Data tersebut telah tersedia secara digital, namun masih disajikan dalam bentuk tabel sehingga informasi kunjungan belum dapat dipantau secara ringkas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dashboard monitoring data buku tamu BPS Provinsi Sumatera Selatan menggunakan Looker Studio agar informasi kunjungan dapat disajikan secara lebih terstruktur, visual, dan interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, serta pengujian dashboard. Dashboard yang dihasilkan terdiri atas lima KPI, yaitu Total Kunjungan, LPSE, PST, PPID, dan Lainnya, Line Chart untuk tren kunjungan bulanan, Pie Chart untuk distribusi kategori resmi, Donut Chart untuk distribusi jenis kelamin, serta Bar Chart untuk pekerjaan, keperluan, dan asal instansi, yang dilengkapi filter tahun, bulan, dan kategori resmi. Hasil pengujian terhadap 11 komponen dashboard menunjukkan bahwa seluruh komponen berhasil menampilkan informasi sesuai dengan data sumber dan fungsi filter dapat bekerja sesuai dengan pilihan pengguna. Dashboard ini diharapkan dapat menjadi media monitoring data kunjungan yang lebih terstruktur, visual, dan interaktif dibandingkan penyajian data dalam bentuk tabel.
  19. PEMETAAN KAWASAN LONGSOR KABUPATEN LIMAPULUH KOTA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN PENGINDERAAN JAUH

    Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan wilayah dengan potensi bencana tanah longsor yang cukup tinggi akibat kondisi topografi yang bervariasi serta curah hujan yang relatif tinggi. Bencana longsor dapat menimbulkan kerugian baik secara material maupun sosial, sehingga diperlukan upaya identifikasi daerah rawan longsor sebagai dasar dalam perencanaan mitigasi bencana dan penataan ruang wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis tingkat dan sebaran kerawanan longsor di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan memanfaatkan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode skoring, pembobotan, dan overlay terhadap lima parameter utama, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, jenis batuan, jenis tanah, dan penggunaan lahan. Masing-masing parameter diberikan skor dan bobot sesuai dengan tingkat pengaruhnya terhadap kejadian longsor, di mana curah hujan memiliki bobot tertinggi 30%, diikuti jenis tanah dan jenis batuan masing-masing sebesar 20%, serta kemiringan lereng dan penggunaan lahan masing-masing sebesar 15%. Proses pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak (software) ArcGis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kerawanan longsor di Kabupaten Lima Puluh Kota terbagi menjadi tiga kelas, yaitu klasifikasi rendah dengan luas 10.320,697 Ha, klasifikasi sedang dengan luas 169.445,55 Ha, dan klasifikasi tinggi dengan luas 147.873,913 Ha dari total luas wilayah sebesar 327.640,160 Ha. Sebaran wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi dominan terdapat di Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kecamatan Harau, Kecamatan Bukik Barisan, dan Kecamatan Lareh Sago, sebaran wilayah dengan tingkat kerawanan sedang terdapat di Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kecamatan Bukik Barisan, Kecamatan Harau, dan Kecamatan Gunuang Omeh, sebaran wilayah dengan tingkat kerawanan rendah dominan terdapat di Kecamatan Guguak, Kecamatan Akabiluru, Kecamatan Luak, dan Kecamatan Mungka.
  20. PERENCANAAN ULANG DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA KAWASAN DUSUN TRATAS, DESA KEDUNGRINGIN, KECAMATAN MUNCAR, KABUPATEN BANYUWANGI

    Sistem drainase eksisting di kawasan Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi belum mampu mengalirkan debit limpasan secara optimal sehingga sering terjadi genangan dan banjir saat hujan dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan ulang drainase berwawasan lingkungan dengan penerapan sistem polder sebagai upaya pengendalian banjir. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas saluran drainase eksisting, menghitung debit banjir rencana, merencanakan dimensi saluran drainase dan bangunan sistem polder, serta menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Data yang digunakan meliputi data primer berupa dimensi saluran eksisting dan kondisi lapangan, serta data sekunder berupa data curah hujan dari tiga stasiun hujan (Blambangan, Plosorejo, dan Sumberberas) selama 10 tahun (2016–2025) dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025. Data curah hujan rancangan diolah menggunakan Distribusi Log Pearson Tipe III dengan kala ulang 5 tahun, metode Mononobe untuk menghitung intensitas hujan, dan Metode Rasional untuk menghitung debit banjir rencana. Hasil analisis menunjukkan bahwa curah hujan rancangan sebesar 106,206 mm. Saluran drainase eksisting tidak mampu menampung debit tersebut sehingga direncanakan ulang sistem drainase berwawasan lingkungan yang terdiri atas saluran drainase, bangunan terjun, gorong-gorong, tanggul, kolam polder, rumah pompa, pintu air, pipa, dan pompa. Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan sistem drainase sebesar Rp40.968.560.500,00.
  21. PERANCANGAN APLIKASI MEDIA E-LEARNING IQRA PADA PENGAJIAN UMI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE WATERFALL

    Pengajian Iqra' di Pengajian Umi Komplek Bumi Ciruas Permai 2 masih dilaksanakan secara tatap muka menggunakan buku Iqra' fisik jilid 1 sampai 6, sehingga proses belajar terbatas pada waktu dan tempat pertemuan dan murid sulit mengulang materi secara mandiri di luar kelas. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan waktu dan alat bantu, yang membuat ustadzah kesulitan melacak perkembangan belajar setiap murid secara sistematis, sehingga anak-anak kurang termotivasi belajar Iqra' secara teratur. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi media e-learning Iqra' berbasis web yang mampu meningkatkan minat belajar murid, membuat pembelajaran lebih interaktif, serta memudahkan pemantauan perkembangan belajar di Pengajian Umi. Sistem dikembangkan menggunakan metode WATERFALL yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan, dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan ustadzah dan murid, serta studi pustaka. Perancangan sistem menggunakan pemodelan Unified Modeling Language (use case, activity, sequence, dan class diagram) serta Entity Relationship Diagram yang dinormalisasi hingga bentuk normal ketiga (3NF). Sistem diuji menggunakan Black Box Testing untuk memvalidasi fungsionalitas seluruh modul pada tiga peran pengguna (murid, ustadzah, dan admin), serta Usability Testing kepada 41 responden dengan 15 pernyataan berskala Likert. Hasil pengujian Black Box menunjukkan seluruh skenario berjalan sesuai harapan tanpa ditemukan kegagalan fungsional, sedangkan hasil Usability Testing memperoleh persentase kelayakan sebesar 84,10% yang termasuk kategori sangat layak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi media e-learning Iqra' berbasis web berhasil dibangun dan diterima dengan baik oleh pengguna, serta berpotensi mendukung pembelajaran mandiri murid dan mempermudah pemantauan perkembangan belajar di Pengajian Umi.
  22. PREDIKSI RISIKO KEHAMILAN BERDASARKAN VARIABEL KLINIS MENGGUNAKAN ALGORITMA CATBOOST

    Risiko kehamilan merupakan kondisi yang perlu dideteksi sejak dini karena dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Tingginya angka komplikasi kehamilan menuntut adanya sistem yang mampu membantu tenaga kesehatan dalam melakukan identifikasi tingkat risiko kehamilan secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi risiko kehamilan menggunakan algoritma Categorical Boosting (CatBoost) berdasarkan variabel klinis ibu hamil. Dataset yang digunakan diperoleh dari platform Kaggle dengan jumlah 1.014 data yang terdiri dari fitur Age, SystolicBP, DiastolicBP, BS (Blood Sugar), BodyTemp, dan HeartRate, serta target RiskLevel yang diklasifikasikan ke dalam tiga kategori yaitu High Risk, Mid Risk, dan Low Risk. Proses penelitian meliputi tahap preprocessing data, transformasi label menggunakan Label Encoding, pembagian data dengan rasio 80% data latih dan 20% data uji, pelatihan model CatBoost, serta evaluasi menggunakan confusion matrix, accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CatBoost mampu menghasilkan akurasi sebesar 81,28% dalam mengklasifikasikan tingkat risiko kehamilan. Nilai precision, recall, dan F1-score pada masing-masing kelas menunjukkan performa yang cukup baik, dengan kelas High Risk memperoleh precision 0,85, recall 0,87, dan F1-score 0,86. Hasil analisis feature importance menunjukkan bahwa fitur BS (Blood Sugar) memiliki pengaruh terbesar terhadap prediksi risiko kehamilan dengan nilai sebesar 32,58%, diikuti oleh Age sebesar 16,96% dan HeartRate sebesar 15,18%. Berdasarkan hasil tersebut, algoritma CatBoost terbukti mampu memberikan performa yang baik dalam memprediksi risiko kehamilan dan berpotensi digunakan sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam bidang kesehatan.
  23. IMPLEMENTASI LAYANAN TRAVEL BERBASIS WEB PADA PT DARUNNAJAH ZAHRA UTAMA MENGGUNAKAN METODE WATERFALL

    PT Darunnajah Zahra Utama merupakan perusahaan penyedia layanan pariwisata, sewa armada, serta pengurusan visa dan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang selama ini menjalankan proses bisnisnya secara manual melalui WhatsApp dan telepon. Kondisi tersebut menimbulkan tiga permasalahan utama, yaitu proses penyampaian informasi, pemesanan, dan transaksi pelanggan yang sepenuhnya bergantung pada komunikasi langsung dengan admin; pengelolaan katalog layanan, data transaksi, dan laporan keuangan yang dilakukan secara terpisah sehingga menimbulkan ketidaksinkronan dan duplikasi data; serta belum tersedianya mekanisme terstruktur untuk memeriksa ketersediaan armada, sehingga berisiko terjadi bentrok jadwal pada unit yang sama. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji sistem layanan travel berbasis web yang mengatasi ketiga permasalahan tersebut. Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, desain, implementasi, dan pengujian, dengan UML dan Entity Relationship Diagram (ERD) sebagai alat bantu perancangan proses bisnis dan struktur basis data. Backend sistem dibangun menggunakan Laravel dengan basis data MySQL, sedangkan frontend menggunakan React berbasis TypeScript yang dihubungkan melalui Inertia.js, dengan Tailwind CSS untuk styling antarmuka. Implementasi menghasilkan katalog layanan digital, formulir pemesanan mandiri tanpa registrasi akun, fitur pengunggahan bukti pembayaran, mekanisme deteksi bentrok jadwal armada secara otomatis berbasis rentang tanggal, serta dashboard admin untuk mengelola reservasi, katalog layanan, dan data armada dalam satu sistem terintegrasi. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing terhadap dua puluh lima skenario yang mencakup pengujian fungsional serta aspek keamanan dan validasi bisnis, dan seluruh skenario menunjukkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian, sistem yang dibangun dinyatakan layak digunakan dan berhasil mengubah proses bisnis PT Darunnajah Zahra Utama dari manual dan terpisah-pisah menjadi terkomputerisasi dan terpusat, sehingga meningkatkan efisiensi, akurasi data, dan kenyamanan bagi pelanggan maupun admin.
  24. PENGUKURAN KINERJA OUTSOURCING PT GHUMA PADA BAGIAN TRANSAKSI ENERGI PLN UP3 CIANJUR MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD

    The problem in this research is that the performance appraisal system for the outsourcing vendor PT Ghuma at PT PLN (Persero) UP3 Cianjur is still administrative and relies on financial penalties without a comprehensive strategic framework. Consequently, critical dimensions such as personnel competency growth and turnover risk remain unmonitored. This study aims to identify Key Performance Indicators (KPIs), design a performance measurement system using the Balanced Scorecard (BSC), and formulate managerial strategies for sustainable vendor performance improvement. The method integrates the BSC framework for evaluation structure with the Analytical Hierarchy Process (AHP) for strategic weighting. Research data includes primary data (interviews and observations) and secondary data (productivity and attendance reports) from November 2025 to April 2026. The results identified 18 KPIs, with the Internal Business Process perspective holding the highest weight (0.5541). PT Ghuma's total performance score reached 98.29, classified as excellent. However, gaps were identified in work completion percentage and labor productivity KPIs (89.5%) due to inconsistent performance in the ULP Mande area. The study concludes that the BSC-AHP integration provides an objective evaluation, detecting performance disparities missed by penalty-based systems. Proposed strategic recommendations include location-based target reviews and formalizing productivity KPIs within Service Level Agreement (SLA) contracts to ensure operational sustainability.
  25. PENERAPAN ACTION RESEARCH DALAM PENGEMBANGAN FITUR SMART-MAPPING KOLOM EXCEL BERBASIS LEVENSHTEIN DISTANCE DENGAN ADAPTIVE THRESHOLD PADA APLIKASI DESKTOP PENILAIAN SISWA SEKOLAH DASAR

    Fitur Smart-Mapping pada aplikasi desktop penilaian siswa SD Swasta Plus Insan Mulia sebelumnya hanya mampu memproses satu templat tabel Excel yang statis berbasis fixed threshold (70%), sehingga rentan mengalami kegagalan operasi ketika struktur header berubah. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan mekanisme Adaptive Threshold yang dikombinasikan dengan algoritma Levenshtein Distance untuk meningkatkan fleksibilitas dan akurasi deteksi kolom. Penelitian menggunakan metode Action Research Model Susman & Evered (1978) yang terdiri atas lima tahap siklikal: Diagnosing, Action Planning, Action Taking, Evaluating, dan Specifying Learning, dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Data diuji menggunakan baseline testing framework terhadap 16 file Excel nyata (166 kolom header) dari berbagai sekolah sebagai ground truth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Adaptive Threshold berhasil meningkatkan akurasi overall dari 91.57% (Fixed Threshold) menjadi 99.40% pada Siklus I dan mencapai 100.00% pada Siklus II, dengan total kolom gagal terdeteksi (missed) tereliminasi dari 11 menjadi 0 dan false positive berkurang dari 10 menjadi 1. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi Levenshtein Distance dan Adaptive Threshold, dipadukan dengan metode Action Research yang berbasis data lapangan, efektif menyelesaikan permasalahan ketidakseragaman format header Excel pada sistem administrasi penilaian siswa sekolah dasar.
  26. PENENTUAN KADAR BIOCHAR ECENG GONDOK OPTIMUM SEBAGAI SUBSTITUSI FILLER PADA CAMPURAN AC-BC

    Peningkatan beban lalu lintas menuntut optimalisasi kinerja lapis perkerasan Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi bio-char eceng gondok sebagai filler terhadap karakteristik Marshall campuran AC-BC. Variasi kadar bio-char yang digunakan adalah 0%, 5%, 10%, dan 15% dari berat filler, dengan Kadar Aspal Optimum (KAO) ditetapkan sebesar 6,25%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa substitusi bio-char sebesar 5% memberikan kinerja struktural terbaik, dengan nilai stabilitas mencapai puncaknya pada 1245,57 kg dan Marshall Quotient (MQ) sebesar 497,43 kg/mm. Namun, penambahan kadar bio-char lebih lanjut (10%–15%) memicu penurunan stabilitas, MQ, VMA, dan VIM, disertai peningkatan nilai flow secara konsisten (2,235 mm hingga 2,79 mm) serta peningkatan VFA pada kadar 10%–15%. Secara ekonomi, rencana anggaran biaya untuk campuran dengan kadar bio-char 5% adalah sebesar Rp 1.853.912,03. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bio-char eceng gondok efektif digunakan sebagai filler substitusi pada kadar optimum 5% untuk meningkatkan kinerja campuran AC-BC sekaligus mengurangi limbah lingkungan.
  27. RANCANG BANGUN SISTEM MANAJEMEN INVENTARIS ASET IT BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE KANBAN FRAMEWORK (STUDI KASUS: PT. INTERTAMA TRIKENCANA BERSINAR)

    Pengelolaan inventaris aset teknologi informasi di PT. Intertama Trikencana Bersinar masih dilakukan menggunakan dokumen berbasis kertas dan lembar kerja Microsoft Excel yang terpisah pada setiap unit kerja. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kesalahan pencatatan, duplikasi data, kesulitan dalam melacak pengguna aset, keterlambatan penyajian laporan, serta terbatasnya pemantauan status dan riwayat pemeliharaan aset. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Manajemen Inventaris Aset IT berbasis web yang mampu mendukung pengelolaan data secara terpusat, terstruktur, dan akurat. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian terapan dengan Kanban Framework sebagai metode pengembangan sistem. Tahapan pengembangan meliputi Backlog, To Do, In Progress, Testing, dan Done, dengan Trello sebagai media visualisasi dan pengelolaan alur kerja. Sistem dikembangkan menggunakan ReactJS pada sisi frontend, Golang pada sisi backend, dan MySQL sebagai basis data. Fitur yang dihasilkan mencakup pengelolaan pengguna, departemen, merek, kategori aset, data aset, pemeliharaan, penugasan aset, dashboard, riwayat aset, ekspor data ke Excel, serta pencetakan dokumen penugasan. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing dan System Usability Scale (SUS). Hasil Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan dan memperoleh status valid. Pengujian SUS terhadap 15 data responden yang memenuhi kriteria menghasilkan skor rata-rata sebesar 75,33, yang termasuk kategori Acceptable, memperoleh Grade B, dan berada pada Adjective Rating Good. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan memiliki tingkat kegunaan yang baik dan dapat membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan inventaris aset IT di PT. Intertama Trikencana Bersinar.
  28. PERBANDINGAN QUANTITY TAKE OFF BETON BERTULANG METODE KONVENSIONAL DAN BUILDING INFORMATION MODELLING PADA BANGUNAN RUMAH TINGGAL TIGA LANTAI

    Perhitungan volume pekerjaan atau quantity take off (QTO) merupakan tahapan penting dalam perencanaan biaya proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil QTO pekerjaan beton bertulang menggunakan metode Building Information Modelling (BIM) melalui Autodesk Revit, serta membandingkannya dengan metode konvensional pada bangunan rumah tinggal tiga lantai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif pada elemen strauss pile, foot plate, sloof, kolom, balok, pelat lantai, dan tangga. Data konvensional diperoleh dari dokumen RAB konsultan, sedangkan data BIM diperoleh dari fitur schedule/quantities Autodesk Revit. Hasil menunjukkan total volume beton BIM 84,02 m³ dan konvensional 87,87 m³ (deviasi 4,38%), serta total berat tulangan BIM 13.274,50 kg dan konvensional 12.148,01 kg (deviasi 9,27%). Deviasi terkecil pada elemen pelat lantai untuk volume dan kolom untuk tulangan; deviasi terbesar pada elemen tangga. Perbedaan hasil berasal dari perbedaan cara pengukuran dan cakupan komponen yang dihitung, bukan dari kesalahan pada salah satu metode.
  29. ANALISIS EKSTRAKSI FITUR CITRA MENGGUNAKAN TRANSFER LEARNING UNTUK KLASIFIKASI PENYAKIT KULIT PADA KUCING DENGAN ALGORITMA CATBOOST

    Penyakit kulit pada kucing merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sering ditemukan dan memiliki karakteristik visual yang hampir serupa pada setiap jenis penyakit, sehingga proses identifikasi secara manual menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi penyakit kulit pada kucing dengan memanfaatkan transfer learning menggunakan arsitektur MobileNetV2 sebagai ekstraktor fitur dan CatBoost sebagai algoritma klasifikasi. Dataset yang digunakan berjumlah 1.000 citra yang terdiri atas empat kategori, yaitu Jamur, Kutu, Non Scabies, dan Scabies Menular. Sebelum proses klasifikasi, seluruh citra melalui tahapan preprocessing berupa resize, normalisasi, dan augmentasi untuk meningkatkan kualitas data. Fitur visual yang diperoleh dari MobileNetV2 selanjutnya digunakan sebagai masukan bagi CatBoost untuk menentukan kelas penyakit. Hasil pengujian pada 413 data uji menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan 320 citra dengan benar sehingga memperoleh akurasi sebesar 77%. Selain itu, hasil evaluasi berdasarkan Precision, Recall, dan F1-Score memperlihatkan bahwa model memiliki kemampuan yang cukup baik dalam mengenali setiap kategori penyakit. Nilai Cohen's Kappa sebesar 0,6997 menunjukkan tingkat kesesuaian yang baik (Good Agreement) antara hasil prediksi dan label sebenarnya, sedangkan nilai ROC-AUC sebesar 0,8546 (85,46%) mengindikasikan kemampuan model yang baik dalam membedakan masing-masing kelas penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi MobileNetV2 dan CatBoost efektif diterapkan sebagai metode klasifikasi penyakit kulit pada kucing serta berpotensi mendukung proses deteksi dini secara otomatis dengan tingkat keandalan yang baik.
  30. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) UNTUK PENENTUAN PENERIMA BANTUAN PENDIDIKAN PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) DI SEKOLAH MI MUHAMMADIYAH KADURANCA

    Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan upaya pemerintah untuk membantu biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, termasuk di MI Muhammadiyah Kaduranca. Namun, proses penentuan penerima bantuan di sekolah tersebut saat ini masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan proses seleksi membutuhkan waktu lama dan berisiko menimbulkan subjektivitas serta ketidaktepatan sasaran. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana membangun sebuah sistem yang dapat mengolah data kriteria siswa secara otomatis guna menghasilkan keputusan yang lebih objektif dan transparan. Metode pendekatan yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam menentukan nilai bobot untuk setiap kriteria seperti penghasilan orang tua, jumlah tanggungan, status rumah, dan nilai akademik, kemudian mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif. Selain itu, pengembangan perangkat lunak ini menggunakan model Waterfall yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, pengodean menggunakan PHP dan MySQL, hingga tahap pengujian. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web yang telah diimplementasikan di MI Muhammadiyah Kaduranca. Implementasi sistem ini menunjukkan bahwa penggunaan metode SAW mampu memberikan rekomendasi urutan prioritas penerima bantuan PIP berdasarkan nilai preferensi tertinggi secara akurat. Dengan adanya sistem ini, pihak sekolah dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat, meminimalkan kesalahan manusia, serta memastikan bantuan pendidikan terdistribusi kepada siswa yang paling layak menerima.
  31. PENGARUH PENAMBAHAN ASPAL DENGAN ROSIN (GONDORUKEM) DAN VARIASI SUHU PENCAMPURAN TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL ASPAL BETON LAPIS AUS ( AC-WC)

    Sebagai lapisan yang menerima beban lalu lintas dan paparan cuaca secara langsung, AC-WC kerap mengalami penurunan kinerja akibat sifat termoplastis aspal terhadap perubahan suhu. Rosin (gondorukem), bahan pengikat berbasis hayati dengan karakteristik kimia mendekati aspal penetrasi 60, berpotensi sebagai substitusi sebagian aspal, meski pengaruhnya terhadap karakteristik Marshall AC-WC pada berbagai kadar dan suhu pencampuran masih jarang dikaji. Studi eksperimental ini dilakukan di Laboratorium Uji Bahan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang untuk menganalisis pengaruh kadar gondorukem (4%, 6%, 8%) dan suhu pencampuran (120°C, 140°C, 160°C) terhadap stabilitas, flow, Marshall Quotient, VIM, VMA, dan VFA, mengacu pada SNI dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, dengan pengujian statistik menggunakan ANOVA dua arah. Kadar gondorukem terbukti memengaruhi seluruh parameter Marshall secara signifikan (P<0,05) — menurunkan stabilitas dan VFA, meningkatkan VIM — sedangkan suhu pencampuran dan interaksi kedua faktor tidak signifikan (P>0,05). Kombinasi kadar 4% pada suhu 140°C–160°C memberikan hasil paling seimbang dan diusulkan sebagai substitusi optimum, kendati sebagian besar variasi lain belum memenuhi seluruh batas spesifikasi. Biaya penelitian skala laboratorium tercatat Rp234.344,58, sementara penerapan gondorukem pada skala konstruksi menaikkan biaya produksi per ton dibanding campuran konvensional.
  32. STUDI KOMPARATIF DAYA DUKUNG FONDASI SPUN PILE BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA PADA PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT

    Pemilihan jenis fondasi merupakan aspek penting dalam perencanaan bangunan bertingkat, terutama rumah sakit yang memerlukan keandalan struktur tinggi. Proyek Pembangunan Rumah Sakit Mitra Keluarga BSD City menggunakan fondasi bored pile pada perencanaan awal karena mempertimbangkan kondisi lingkungan yang padat serta meminimalkan getaran dan kebisingan. Penelitian ini mengkaji fondasi spun pile sebagai alternatif yang berpotensi memberikan efisiensi biaya dan waktu pelaksanaan. Penelitian bertujuan membandingkan fondasi bored pile dan spun pile berdasarkan kapasitas daya dukung, penurunan, metode pelaksanaan, dan rencana anggaran biaya. Analisis dilakukan menggunakan data penyelidikan tanah (SPT dan uji laboratorium), data pembebanan struktur dari ETABS, serta mengacu pada SNI 1727:2020, SNI 1726:2019, dan SNI 8460:2017. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan dalam menentukan jenis fondasi yang paling optimal secara teknis dan ekonomis untuk proyek rumah sakit maupun bangunan sejenis.
  33. PERENCANAAN ULANG JARINGAN DRAINASE KAWASAN KESILIR KECAMATAN SILIRAGUNG KABUPATEN BANYUWANGI

    Permasalahan genangan di Kawasan Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, disebabkan kapasitas drainase yang tidak mampu menampung limpasan akibat perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi eksisting dan merencanakan ulang sistem drainase. Analisis hidrologi dan hidrolika digunakan dengan distribusi Gumbel Tipe I dan metode Rasional. Curah hujan rencana sebesar 105,288 mm/hari untuk kala ulang 5 tahun. Hasil menunjukkan sebagian besar saluran tidak memenuhi kapasitas sehingga direncanakan dimensi 0,50 × 0,50 m hingga 2,07 × 2,07 m, dilengkapi 15 sumur resapan. Total biaya pembangunan diperkirakan Rp6.165.833.900,00 sepanjang saluran 11,87 km.
  34. INTEGRASI BLOCPLAN DAN VERIFIKASI SPASIAL UNTUK EVALUASI KELAYAKAN ALTERNATIF SITE LAYOUT PROYEK KONSTRUKSI

    Model otomasi perencanaan site layout konstruksi umumnya bergantung pada algoritma heuristik untuk membangkitkan konfigurasi fasilitas berbasis kedekatan. Namun, model topologis ini kerap mengabaikan rintangan (obstacle) fisik, sehigga menghasilkan site layout yang optimal secara matematis namun tidak dapat digunakan di lapangan. Penelitian ini mengevaluasi kelayakan konstruksi dari keluaran heuristik melalui kerangka hibrida yang mengintegrasikan algoritma generatif BLOCPLAN dengan memverifikasi geometris berbasis AutoCAD. Dalam penerapannya pada Proyek Pembangunan Tahap II Gedung Rumah Sakit Kharitas Bhakti Pontianak yang sangat padat, algoritma menghasilkan 20 alternatif site layout untuk 17 fasilitas berdasarkan matriks ARC. Verifikasi dilakukan untuk mengetahui adanya benturan spasial terhadap batas lahan, tabrakan elemen struktural, dan tumpang tindih antar fasilitas. Hasil verifikasi spasial menunjukkan bahwa 60% alternatif site layout (12 dari 20 tata letak) tidak valid karena adanya ketidaksesuaian geometris, yang terutama disebabkan oleh dimensi ekstrem fasilitas Penyimpanan Besi 1 (panjang 22 meter). Hasil verifikasi menunjukkan bahwa konflik overlapping merupakan jenis konflik terbesar yaitu pada 9 alternatif (60%), sedangkan boundary constraint dan obstacle constraint masing-masing ditemukan pada 3 alternatif (20%). Delapan alternatif yang telah dinyatakan valid dan dianggap layak untuk diaplikasikan kemudian dievaluasi berdasarkan layout score yang diberikan BLOCPLAN. Alternatif 13 diidentifikasi sebagai tata letak paling optimal, berhasil memperoleh skor tertinggi 0,56 dengan tetap memenuhi semua batasan fisik yang ada. Temuan ini menegaskan pentingnya menyesuaikan output algoritma teoritis dan penerapannya di lapangan.
  35. PERANCANGAN PENERANGAN BUATAN PADA PT. GLOBAL INDONESIA ASIA SEJAHTERA MENGGUNAKAN APLIKASI DIALux 4.13

    This research details the design and analysis of an artificial lighting system for various areas at PT. Global Indonesia Asia Sejahtera, including warehouses, production areas, offices, and other rooms, by selecting Philips BY121P G3 LED lights for high-ceiling areas and Philips Coreline Downlight DN140B for office spaces. The calculation of the number of lamps, depreciation factor, and utilization factor adheres to SNI 03-6575-2001 standards. Simulation results demonstrate that this design meets recommended lux standards and creates effective light distribution in each area, with appropriate average lux levels (e.g., warehouse 171 lux, production 224 lux, marketing office 348 lux), achieving a total lighting power requirement of 4.441 kW, and recommends integrating occupancy/motion sensors and daylight harvesting technology for further energy optimization.
  36. INTEGRASI INDOBERT DAN LONG SHORT-TERM MEMORY UNTUK KLASIFIKASI SENTIMEN PASAR BITCOIN BERBASIS MEDIA SOSIAL X

    Bitcoin's price is notoriously volatile, and much of that volatility traces back to how investors feel about the market at any given moment, which makes an automatic system for reading Indonesian-language sentiment genuinely useful. Word-embedding approaches that treat each word in isolation tend to fall short here because they cannot hold onto sentence-level context or the way meaning unfolds across a sequence of informal, slang-heavy words. This study builds a three-class sentiment classifier (positive, neutral, negative) for the Bitcoin market by pairing IndoBERT, used purely as a contextual feature extractor, with a Long Short-Term Memory (LSTM) layer that learns the sequential pattern on top of it. The dataset came from crawling X (formerly Twitter) for Indonesian-language tweets between January and December 2024, yielding 3,579 raw posts that were cleaned and manually labeled down to 3,542 usable tweets with a mild class imbalance. Preprocessing covered cleaning, case folding, normalization of crypto slang and emoji, and a selective stopword removal that deliberately kept negation words intact. All twelve IndoBERT encoder layers were frozen, and only a 128-unit LSTM with 0.4 dropout sat on top, trained with Focal Loss and class weighting to keep the imbalance from skewing predictions, then evaluated on a split of 2,856 training, 339 validation, and 347 test tweets. The resulting hybrid model reached 90.20% accuracy, 91.13% macro precision, 90.33% macro recall, and a 90.58% macro F1-score, performing best on the negative class (F1-score 92.19%) while most of its remaining confusion involved positive tweets being read as neutral, largely because of ambiguous crypto slang. Overall, combining IndoBERT with LSTM produces a Bitcoin sentiment classifier accurate enough to serve as one input among several for investors weighing their next move.
  37. PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE PADA KELURAHAN MOJOLANGU KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

    Sistem drainase eksisting di Kelurahan Mojolangu mengalami keterbatasan kapasitas sehingga belum mampu mengalirkan debit limpasan secara optimal dan berpotensi menimbulkan genangan ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya perencanaan ulang sistem drainase untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem drainase eksisting, mendesain saluran drainase baru dan alternatif pendukung. Data yang diperlukan yakni data primer dan sekunder. Data primer meliputi data dimensi eksisting dan jumlah rumah sedangkan data sekunder meliputi data curah hujan dari tiga stasiun hujan terdekat yaitu Blimbing, Pendem dan Singosari. Data diolah menggunakan distribusi Gumbel Tipe 1 dan Log Pearson Tipe III dengan periode kala ulang 5 tahun untuk curah hujan rancangan dan metode Monobe untuk perhitungan intensitas hujan. Hasil evaluasi menunjukan bahwa 121 saluran drainase perlu didesain ulang. Curah hujan rancangan untuk kala ulang 5 tahun adalah 98,673 mm. Debit total diperoleh dari limpasan jalan, permukiman dan limbah. Untuk periode ulang dengan kala ulang 5 tahun, debit limpasan total berkisar antara 0,016 m3/detik hingga 4,459 m3/detik. Dimensi saluran terkecil adalah 0,2 m x 0,35 m dan yang terbesar adalah 2,0 m x 2,02 m. Alternatif pendukung yaitu lubang biopori diameter 0,15 m dan kedalaman 1 m.
  38. Potensi Pengembangan Industri Pengolahan Pasca Panen Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk

    This research aims to identify and analyze the potential for developing post-harvest processing industries for shallot commodities in Nganjuk Regency. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection methods through documentation studies, field observations, and in-depth interviews with related stakeholders. The data collected includes production data, processing technology, infrastructure conditions, and supporting policies. The results show that Nganjuk Regency has great potential to develop post-harvest shallot processing industries given its position as the largest shallot production center in East Java with production reaching 183,757.8 tons in 2023. Product diversification such as herbal fried shallots, shallot crackers, and spiced shallot flour has begun to be developed through farmer assistance programs. However, there are still constraints in terms of processing technology, access to capital, and supply chain management. This research concludes that the development of post-harvest shallot processing industries in Nganjuk Regency requires synergy between government, farmers, and industry players in increasing product added value, creating employment, and improving farmer welfare. Recommended suggestions include strengthening processing infrastructure, improving human resource capacity, and developing integrated marketing systems.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pengembangan industri pengolahan pasca panen komoditas bawang merah di Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi dokumentasi, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan stakeholder terkait. Data yang dikumpulkan meliputi data produksi, teknologi pengolahan, kondisi infrastruktur, dan kebijakan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Nganjuk memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri pengolahan pasca panen bawang merah mengingat posisinya sebagai sentra produksi bawang merah terbesar di Jawa Timur dengan produksi mencapai 183.757,8 ton pada tahun 2023. Diversifikasi produk olahan seperti bawang goreng herbal, kerupuk bawang, dan tepung bawang merah rempah-rempah telah mulai dikembangkan melalui program pendampingan petani. Namun, masih terdapat kendala dalam hal teknologi pengolahan, akses permodalan, dan manajemen rantai pasok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan industri pengolahan pasca panen bawang merah di Kabupaten Nganjuk memerlukan sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku industri dalam meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Saran yang direkomendasikan meliputi penguatan infrastruktur pengolahan, peningkatan kapasitas SDM, dan pengembangan sistem pemasaran yang terintegrasi.
  39. PENATAAN LAHAN PARKIR DAN SIRKULASI KENDARAAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KAWASAN STASIUN KOTA MADIUN

    Stasiun Madiun merupakan salah satu stasiun utama di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 yang melayani mobilitas penumpang antarkota dan regional. Peningkatan volume penumpang kereta api berdampak pada lonjakan volume kendaraan di area parkir, terutama pada jam kedatangan dan keberangkatan kereta, sehingga menimbulkan penumpukan kendaraan dan gangguan sirkulasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan parkir eksisting, merencanakan penataan ulang tata letak parkir sesuai Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir 1998, mengevaluasi kinerja sirkulasi kawasan stasiun saat kereta tiba, serta menyusun estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) penambahan lahan parkir. Data primer diperoleh melalui pengukuran layout menggunakan theodolite, sedangkan data sekunder berupa rekap kendaraan masuk-keluar diperoleh dari pengelola parkir selama tiga hari survei (Sabtu, Minggu, dan Senin). Hasil analisis menunjukkan area parkir mobil mengalami indeks parkir melebihi 1 pada jam-jam sibuk dengan volume tertinggi 1.950 kendaraan pada hari Sabtu, sedangkan area motor masih relatif memadai. Tiga alternatif konfigurasi tata letak dirancang menggunakan AutoCAD; Konfigurasi III dipilih sebagai solusi terbaik karena mampu menampung 245 petak mobil dan 279 petak motor, menurunkan indeks parkir mobil menjadi 0,49 dan motor 0,17 dari keempat pola yang di optimalkan pola 90° pendapatan terbanyak. Permasalahan sirkulasi utama disebabkan oleh konflik arus akibat posisi pintu masuk-keluar penumpang yang berdekatan dengan pintu masuk-keluar kendaraan. Estimasi RAB untuk perluasan lahan parkir seluas 2.208,25 m² adalah sebesar Rp1,026,544,827.32. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rekomendasi bagi pengelola Stasiun Madiun dalam meningkatkan kinerja parkir dan sirkulasi kawasan stasiun.
  40. OPTIMALISASI SUBSTITUSI FLY ASH DAN SILICA FUME TERHADAP PERFORMA BETON PADA DUA MEDIA PERAWATAN

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan fly ash dan silica fume sebagai substitusi semen terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton pada media perawatan air tawar dan air laut Pantai Ngliyep. Metode penelitian eksperimental dilakukan dengan variasi fly ash (15%, 17,5%) dan silica fume (5%, 8%) dan mutu rencana fc’ 20 Mpa dengan nilai sanilitas 3,4% hingga 4,5%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai slump seluruh variasi (70-85 mm) memenuhi standar operasional. Kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari dicapai oleh variasi Silica Fume 8% dengan perawatan air laut sebesar 23,28 MPa. Sebaliknya, substitusi Fly Ash 17,5% pada air laut menghasilkan kuat tekan terendah (15,42 MPa) yang tidak memenuhi target rencana. Analisis ekonomi menunjukkan penggunaan Fly Ash 17,5% menekan biaya produksi hingga Rp 834.140,07 per m³ dibandingkan beton normal.
  41. ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA BEKISTING ALUMUNIUM DAN BEKISTING EXISTING PADA PROYEK RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA BSD

    Efisiensi pelaksanaan proyek konstruksi dipengaruhi oleh pemilihan sistem bekisting, khususnya terkait metode kerja, waktu penyelesaian, dan biaya pelaksanaan. Penelitian ini membandingkan kinerja bekisting, aluminium dengan sistem bekisting/ yang ada (sistem semi-sistem) pada proyek Rumah Sakit Mitra Keluarga BSD. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data primer yang diperoleh dari observasi lapangan dan gambar kerja proyek. Analisis mencakup aspek keamanan desain, metode pelaksanaan, durasi pekerjaan, dan biaya pelaksanaan. Evaluasi keamanan didasarkan pada pemeriksaan lendutan setiap elemen bekisting, sedangkan analisis penjadwalan dilakukan menggunakan Microsoft Project. Perhitungan biaya disusun melalui Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan kebutuhan material, tenaga kerja, dan peralatan untuk masing-masing sistem bekisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sistem memenuhi persyaratan keamanan, karena nilai lendutan untuk semua elemen masih berada dalam batas yang diizinkan. Bekisting aluminium menggunakan sistem modular yang mempermudah proses pemasangan, pembongkaran, dan pemindahan panel dibandingkan dengan bekisting semi-sistem. Dari segi waktu, bekisting aluminium memungkinkan pekerjaan diselesaikan dalam 195 hari atau 11 hari (5,34%) lebih cepat dibandingkan bekisting semi-sistem yang membutuhkan waktu 206 hari. Namun, biaya pelaksanaan untuk bekisting aluminium sekitar 2,87% lebih tinggi. Oleh karena itu, bekisting aluminium lebih efektif dalam hal metode pelaksanaan dan efisiensi waktu, sedangkan bekisting semi-sistem lebih menguntungkan dari segi biaya.
  42. PERANCANGAN SISTEM IDENTIFIKASI JENIS PASIR (HALUS-KASAR) BERBASIS SENSOR MPU6050 DENGAN FAST FOURIER TRANSFORM (FFT) DAN RULE -BASED THRESHOLD SERTA DASHBOARD IOT

    Pasir merupakan salah satu material dasar yang sangat penting dalam industri konstruksi, karena menempati sekitar 70% volume campuran mortar atau beton dan berpengaruh langsung terhadap workabilitas, kepadatan, serta kekuatan tekan struktur. Namun, proses identifikasi jenis pasir (halus dan kasar) yang umum digunakan saat ini, yaitu analisis saringan (sieve analysis), masih bersifat manual, memerlukan waktu lama, dan rentan terhadap subjektivitas operator. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan menguji sebuah sistem identifikasi jenis pasir secara otomatis berbasis sensor getaran MPU6050 yang diintegrasikan dengan mikrokontroler ESP32. Sinyal getaran yang dihasilkan dari interaksi butiran pasir diolah menggunakan metode Fast Fourier Transform (FFT) untuk mengekstraksi fitur frekuensi puncak (f_peak) dan energi spektral total (E_total), yang selanjutnya diklasifikasikan menggunakan algoritma Rule-Based Threshold ke dalam kategori pasir halus dan pasir kasar. Hasil klasifikasi serta data pengukuran ditampilkan secara real-time melalui dashboard Internet of Things (IoT) berbasis Grafana yang terhubung dengan basis data MySQL. Pengujian sistem terhadap 60 sampel pasir menunjukkan tingkat accuracy sebesar 91,7%, precision sebesar 90,3%, dan recall sebesar 93,3%, dengan rata-rata waktu respons sistem sebesar 1,42 detik per siklus identifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu melakukan identifikasi jenis pasir secara otomatis, cepat, dan akurat, sehingga berpotensi digunakan sebagai alternatif metode sieve analysis konvensional.
  43. DESIGNING DELI TOBACCO HEALTH MUSEUM IN MEDAN CITY WITH A FUTURISTIC ARCHITECTURE APPROACH

    This study explores the design of the Deli Tobacco Health Museum in Medan City as a response to the scarcity of health education facilities that integrate historical heritage with contemporary innovation. Employing an analytical-descriptive approach, the museum’s design was developed through field data synthesis, comparative analysis of futuristic architecture, and inclusive spatial planning principles prioritizing universal accessibility. Findings reveal that a futuristic architectural concept featuring organic forms, high-tech materials (GFRP/GFRC), and interactive technology creates dynamic educational spaces while revitalizing the cultural heritage of the former Deli Tobacco Hospital site. The design not only addresses post-pandemic health awareness needs through multisensory experiences but also establishes a sustainable public space model harmonizing education, historical conservation, and urban identity. This research offers a replicable framework for culturally rooted healthcare infrastructure development in Indonesia, bridging architectural innovation with community well-being imperatives in rapidly urbanizing contexts.
  44. ANALISIS PENGARUH REWARD TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT SANJUR TRIDA RAYA MENGGUNAKAN METODE ANALISIS REGRESI

    Sumber daya manusia merupakan faktor penentu utama keberhasilan organisasi, dan sistem reward menjadi salah satu instrumen utama yang digunakan perusahaan untuk mendorong kinerja karyawan. Penelitian ini menganalisis pengaruh reward terhadap kinerja karyawan pada PT Sanjur Trida Raya, sebuah perusahaan kontraktor instalasi listrik dan perdagangan umum di Cianjur. Pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) diterapkan menggunakan SmartPLS 4, melibatkan seluruh 21 karyawan sebagai responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert empat poin yang mencakup indikator reward finansial dan non-finansial serta lima indikator kinerja karyawan, kemudian dievaluasi melalui pengujian outer model (validitas dan reliabilitas) dan inner model (path coefficient, R-Square, bootstrapping). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas (outer loading dan AVE di atas ambang batas) serta kriteria reliabilitas (Cronbach's Alpha dan Composite Reliability di atas 0,70). Reward terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, ditunjukkan oleh nilai Path Coefficient sebesar 0,983, T-Statistics sebesar 155,552, dan P-Values sebesar 0,000, sedangkan nilai R-Square sebesar 0,966 menunjukkan bahwa reward mampu menjelaskan 96,6% variasi kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa sistem reward yang adil dan konsisten, baik finansial maupun non-finansial, merupakan faktor dominan dalam mendorong kinerja karyawan sehingga perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan oleh perusahaan.
  45. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) PADA PT. CITRA KARYA LANGGENG

    Pengelolaan aset pada PT. Citra Karya Langgeng sebelumnya masih menghadapi kendala berupa pencatatan data secara manual, kesulitan pencarian informasi aset, pencatatan permintaan dan maintenance yang belum terintegrasi, serta penyusunan laporan yang membutuhkan waktu relatif lama. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Aset berbasis web yang dapat mendukung pencatatan, pengelompokan, pemantauan, maintenance, permintaan aset, persetujuan, dan pelaporan aset secara terpusat. Metode pengembangan yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang meliputi Requirement Planning, Design Workshop, dan Implementation. Sistem dikembangkan menggunakan PHP, Bootstrap, MySQL, dan pemodelan Unified Modeling Language (UML). Sistem menyediakan dua hak akses utama, yaitu Admin dan Pimpinan. Data aset meliputi kode aset, nama aset, kategori, letak aset, kondisi, tanggal beli, tanggal pakai, dan umur aset. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing terhadap 32 skenario pada modul login, data aset, letak aset, data pengguna, permintaan aset, maintenance, laporan, dan hak akses Pimpinan. Seluruh 32 skenario berhasil sesuai hasil yang diharapkan sehingga tingkat keberhasilan pengujian mencapai 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat membantu pengelolaan aset menjadi lebih terstruktur, mendukung monitoring berdasarkan kategori dan letak aset, mendokumentasikan maintenance, serta mempermudah penyusunan laporan.
  46. ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TIKTOK SHOP MENGGUNAKAN METODE PIECES DAN WEBQUAL 4.0

    Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pengguna TikTok Shop menggunakan metode PIECES dan WebQual 4.0, yang saling melengkapi dalam mengevaluasi kualitas sistem dan kepuasan pengguna secara lebih komprehensif. Metode PIECES mengevaluasi aspek performance, information, economy, control, efficiency, dan service, sedangkan WebQual 4.0 mengukur kualitas website berdasarkan usability, information quality, dan service interaction quality. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna TikTok Shop dan memperoleh 271 responden berdasarkan usia dan jenis kelamin. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, serta uji hipotesis (uji t, uji F, dan koefisien determinasi) dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PIECES berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan pengguna (t hitung 8,417 > t tabel 1,969; sig. 0,000), variabel WebQual 4.0 juga berpengaruh signifikan secara parsial (t hitung 7,293 > t tabel 1,969; sig. 0,000), dan kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna (F hitung 64,219 > F tabel 3,024; sig. 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,671 atau 67,1%, yang berarti kedua variabel dapat menjelaskan 67,1% variasi kepuasan pengguna TikTok Shop, sedangkan 32,9% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa kualitas layanan TikTok Shop berdasarkan metode PIECES dan WebQual 4.0 berada pada kategori baik dan mampu memberikan kepuasan kepada pengguna, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan untuk menunjang kualitas layanan secara optimal.
  47. RANCANG BANGUN & IMPLEMENTASI INVENTARIS ASET MILIK DAERAH BERBASIS WEBSITE PADA DINAS KESEHATAN PROVINSI BANTEN

    Pengelolaan inventaris aset pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten masih menghadapi kendala akibat proses pencatatan yang menggunakan spreadsheet dan belum terintegrasi secara optimal. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pengulangan data, kehilangan dokumen, serta keterlambatan dalam penyusunan laporan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem inventaris aset milik daerah berbasis website yang mampu mendukung pengelolaan data aset secara lebih terpusat, terstruktur, dan efisien. Pengembangan sistem menerapkan metode Agile dengan kerangka kerja Scrum melalui tahapan pengembangan secara iteratif. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dengan pola arsitektur Model-View-Controller (MVC) dan basis data MySQL. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan Black Box Testing melalui 25 skenario pengujian dan menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem dapat berjalan sesuai kebutuhan. Evaluasi penerimaan dan kemudahan penggunaan dilakukan melalui User Acceptance Testing (UAT) dan System Usability Scale (SUS) terhadap tiga pengguna, yaitu satu pejabat dan dua petugas. Hasil pengujian SUS memperoleh skor 100 yang termasuk kategori Excellent. Implementasi sistem SIVAMIDA mampu memusatkan proses pendataan aset secara digital, mengurangi pencatatan berulang, serta mendukung percepatan proses kerja dalam pengelolaan aset pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
  48. IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI OTOMASI VERIFIKASI PEMBAYARAN UANG MUKA SEPEDA MOTOR BERBASIS CHATBOT WHATSAPP PADA PT BANTEN BAKTI MOTOR

    The manual verification of motorcycle down payments at PT Banten Bakti Motor may cause delays in transaction confirmation, increase administrative workload, and create uncertainty for customers regarding their payment status. This study aims to develop an information system that automates motorcycle down-payment verification through a WhatsApp chatbot. The system was developed using the Prototyping method and a Docker-based microservices architecture by integrating WhatsApp HTTP API (WAHA), n8n for workflow orchestration, Google Gemini to support Natural Language Processing (NLP) and Optical Character Recognition (OCR), and Google Sheets as the data storage platform. Two primary mechanisms were implemented: an outbound workflow that proactively delivers notifications based on transaction data and an inbound workflow that receives customer responses and validates submitted payment evidence. Payment documents in image format are processed to extract essential information and subsequently matched with the company's transaction records. The implementation and testing results indicate that the system can handle multi -turn conversations, validate payment documents, automatically update transaction statuses, and provide customers with payment notifications. Therefore, the WhatsApp chatbot-based system can improve payment verification efficiency, reduce reliance on manual administrative processes, and provide customers with faster and clearer information regarding their payment status.
  49. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN STOK PUPUK & TRANSAKSI PEMBAYARAN BERBASIS WEBSITE PADA KOIS PUPUK SUMBER TANI 2

    Pengelolaan persediaan dan transaksi yang belum terkomputerisasi dapat menimbulkan berbagai kendala, seperti ketidaksesuaian data stok, risiko kehilangan dokumen transaksi, lambatnya penyusunan laporan, serta kurang optimalnya rotasi barang di gudang. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan SIMPATI (Sistem Informasi Manajemen Persediaan dan Transaksi), yaitu sistem berbasis website yang mengintegrasikan pengelolaan stok pupuk dengan transaksi pembayaran pada Kios Pupuk Sumber Tani 2. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis kebutuhan pengguna. Sistem dikembangkan untuk mendukung pencatatan persediaan, pemantauan stok, serta proses transaksi kasir secara terintegrasi. Dalam pengelolaan persediaan, sistem menerapkan konsep First In First Out (FIFO) secara fleksibel sehingga pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tersebut sesuai kesiapan operasional kios. Hasil implementasi menunjukkan bahwa SIMPATI mampu membantu mempercepat proses transaksi, meningkatkan ketepatan pengelolaan dan rekapitulasi data, serta mempermudah pemantauan persediaan dan penyusunan laporan secara berkala. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat menjadi solusi digital yang mendukung pengelolaan persediaan dan aktivitas transaksi pada Kios Pupuk Sumber Tani 2 agar berlangsung lebih terstruktur, efisien, dan akurat.
  50. ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM INVENTORY BAHAN BAKU BERBASIS WEB PADA PT XYZ METODE WATERFALL

    Pengelolaan persediaan bahan baku menjadi salah satu aspek penting dalam menunjang kelancaran aktivitas operasional perusahaan manufaktur. Pada PT. XYZ, proses pengelolaan persediaan masih menggunakan pencatatan manual dan semi-komputerisasi sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan antara data dengan kondisi stok aktual, memperlambat penyediaan informasi, serta meningkatkan risiko kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem inventory bahan baku berbasis web yang mampu mendukung pengelolaan persediaan secara lebih efektif dan efisien. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Waterfall dengan fungsi utama meliputi pengelolaan data bahan baku, transaksi barang masuk dan keluar, pemantauan batas minimum persediaan, serta penyusunan laporan stok. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian efisiensi, akurasi, Black Box Testing, dan User Acceptance Test (UAT). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi proses sebesar 75%–80%. Waktu yang diperlukan untuk mencatat barang masuk dan keluar berkurang dari 10 menit menjadi 2 menit, pencarian data dari 8 menit menjadi 2 menit, sedangkan penyusunan laporan stok dari 25 menit menjadi 5 menit. Pengujian terhadap 42 skenario menghasilkan 41 skenario berhasil dan satu skenario gagal sehingga diperoleh tingkat akurasi sebesar 98%. Sementara itu, UAT yang melibatkan 25 responden menghasilkan nilai 88,34% dan termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan sistem inventory berbasis web dapat mempercepat pengelolaan persediaan, meningkatkan ketepatan informasi stok, serta mendukung proses operasional PT. XYZ secara lebih optimal.
  51. PERANCANGAN APLIKASI KASIR BERBASIS WEB DI POINT COFFEE MENGGUNAKAN METODE WATERFALL

    Pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan efektivitas operasional bisnis, termasuk pada industri makanan dan minuman. Point Coffee masih menghadapi kendala operasional akibat ketergantungan terhadap perangkat kasir utama, sehingga gangguan perangkat maupun pemadaman listrik dapat menghambat transaksi dan pelayanan pelanggan. Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi kasir berbasis web yang fleksibel dan dapat digunakan sebagai alternatif untuk mendukung keberlangsungan transaksi, pengelolaan data, stok, serta pelaporan penjualan. Pengembangan sistem menerapkan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta studi pustaka, sedangkan pemodelan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML). Aplikasi yang dihasilkan menyediakan fungsi autentikasi pengguna, pengelolaan produk dan stok, transaksi dan pembayaran, serta penyajian laporan penjualan. Hasil Black Box Testing menunjukkan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan dengan tingkat keberhasilan 100%. Evaluasi System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 87,5 dengan kategori Grade A (Excellent), sedangkan User Acceptance Testing (UAT) menghasilkan tingkat penerimaan sebesar 92,5% dalam kategori sangat memuaskan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan layak digunakan untuk membantu meningkatkan efisiensi transaksi, mengurangi kesalahan pencatatan, serta mendukung pengelolaan informasi operasional Point Coffee secara lebih terintegrasi.
  52. IMPLEMENTASI ENTERPRISE RESOURCE PLANNING UNTUK OPTIMALISASI PENGELOLAAN PERSEDIAAN GUDANG PADA INDUSTRI MANUFAKTUR MENGGUNAKAN METODE PIECES FRAMEWORK

    Pengelolaan persediaan gudang merupakan faktor penting dalam mendukung operasional perusahaan manufaktur. PT. Kerta Mulya Saripakan telah menggunakan enterprise resource planning (ERP) MDSnet untuk mendukung pengelolaan persediaan, namun masih ditemukan kendala dalam monitoring stok, pencarian informasi, dan belum tersedianya notifikasi stok minimum. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ERP MDSnet serta memberikan rekomendasi pengembangan sistem monitoring persediaan. Metode penelitian menggunakan observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan analisis sistem menggunakan PIECES Framework yang meliputi performance, information, economy, control, efficiency, dan service. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERP MDSnet membantu pencatatan barang masuk, barang keluar, pengelolaan stok, dan penyusunan laporan. Namun, monitoring masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, dikembangkan dashboard monitoring persediaan gudang berbasis web untuk meningkatkan penyajian informasi, efektivitas monitoring, dan mendukung pengambilan keputusan.
  53. RANCANG BANGUN ALAT SISTEM PENDETEKSI PERHITUNGAN GERAKAN SUJUD BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) MENGGUNAKAN SENSOR TEKANAN DAN NOTIFIKASI REAL-TIME

    Shalat merupakan ibadah yang menuntut kekhusyukan, namun sebagian orang dapat mengalami gangguan konsentrasi sehingga lupa jumlah rakaat yang sedang dikerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat sistem pendeteksi perhitungan gerakan sujud berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor Force Sensing Resistor (FSR) dan ESP32. Sistem bekerja dengan mendeteksi tekanan saat gerakan sujud, kemudian menghitung jumlah sujud dan jumlah rakaat secara otomatis. Hasil perhitungan ditampilkan pada layar OLED serta dikirim ke Firebase Realtime Database untuk dimonitor melalui dashboard secara real-time. Pengujian dilakukan terhadap kemampuan sensor dalam mendeteksi tekanan, perhitungan jumlah sujud dan rakaat, pengiriman data ke Firebase, tampilan dashboard, tampilan OLED, serta kinerja sistem secara keseluruhan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi gerakan sujud berdasarkan nilai ambang (threshold) sebesar 3000, menghitung dua gerakan sujud sebagai satu rakaat, serta menampilkan data pada OLED dan dashboard. Selama pengujian tidak ditemukan kesalahan dalam perhitungan jumlah sujud maupun rakaat. Dengan demikian, sistem dapat berfungsi sebagai alat bantu monitoring pelaksanaan shalat berbasis IoT.
  54. Analisis dan Usulan Perawatan Pompa Booster Propylene Menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT. XX

    Keandalan sistem pompa booster feed propylene penting untuk menjaga kontinuitas suplai bahan baku pada proses produksi polypropylene. Penelitian ini bertujuan menentukan gangguan prioritas, menilai risiko kegagalan, mengidentifikasi faktor penyebab, dan menyusun usulan perawatan pada P-300A, P-300B, dan P-300C. Data historis gangguan periode 2023–2025 dianalisis menggunakan diagram Pareto berbasis unplanned maintenance downtime, kemudian gangguan prioritas dinilai dengan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Faktor penyebab diidentifikasi melalui wawancara, observasi, dan Fishbone Diagram 6M, sedangkan usulan perawatan disusun melalui evaluasi maintenance existing dan analisis 5W1H. Sebanyak 12 responden yang terdiri atas operator, teknisi maintenance, dan engineering memberikan penilaian Severity, Occurrence, dan Detection pada skala 1–10. Hasil menunjukkan 24 kejadian gangguan dengan total 200 jam unplanned maintenance downtime. Empat gangguan menyumbang 170 jam atau 85% downtime, yaitu vibrasi berlebih, temperatur motor tinggi, kebocoran mechanical seal, dan kebocoran fluida propylene. RPN tertinggi adalah vibrasi berlebih sebesar 314,82, diikuti kebocoran fluida propylene 237,82, kebocoran mechanical seal 231,90, dan temperatur motor tinggi 201,44. Usulan utama meliputi vibration monitoring mingguan, routine cleaning impeller saat pembongkaran, penguatan inspeksi sistem sealing, dan penyesuaian interval pelumasan bearing dari tiga bulan menjadi satu bulan.
  55. SISTEM MONITORING MENGGUNAKAN PENDEKATAN LOCATION-BASED SERVICES (LBS) DENGAN FITUR GEOFENCING UNTUK EVALUASI KEBERADAAN GURU PADA PONDOK PESANTREN ALIDRUS

    Kehadiran guru merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam mendukung kelancaran proses pendidikan. Pada Pondok Pesantren Alidrus, proses monitoring Guru Madrasah Aliyah (MA) masih dilakukan secara manual oleh Guru Piket melalui pengecekan langsung, sehingga informasi mengenai keberadaan guru belum dapat diperoleh secara real-time dan hasil monitoring belum terdokumentasi secara terpusat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem monitoring menggunakan pendekatan Location-Based Services (LBS) dengan fitur Geofencing untuk mendukung proses evaluasi kehadiran Guru MA pada Pondok Pesantren Alidrus. Sistem yang dikembangkan terdiri atas aplikasi Android yang digunakan oleh Guru MA untuk memperoleh dan mengirimkan informasi lokasi serta website yang digunakan Administrator untuk melakukan monitoring. Data lokasi diperoleh menggunakan GPS pada smartphone Android, kemudian dibandingkan dengan area Geofence menggunakan radius 75 meter untuk menentukan kondisi Dalam Area atau Di Luar Area. Data lokasi dan status Geofencing disimpan serta disinkronkan menggunakan Firebase Realtime Database sehingga informasi monitoring dapat ditampilkan secara real-time pada website Administrator. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Pengujian sistem dilakukan menggunakan White Box Testing dan Black Box Testing, sedangkan validasi dilakukan menggunakan User Acceptance Test (UAT) dan kuesioner. Hasil pengujian menunjukkan bahwa fungsi utama sistem dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah dirancang. Hasil kuesioner terhadap delapan responden memperoleh skor 342 dari skor maksimum 400 dengan persentase 85,5%, yang menunjukkan tanggapan positif terhadap sistem GeoPresence. Dengan demikian, sistem GeoPresence dapat digunakan untuk membantu Administrator memperoleh informasi lokasi Guru MA secara real-time, mengetahui kondisi lokasi berdasarkan area Geofencing, serta menyediakan riwayat monitoring sebagai informasi pendukung dalam proses evaluasi kehadiran guru.
  56. Sistem Manajemen Arsip Statis Menggunakan Metode Alphabetical Filing Untuk Mengklasifikasi Arsip Desa Di Kantor Desa Kondang Jaya

    Pengelolaan arsip yang efektif diperlukan untuk mendukung kegiatan administrasi dan pelayanan informasi pada instansi pemerintahan desa. Pengelolaan arsip statis di Kantor Desa Kondang Jaya masih didominasi oleh proses manual menggunakan buku arsip, map, dan ordner, sedangkan pengelompokan arsip masih dilakukan berdasarkan tahun penyimpanan. Kondisi tersebut menyebabkan proses penyimpanan dan pencarian arsip menjadi kurang terstruktur, khususnya ketika diperlukan arsip yang telah lama disimpan. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Alphabetical Filing pada sistem manajemen arsip statis berbasis digital untuk membantu proses klasifikasi, penyimpanan, pengelolaan, dan pencarian arsip desa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Prototype dengan pemodelan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML). Sistem diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP, framework Laravel, dan database MySQL. Pengujian sistem dilakukan menggunakan White Box Testing dan Black Box Testing. Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa fungsi utama sistem, meliputi login, pengelolaan pengguna, kategori arsip, input arsip, klasifikasi berdasarkan alfabet, pencarian arsip, unggah dokumen, pencetakan laporan, dan logout dapat berjalan sesuai rancangan. Hasil Pre-Test dan Post-Test terhadap tiga pengguna menunjukkan peningkatan skor dari 82 (54,67%) menjadi 135 (90%), atau meningkat sebesar 35,33 poin persentase. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat mendukung pengelolaan arsip statis secara lebih terstruktur dan mempermudah akses terhadap arsip di Kantor Desa Kondang Jaya.
  57. SISTEM BOOKING PENGINAPAN MENGGUNAKAN METODE FIFO (First In First Out) PADA PENGATURAN ANTREAN PEMESANAN PADA PENGINAPAN MAMAN ANAK KRAKATAU DI CARITA

    Sistem pemesanan penginapan yang efektif dan efisien menjadi kebutuhan penting dalam mendukung kenyamanan pelanggan dan kelancaran operasional bisnis, terutama pada masa liburan di kawasan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem booking penginapan berbasis digital yang menerapkan metode FIFO (First In First Out) sebagai solusi dalam pengaturan antrean pemesanan di Penginapan Maman Anak Krakatau, Carita. Metode FIFO dipilih karena sesuai dengan prinsip keadilan dalam pelayanan, yaitu memproses pemesanan berdasarkan urutan kedatangan. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman [sebutkan misalnya: PHP dan database MySQL] dan dirancang agar dapat digunakan oleh admin dan calon tamu melalui antarmuka yang sederhana dan responsif. Fitur utama sistem meliputi pendaftaran pengguna, pemesanan kamar, manajemen data tamu, dan pengelolaan antrean secara otomatis berdasarkan waktu pemesanan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini mampu membantu petugas penginapan dalam mengelola pemesanan secara tertib dan transparan, serta meminimalisasi terjadinya konflik atau kesalahan dalam proses booking. Dengan adanya sistem ini, proses pelayanan menjadi lebih cepat, efisien, dan terstruktur. Diharapkan sistem ini dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi pengelolaan reservasi penginapan di kawasan wisata lainnya.
  58. PROJECT PLANNING PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN SUPERMALL PAKUWON INDAH PHASE 5

    Proyek Pembangunan Apartemen Supermall Pakuwon Indah Phase 5 yang dilaksanakan oleh PT Cipta Prima Konstruksi memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.000.000.000.000,00 dengan durasi 848 hari kalender. Untuk mendukung pencapaian proyek yang tepat waktu, biaya, dan mutu, diperlukan penyusunan Project Planning yang meliputi struktur organisasi, site layout, strategi dan metode pelaksanaan, rencana mutu dan K3, penjadwalan, serta biaya. Data yang digunakan meliputi gambar proyek, Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS), serta Harga Satuan Dasar (HSD). Penyusunan jadwal dilakukan menggunakan Microsoft Project 2024, sedangkan perencanaan biaya menggunakan Microsoft Excel 2024. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa struktur organisasi yang digunakan adalah struktur fungsional, dengan strategi pelaksanaan menggunakan dua tower crane dan pembagian area kerja berdasarkan zona. Pengendalian mutu dilakukan melalui pengujian material di lapangan untuk memastikan kesesuaian terhadap spesifikasi teknis dan Standard Operating Procedure (SOP). Pengendalian K3 diterapkan melalui penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan pemasangan rambu-rambu keselamatan kerja. Berdasarkan hasil perencanaan, durasi pelaksanaan proyek adalah 242 hari kalender dengan total biaya sebesar Rp182.895.151.615,00.
  59. ANALISIS ANTREAN PADA TERMINAL PENGISIAN MOBIL TANGKI UNTUK MENGOPTIMALKAN PELAYANAN DISTRIBUSI AIR DI PERUMDAM TIRTA MUKTI CIANJUR MENGGUNAKAN MODEL M/G/S

    Terminal Pengisian Mobil Tangki Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur berperan dalam mendukung distribusi air bersih, sehingga kinerja pelayanan perlu dievaluasi untuk menjaga efektivitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kedatangan, tingkat pelayanan, kinerja sistem antrean, serta memberikan rekomendasi perbaikan menggunakan model Multiple Channel General Service (M/G/s). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif berdasarkan data observasi langsung aktivitas pelayanan mobil tangki dan dianalisis dengan pendekatan Allen–Cunneen. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kedatangan (λ) sebesar 0,01384 kendaraan/menit dan tingkat pelayanan (μ) sebesar 0,01650 kendaraan/menit. Tingkat utilisasi server (ρ) sebesar 41,94%, rata-rata panjang antrean (Lq) 0,20848 kendaraan, waktu tunggu (Wq) 15,06 menit, jumlah kendaraan dalam sistem (Ls) 1,04727 kendaraan, dan waktu dalam sistem (Ws) 75,67 menit. Hasil analisis menunjukkan sistem antrean berada dalam kondisi stabil dan kapasitas pelayanan masih mampu melayani tingkat kedatangan kendaraan. Rekomendasi yang diberikan meliputi pemeliharaan pompa, menjaga kestabilan debit air, dan monitoring waktu pelayanan untuk meningkatkan efisiensi distribusi air bersih.
  60. PENERAPAN ALGORITMA CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) PADA SISTEM KENDALI TIRAI OTOMATIS BERBASIS GESTURE RECOGNITION SEBAGAI TEKNOLOGI ASISTIF

    Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) dan computer vision mendorong terciptanya sistem otomasi yang mampu meningkatkan kemandirian pengguna, khususnya penyandang disabilitas dan individu dengan keterbatasan mobilitas. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem kendali tirai otomatis berbasis gesture recognition menggunakan modul ESP32-CAM, mikrokontroler ESP32, algoritma Convolutional Neural Network (CNN), serta MediaPipe sebagai teknologi asistif yang memungkinkan pengguna membuka dan menutup tirai tanpa kontak fisik. Sistem bekerja dengan menangkap citra gerakan tangan secara real-time melalui ESP32-CAM, kemudian melakukan deteksi landmark tangan dan klasifikasi gesture sebelum mengirimkan perintah ke ESP32 untuk mengendalikan motor servo sebagai aktuator tirai. Proses pengembangan meliputi analisis kebutuhan, perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, implementasi sistem, serta pengujian pada berbagai kondisi pencahayaan dan variasi gesture. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengenali gesture buka dan tutup tirai dengan rata-rata akurasi 93,3% pada pengujian 90 percobaan. Tingkat keberhasilan deteksi terbaik diperoleh pada intensitas cahaya 300–500 lux dengan akurasi mencapai 97%, sehingga sistem dinilai efektif, responsif, dan layak diterapkan sebagai solusi otomasi rumah pintar berbasis teknologi asistif.
  61. SISTEM INFORMASI BIMBINGAN DAN KONSELING PADA LAYANAN PENANGANAN PELANGGARAN SISWA BERBASIS WEBSITE DI SMK PUI JATINANGOR

    Proses penanganan pelanggaran siswa pada layanan bimbingan dan konseling di SMK PUI Jatinangor masih dilakukan secara konvensional, yaitu pencatatan menggunakan formulir kertas dan pengelolaan dokumen dengan Microsoft Word. Kondisi ini menyebabkan proses pencatatan dan penyimpanan data pelanggaran, penelusuran riwayat, perhitungan poin dan remisi, serta pendokumentasian tindak lanjut belum terintegrasi dalam satu sistem. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Bimbingan dan Konseling pada Layanan Penanganan Pelanggaran Siswa (SIMPEL) berbasis website. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan Object-Oriented Programming (OOP), sedangkan pengembangan sistem menggunakan metode Prototype. Perancangan sistem dimodelkan dengan Unified Modeling Language (UML) dan diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, serta server lokal XAMPP. Sistem menyediakan fitur pencatatan dan penyimpanan data pelanggaran, perhitungan poin dan remisi secara otomatis, penelusuran riwayat pelanggaran, serta pendokumentasian hasil komunikasi dengan orang tua, dengan lima level hak akses yaitu wakasek kesiswaan, wali kelas, kepala sekolah, siswa, dan orang tua. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama berjalan sesuai kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat membantu pihak sekolah dalam pencatatan dan penyimpanan data pelanggaran, penelusuran riwayat, perhitungan poin dan remisi, serta pendokumentasian tindak lanjut penanganan siswa secara lebih efektif dan terdokumentasi.
  62. Rancang Bangun Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Website pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Majalengka Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW)

    Pelayanan pengaduan masyarakat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka sebelumnya dilakukan secara manual melalui telepon atau WhatsApp, sehingga data pengaduan, prioritas, surat tugas, dan monitoring belum terintegrasi dalam satu sistem. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Website yang mengintegrasikan proses pengajuan, verifikasi, penerbitan surat tugas, penanganan, pelaporan, hingga monitoring, serta menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk menentukan prioritas penanganan berdasarkan kriteria dan bobot yang ditetapkan pihak dinas. Penelitian menggunakan metode deskriptif berorientasi objek dengan pengembangan sistem metode Prototype, didukung UML (Use Case, Activity, Sequence, dan Class Diagram), dan dibangun menggunakan Framework Laravel dengan basis data MySQL; pengujian menggunakan Black Box Testing. Sistem melibatkan empat aktor, yaitu Masyarakat, Staf Dinas, Staf UPTD, dan Kepala Dinas, dengan hak akses sesuai peran masing-masing. Masyarakat dapat mengajukan dan memantau pengaduan; Staf Dinas memverifikasi, menjalankan perhitungan SAW, dan menerbitkan surat tugas; Staf UPTD menindaklanjuti dan melaporkan penanganan; Kepala Dinas memantau seluruh proses tanpa mengubah data. Hasil penelitian menunjukkan seluruh fungsi utama berjalan sesuai skenario yang diharapkan. Sistem yang dibangun berhasil mengintegrasikan alur pengaduan secara menyeluruh, membantu penyusunan prioritas yang lebih terukur, serta mendukung koordinasi dan keterlacakan penanganan pengaduan pada Dinas PUTR Kabupaten Majalengka.
  63. Rancang Bangun Aplikasi Produksi Kaos Kaki (APROKA) Berbasis Web pada CV. Avo Eternity Socks

    CV. Avo Eternity Socks merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi kaos kaki dengan jumlah produksi mencapai 1.600 lusin per hari. Namun, proses pengelolaan data produksi masih dilakukan secara manual menggunakan lembar kertas dan Microsoft Excel, sehingga menyebabkan berbagai permasalahan seperti keterlambatan informasi antar bagian, penumpukan dokumen, kesalahan pencatatan data, serta kesulitan dalam monitoring stok bahan baku dan barang jadi secara real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Aplikasi Produksi Kaos Kaki (APROKA) berbasis website yang terintegrasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengembangan sistem menggunakan metode Prototyping dan pemodelan Unified Modeling Language (UML). Implementasi aplikasi menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, dan framework Bootstrap. Aplikasi dirancang dengan tujuh hak akses, yaitu Admin Penjualan, Admin Bahan Baku, Admin Produksi, Admin Finishing, Admin Gudang Stok, Kepala Produksi, dan Kepala Pabrik. Pengujian sistem dilakukan dengan metode Black Box Testing pada delapan modul utama untuk memastikan seluruh fitur berfungsi sesuai kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi APROKA berhasil menghubungkan data Purchase Order (PO) dengan informasi stok bahan baku dan stok barang jadi secara real-time, dilengkapi pengecekan otomatis ketersediaan stok, kapasitas mesin, dan deadline untuk mempercepat keputusan produksi. Aplikasi mampu mencatat data produksi secara terkomputerisasi yang secara otomatis mengurangi stok bahan baku, mengirim data ke Finishing secara digital, dan menghasilkan rekapitulasi harian otomatis. Selain itu, aplikasi berhasil mengelola alur Finishing secara terstruktur dengan validasi Rosso → Balikan → Setting → Tilep → Packing yang sistematis, serta menampilkan monitoring status setiap karung secara real-time. Berdasarkan pengujian Black Box Testing, seluruh fitur dinyatakan berfungsi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan demikian, APROKA terbukti efektif meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan produksi kaos kaki dibandingkan sistem manual.
  64. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMERINGKATAN PENERIMA BANTUAN SOSIAL BERBASIS WEB PADA DESA BANYUASIH KABUPATEN SUMEDANG

    Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) di Desa Banyuasih masih dilakukan secara manual, mulai dari pendataan calon penerima, verifikasi oleh Ketua RT dan RW, hingga penentuan prioritas penerima, sehingga proses tersebut membutuhkan waktu lama, rentan terjadi kesalahan pencatatan, dan penetapan prioritas penerima belum didasarkan pada perhitungan yang objektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Pemeringkatan Penerima Bantuan Sosial (SIPRIMA) berbasis website yang menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk membantu Perangkat Desa Banyuasih dalam menentukan prioritas penerima BLTDD secara objektif, transparan, dan terdokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan Object-Oriented Programming (OOP), sedangkan pengembangan sistem menggunakan metode Prototype. Perancangan sistem dimodelkan dengan Unified Modeling Language (UML) dan diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, serta server lokal XAMPP. Sistem menyediakan fitur pengajuan data sosial ekonomi warga, verifikasi berjenjang oleh RT dan RW, pemeringkatan otomatis menggunakan metode SAW berdasarkan enam kriteria penilaian, pengesahan hasil oleh Kepala Desa, pengumuman penerima, serta pencatatan pencairan bantuan, dengan lima kategori pengguna yaitu warga, RT, RW, Perangkat Desa, dan Kepala Desa. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama berjalan sesuai kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat membantu Pemerintah Desa Banyuasih dalam melakukan pendataan, verifikasi, dan penetapan prioritas penerima BLTDD secara lebih objektif, transparan, dan efisien dibandingkan proses manual sebelumnya.
  65. Rancang Bangun Sistem Informasi Inventory Bahan Baku dan Pemasaran Roti Berbasis Website pada Sinar Mutiara Bakery

    Sinar Mutiara Bakery merupakan pabrik roti di Kabupaten Sumedang yang masih menerapkan pencatatan manual berbasis buku tulis untuk mengelola stok bahan baku, pemasukan barang jadi, serta transaksi pemasaran kepada pelanggan umum dan reseller. Kondisi ini menyebabkan proses pencatatan tidak efisien, rawan kesalahan (human error), serta menyulitkan penelusuran data historis dan pemantauan performa mitra. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem informasi manajemen inventory bahan baku dan pemasaran berbasis website untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sistem dikembangkan menggunakan metode Prototype dengan pendekatan berorientasi objek yang dimodelkan melalui Unified Modeling Language (UML), meliputi use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram. Implementasi dilakukan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel, panel administrasi Filament pada sisi admin dan pemilik, Bootstrap pada sisi publik, serta basis data MySQL. Sistem yang dihasilkan menyediakan fitur pencatatan stok bahan baku secara real-time, pencatatan pemasukan barang jadi, manajemen transaksi yang membedakan pelanggan umum dan reseller, katalog produk publik, serta dashboard laporan operasional untuk lima peran pengguna, yaitu admin, pemilik, petugas gudang, reseller, dan pelanggan umum. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing dan seluruh skenario fungsional dinyatakan diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi pencatatan data, mendukung ketepatan pengendalian persediaan, memisahkan pengelolaan data reseller dan pelanggan umum secara terstruktur, serta menyediakan laporan operasional terintegrasi bagi pengambilan keputusan pemilik usaha.
  66. RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN PADA PROGRAM PELATIHAN BAHASA JEPANG DI LPK ARIGATOU INDONESIA

    Perkembangan teknologi informasi mendorong lembaga pendidikan dan pelatihan untuk memanfaatkan teknologi sebagai media pendukung proses pembelajaran. LPK Arigatou Indonesia masih menghadapi beberapa kendala dalam proses pembelajaran, yaitu penyampaian materi melalui WhatsApp, pencatatan absensi menggunakan buku, pelaksanaan kuis dan ujian berbasis kertas, serta pengolahan penilaian akhir yang masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menyebabkan peserta kesulitan mengakses kembali materi pembelajaran, sedangkan pengajar membutuhkan waktu untuk melakukan pencatatan dan rekapitulasi hasil evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran berbasis website pada program pelatihan bahasa Jepang di LPK Arigatou Indonesia yang mendukung penyajian materi, pencatatan kehadiran, pelaksanaan kuis dan ujian, serta pengelolaan penilaian peserta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Pengembangan sistem menggunakan metode Prototype dengan pendekatan Object-Oriented Programming (OOP) dan pemodelan Unified Modeling Language (UML). Implementasi dilakukan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, sedangkan pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dibangun dapat membantu peserta mengakses kembali materi secara terstruktur serta membantu pengajar dalam mengelola absensi, kuis, ujian, dan penilaian akhir secara lebih terorganisasi.
  67. SISTEM PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE PERPETUAL UNTUK PENGELOLAAN STOK BAHAN PADA WARUNG SEBLAK (SEBLAK BUNDA ILAH)

    Seblak Bunda Ilah merupakan usaha kuliner yang dalam kegiatan operasionalnya masih menghadapi kendala dalam pengelolaan stok bahan baku dan pencatatan transaksi yang dilakukan secara manual. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kesalahan pencatatan serta kesulitan dalam memantau perubahan stok bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem penjualan berbasis web dengan menerapkan metode perpetual untuk membantu pengelolaan stok bahan baku pada Seblak Bunda Ilah. Metode perpetual digunakan untuk memperbarui jumlah stok secara langsung setiap terjadi transaksi pembelian maupun penjualan. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem Waterfall. Sistem yang dibangun memiliki fitur pengelolaan data bahan baku, kategori, menu, resep, pembelian, transaksi penjualan, serta log stok. Pada transaksi penjualan, stok bahan baku akan berkurang secara otomatis berdasarkan resep dan jumlah menu yang terjual, sedangkan transaksi pembelian akan menambah stok bahan baku. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box dan User Acceptance Test (UAT). Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem yang diuji dapat berjalan sesuai dengan hasil yang diharapkan. Hasil UAT memperoleh tingkat penerimaan pengguna sebesar 84,27% dengan kategori Sangat Baik/Sangat Diterima. Selain itu, hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan sebesar 38,02% setelah pengguna menggunakan sistem. Berdasarkan hasil tersebut, sistem penjualan yang dibangun dapat membantu pengguna dalam melakukan pencatatan transaksi, memperbarui stok bahan baku secara otomatis, dan memantau perubahan stok secara lebih terstruktur dan real-time.
  68. APLIKASI PENILAIAN PERTANDINGAN PENCAK SILAT MENGGUNAKAN METODE SCORING UNTUK MENENTUKAN PEMENANG PADA TAPAK SUCI PANDEGLANG

    Proses penilaian pertandingan pencak silat di Tapak Suci Pandeglang masih dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan perhitungan skor, serta kurang optimal dalam menjamin objektivitas dan transparansi penentuan pemenang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Aplikasi Penilaian Pencak Silat Menggunakan Digital Scoring System berbasis web yang mampu membantu proses penilaian pertandingan secara cepat, akurat, objektif, dan real-time. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD), yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, serta dapat diakses melalui komputer. Sistem menyediakan fitur pengelolaan data atlet, juri, pertandingan, input penilaian, perhitungan skor otomatis menggunakan Scoring System, penentuan pemenang, serta penyajian laporan hasil pertandingan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna berdasarkan pengujian White Box dan Black Box. Pengujian User Acceptance Test (UAT) memperoleh nilai 596 dari skor maksimum 650 atau sebesar 91,69%, yang termasuk kategori Sangat Baik/Sangat Diterima, sehingga sistem dinyatakan layak untuk diterapkan. Selain itu, hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata nilai responden dari 38,08 menjadi 45,85, atau meningkat sebesar 20,40%, yang menunjukkan bahwa penggunaan Digital Scoring System mampu meningkatkan efektivitas proses penilaian pertandingan, mempercepat perhitungan skor, mengurangi kesalahan pencatatan, serta meningkatkan objektivitas dalam penentuan pemenang.
  69. PENGGUNAAN APLIKASI CHATGPT OLEH SISWA DALAM PEMBELAJARAN FIKIH DI MTSN 2 SOLOK

    Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan semakin berkembang, salah satunya melalui penggunaan aplikasi ChatGPT sebagai media bantu belajar. Dalam konteks pembelajaran Fikih di madrasah, kehadiran ChatGPT membuka peluang baru dalam meningkatkan pemahaman konsep keagamaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan aplikasi ChatGPT oleh siswa dalam pembelajaran Fikih di MTsN 2 Solok serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan yang muncul dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru Fikih dan siswa, serta dokumentasi aktivitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT membantu siswa memahami materi Fikih secara mandiri, meningkatkan motivasi belajar, dan mempermudah pencarian penjelasan konsep yang sulit. Namun, ditemukan pula tantangan berupa ketergantungan siswa pada jawaban instan dan keterbatasan kemampuan literasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran Fikih memiliki potensi besar sebagai media pendukung pembelajaran, selama digunakan secara terarah dan diawasi oleh guru.
  70. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN SISWA BERPRESTASI MENGGUNAKAN METODE MULTI-OBJECTIVE OPTIMIZATION ON THE BASIS OF RATIO ANALYSIS (MOORA) BERBASIS WEB PADA SD PLUS INSAN MULIA

    Penentuan siswa berprestasi merupakan salah satu kegiatan penting yang dilakukan sekolah sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian siswa, namun proses penilaian yang melibatkan banyak kriteria akademik dan non-akademik masih sering dilakukan secara konvensional sehingga berpotensi menghasilkan penilaian yang kurang objektif. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis website yang membantu SD Swasta Plus Insan Mulia dalam menentukan siswa berprestasi menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA). Data penelitian terdiri atas 29 siswa sebagai alternatif dengan 12 kriteria penilaian, mencakup 10 mata pelajaran serta Sikap dan Kedisiplinan sebagai kriteria benefit, dan Ketidakhadiran sebagai kriteria cost. Sistem dikembangkan melalui empat tahap Research and Development (R&D), yaitu penelitian pendahuluan, analisis kebutuhan, rancangan model, serta validasi, evaluasi, dan revisi model, menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS, basis data MySQL, dan pemodelan Unified Modeling Language (UML). Pengujian sistem dilakukan melalui black box testing terhadap 12 skenario fungsional yang seluruhnya berstatus Berhasil, serta pengujian kesesuaian perhitungan MOORA antara proses manual dan sistem yang seluruhnya berstatus Sesuai. Hasil penelitian menunjukkan sistem berhasil menghasilkan pemeringkatan 29 siswa, dengan siswa berkode A24 atas nama Rafiq Izzan Raditya memperoleh peringkat pertama dengan nilai optimasi (Yi) sebesar 0,168107. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan yang lebih objektif, transparan, dan terstruktur dalam proses penentuan siswa berprestasi.
  71. PEMBUATAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) PETERNAKAN MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE

    Pengelolaan operasional peternakan ayam petelur yang masih dilakukan secara manual menggunakan buku catatan dan Microsoft Excel menimbulkan permasalahan berupa duplikasi data, kesalahan pencatatan, keterlambatan penyusunan laporan, serta kesulitan dalam melakukan monitoring kondisi peternakan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) Peternakan Ayam Petelur berbasis web yang mengintegrasikan aktivitas operasional ke dalam satu basis data terpusat. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, sedangkan pengembangan perangkat lunak menggunakan metode Prototype yang terdiri dari Communication, Quick Planning, Modeling Quick Design, Construction of Prototype, serta Deployment and Feedback. Sistem dikembangkan menggunakan PHP, MySQL, Bootstrap, dan JavaScript. Modul yang dihasilkan meliputi dashboard, analisa produksi, analisa supplier, data kandang, produksi telur, data pakan, pembelian pakan, penggunaan pakan, rencana pakan, keuangan, dan stok pakan. Sistem juga menghitung indikator Hen Day Production (HDP), Daily Consumption Rate (DCR), Mortalitas, dan Feed Conversion Ratio (FCR) secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data operasional dapat dikelola secara terintegrasi, sementara hasil Black Box Testing menunjukkan fungsi-fungsi yang diuji berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Nilai indikator pada dashboard yang diperoleh adalah HDP 74,50%, DCR 90 gram/ekor/hari, Mortalitas 5,50%, dan FCR 0,12.
  72. ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE NORDIC BODY MAP (NBM) DAN RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT (REBA) UNTUK MENGURANGI RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA DI CV PUTRA BAJA KRAKATAU

    Penelitian ini bertujuan menganalisis keluhan musculoskeletal dan risiko postur kerja pada pekerja produksi di CV Putra Baja Krakatau menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), serta memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi risiko tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan enam operator produksi sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, kuesioner NBM, dan pengukuran sudut postur kerja. Hasil NBM menunjukkan skor masing-masing operator sebesar 46, 43, 41, 38, 38, dan 48 yang seluruhnya termasuk kategori risiko rendah. Keluhan terutama ditemukan pada pinggang, punggung, bokong, paha, lutut, betis, dan pergelangan tangan. Hasil REBA menunjukkan skor 7, 8, 5, 9, 10, dan 8. Skor tertinggi terdapat pada Operator 5 pada aktivitas pemotongan material, yaitu 10 dan termasuk risiko tinggi sehingga menjadi prioritas utama perbaikan. Usulan perbaikan berupa penggunaan meja kerja ergonomis dengan ketinggian yang disesuaikan, area kerja yang memadai, serta penyangga atau penjepit material agar pekerja tidak perlu bekerja terlalu dekat dengan lantai. Kombinasi NBM dan REBA memberikan gambaran keluhan subjektif sekaligus risiko postur kerja sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan ergonomi.
  73. Rancang Bangun Sistem Manajemen Perpustakaan Berbasis Website dalam Meningkatkan Efisiensi Layanan Perpustakaan di SMK Negeri 1 Bojongpicung

    Perpustakaan sekolah berperan penting sebagai pusat sumber informasi sekaligus sarana menumbuhkan budaya literasi. Namun, Perpustakaan SMK Negeri 1 Bojongpicung masih menerapkan sistem manajemen konvensional pada proses pendaftaran anggota, peminjaman, dan pengembalian buku, sehingga rentan terjadi kesalahan pencatatan, membutuhkan waktu lama, serta menyulitkan petugas dalam memantau ketersediaan koleksi secara real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem manajemen perpustakaan berbasis website untuk meningkatkan efisiensi layanan perpustakaan di SMK Negeri 1 Bojongpicung, dengan melibatkan empat aktor, yaitu siswa, guru, petugas perpustakaan, dan kepala perpustakaan. Fitur utama sistem meliputi pendaftaran anggota, peminjaman dan pengembalian buku secara digital, pencarian katalog, pengelolaan sanksi, notifikasi otomatis, serta pengelolaan data anggota dan laporan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Prototype dengan pendekatan berorientasi objek (Object Oriented Approach), sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel berbasis PHP dengan pola arsitektur Model-View-Controller (MVC), memanfaatkan Eloquent ORM, routing, Blade templating, serta autentikasi dan otorisasi untuk mendukung hak akses sesuai peran pengguna, sementara antarmuka dirancang menggunakan Tailwind CSS agar responsif di berbagai perangkat. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mempermudah pendaftaran anggota, mempercepat proses peminjaman dan pengembalian buku, serta membantu petugas mengelola data secara lebih efisien, terstruktur, dan aman. Seluruh fungsi utama sistem dinyatakan berjalan sesuai rancangan, sehingga sistem ini mampu meningkatkan efisiensi layanan perpustakaan sekaligus mendukung peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah.
  74. OPTIMASI JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN GEDANGAN KABUPATEN MALANG

    Ketimpangan pelayanan air bersih di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, masih terjadi karena jaringan belum menjangkau seluruh wilayah, kondisi topografi menimbulkan perbedaan tekanan, dan pertumbuhan penduduk terus meningkatkan kebutuhan air. Penelitian ini bertujuan memproyeksikan kebutuhan air hingga tahun 2045, menilai kecukupan debit sumber, mengoptimalkan jaringan distribusi, serta menghitung Rencana Anggaran Biaya. Data yang digunakan meliputi jumlah penduduk 2016-2025, fasilitas umum, jaringan eksisting, elevasi, debit tersedia dari Perumda Air Minum Kabupaten Malang, katalog pompa, dan harga satuan pekerjaan. Proyeksi penduduk dihitung dengan metode aritmatika, geometrik, dan eksponensial, sedangkan kondisi hidraulika dimodelkan menggunakan WaterCAD dan diverifikasi melalui perhitungan manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode aritmatika menghasilkan proyeksi penduduk sebesar 84.026 jiwa pada 2045. Kebutuhan air rencana mencapai 70,00 L/detik, kebutuhan harian maksimum 77,00 L/detik, dan kebutuhan jam puncak 120,12 L/detik. Debit tersedia sebesar 150 L/detik masih mencukupi dengan sisa 29,88 L/detik. Optimasi dilakukan melalui perluasan wilayah pelayanan, penerapan kombinasi jaringan cabang dan loop, pembesaran diameter pipa, serta penambahan empat unit pompa. Jaringan hasil optimasi menggunakan pipa HDPE berdiameter 20-355 mm dengan panjang total 99.952 m. Simulasi menghasilkan kecepatan 0,301-1,547 m/detik, tekanan 0,92-8,91 atm, dan headloss gradient maksimum 13,902 m/km. Nilai tersebut memenuhi kriteria teknis yang digunakan. Biaya pembangunan diperkirakan sebesar Rp98.627.385.000,00. Hasil ini menunjukkan bahwa optimasi teknis dapat memperluas pelayanan sekaligus mempertahankan kinerja hidraulika jaringan hingga tahun 2045.
  75. PERBANDINGAN KINERJA KONFIGURASI ANTENA HORN DAN SHORT DIPOLE PADA KOMUNIKASI LORA POINT-TO-POINT 433 MHZ

    Komunikasi point-to-point berbasis Long Range (LoRa) membutuhkan pemilihan karakteristik antena yang tepat untuk menjamin kualitas transmisi dan penerimaan sinyal yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan performansi antena short dipole dan antena horn pada sistem komunikasi point-to-point LoRa yang bekerja pada frekuensi operasional 433 MHz. Pengujian dilakukan melalui empat skenario kombinasi konfigurasi antena pemancar (TX) dan penerima (RX), yaitu short dipole–short dipole, short dipole–horn, horn–short dipole, serta horn–horn pada variasi jarak pengujian. Parameter utama yang dianalisis mencakup Gain, Voltage Standing Wave Ratio (VSWR), Received Power, dan Link Margin, dengan Received Signal Strength Indicator (RSSI) serta Signal-to-Noise Ratio (SNR) sebagai parameter pendukung kualitas sinyal. Berdasarkan hasil simulasi numerik dan pengukuran eksperimental, antena short dipole menunjukkan performansi yang signifikan lebih baik dibandingkan antena horn. Penggunaan short dipole menghasilkan kesesuaian impedansi (impedance matching) yang optimal serta performa komunikasi yang lebih andal, ditunjukkan oleh pencapaian Received Power dan Link Margin yang jauh lebih tinggi. Sebaliknya, antena horn mengalami penurunan kinerja akibat fenomena batas potong (waveguide cut-off) pada frekuensi 433 MHz karena dimensi fisik yang under-dimensioned. Dengan demikian, antena short dipole terbukti lebih direkomendasikan untuk aplikasi komunikasi point-to-point berbasis LoRa 433 MHz pada kondisi lingkungan pengujian tersebut.
  76. Peramalan Kebutuhan Daya Listrik Non-Industri pada Wilayah Kerja PLN UP3 Cianjur Menggunakan Analisis Time Series

    Peningkatan jumlah penduduk dan perkembangan wilayah di Kabupaten Cianjur menyebabkan kebutuhan daya listrik sektor non-industri terus meningkat sehingga diperlukan peramalan untuk mendukung perencanaan sistem kelistrikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model peramalan terbaik dan memproyeksikan kebutuhan daya listrik sektor non-industri di PLN UP3 Cianjur periode 2026–2030. Metode yang digunakan adalah analisis time series dengan membandingkan Model Tren Linear dan Exponential Growth Curve berdasarkan data historis tahun 2016–2025 menggunakan pengujian Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode memiliki tingkat akurasi sangat baik karena nilai MAPE berada di bawah 10%. Namun, Model Tren Linear memiliki nilai error lebih kecil pada variabel jumlah pelanggan dan energi terjual, yaitu 0,70% dan 3,89%. Hasil peramalan menunjukkan bahwa pada tahun 2030 jumlah pelanggan diproyeksikan mencapai 1.000.980 pelanggan, daya tersambung sebesar 906.442.863 MVA, dan energi terjual sebesar 1.211.203.654 GWh. Dengan demikian, kebutuhan listrik sektor non-industri di wilayah kerja PLN UP3 Cianjur diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2030 sehingga diperlukan perencanaan kapasitas dan infrastruktur kelistrikan yang memadai.
  77. STUDI EKSPERIMENTAL PRODUKSI GAS OXYHYDROGEN DENGAN METODE ELEKTROLISIS AIR LAUT

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi tegangan listrik terhadap produksi gas oxyhydrogen melalui metode elektrolisis air laut serta mengetahui karakteristik arus listrik, daya listrik, laju aliran, dan volume gas yang dihasilkan. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan variasi tegangan 6 V, 9 V, dan 12 V selama 10 menit pada masing-masing pengujian. Parameter yang diamati meliputi tegangan, arus, daya, laju aliran gas, dan volume gas oxyhydrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tegangan memberikan pengaruh terhadap karakteristik produksi gas. Pada tegangan 6 V, arus listrik berada pada kisaran 14,20–14,70 A dengan volume gas akhir sebesar 154 mL dan laju aliran relatif stabil pada kisaran 14–15,4 mL/menit. Pada tegangan 9 V, arus listrik berada pada kisaran 20,00–20,18 A dengan volume gas akhir sebesar 175 mL dan laju aliran meningkat pada kisaran 17,5–155 mL/menit. Pada tegangan 12 V, arus listrik meningkat dari 20,60 A menjadi 22,50 A, dengan volume gas mencapai 250 mL dan laju aliran relatif stabil pada kisaran 25,0–25,5 mL/menit. Tegangan 12 V juga membutuhkan daya listrik paling besar, yaitu sekitar 247,2–270 W. Berdasarkan hasil tersebut, tegangan 12 V merupakan variasi yang menghasilkan produksi gas oxyhydrogen paling tinggi selama waktu pengujian. Namun, untuk menentukan kondisi yang paling optimal, diperlukan analisis lebih lanjut mengenai efisiensi energi terhadap volume gas yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi tegangan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi produksi gas oxyhydrogen pada proses elektrolisis air laut.
  78. PENERAPAN BAYESIAN RIDGE REGRESSION UNTUK PREDIKSI CURAH HUJAN JANGKA PENDEK

    Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Bayesian Ridge regression dalam memprediksi curah hujan jangka pendek berdasarkan data historis curah hujan dan variabel meteorologi pendukung. Prediksi curah hujan merupakan salah satu aspek penting dalam bidang klimatologi dan mitigasi bencana karena memiliki pengaruh terhadap sektor pertanian, pengelolaan sumber daya air, dan aktivitas masyarakat. Metode Bayesian Ridge regression dipilih karena mampu mengatasi permasalahan multikolinearitas antar variabel prediktor serta mengurangi resiko overfitting melalui pendekatan probabilistik Bayesian. Data penelitian diperoleh dari Kaggle yang terdiri atas 516 data observasi dan ditingkatkan melalui proses augmentasi hingga mencapai 1000 dataset. Variabel yang digunakan meliputi curah hujan periode sebelumnya, suhu udara, kelembapan udara, tekanan udara, dan kecepatan angin. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, standardisasi menggunakan Standardscaler, pembagian data training dan testing dengan rasio 80:20, pelatihan model, serta evaluasi menggunakan Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Error (MAE), dan R-Squared (R2). Hasil penelitian Menunjukkan bahwa model Bayesian Ridge Regression mampu menghasilkan prediksi curah hujan dengan nilai MAE sebesar 15,70 mm, MSE sebesar 459.09, dan R2 sebesar -0,0127. Meskipun model belum mampu menangkap seluruh pola non-linear dan lonjakan curah hujan ekstream, metode ini tetap menunjukkan kestabilan dalam memprediksi tren umum curah hujan harian. Dengan demikian, Bayesian Ridge regression dapat digunakan sebagai pendekatan alternatif dalam sistem prediksi curah hujan jangka pendek berbasis machine learning.
  79. PROTOTYPE PENGERINGAN PAKAIAN (SMART HANGER) BERBASIS IOT DENGAN SENSOR KELEMBABAN DAN SENSOR ULTRAVIOLET DI AREA TERBATAS

    Kebutuhan akan proses pengeringan pakaian di area hunian padat perkotaan seperti kos-kosan dan apartemen sering kali terkendala oleh keterbatasan lahan, sirkulasi udara yang kurang optimal, serta paparan sinar matahari yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji prototipe Smart Hanger berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengotomatisasi proses pengeringan dan pemindahan posisi pakaian secara mandiri. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor kelembaban dan suhu DHT22 untuk mengukur tingkat kekeringan pakaian, serta sensor ultraviolet GUVA-S12SD untuk mendeteksi intensitas cahaya matahari. Mekanisme pergerakan pakaian memanfaatkan motor DC dengan driver BTS7960, sementara servo digunakan untuk memposisikan sensor DHT22 ke permukaan pakaian secara tepat. Pemantauan data dilakukan secara real-time melalui platform ThingSpeak dan antarmuka dashboard website yang terintegrasi dengan API Open-Meteo untuk data cuaca eksternal. Pengujian sistem dilakukan dalam 4 siklus pengeringan pakaian dari pukul 07.31 hingga 13.28 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen bekerja dengan akurasi tinggi, di mana rata-rata error sensor DHT22 adalah 1,22% untuk suhu dan 0,62% untuk kelembaban, serta error maksimum sensor UV GUVA-S12SD sebesar 1,92%. Sistem berhasil menghentikan dan memindahkan siklus pengeringan setiap kali kelembaban pakaian mencapai threshold <= 60%. Total waktu pengeringan untuk 4 siklus adalah 357 menit dengan rata-rata 89 menit per siklus. Laju pengeringan meningkat signifikan dari 0,33%/menit pada pagi hari (UV Index 5,21) menjadi 0,51%/menit pada siang hari (UV Index 10,06). Hal ini membuktikan bahwa prototipe Smart Hanger berbasis IoT efektif meningkatkan efisiensi pengeringan pakaian di area terbatas.
  80. STUDI EKSPERIMENTAL ENERGI LISTRIK SISTEM HYBRID PANEL SURYA-TERMOELEKTRIK GENERATOR

    Pemanfaatan energi matahari melalui panel surya (photovoltaic/PV) merupakan salah satu solusi energi terbarukan yang ramah lingkungan. Namun, peningkatan suhu pada permukaan panel surya dapat menurunkan kinerja sistem karena menyebabkan penurunan tegangan dan efisiensi keluaran. Energi panas yang terakumulasi pada panel surya tersebut umumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem hybrid panel surya-termoelektrik generator (TEG), meliputi karakteristik tegangan, arus, daya, energi listrik yang dihasilkan, serta pengaruh perbedaan suhu terhadap kinerja TEG. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan pengujian langsung di lapangan menggunakan panel surya monocrystalline 100 Wp yang dikombinasikan dengan 10 modul TEG tipe SP1848-27145 SA. Pengambilan data dilakukan pada rentang waktu pukul 07.00–17.00 WIB dengan parameter yang diukur meliputi suhu panel surya, suhu heatsink, tegangan, arus, daya, dan energi listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya menghasilkan energi listrik total sebesar 389,775 Wh, sedangkan sistem hybrid panel surya-TEG menghasilkan energi total sebesar 390,583 Wh. Penambahan TEG memberikan kontribusi energi tambahan sebesar 0,808 Wh atau sekitar 0,21% dibandingkan sistem panel surya tanpa TEG. Modul TEG menghasilkan rentang perbedaan suhu (ΔT) sebesar 5,1 °C hingga 10,7 °C. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa semakin besar perbedaan suhu antara sisi panas dan sisi dingin TEG, semakin besar daya listrik yang dihasilkan. Meskipun kontribusi energi TEG masih relatif kecil akibat rendahnya nilai ΔT yang terbentuk, integrasi TEG pada panel surya terbukti mampu menghasilkan energi listrik tambahan melalui pemanfaatan panas yang sebelumnya terbuang.
  81. PERBANDINGAN VOLUME PEKERJAAN METODE BIM DAN KONVENSIONAL PADA PROYEK GEDUNG SHOWROOM ARISTA

    Perhitungan volume konstruksi konvensional berbasis gambar 2D rentan terhadap human error dan kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan akurasi perhitungan volume antara metode konvensional dan metode BIM berbasis Autodesk Revit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan volume menggunakan Autodesk Revit memiliki tingkat kesesuaian yang sangat tinggi dengan metode konvensional. Hal ini dibuktikan secara rinci melalui deviasi maksimum yang terjadi pada volume tulangan sloof sebesar 3,012%, volume profil baja balok sebesar 1,718%, volume beton pelat lantai sebesar 0,959%, luas bekisting pelat lantai sebesar 0,481%, volume pelat baja kolom sebesar 0,228%, serta kuantitas baut kolom dan balok sebesar 0%. Kesimpulannya, penerapan metode Building Information Modeling (BIM) berbasis Autodesk Revit mampu menghasilkan perhitungan volume yang presisi, lebih cepat, dan efisien dibandingkan metode konvensional berbasis gambar 2D.
  82. ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN DOKUMEN PENAGIHAN VENDOR PADA VENDOR INVOICING PORTAL (VIP) MENGGUNAKAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE (SCOR) DAN TRAFFIC LIGHT SYSTEM DI PT PLN (PERSERO) UP3 CIANJUR

    Sistem Vendor Invoicing Portal (VIP) di PT PLN (Persero) UP3 Cianjur masih menghadapi tingginya tingkat pengembalian (return) dokumen akibat berkas tidak lengkap atau tidak sesuai, terutama dari vendor baru, sehingga memperlama verifikasi dan berpotensi menghambat ketepatan pembayaran. Penelitian ini menganalisis pencapaian Key Performance Indicator (KPI) SCOR, mengukur tingkat return dokumen beserta dampaknya terhadap waktu proses, dan mengidentifikasi sumber kendala utama. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan kerangka kerja Supply Chain Operations Reference (SCOR), memetakan proses ke elemen Source, Make, Deliver, dan Return. Lima KPI Perfect Order Fulfillment (POF), Return Rate, Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) kondisi normal dan saat return, serta Lead Time Verifikasi dinormalisasi dengan metode Snorm De Boer dan diklasifikasikan melalui Traffic Light System (TLS). Hasil menunjukkan POF 89,68% dan Return Rate 11,51%, keduanya MERAH (Tidak Tercapai); OFCT Kondisi Normal (3,08 hari) dan Lead Time Verifikasi (10,00 menit/dokumen) HIJAU (Tercapai); serta OFCT Saat Return (5,43 hari) KUNING (Perlu Perhatian). Elemen Source dan Return menjadi kendala paling dominan, disebabkan belum adanya SOP tertulis, dokumen tidak lengkap dan nomor invoice tidak sesuai, serta faktor manusia dan sistem. Rekomendasi meliputi penyusunan SOP tertulis, validasi dokumen otomatis pada VIP, sinkronisasi data master vendor, dan program pembinaan vendor.
  83. PENERAPAN LEAN PROJECT MANAGEMENT UNTUK MENGIDENTIFIKASI DAN MENGURANGI PEMBOROSAN PADA PROYEK PENINGKATAN KAPASITAS SALURAN KABEL UDARA TEGANGAN RENDAH DI PT SANJUR TRIDA RAYA

    Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat menuntut PT PLN (Persero) untuk senantiasa menjaga keandalan sistem distribusinya, salah satunya melalui pekerjaan peningkatan kapasitas (uprating) Saluran Kabel Udara Tegangan Rendah (SKUTR). Penelitian ini mengkaji penerapan Lean Project Management pada proyek uprating SKUTR dari konfigurasi 2×70+N menjadi 3×70+N di Gardu WRM yang dilaksanakan oleh PT Sanjur Trida Raya. Pengamatan lapangan selama dua hari kerja menunjukkan pelaksanaan proyek masih terkendala keterlambatan material, koordinasi yang lemah, dan pengerjaan ulang. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif dengan memadukan Value Stream Mapping (VSM), klasifikasi pemborosan TIMWOODS, diagram Pareto, diagram sebab-akibat (fishbone) disertai analisis akar masalah (5 Why), serta metode 5W1H untuk merumuskan usulan perbaikan yang dituangkan ke dalam Future State VSM dan diukur dengan Process Cycle Efficiency (PCE). Hasil Current State VSM menunjukkan lead time sebesar 825 menit dengan PCE 55,15%, dengan waste menunggu (waiting) sebagai pemborosan paling dominan akibat perencanaan logistik yang belum terstruktur dan standar briefing yang belum jelas. Setelah usulan perbaikan dimodelkan, lead time berkurang menjadi 600 menit, aktivitas tidak bernilai tambah turun 72,58%, dan PCE meningkat menjadi 75,83%. Temuan ini menunjukkan bahwa Lean Project Management mampu menurunkan pemborosan dan meningkatkan efisiensi proses pada proyek konstruksi ketenagalistrikan secara signifikan, sekaligus menjadi acuan praktis bagi kontraktor sejenis.
  84. ANALISIS BUSINESS INTELLIGENCE DATA PENJUALAN MENGGUNAKAN TABLEAU PADA E-COMMERCE

    Pemanfaatan data penjualan secara optimal diperlukan agar data transaksi tidak hanya menjadi arsip, tetapi dapat diubah menjadi informasi yang mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Business Intelligence (BI) dan visualisasi data penjualan menggunakan Tableau pada data retail/e-commerce. Data penelitian berupa Retail Sales Dataset dari Kaggle dengan 2.000 baris dan 11 atribut. Setelah proses data cleaning, tiga baris yang memiliki nilai kosong pada Quantity, Price per Unit, dan Total Sales secara bersamaan dikeluarkan, sedangkan 10 baris dengan Age kosong dipertahankan sebagai kelompok Unknown sehingga diperoleh 1.997 data bersih. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan tahapan pengumpulan data, data cleaning, pembentukan dimensi analisis, agregasi, visualisasi Tableau, penyusunan dashboard interaktif, dan validasi silang dengan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan Total Sales sebesar 911.720, Total Transaction 1.997, dan Total Quantity 5.018 unit. Electronics menjadi kategori dengan Total Sales tertinggi sebesar 313.810 atau 34,42%, diikuti Clothing 311.070 atau 34,12% dan Beauty 286.840 atau 31,46%. Periode malam menyumbang 52,20% penjualan. Komposisi pelanggan perempuan sebesar 51,05% dan laki-laki 48,95%, sedangkan kelompok usia 46–55 tahun dan 26–35 tahun memberikan kontribusi terbesar. Tren penjualan meningkat mulai September dan berada pada tingkat tinggi hingga Desember. Dashboard yang dihasilkan menyajikan informasi penjualan secara ringkas dan interaktif sehingga dapat digunakan sebagai informasi pendukung untuk perencanaan stok, promosi, segmentasi pelanggan, dan evaluasi operasional.
  85. ANALISIS VISUAL SPANDUK BERBASIS AI GEMINI DAN PREFERENSI PENGGUNAANNYA PADA UMKM KULINER DI CICURUG

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas visual promotional qualities Artificial Intelligence (AI) Gemini berdasarkan komponen dan prinsip Desain Komunikasi Visual (DKV) dan untuk mengetahui faktor-faktor pilihan pelaku UMKM kuliner dalam mengadopsi teknologi ini. Penelitian dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif menggunakan studi kasus pada UMKM Batagor di Taman Rekreasi Cimelati, Cicurug. Data dikumpulkan dengan penilaian visual terhadap item iklan perusahaan, yaitu spanduk gerobak, dan wawancara mendetail dengan pemilik bisnis. Dan dari sudut pandang kritik desain dan analisis cerita. Penyelidikan tersebut menghasilkan dua hasil utama. 1) AI Gemini dapat mengembangkan gaya visual estetika yang indah dari papan tulis lama dengan perhatian dan keseimbangan simetris yang bersih di dalam DKV. Kekurangannya adalah keterbacaan tipografi lengkung dari kejauhan, penggunaan warna background gelap yang tidak merangsang nafsu dominan (emphasis) dan terganggunya prinsip kesatuan (unity) sebagai konsekuensinya (Rp. 5000) label harga manual untuk mengimbangi tidak adanya informasi praktis dalam draf AI. Kedua, pilihan bisnis untuk menggantikan Gemini AI dengan desainer tradisional terutama dimotivasi oleh efisiensi biaya, kecepatan dan kepraktisan proses produksi, dan kepuasan terhadap standar estetika independen yang dianggap cukup mewah di awal bisnis. membungkuk ke tingkat pedagang kaki lima. Penelitian ini menemukan kesenjangan antara idealisme standar visual dkv dan tujuan fungsional-praktis usaha mikro.
  86. ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN MATERIAL KRITIS UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN STOK MENGGUNAKAN METODE SAFETY STOCK DAN REORDER POINT (ROP) PADA BAGIAN MATERIAL RETURN & WAREHOUSE INVENTORY (MRWI) PT PLN (PERSERO) UP3 CIANJUR

    Persediaan material merupakan aspek penting dalam mendukung kelancaran operasional PT PLN (Persero) UP3 Cianjur, khususnya pada bagian Material Return & Warehouse Inventory (MRWI). Permasalahan yang ditemukan adalah belum adanya batas minimum persediaan dan titik pemesanan kembali yang digunakan sebagai acuan kuantitatif dalam pengendalian persediaan, sehingga berpotensi menyebabkan stockout maupun overstock. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi material kritis menggunakan Diagram Pareto dan Analisis ABC, menentukan Safety Stock, menghitung Reorder Point (ROP), serta memberikan usulan pengendalian persediaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data persediaan material periode Oktober 2025 yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Analisis dilakukan melalui klasifikasi Pareto dan ABC, kemudian dilanjutkan dengan perhitungan Safety Stock dan ROP. Parameter yang digunakan adalah service level 95% dan lead time 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 141 jenis material terdapat 36 material kategori A, 32 kategori B, dan 73 kategori C. Material kategori A ditetapkan sebagai material kritis dan menjadi fokus perhitungan lanjutan. Sebagai contoh, Safety Stock untuk kWh meter 1 fase sebesar 393 unit dengan ROP 1.023 unit. Sementara itu, kabel distribusi dengan kebutuhan tertinggi memiliki Safety Stock sebesar 10.477 unit dan ROP sebesar 27.277 unit. Usulan pengendalian adalah melakukan klasifikasi material secara berkala, menggunakan Safety Stock sebagai persediaan pengaman minimum, dan menggunakan ROP sebagai pemicu pemesanan kembali. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko stockout dan overstock serta meningkatkan efektivitas pengelolaan persediaan.
  87. VERIFYING HUMAN AUTHORSHIP IN AI-MEDIATED COMMUNICATION: A MULTI-LAYER FRAMEWORK COMBINING WRITING BEHAVIOR, LINGUISTIC SIGNALS, AND AI DETECTION

    The rapid adoption of generative artificial intelligence (GenAI) has transformed digital communication and created new challenges concerning authorship, authenticity, and trust. Conventional AI-text detection approaches primarily examine the linguistic properties of completed texts, while providing limited evidence about how a text was produced. This study proposes a multi-layer human-authorship verification framework that integrates writing-behavior signals, linguistic characteristics, and external AI-detection signals. The proposed framework, implemented through the Creative Alibi prototype, records process-oriented indicators including typing rhythm, pauses, writing bursts, revisions, deletions, and copy-paste activity, while simultaneously extracting linguistic features such as moving-average type-token ratio, sentence burstiness, hapax legomena, sentence-starter diversity, and connective-word usage. External AI detectors are incorporated as a complementary rather than definitive source of evidence. The study is designed as an empirical comparative evaluation involving human-authored, AI-generated, and AI-assisted texts. Seven experimental configurations are proposed to examine the contribution of each analytical layer and their combinations. Performance will be evaluated using accuracy, precision, recall, F1-score, ROC-AUC, confusion matrices, and participant-level validation. The framework addresses a central limitation of product-oriented AI authorship detection by treating authorship verification as a process-oriented communication problem. The study contributes to emerging research on AI-mediated communication by proposing an evidence-based approach to authenticity that considers both the final linguistic product and the process through which communication is produced.
  88. PERANCANGAN ANIMASI INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA EDUKASI HEWAN ENDEMIK DI INDONESIA UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

    Media pembelajaran yang digunakan pada pendidikan anak usia dini umumnya masih bersifat konvensional sehingga kurang mampu menarik perhatian serta meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran. Salah satu materi yang masih kurang dikenal oleh anak usia dini adalah hewan endemik Indonesia beserta daerah asalnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan animasi interaktif berbasis web sebagai media edukasi pengenalan hewan endemik Indonesia bagi anak usia dini di TK Al-Amanah. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, desain, implementasi (code generation), pengujian, dan pemeliharaan (support). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan aplikasi dikembangkan menggunakan Visual Studio Code, XAMPP sebagai web server lokal, serta Canva untuk pembuatan aset visual. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode White Box Testing untuk menguji logika program dan Black Box Testing untuk menguji fungsionalitas aplikasi, serta didukung dengan penyebaran kuesioner kepada pengguna untuk memperoleh tanggapan terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa animasi interaktif berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan menyediakan fitur materi hewan endemik berdasarkan wilayah Indonesia, informasi karakteristik hewan, serta kuis interaktif sebagai media evaluasi pembelajaran. Hasil White Box Testing menunjukkan seluruh jalur logika program berjalan dengan baik, sedangkan Black Box Testing menunjukkan seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai harapan. Berdasarkan hasil kuesioner, sebanyak 66,67% responden memberikan penilaian 'Ya', 20% memberikan penilaian 'Cukup', dan 13,33% memberikan penilaian 'Tidak', sehingga dapat disimpulkan bahwa animasi interaktif yang dikembangkan memperoleh tanggapan positif sebagai media pembelajaran yang menarik, mudah digunakan, dan efektif dalam membantu proses pengenalan hewan endemik Indonesia bagi anak usia dini.
  89. Analisis Potensi Bahaya Kerja Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) pada Aktivitas Perbaikan Pipa Air di Perumdam Tirta Mukti Cianjur

    Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja, terutama pada aktivitas perbaikan pipa air yang memiliki berbagai potensi bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan usulan pengendalian risiko pada pekerjaan perbaikan pipa air di Perumdam Tirta Mukti Cianjur menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 15 pekerja lapangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 potensi bahaya yang terdiri atas 1 risiko berkategori tinggi (High), 7 risiko berkategori sedang (Medium), dan 2 risiko berkategori rendah (Low), tanpa ditemukan risiko berkategori ekstrem (Extreme). Pengendalian risiko diusulkan berdasarkan Hierarchy of Control yang meliputi eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penerapan usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan penerapan K3 dan mengurangi risiko kecelakaan kerja pada aktivitas perbaikan pipa air di Perumdam Tirta Mukti Cianjur.
  90. Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Persediaan Obat Berbasis Web pada Apotek Agape

    Pengelolaan persediaan obat di Apotek Agape masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi kesalahan pencatatan stok, keterlambatan penyusunan laporan, serta kesulitan dalam memantau masa kedaluwarsa obat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Informasi Manajemen Persediaan Obat Berbasis Web pada Apotek Agape guna mempermudah pengelolaan data obat, supplier, transaksi obat masuk dan keluar, pengendalian stok, serta pemantauan masa kedaluwarsa. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dimodelkan menggunakan Unified Modeling Language (UML) dan diimplementasikan menggunakan PHP serta MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat mempermudah pengelolaan persediaan obat, mempercepat penyusunan laporan, serta membantu pengendalian stok dengan menerapkan metode First Expired First Out (FEFO). Sistem juga membantu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi pengelolaan persediaan obat di Apotek Agape.
  91. PENERAPAN METODE MULTINOMIAL NAÏVE BAYES DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KEMAMPUAN ATLET RENANG DI WEPOOL CINERE

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis website guna mengklasifikasikan tingkat kemampuan atlet renang di WePool Cinere secara objektif dan cepat. Proses evaluasi kemampuan atlet yang berlangsung secara manual sering kali menghadapi hambatan dalam pemantauan penguasaan teknik dasar serta ketepatan analisis perkembangan atlet secara konsisten. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang diselaraskan dengan tahapan pengambilan keputusan Simon, mencakup tahap intelligence, design, choice, dan implementation. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP native, basis data MySQL, dan antarmuka berbasis Bootstrap. Data uji diklasifikasikan menggunakan algoritma Multinomial Naïve Bayes berdasarkan kriteria penguasaan gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, gaya kupu-kupu, teknik pernapasan, serta durasi latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan kemampuan atlet ke dalam empat tingkat kategori (sangat baik, baik, cukup baik, dan kurang baik) berdasarkan kalkulasi probabilitas posterior terbesar. Pengujian fungsionalitas menggunakan metode blackbox testing. Sistem ini terbukti dapat membantu pelatih dan administrator WePool Cinere dalam mengelola data atlet, melakukan evaluasi terkomputerisasi, serta menyajikan laporan perkembangan atlet secara transparan dan efisien.
  92. RANCANG BANGUN SISTEM CHATBOT CUSTOMER SERVICE BERBASIS RETRIEVAL-AUGMENTED GENERATION PADA PLATFORM TELEGRAM (STUDI KASUS: MOB ENGLISH COURSE PARE KEDIRI)

    MOB English Course Cabang Kediri masih mengandalkan layanan informasi manual melalui aplikasi pesan instan, sehingga sering terjadi keterlambatan balasan, inkonsistensi informasi, serta keterbatasan layanan di luar jam kerja. Tujuan dari kajian ilmiah ini adalah merancang dan membangun sistem chatbot customer service berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG) yang diintegrasikan dengan workflow automation n8n pada platform Telegram, serta menguji dan mengevaluasi kinerja sistem tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian terapan menggunakan pendekatan pengembangan prototipe, yang terdiri atas tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan prototipe, pengujian, evaluasi, dan implementasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tujuh narasumber, observasi, dan studi dokumentasi. Sistem yang dibangun mengintegrasikan Telegram Bot API, workflow automation n8n, OpenAI Embedding dan Chat Model, serta Google Sheets sebagai basis pengelolaan knowledge base. Sistem menyediakan empat layanan utama: informasi kursus berbasis RAG, pengecekan jadwal berbasis RAG, pengecekan status pembayaran berbasis direct lookup, dan ujian penempatan (placement test) interaktif bertahap. Hasil pengujian Black Box menunjukkan tingkat keberhasilan fungsionalitas sebesar 95,83% dari 24 skenario pengujian. Pengujian akurasi respons terhadap 25 pertanyaan uji menghasilkan persentase akurasi sebesar 88,0% tanpa disertai hallucination. Evaluasi User Acceptance Testing (UAT) kepada 12 responden menghasilkan persentase kelayakan sebesar 87,00% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Sistem chatbot berbasis RAG ini terbukti mampu menyediakan layanan informasi yang responsif, relevan, dan konsisten selama 24 jam untuk mendukung efisiensi operasional customer service pada lembaga kursus.
  93. RANCANG BANGUN SISTEM CHATBOT CUSTOMER SERVICE BERBASIS RETRIEVAL-AUGMENTED GENERATION PADA PLATFORM TELEGRAM (STUDI KASUS: MOB ENGLISH COURSE PARE KEDIRI)

    MOB English Course Cabang Kediri masih mengandalkan layanan informasi manual melalui aplikasi pesan instan, sehingga sering terjadi keterlambatan balasan, inkonsistensi informasi, serta keterbatasan layanan di luar jam kerja. Tujuan dari kajian ilmiah ini adalah merancang dan membangun sistem chatbot customer service berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG) yang diintegrasikan dengan workflow automation n8n pada platform Telegram, serta menguji dan mengevaluasi kinerja sistem tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian terapan menggunakan pendekatan pengembangan prototipe, yang terdiri atas tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan prototipe, pengujian, evaluasi, dan implementasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tujuh narasumber, observasi, dan studi dokumentasi. Sistem yang dibangun mengintegrasikan Telegram Bot API, workflow automation n8n, OpenAI Embedding dan Chat Model, serta Google Sheets sebagai basis pengelolaan knowledge base. Sistem menyediakan empat layanan utama: informasi kursus berbasis RAG, pengecekan jadwal berbasis RAG, pengecekan status pembayaran berbasis direct lookup, dan ujian penempatan (placement test) interaktif bertahap. Hasil pengujian Black Box menunjukkan tingkat keberhasilan fungsionalitas sebesar 95,83% dari 24 skenario pengujian. Pengujian akurasi respons terhadap 25 pertanyaan uji menghasilkan persentase akurasi sebesar 88,0% tanpa disertai hallucination. Evaluasi User Acceptance Testing (UAT) kepada 12 responden menghasilkan persentase kelayakan sebesar 87,00% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Sistem chatbot berbasis RAG ini terbukti mampu menyediakan layanan informasi yang responsif, relevan, dan konsisten selama 24 jam untuk mendukung efisiensi operasional customer service pada lembaga kursus.
  94. ANALISIS PENURUNAN LANTAI SISTEM PENAHANAN SEKUNDER PADA TANGKI BBM DI AREA OPERASIONAL TAMBANG GURIMBANG

    Penurunan (settlement) pada lantai sistem penahanan sekunder (secondary containment) fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di Area Operasional Tambang Gurimbang telah menimbulkan celah antara lantai containment dan pondasi tangki, dengan deformasi lapangan yang teramati berkisar antara 8,6 cm hingga 24 cm. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik tanah eksisting terhadap terjadinya settlement tersebut serta merumuskan rekomendasi teknis perbaikan tanah yang sesuai. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif deskriptif-analitis melalui evaluasi data Cone Penetration Test (CPT) dan parameter geoteknik, pemodelan struktur pondasi eksisting menggunakan perangkat lunak AFES (Automatic Foundation Engineering System), serta pemodelan deformasi tanah menggunakan PLAXIS dengan model material Mohr-Coulomb. Hasil analisis AFES menunjukkan bahwa struktur pondasi tangki eksisting masih berada dalam kondisi stabil terhadap seluruh kombinasi pembebanan operasional (kondisi kosong, operasi, dan uji hidrostatik), sehingga settlement yang terjadi bukan disebabkan oleh kegagalan struktur. Hasil pemodelan PLAXIS menunjukkan deformasi vertikal maksimum sebesar 26 cm, sejalan dengan deformasi lapangan sebesar 24 cm pada Titik A dan 22,5 cm pada Titik B, dengan galat rata-rata model numerik terhadap kondisi aktual sebesar 11,95%. Penyebab utama settlement teridentifikasi sebagai karakteristik tanah lempung plastisitas tinggi (High Plasticity Clay/CH) yang memiliki kompresibilitas tinggi dan permeabilitas rendah, sehingga memicu konsolidasi jangka panjang di bawah beban statis tangki. Berdasarkan temuan tersebut, metode Deep Soil Mixing (DSM) direkomendasikan sebagai solusi perbaikan tanah untuk meningkatkan kekakuan dan daya dukung lapisan tanah lunak serta mengurangi potensi differential settlement pada area containment.
  95. ANALISIS PERAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI SUMATERA SELATAN SEBAGAI WALI DATA DAERAH DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SATU DATA INDONESIA

    Pelaksanaan kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) di tingkat daerah membutuhkan tata kelola data yang terintegrasi dan kolaboratif antarlembaga pemerintah daerah. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Selatan memegang peran sentral sebagai Wali Data Daerah dalam mengoordinasikan dan memfasilitasi data sektoral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas peran Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan sebagai Wali Data Daerah dalam mengoordinasikan, memverifikasi, dan menyebarluaskan data sektoral, serta mengidentifikasi hambatan organisatoris dan teknis yang dihadapi di lapangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis observasi partisipatif dan studi dokumen yang dilaksanakan selama pelaksanaan Program Magang Satu Data periode April hingga Juni 2026 di Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo telah menjalankan fungsi Wali Data melalui pembinaan teknis, pengoperasian portal Satu Data Sumsel, serta pengelolaan enam dataset utama infrastruktur digital (penyediaan bandwidth, Kelompok Informasi Masyarakat, blankspot, subdomain, aplikasi, dan komunikasi publik). Namun demikian, implementasinya terhambat oleh sifat data sektoral yang statis, keterlambatan pembaruan data secara berkala dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) produsen data, serta keterbatasan hak akses dan otorisasi pengolahan data. Untuk mengantisipasi kendala tersebut, Diskominfo melakukan strategi adaptasi melalui pendataan kendala teknis OPD dan penguatan layanan digital pendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan kebijakan Satu Data di daerah tidak hanya bergantung pada kesiapan sistem informasi dan infrastruktur TIK, tetapi sangat dipengaruhi oleh komitmen institusional, regulasi tenggat waktu yang tegas, dan peningkatkan budaya berbagi data (data sharing culture) antar-OPD.
  96. SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN BULANAN SUMBANGAN PEMBINAAN PENDIDIKAN (SPP) BERBASIS WEBSITE DI MADRASAH ALIYAH GALUNGGUNG

    Pengelolaan administrasi keuangan di Madrasah Aliyah Galunggung, khususnya pencatatan pembayaran bulanan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), masih dilakukan secara konvensional menggunakan buku besar dan kartu kendali fisik. Cara ini rentan terhadap kerusakan dan kehilangan data, menyulitkan penelusuran riwayat pembayaran, memperlambat pelacakan status tunggakan siswa, serta memperlambat proses rekapitulasi laporan keuangan sehingga menghambat pengambilan keputusan oleh pihak sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi pembayaran bulanan SPP berbasis website yang sesuai dengan kebutuhan administrasi keuangan sekolah, sehingga dapat meningkatkan akurasi, kecepatan, dan transparansi proses pencatatan pembayaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan proses bisnis pencatatan pembayaran SPP yang berjalan saat ini serta merumuskan kebutuhan sistem yang diusulkan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pencatatan pembayaran di sekolah, wawancara dengan bendahara dan pihak sekolah terkait untuk menggali kebutuhan fungsional sistem, serta studi pustaka dari jurnal, buku, dan literatur terkait sistem informasi dan metode pengembangan perangkat lunak. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototyping, dengan pendekatan berorientasi objek yang dimodelkan melalui diagram UML (use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram), serta diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan basis data MySQL. Sistem yang dihasilkan memiliki fitur login sesuai hak akses, pengelolaan data siswa, data kelas, tahun ajaran, jenis pembayaran, transaksi pembayaran, riwayat pembayaran, serta laporan pembayaran yang saling terintegrasi. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box testing, dan hasilnya menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Implementasi sistem ini terbukti mampu meningkatkan efektivitas proses pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan pembayaran SPP dibandingkan dengan sistem konvensional sebelumnya, karena data dapat disimpan secara terpusat, riwayat pembayaran dapat diakses secara real-time oleh wali siswa, serta laporan dapat disusun secara lebih cepat dan akurat oleh bendahara maupun kepala sekolah.
  97. ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN METODE BINA MARGA JALAN BUKITTINGGI-PALUPUH STA 3+950-STA 4+450

    Jalan merupakan prasarana transportasi yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Kerusakan perkerasan dapat menurunkan tingkat pelayanan dan kenyamanan pengguna jalan sehingga perlu dilakukan evaluasi kondisi secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, mengetahui kondisi perkerasan, serta menentukan prioritas penanganan pada ruas Jalan Bukittinggi–Palupuh STA 3+950–STA 4+450 menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei lapangan, observasi visual, dan pengukuran kerusakan perkerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan yang ditemukan meliputi lubang, retak memanjang, retak kulit buaya, retak buaya, dan retak pinggir dengan total persentase kerusakan sebesar 3,30%. Nilai PCI rata-rata sebesar 65,5 yang termasuk kategori Good (Baik). Sementara itu, metode Bina Marga menghasilkan nilai Urutan Prioritas (UP) sebesar 4 sehingga ruas jalan termasuk dalam program pemeliharaan berkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi perkerasan secara umum masih baik, tetapi beberapa bagian memerlukan penanganan untuk mempertahankan kondisi dan memperpanjang umur layan jalan.
  98. PENERAPAN APLIKASI SANTIAGO GUNA MENINGKATKAN LAYANAN KUNJUNGAN DI LAPAS KELAS IIB SUMEDANG

    Pelayanan kunjungan di Lapas Kelas IIB Sumedang masih menghadapi permasalahan berupa pemanggilan antrean yang dilakukan secara manual, belum optimalnya pemanfaatan televisi sebagai media informasi, serta belum terintegrasinya mesin Self Service dengan sistem pelayanan sehingga efektivitas dan transparansi layanan belum tercapai. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif dengan pendekatan problem solving yang dilaksanakan melalui tahapan observasi, identifikasi permasalahan, perancangan solusi, implementasi revitalisasi sistem, serta evaluasi terhadap hasil penerapan program. Pembahasan difokuskan pada revitalisasi sarana pelayanan melalui perbaikan perangkat speaker, optimalisasi televisi informasi dan mesin Self Service, serta pengembangan aplikasi SANTIAGO (Sistem Antrian Nomor Terpadu Informasi dan Giliran Otomatis) yang mengintegrasikan proses pengambilan nomor antrean, pemanggilan otomatis, dan penyampaian informasi secara real-time. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem SANTIAGO berhasil meningkatkan ketertiban, efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan kunjungan, sekaligus mengurangi beban kerja petugas serta memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat sebagai pengguna layanan.
  99. PENGEMBANGAN SISTEM HIDROPONIK MENGGUNAKAN ALGORITMA RULE-BASED UNTUK KENDALI pH DAN NUTRISI, DENGAN MONITORING SUHU AIR MENGGUNAKAN ESP32 BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT)

    Sistem hidroponik memerlukan pengendalian kualitas larutan nutrisi agar kondisi pertumbuhan tanaman tetap optimal. Parameter pH dan Total Dissolved Solids (TDS) perlu dijaga pada rentang tertentu, sedangkan suhu air merupakan parameter pendukung yang perlu dipantau. Pemantauan dan pengendalian secara manual memiliki keterbatasan karena membutuhkan waktu dan perhatian secara terus-menerus. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem hidroponik menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan penerapan algoritma rule-based untuk mengendalikan parameter pH dan TDS serta melakukan monitoring suhu air secara real-time melalui platform berbasis web. Sensor pH 4502C dan sensor TDS digunakan untuk mengukur kondisi larutan nutrisi, sedangkan sensor DS18B20 digunakan untuk mengukur suhu air. Data pH dan TDS diproses menggunakan aturan IF-THEN untuk menentukan tindakan pengendalian sesuai dengan kondisi parameter yang terukur. Sementara itu, pengendalian suhu dilakukan secara terpisah menggunakan W1209 thermostat dan Peltier chiller. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor pH 4502C memiliki rata-rata persentase error sebesar 2,80%, sedangkan sensor TDS memiliki rata-rata persentase error sebesar 2,25% terhadap alat ukur pembanding. Pengujian sistem menunjukkan bahwa nilai pH berada pada rentang 6,16–6,59, sedangkan nilai TDS berada pada rentang 576–587 ppm, yang masih berada dalam rentang parameter yang ditetapkan, yaitu pH 6–7 dan TDS 560–840 ppm. Sensor DS18B20 juga mampu melakukan monitoring suhu air dengan hasil pembacaan yang mendekati termometer digital. Sistem monitoring berbasis web berhasil menampilkan data pH, TDS, dan suhu air secara real-time, sehingga kondisi sistem hidroponik dapat dipantau dari jarak jauh. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan dapat digunakan sebagai prototipe untuk monitoring dan pengendalian pH serta TDS secara otomatis pada sistem hidroponik.
  100. YORU: A Privilege-Bounded, Catalog-Constrained AI Agent Architecture for Continuous CIS-Based Hardening of Unmanaged Cloud Servers

    Small and medium-sized enterprises and independent developers increasingly run production workloads on unmanaged cloud servers yet lack the expertise or budget for continuous hardening. Honeypot studies show internet-facing hosts are attacked within minutes, while CIS benchmarks defining correct hardening contain hundreds of complex, hard-to-automate items. Large language model (LLM) agents introduce a parallel risk: unconstrained tool access lets an agent be manipulated, via prompt injection or reasoning failure, into unauthorized commands — a modern confused-deputy problem. This paper presents Yoru, an AI DevSecOps agent that continuously hardens Ubuntu 24.04 LTS servers against a ten-control CIS-aligned catalog, structurally bounding its reasoning component to a fixed, pre-tested action surface. The architecture separates an LLM layer that prioritizes and explains findings, a static catalog holding all executable commands, and a privilege-bridging dispatcher accepting only a control identifier and one of four fixed actions — bounding a misreasoning or compromised agent to forty pre-vetted, rollback-tested actions rather than arbitrary shell execution. High-risk controls require disclosure-based human approval via a dashboard. We validate the system through exhaustive manual execution of all forty catalog actions, an installer self-test suite, and a network-boundary permission harness, which surfaced four latent defects undetectable through read-only testing, including one control whose apply path was non-functional behind a plausible rejection message. We report these findings, with nine documented limitations, and discuss generalizing the pattern to other domains. The contribution is twofold: an architecture for bounding LLM agent authority, and an empirical case study applying it to unmanaged-server hardening for resource-constrained operators.
  101. EVALUASI PERFORMA DETEKSI PUNCAK R PADA SINYAL EKG MULTI-KONDISI MENGGUNAKAN ALGORITMA PAN–TOMPKINS: STUDI PADA MIT-BIH ARRHYTHMIA DATABASE

    Deteksi puncak R merupakan langkah dasar dalam analisis otomatis sinyal elektrokardiogram (EKG), namun akurasinya dapat dipengaruhi oleh variasi morfologi kompleks QRS dan gangguan sinyal pada kondisi klinis yang berbeda. Algoritma Pan–Tompkins, sebagai salah satu metode deteksi QRS klasik yang paling banyak dirujuk, umumnya dievaluasi pada kondisi sinyal yang terbatas, sehingga pemahaman kuantitatif mengenai performanya pada beberapa kondisi morfologi sekaligus masih perlu diperkuat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan performa algoritma Pan–Tompkins dalam mendeteksi puncak R pada lima kondisi sinyal EKG yang berbeda. Algoritma Pan–Tompkins diimplementasikan dan diuji pada lima rekaman MIT-BIH Arrhythmia Database yang mewakili kondisi Normal (record 100), Left Bundle Branch Block/LBBB (record 109), Right Bundle Branch Block/RBBB (record 118), Premature Ventricular Contraction/PVC (record 119), dan baseline drift (record 222), dengan frekuensi sampling 360 Hz. Hasil deteksi dicocokkan dengan anotasi ground truth menggunakan toleransi ±150 ms, kemudian dievaluasi melalui sensitivitas (Se), positive predictivity (+P), akurasi (Acc), dan F1-Score. Performa tertinggi diperoleh pada kondisi Normal (Se 99,96%; +P 100,00%; F1 99,98%) dan LBBB (F1 99,84%), diikuti RBBB (F1 99,41%). Performa menurun pada kondisi PVC (Se 79,87%; +P 79,83%; Acc 66,46%; F1 79,85%) dan baseline drift (F1 89,71%). Rata-rata performa pada kelima kondisi adalah Se 93,73%, +P 93,79%, Acc 89,25%, dan F1 93,76%. Performa algoritma Pan–Tompkins tidak seragam pada seluruh kondisi sinyal EKG yang diuji; performa sangat baik pada morfologi QRS yang relatif konsisten, tetapi menurun signifikan pada kondisi PVC dan baseline drift, sehingga evaluasi multi-kondisi diperlukan untuk memahami batas penggunaan algoritma ini secara lebih realistis.
  102. EVALUASI KINERJA KONSERVASI AIR GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA BERDASARKAN GREENSHIP EXISTING BUILDING DAN PERATURAN MENTERI PUPR NO. 21 TAHUN 2021

    Keterbatasan sumber daya air bersih menjadi isu global yang turut berdampak pada sektor bangunan, termasuk bangunan pendidikan tinggi yang memiliki intensitas penggunaan air tinggi akibat aktivitas civitas akademika. Kondisi ini menuntut penerapan prinsip konservasi air sebagai bagian dari upaya keberlanjutan dan efisiensi sumber daya air pada bangunan eksisting. Evaluasi kinerja konservasi air diperlukan untuk mengetahui tingkat kesesuaian pengelolaan air terhadap standar bangunan hijau yang berlaku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja konservasi air Gedung Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura berdasarkan kriteria Water Conservation (WAC) Greenship Existing Building 1.1 dan parameter C.3 (Efisiensi Penggunaan Air) serta C.6 (Pengolahan Air Limbah) pada Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pengelola gedung, telaah dokumen, dan analisis kesesuaian terhadap kedua standar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan skor Greenship Existing Building sebesar 2 dari 20 poin, sedangkan skor Permen PUPR No. 21 Tahun 2021 sebesar 2 dari 15 poin. Konsumsi air aktual tercatat sebesar ±6,08 liter/siswa/hari, jauh lebih rendah dibandingkan baku mutu SNI 03-7065-2005 sebesar 80 liter/siswa/hari, namun capaian tersebut belum dapat diakui secara formal karena sebagian besar kriteria penilaian belum terpenuhi, terutama pada aspek pemantauan konsumsi air, pengendalian penggunaan air, dan pemanfaatan air daur ulang. Berdasarkan hasil tersebut, kinerja konservasi air Gedung Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura masih tergolong rendah menurut kedua standar yang digunakan, sehingga temuan ini memberikan gambaran objektif mengenai kondisi pengelolaan air pada bangunan pendidikan tinggi di tengah tantangan keterbatasan sumber daya air.
  103. RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI KECEPATAN MOTOR BLDC BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN ESTIMASI SOC DAN SOH BATERAI

    Perkembangan teknologi otomasi dan kendaraan listrik menuntut penggunaan motor penggerak yang efisien serta sistem dengan pemantauan sumber energi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kendali kecepatan motor Brushless Direct Current (BLDC) berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dengan pemantauan State of Charge (SoC) dan State of Health (SoH) baterai LiFePO4 secara real-time. Sistem kendali kecepatan menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan algoritma PID diskrit. Berdasarkan pemodelan System Identification menggunakan MATLAB, diperoleh model fungsi alih plant motor BLDC orde tiga dengan tingkat kecocokan (fitness) sebesar 95,93%. Penalaan parameter kontroler PID dilakukan menggunakan metode Ziegler-Nichols closed-loop, yang menghasilkan nilai penguatan Kp = 0,01380, Ki = 0,00219, dan Kd = 0,02178. Pengujian respons dinamis menunjukkan waktu naik (rise time) rata-rata ±5,4 detik, waktu puncak (peak time) 9,6 detik, dan maximum overshoot sebesar 20,6%, serta terbukti kokoh (robust) dalam mempertahankan kestabilan kecepatan terhadap gangguan pembebanan bertahap hingga total 28 kg. Pemantauan kondisi baterai mencakup estimasi SoC menggunakan metode Coulomb Counting dan estimasi SoH berdasarkan rasio resistansi internal baterai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa laju penurunan SoC berbanding lurus dengan peningkatan beban dan kecepatan motor. Sementara itu, estimasi SoH berbasis pengukuran resistansi internal dengan battery internal tester menunjukkan nilai kesehatan baterai yang stabil pada kisaran 93,75%. Integrasi IoT menggunakan cloud database Supabase dan web dashboard berbasis HTML berhasil memfasilitasi pemantauan parameter kelistrikan, SoC, SoH, serta pengendalian setpoint kecepatan secara jarak jauh dengan rata-rata waktu komunikasi data yang responsif.
  104. PENGARUH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGECEKAN UNIT DRIVER TERHADAP DOWNTIME UNIT DI PT YOGA PRATAMA MANDIRI ABADI

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengecekan unit oleh pengemudi terhadap tingkat downtime unit di PT Yoga Pratama Mandiri Abadi (YPMA). Masalah utama dalam penelitian ini adalah ditemukannya inkonsistensi pengemudi dalam mengimplementasikan SOP pengecekan unit serta keterlambatan pelaporan indikasi kerusakan dini, sehingga memicu pembengkakan durasi downtime armada dan berpotensi menghambat ketepatan waktu pengiriman. Metodologi yang digunakan dalam riset ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif kausal. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik sampling jenuh (sensus) yang melibatkan seluruh populasi pengemudi di PT YPMA sebanyak 20 orang sebagai responden. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dengan skala rasio (pencatatan durasi waktu nyata dalam menit dan jam), sedangkan analisis data diolah menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS melalui analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi pengecekan unit harian oleh pengemudi berada pada rata-rata 31,75 menit per hari, sedangkan rata-rata downtime armada mencapai 35,20 jam per bulan. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 0,324 - 0,892 X, yang membuktikan bahwa terdapat hubungan berbanding terbalik (negatif) secara signifikan antara kedua variabel. Melalui pengujian hipotesis (uji t), didapatkan nilai t hitung sebesar -17,490 dengan nilai t tabel sebesar 2,101 (│-17,490│ > 2,101) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Nilai Koefisien Determinasi R Square sebesar 0,943 menunjukkan bahwa kepatuhan SOP pengecekan unit memberikan kontribusi sebesar 94,3% terhadap penurunan durasi downtime kendaraan. Perusahaan disarankan untuk memperketat pengawasan pengisian form ceklis harian, khususnya pada aspek kelengkapan dokumen dan alat keselamatan, serta meningkatkan pemeliharaan preventif pada sektor mesin.
  105. TEKNIK DIAGNOSIS GANGGUAN AWAL PADA TRANSFORMATOR MENGGUNAKAN METODE DISSOLVED GAS ANALYSIS (DGA)

    Transformator merupakan peralatan penting dalam sistem tenaga listrik yang keandalannya dipengaruhi oleh kondisi isolasi. Gangguan internal dapat dideteksi sejak dini melalui Dissolved Gas Analysis (DGA). Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi transformator dan mengidentifikasi gangguan awal menggunakan metode Total Dissolved Combustible Gas (TDCG), Key Gas, Rogers Ratio, IEC 60599 Ratio, dan Duval Triangle. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus pada tiga unit transformator steam turbine di PT PLN Nusantara Power UP Gresik. Data DGA dianalisis berdasarkan standar IEEE C57.104-2019 dan IEC 60599:2015. Hasil menunjukkan seluruh transformator berada dalam kondisi normal berdasarkan TDCG, sedangkan metode lainnya mengindikasikan low temperature thermal fault dan degradasi isolasi. Transformator 1 dan 2 menunjukkan degradasi isolasi selulosa, sedangkan Transformator 3 mengindikasikan pemanasan minyak isolasi. Transformator masih layak dioperasikan, namun memerlukan pemantauan DGA secara berkala.
  106. Project Planning Proyek Pembangunan Jalan Lintas Selatan Lot 16A Gondanglegi-Balekambang Kabupaten Malang

    Proyek Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 16A ruas Gondanglegi–Balekambang, Kabupaten Malang, merupakan proyek konstruksi jalan dengan nilai kontrak sebesar Rp167.359.631.000,00 dan durasi pelaksanaan kontrak 814 hari kalender. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dokumen Project Planning yang komprehensif, mencakup penjadwalan menggunakan metode Precedence Diagram Method (PDM) dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus dan memanfaatkan data sekunder berupa dokumen kontrak, gambar kerja, dan Bill of Quantity (BOQ) proyek. Analisis harga satuan mengacu pada Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) Kabupaten Malang Tahun 2024, sedangkan spesifikasi teknis mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Revisi 2). Hasil penelitian berupa dokumen Project Planning terintegrasi, meliputi Work Breakdown Structure (WBS), struktur organisasi fungsional, Site Layout, Traffic Management Plan, strategi dan metode pelaksanaan, Quality Plan beserta Inspection and Test Plan (ITP), serta Safety Plan berbasis IBPRP. Site Layout hasil redesain menurunkan Traveling Distance sebesar 47,17% dan Safety Index sebesar 37,50% dibandingkan kondisi eksisting. Penjadwalan PDM menghasilkan durasi pelaksanaan 639 hari kalender, lebih efisien 175 hari (21,5%) dibandingkan durasi kontrak. Penyusunan RAP menghasilkan total biaya Rp159.145.392.272,67, lebih rendah 4,91% dari nilai kontrak, tanpa mengorbankan mutu dan ruang lingkup pekerjaan.
  107. SISTEM PREDIKSI PENJUALAN HANDPHONE MENGGUNAKAN METODE MOVING AVERAGE BERBASIS FRAMEWORK LARAVEL (Studi Kasus: Toko Tio Cell Lubuklinggau)

    Perkembangan teknologi informasi dan persaingan industri smartphone yang semakin meningkat menuntut pelaku usaha untuk mampu mengambil keputusan bisnis secara cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan menganalisis sistem prediksi penjualan handphone di Toko Tio Cell menggunakan metode Moving Average berbasis Framework Laravel. Data yang digunakan adalah data historis penjualan periode Januari 2025 hingga Desember 2025 untuk tujuh merek utama (Samsung, iPhone, Vivo, Xiaomi, Infinix, Realme, dan OPPO). Metode pengembangan sistem menggunakan Web Engineering yang mencakup tahap customer communication, planning, modeling, construction, dan deployment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap merek memiliki pola penjualan yang berbeda. Samsung, Xiaomi, dan Realme menunjukkan tren penurunan pada hasil prediksi, sementara Infinix cenderung stabil. Sebaliknya, iPhone dan OPPO menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Sistem ini menghasilkan nilai akurasi MAPE sebesar 0,102% untuk produk Samsung, yang mengindikasikan tingkat kesalahan prediksi yang sangat rendah. Sistem ini dapat dimanfaatkan oleh pemilik toko sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan stok, strategi pemasaran, dan perencanaan bisnis.
  108. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BOOKING RENTAL PLAYSTATION DENGAN METODE DESIGN THINKING BERBASIS WEBSITE (STUDI KASUS: NEXTLEVEL GAMEZONE)

    Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang bagi usaha rental PlayStation untuk meningkatkan kemudahan pelayanan melalui sistem berbasis website. Pada NextLevel Gamezone Bekasi, proses booking sebelumnya masih dilakukan secara langsung di lokasi atau melalui komunikasi pribadi sehingga pelanggan mengalami kesulitan mengetahui ketersediaan unit dan jadwal, sedangkan pengelola menghadapi risiko kesalahan pencatatan dan benturan jadwal. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi booking rental PlayStation berbasis website yang dapat membantu pelanggan melakukan pemesanan dan memperoleh informasi ketersediaan unit secara lebih praktis serta membantu pengelola mengelola data booking. Metode pengembangan yang digunakan adalah Design Thinking yang terdiri dari tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sistem dirancang dengan fitur informasi ruangan, game, promo, pemesanan, pembayaran, QR Code/e-ticket, validasi check-in, monitor ruangan, pengelolaan order, kalender, laporan, akun, pengaturan, dan promo. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing terhadap 18 skenario pengujian. Hasil pengujian pada skripsi menunjukkan seluruh skenario yang diuji berstatus valid. Sistem yang dirancang memberikan alur booking yang lebih terstruktur, menyediakan informasi jadwal dan unit, serta membantu pengelola dalam pengelolaan data pemesanan dan layanan.
  109. PENGEMBANGAN ALAT PENJEMURAN TEMBAKAU MENGGUNAKAN SENSOR HDC1080 BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

    Proses penjemuran tembakau merupakan salah satu tahapan penting yang memengaruhi kualitas hasil akhir tembakau. Proses penjemuran yang masih dilakukan secara konvensional memiliki beberapa kendala, terutama dalam pengawasan suhu dan kelembapan yang dapat berubah akibat kondisi cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat penjemuran tembakau berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan sensor HDC1080 sebagai alat pemantau suhu dan kelembapan secara real-time. Data hasil pengukuran sensor diproses oleh mikrokontroler dan dikirimkan melalui jaringan internet sehingga dapat dipantau secara jarak jauh menggunakan perangkat yang terhubung dengan internet. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu pengguna dalam memantau kondisi lingkungan selama proses penjemuran serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses penjemuran tembakau. Penggunaan sensor HDC1080 memungkinkan pengukuran suhu dan kelembapan dilakukan secara bersamaan dengan hasil yang dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan kondisi penjemuran yang sesuai. Dengan penerapan teknologi IoT, proses pemantauan tidak lagi bergantung pada pengamatan secara langsung sehingga dapat mempermudah pengelolaan proses penjemuran dan membantu menghasilkan tembakau dengan kualitas yang lebih optimal.
  110. ANALISIS KINERJA RUAS JALAN K.H ABDURAHMAN WAHID KABUPATEN KUBU RAYA

    Peningkatan volume lalu lintas pada ruas Jalan K.H. Abdurahman Wahid berpotensi menurunkan kinerja ruas jalan pada masa mendatang sehingga diperlukan analisis kinerja dan alternatif penanganan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja ruas jalan pada kondisi eksisting dan proyeksi 5 tahun serta mengevaluasi alternatif penanganan untuk meningkatkan kinerja ruas jalan. Penelitian dilakukan pada dua segmen berdasarkan perbedaan tata guna lahan. Analisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023, sedangkan PTV VISSIM digunakan untuk mengevaluasi kecepatan tempuh (VT) dan waktu tempuh (WT) pada tahap alternatif penanganan. Data diperoleh melalui survei geometrik jalan, volume lalu lintas, hambatan samping, dan kecepatan kendaraan pada 23–25 Mei 2026. Hasil analisis menunjukkan nilai derajat kejenuhan (DJ) pada kondisi eksisting sebesar 0,79 dan 0,83 dengan tingkat pelayanan (LOS) D, sedangkan pada proyeksi 5 tahun meningkat menjadi 1,21 dan 1,27 dengan LOS F. Alternatif pelebaran jalur dari 6 m menjadi 9 m dan pelebaran lajur dari 3 m menjadi 4,5 m menurunkan DJ menjadi 0,64 dan 0,66 dengan LOS D, sehingga mampu meningkatkan kinerja ruas Jalan K.H. Abdurahman Wahid pada kondisi proyeksi 5 tahun.
  111. Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler Berbasis Web Menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD) (Studi Kasus: SMK Kebangsaan)

    Penelitian ini menghasilkan Sistem Informasi Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler berbasis web pada SMK Kebangsaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Pengembangan sistem menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang terdiri dari Requirements Planning, User Design, Construction, dan Cutover. Sistem menyediakan fungsi pendaftaran siswa, pengelolaan data ekstrakurikuler, jadwal, absensi, laporan kegiatan, penilaian, manajemen lomba, sertifikat, dan pengelolaan informasi sesuai hak akses pengguna. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Black Box Testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa fungsi yang diuji berstatus valid dan berjalan sesuai dengan hasil yang diharapkan.
  112. Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Aset (SIMASET) Berbasis Web dengan Implementasi QR Code Menggunakan Metode Rapid Application Development pada Pengadilan Militer I-05 Palembang

    Pengadilan Militer I-05 Palembang telah memiliki sistem inventaris untuk Bagian Umum dan Keuangan, tetapi sistem tersebut belum mendukung identifikasi aset secara cepat di lapangan. Informasi seperti ruangan dan tahun pengadaan hanya dapat diperoleh dengan mencari data pada sistem. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Monitoring Aset (SIMASET) berbasis web yang menerapkan QR Code sebagai identitas digital aset. Pengembangan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) dengan tiga fase, yaitu Requirements Planning, RAD Design Workshop, dan Implementation. Data dikumpulkan melalui observasi, diskusi dengan Subbagian Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan (PTIP), serta dokumentasi. Sistem dibangun dengan Laravel 12, PHP 8.3, dan MySQL, serta memiliki tiga aktor: Administrator, Operator, dan Pegawai/Staf Lapangan. Fitur yang dihasilkan meliputi pengelolaan data barang, kategori, ruangan, dan pengguna; pengajuan dan persetujuan barang; pencatatan mutasi antarruangan; pencetakan dan pemindaian QR Code yang menampilkan halaman KTP Barang; serta laporan inventaris. Pengujian black box terhadap 27 skenario pada ketiga hak akses menghasilkan status Valid untuk seluruh skenario. SIMASET memenuhi kebutuhan fungsional yang ditetapkan dan layak digunakan sebagai media monitoring dan pengelolaan inventaris aset di instansi tersebut.
  113. PENGARUH DOSIS LEMPUNG LOKAL TERAKTIVASI HCl TERHADAP PENGHILANGAN β-KAROTEN DAN KARAKTERISTIK MUTU REFINED PALM OIL

    Bleaching merupakan salah satu tahapan penting dalam pemurnian minyak sawit karena berperan dalam mengurangi pigmen dan pengotor melalui interaksi dengan adsorben. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh massa lempung lokal teraktivasi HCl terhadap penghilangan β-karoten dan beberapa karakteristik mutu refined palm oil (RPO). Penelitian menggunakan rancangan satu faktor dengan lima taraf massa lempung, yaitu 0,5; 1,0; 1,5; 2,0; dan 2,5 g per 20 mL RPO, dengan tiga ulangan independen. Bleaching dilakukan pada suhu 50 ± 2 °C selama 15 menit. Kadar β-karoten ditentukan menggunakan spektrofotometri UV–Vis pada 446 nm, sedangkan kadar air, asam lemak bebas (FFA), dan bilangan peroksida dianalisis secara gravimetri dan titrimetri. Kadar β-karoten awal sebesar 227,83 ± 1,17 ppm menurun menjadi masing-masing 73,50 ± 0,66; 49,47 ± 0,93; 32,00 ± 0,40; 20,80 ± 0,44; dan 13,83 ± 0,35 ppm pada peningkatan massa lempung. Efisiensi penghilangan β-karoten meningkat dari 67,74 menjadi 93,93%. ANOVA menunjukkan bahwa massa lempung berpengaruh sangat nyata terhadap kadar β-karoten, kadar air, dan FFA (p < 0,001), tetapi tidak terhadap bilangan peroksida (p = 0,466). Massa 1,5 g dipilih berdasarkan kedekatan kadar β-karoten terhadap target 30 ppm yang digunakan dalam penelitian, bukan berdasarkan penghilangan maksimum. Hasil menunjukkan bahwa lempung lokal teraktivasi HCl berpotensi digunakan sebagai adsorben pada bleaching RPO, meskipun karakteristik adsorben dan mekanisme penghilangan β-karoten masih perlu dikaji lebih lanjut.
  114. THE EFFECT OF RATIO KOH AND ACETIC ACID ON MECHANICAL PROPERTIES OF REINFORCED FLY ASH POLYISOCYANURATE FOAM

    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi rasio penambahan kalium hidroksida (KOH) dan asam asetat terhadap sifat mekanis busa polyisocyanurate (PIR) berpenguat fly ash 31,15%. Metode eksperimental dilakukan dengan desain faktorial 2 x 5 x 5, meliputi 2 level konsentrasi KOH (55% dan 60%), 5 level rasio dominan KOH (1:1, 2:1, 3:1, 4:1, dan 5:1), dan 5 level rasio dominan asam asetat (1:1, 2:1, 3:1, 4:1, dan 5:1). Parameter pengujian meliputi kuat tekan, modulus elastisitas, kuat lentur (sumbu kuat dan sumbu lemah), kuat tarik, impact strength, densitas, rasio mengembang, waktu setting, elongation, dan specific strength. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi KOH 55% secara konsisten menghasilkan performa mekanis yang lebih unggul dibandingkan KOH 60%. Variasi terbaik secara keseluruhan diperoleh pada KOH 55% dominan KOH dengan rasio 2:1, yang menghasilkan kuat tekan 23,32 MPa, specific strength 27.830,68 N.m/kg, modulus elastisitas 477,30 MPa, dan densitas 838,08 kg/m³. Kuat lentur sumbu kuat tertinggi (12,14 MPa) diperoleh pada KOH 60% dominan KOH rasio 2:1, sementara impact strength tertinggi (59,206 kJ/mm²) dicapai pada KOH 60% dominan asam asetat rasio 3:1. Rasio optimum per kelompok bervariasi, yaitu 3:1 untuk KOH 60% dominan KOH, 2:1 untuk KOH 60% dominan asam asetat, 2:1 untuk KOH 55% dominan KOH, dan 3:1 untuk KOH 55% dominan asam asetat. Penelitian ini membuktikan bahwa keseimbangan rasio KOH–asam asetat merupakan faktor determinan dalam mengontrol kinetika reaksi dan meningkatkan sifat mekanis busa PIR berpenguat fly ash.
  115. RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING ENERGI LISTRIK PADA BEBAN AC BERBASIS INTERNET OF THINGS DI SMA NEGERI 1 SAJIRA

    Penggunaan Air Conditioner (AC) pada laboratorium komputer memerlukan pemantauan konsumsi energi yang baik karena karakteristik bebannya dapat memberikan kontribusi cukup besar terhadap penggunaan listrik. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring energi listrik pada beban AC berbasis Internet of Things (IoT) di Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Sajira. Pengembangan sistem menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan eksperimental. Sistem dibangun menggunakan ESP32 DevKitC V4 sebagai pusat pengolahan dan komunikasi data, sensor PZEM-004T v4.0 yang terhubung dengan Split-Core Current Transformer (CT) sebagai perangkat pengukuran parameter kelistrikan, serta LCD 16×2 I2C sebagai media informasi lokal. Data hasil pengukuran dikirim melalui jaringan Wi-Fi menuju Blynk IoT Cloud sehingga kondisi kelistrikan dapat dipantau secara real-time. Sistem juga diintegrasikan dengan Google Sheets melalui Google Apps Script untuk melakukan pencatatan data secara otomatis setiap lima menit. Berdasarkan hasil pengujian, sensor PZEM-004T v4.0 menghasilkan rata-rata kesalahan pengukuran tegangan sebesar 0,64% serta mampu mendeteksi arus operasi dan perubahan beban AC. Pengiriman data menggunakan jaringan Wi-Fi dengan kecepatan 42–44 Mbps berlangsung stabil dan tidak ditemukan kehilangan paket data selama pengujian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menyediakan pemantauan parameter kelistrikan secara real-time sekaligus menyimpan riwayat pengukuran secara otomatis sehingga dapat mendukung pengawasan penggunaan energi listrik pada lingkungan sekolah.
  116. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERHITUNGAN INVENTORY RAW MATERIAL BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE SDLC PADA PT. XYZ

    Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan data persediaan agar informasi yang dihasilkan lebih cepat, akurat, dan dapat mendukung kegiatan operasional. PT. XYZ masih menghadapi kendala dalam pengelolaan inventory raw material karena sebagian proses pencatatan persediaan dilakukan secara manual. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, kehilangan dokumen transaksi, kekeliruan perhitungan, duplikasi data, serta keterlambatan dalam penyusunan laporan persediaan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi perhitungan inventory raw material berbasis website untuk meningkatkan akurasi serta efisiensi pengelolaan persediaan pada PT. XYZ. Pengembangan sistem menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Aplikasi dikembangkan menggunakan PHP, Bootstrap, dan basis data MySQL serta dilengkapi fungsi pengelolaan data barang, transaksi barang masuk, barang keluar, barang reject, riwayat stok, dan penyusunan laporan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mendukung pengelolaan persediaan secara lebih terstruktur dan mengurangi potensi kesalahan yang sebelumnya terjadi pada proses manual. Tingkat kesalahan operasional mengalami penurunan dari 31,5% menjadi 5,54%, dengan tingkat akurasi data mencapai 94,46%. Selain itu, pengujian penerimaan pengguna terhadap 30 responden menghasilkan nilai sebesar 83,8% yang menunjukkan bahwa sistem berada pada kategori sangat layak. Dengan demikian, sistem informasi yang dikembangkan dapat membantu PT. XYZ meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat penyajian informasi, dan meningkatkan efisiensi pengelolaan inventory raw material.
  117. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI INVENTORY BERBASIS WEB PADA KONVEKSI FRIEND KID'S DENGAN METODE WATERFALL

    Pengelolaan persediaan yang masih dilakukan secara manual dapat menimbulkan ketidaksesuaian antara data pencatatan dengan kondisi stok aktual. Permasalahan tersebut ditemukan pada Konveksi Friend Kid’s, khususnya dalam pencatatan barang masuk dan keluar yang berdampak pada keterlambatan pemantauan persediaan serta pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi inventory berbasis web serta menganalisis perubahan tingkat akurasi data setelah sistem diterapkan. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Pemodelan sistem memanfaatkan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD), sedangkan implementasi menggunakan PHP dan basis data MySQL. Pengujian dilakukan melalui Black Box Testing untuk mengevaluasi fungsi sistem dan White Box Testing untuk memeriksa struktur logika program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendukung pengelolaan data produk, pencatatan barang masuk dan keluar, serta penyajian laporan stok secara lebih terstruktur. Penerapan sistem juga meningkatkan akurasi data persediaan dari 79,9% menjadi 96%, atau mengalami peningkatan sebesar 16,1%. Dengan demikian, sistem informasi inventory berbasis web dapat membantu meningkatkan ketepatan pencatatan sekaligus mengurangi kesalahan dalam pengelolaan persediaan pada Konveksi Friend Kid’s.
  118. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AUDIT INTERNAL BERBASIS WEB DENGAN METODE WATERFALL PADA PT PRIMAPLAST INDONESIA

    Pelaksanaan audit internal yang belum terintegrasi dapat menyulitkan pengelolaan temuan, pemantauan tindakan perbaikan, serta penyusunan laporan secara efektif. Kondisi tersebut ditemukan pada PT Primaplast Indonesia, di mana pengelolaan audit masih memanfaatkan dokumen fisik, Google Drive, dan media komunikasi WhatsApp sehingga data tersebar dan riwayat tindak lanjut sulit ditelusuri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi audit internal berbasis web yang mampu mengelola data audit dan memantau corrective action secara lebih terstruktur. Pengembangan sistem menerapkan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem dibangun menggunakan PHP dan MySQL dengan pemodelan UML dan basis data terintegrasi. Hasil pengembangan menghasilkan sistem yang menyediakan pengelolaan temuan audit secara terpusat, Audit Progress Tracker berbasis Kanban Board, serta pembuatan laporan audit dalam format PDF. Pengujian White Box menunjukkan jalur logika program dapat dijalankan dengan baik, sedangkan pengujian Black Box memperoleh keberhasilan fungsional sebesar 100%. Selanjutnya, User Acceptance Testing terhadap 15 responden menghasilkan skor 703 dari maksimum 750 atau tingkat penerimaan sebesar 93,73%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem dapat diterima pengguna dan mendukung pengelolaan audit internal menjadi lebih terstruktur dan efisien.
  119. ANALISIS PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE WATERFALL PADA MYROBO SCHOOL OF ROBOTIC

    Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis melalui penerapan sistem informasi. Myrobo School of Robotic masih menghadapi kendala dalam pengelolaan kegiatan pelatihan, seperti pengelolaan kontrak kerja sama, penjadwalan, pendataan peserta dan instruktur, pembayaran, serta absensi yang belum terintegrasi sehingga proses administrasi menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem dan merancang sistem informasi berbasis web menggunakan metode Waterfall yang dibatasi pada tahapan Requirement Analysis dan System Design. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian berupa analisis kebutuhan serta rancangan sistem yang meliputi Business Process Model and Notation (BPMN), Unified Modeling Language (UML), perancangan basis data, dan perancangan antarmuka pengguna. Rancangan sistem yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan sistem informasi yang mampu mendukung pengelolaan kegiatan pelatihan secara lebih efektif, efisien, dan terintegrasi di Myrobo School of Robotic.
  120. Rancang Bangun Sistem Informasi Perizinan Santri Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall pada Pondok Tahfidz Al-Bayyinah

    Pengelolaan perizinan santri di Pondok Tahfidz Al-Bayyinah sebelumnya masih mengandalkan pencatatan manual melalui buku, sehingga menimbulkan sejumlah kendala, seperti kesulitan dalam penelusuran data, risiko kehilangan atau kerusakan dokumen, serta keterbatasan pengurus dalam memantau jatah izin santri secara akurat dan real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi perizinan santri berbasis web untuk mendukung pengelolaan data perizinan secara terpusat, efektif, dan terstruktur. Pengembangan sistem menerapkan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Aplikasi dikembangkan menggunakan PHP dengan PHP Data Objects (PDO) serta MySQL sebagai basis data. Sistem dilengkapi mekanisme sinkronisasi kuota izin yang memungkinkan jumlah jatah izin diperbarui secara otomatis berdasarkan pengelolaan data oleh administrator. Pengujian penerimaan pengguna dilakukan menggunakan User Acceptance Testing (UAT) dengan melibatkan 60 responden. Hasil pengujian memperoleh tingkat kelayakan sebesar 94,2% yang termasuk kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan mampu mendukung pengelolaan perizinan secara lebih efisien dan transparan, mengurangi risiko kehilangan data, serta membantu pengurus dalam melakukan pemantauan terhadap aktivitas dan kedisiplinan santri.
  121. Rancang Bangun Sistem Fire Alarm dan Penanggulangan Kebakaran Berbasis PLC

    Sistem proteksi kebakaran pada bangunan bertingkat konvensional umumnya masih terbatas pada fungsi peringatan dini berupa alarm tanpa disertai tindakan penanggulangan pemadaman awal secara otomatis dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem fire alarm dan penanggulangan kebakaran otomatis berbasis Programmable Logic Controller (PLC) yang terintegrasi dengan Human-Machine Interface (HMI) guna pemantauan kondisi gedung secara real-time. Sistem dirancang pada maket tiga lantai dengan tiga zona, yaitu detektor asap pada Zona 1, detektor panas pada Zona 2, serta kombinasi detektor asap dan sensor suhu pada Zona 3. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mendeteksi kondisi kebakaran, mengubah status zona pada HMI, serta mengaktifkan alarm dan water pump sesuai kondisi masing-masing zona. Pada Zona 1, rata-rata durasi respons detektor asap pada jarak 15 cm, 10 cm, dan 5 cm masing-masing sebesar 41,780 ms, 29,773 ms, dan 25,080 ms. Pada Zona 2, rata-rata durasi respons detektor panas sebesar 8,457 ms, 12,267 ms, dan 8,347 ms pada jarak yang sama. Seluruh pengujian menghasilkan status berhasil dengan tingkat keberhasilan 100%.
  122. RANCANG BANGUN SISTEM DASHBOARD BISNIS BERBASIS WEB UNTUK PENGELOLAAN STOK DAN TRANSAKSI PENJUALAN PADA UMKM ANUGRAHA SNACK DAN WARUNG CIKA 4

    Pengelolaan stok barang dan transaksi penjualan yang dilakukan secara manual dapat menyebabkan keterlambatan pembaruan data, kesalahan pencatatan, serta kesulitan dalam memperoleh informasi bisnis secara cepat. Permasalahan tersebut ditemukan pada UMKM Anugraha Snack dan Warung Cika 4. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem dashboard bisnis berbasis web yang mengintegrasikan pengelolaan stok, transaksi penjualan, dan penyajian informasi bisnis. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Sistem dikembangkan menggunakan PHP, framework Laravel, MySQL, HTML, CSS, dan JavaScript. Sistem yang dihasilkan, yaitu UMKMPro, menyediakan fitur pengelolaan data produk, pelanggan, pemasok, transaksi penjualan, transaksi pembelian, stok barang, laporan, dan dashboard bisnis. Pembaruan stok dilakukan secara otomatis ketika transaksi penjualan berhasil disimpan, sedangkan perubahan stok dicatat dalam tabel stok_log. Pengujian fungsional menggunakan metode Black Box menunjukkan bahwa skenario utama yang terdokumentasi menghasilkan keluaran sesuai dengan kebutuhan sistem. Selanjutnya, pengujian kegunaan menggunakan System Usability Scale (SUS) terhadap 10 responden menghasilkan skor 58,50. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat kegunaan sistem masih memerlukan perbaikan. Penelitian ini menghasilkan sistem terintegrasi yang dapat mendukung pengelolaan operasional dan pemantauan informasi bisnis pada UMKM.
  123. ANALISIS SENTIMEN ULASAN AKADEMI CRYPTO DI PLAY STORE MENGGUNAKAN ALGORITMA XGBOOST

    Ulasan pengguna pada Google Play Store mengandung informasi mengenai pengalaman, kepuasan, serta kendala yang dirasakan selama menggunakan suatu aplikasi. Jumlah ulasan yang cukup banyak dan bentuk teks yang tidak terstruktur menyebabkan informasi tersebut sulit dianalisis secara manual. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen ulasan pengguna aplikasi Akademi Crypto di Google Play Store dan mengevaluasi kemampuan algoritma XGBoost dalam mengklasifikasikan sentimen ke dalam tiga kategori, yaitu positif, negatif, dan netral. Data penelitian terdiri atas 569 ulasan yang dikumpulkan pada periode Januari hingga Juni 2026. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pelabelan berdasarkan rating, preprocessing, pembobotan TF-IDF, pembagian data 80:20, klasifikasi menggunakan XGBoost, serta evaluasi model. Hasil pelabelan menunjukkan 317 ulasan positif, 230 ulasan negatif, dan 22 ulasan netral. Dari proses pembobotan TF-IDF, term dengan bobot tinggi antara lain 'aplikasi', 'crypto', 'bagus', 'login', dan 'daftar'. Berdasarkan hasil evaluasi model yang digunakan dalam penelitian, XGBoost memperoleh accuracy 74,07%, precision 58,59%, recall 58,35%, dan F1-score 57,68%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa XGBoost dapat digunakan untuk klasifikasi sentimen pada ulasan Akademi Crypto, dengan keterbatasan terutama pada pengenalan kelas netral yang memiliki jumlah data paling sedikit.
  124. PERANCANGAN SISTEM APLIKASI REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) BERBASIS WEB (STUDI KASUS: PT. PUTRI KEBUN LESTARI)

    Rekrutmen dan seleksi pegawai merupakan proses vital bagi perusahaan. PT. Putri Kebun Lestari masih menggunakan cara manual sehingga menimbulkan kendala berupa lamanya waktu seleksi, kurang objektif, serta rawan subjektivitas. Penelitian ini merancang dan mengembangkan aplikasi rekrutmen berbasis web dengan penerapan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian dilakukan melalui analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem mendukung pengelolaan kandidat, kriteria dan bobot, penilaian alternatif, perhitungan SAW, serta perankingan kandidat. Hasil pengujian Black Box yang dicantumkan dalam skripsi menunjukkan fungsi yang diuji berjalan sesuai hasil yang diharapkan.