Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK RUANG PUBLIK PADA KAWASAN WADUK PUSONG KOTA LHOKSEUMAWE

Submitted
October 14, 2026
Published
2026-10-14

Abstract

Waduk Pusong di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, semula dibangun sebagai infrastruktur pengendali banjir, tetapi dalam praktiknya berkembang menjadi ruang publik yang dimanfaatkan warga untuk berolahraga, bersantai, dan bersosialisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik kawasan tersebut sebagai ruang publik melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dan data sekunder. Analisis dilakukan terhadap empat aspek, yaitu fungsi ruang, aktivitas pengguna, elemen fisik, dan kondisi lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Waduk Pusong memiliki karakter ruang publik hibrida, di mana fungsi utilitas berjalan bersamaan dengan fungsi sosial, rekreasi, dan ekonomi informal. Ruang publik ini terbentuk secara organik dari kebiasaan warga, didukung oleh aksesibilitas yang baik, kedekatan dengan pusat kota, dan daya tarik lanskap perairan, meski masih menghadapi persoalan sampah, keramba, dan keterbatasan fasilitas pendukung. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan bagi penataan kawasan yang menyeimbangkan fungsi teknis dan fungsi publik waduk.

References

  1. [1] S. Carr, M. Francis, L. G. Rivlin, and A. M. Stone, Public Space. Cambridge: Cambridge University Press, 1992.
  2. [2] J. Gehl, Life Between Buildings: Using Public Space. Washington, DC: Island Press, 2011.
  3. [3] Project for Public Spaces, How to Turn a Place Around: A Handbook for Creating Successful Public Spaces. New York: PPS, 2000.
  4. [4] C. Norberg-Schulz, Genius Loci: Towards a Phenomenology of Architecture. New York: Rizzoli, 1979.
  5. [5] M. Reza, 'Makna Waduk sebagai Ruang Publik di Kota Lhokseumawe (Studi Kasus: Waduk Pusong di Kota Lhokseumawe),' Skripsi S1, Universitas Malikussaleh, 2024.
  6. [6] K. Khatab and I. Indrawan, 'Evaluasi Waduk Pusong sebagai Upaya Pengendalian Banjir di Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara,' Jurnal Teknik Sipil USU, no. 1, 2013.
  7. [7] Seminar Nasional Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh, 'Fenomena Waduk sebagai Ruang Destinasi Malam,' Prosiding SNFT, Lhokseumawe, 2022.
  8. [8] Seminar Nasional LPPM UMMAT, 'Makna Waduk Sebagai Ruang Publik di Kota Lhokseumawe,' 2024.
  9. [9] Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Lhokseumawe, 'Pemeliharaan Waduk Pusong di Kota Lhokseumawe secara Rutin Dikelola oleh UPTD Reservoir,' 2026.
  10. [10] Diskominfo Kota Lhokseumawe, 'Diskominfo Kota Lhokseumawe Ikut Serta Gotong Royong Massal di Waduk Pusong,' 2026.
  11. [11] RRI Lhokseumawe, 'Waduk Pusong Ikon Wisata Baru Kota Lhokseumawe,' 2026.
  12. [12] Direktori Pariwisata, 'Waduk Pusong,' [Daring].
  13. [13] Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Lhokseumawe, 'Masterplan Pusong: Perencanaan Penanganan Kumuh Kawasan Pusong,' [Daring].
  14. [14] Undang-Undang Republik Indonesia No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Similar Articles

41-50 of 95

You may also start an advanced similarity search for this article.