Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN KONSUMSI MAKAN BERGIZI GRATIS DENGAN TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR PADA ANAK-ANAK DAN REMAJA SEKOLAH MINGGU GKP SADANG

Abstract

Pemerintah menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya membantu anak usia sekolah memenuhi kecukupan gizinya. Namun begitu, sekadar tersedianya makanan belum tentu berbuah manfaat gizi jika peserta didik pada akhirnya tidak sungguh-sungguh menghabiskan apa yang diberikan. Asupan zat gizi yang tercukupi diyakini turut menopang kesiapan otak berpikir sekaligus daya fokus anak ketika belajar. Bertolak dari hal tersebut, riset ini disusun untuk melihat apakah kedisiplinan anak dan remaja peserta Sekolah Minggu GKP Sadang dalam mengonsumsi MBG berkaitan dengan seberapa baik daya konsentrasi belajar mereka. Rancangan yang dipilih bersifat kuantitatif-observasional dengan skema potong-lintang, melibatkan 35 anak yang dijaring memakai teknik purposive sampling mengikuti sejumlah kriteria yang sudah disusun lebih dulu. Pengumpulan datanya memanfaatkan dua alat ukur berupa kuesioner kepatuhan makan MBG dan kuesioner daya konsentrasi belajar, lalu diuji hubungannya memakai Spearman Rank sebab kedua data tidak menyebar normal. Dari 35 anak tersebut, hampir separuh (48,6%; n=17) tergolong patuh sementara sisanya, 51,4% (n=18), belum patuh menghabiskan menu MBG. Adapun daya konsentrasi belajarnya, 82,9% (n=29) berada di taraf tinggi, dan masing-masing 8,6% (n=3) menempati taraf sedang serta rendah. Angka koefisien korelasi yang didapat sebesar 0,121 dengan p=0,489 (p>0,05); artinya, secara statistik belum cukup bukti untuk menyatakan adanya kaitan antara dua hal tersebut pada kelompok yang diteliti. Dengan kata lain, tinggi-rendahnya daya konsentrasi belajar anak di Sekolah Minggu GKP Sadang tampaknya lebih banyak ditentukan unsur lain di luar sekadar patuh-tidaknya mereka menghabiskan MBG. Pengurus GKP Sadang dianjurkan tetap menjalankan penyuluhan gizi secara rutin sembari turut menilik faktor lain yang mungkin lebih berpengaruh pada konsentrasi belajar anak.

Keywords

kepatuhan makan, Makan Bergizi Gratis, konsentrasi belajar, anak usia sekolah, Sekolah Minggu

PDF

References

  1. 1. Agatha, A. F., Linda, O., Muhammadiyah, U., & Pela, K. (2023). Hubungan sarapan pagi dan jenis kelamin dengan konsentrasi belajar pada siswa SMK Raflesia Depok tahun 2023. 03, 82-87.
  2. 2. Anett Nyaradi, A., Li, J., Hickling, S., Foster, J., & Oddy, W. H. (2013). The role of nutrition in children's neurocognitive development, from pregnancy through childhood. Frontiers in Human Neuroscience, 7(March), 1-16. https://doi.org/10.3389/fnhum.2013.00097
  3. 3. Arifin, dkk. (2025). [Studi kuasi-eksperimental tingkat konsentrasi belajar penerima Program Makan Bergizi Gratis].
  4. 4. Ashar, A. M., Agustina, D., Rahmansyah, A. S., & Ramadan, D. N. (2022). Narrative review: Analysis of nutritional intake on the quality of students learning. 36-43.
  5. 5. Badan Gizi Nasional. (2025a). Kepala BGN: Program MBG bersifat inklusif dan jangkau semua kelompok prioritas. https://www.bgn.go.id
  6. 6. Badan Gizi Nasional. (2025b). BGN akan memulai Program MBG secara bertahap. https://www.bgn.go.id
  7. 7. Cohen, J. F. W., Hecht, A. A., Mcloughlin, G. M., Turner, L., & Schwartz, M. B. (2021). Food security, and body mass index: A systematic review.
  8. 8. Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dalam angka: Data akurat, kebijakan tepat.
  9. 9. Rachman, D. A. (n.d.). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R& D.
  10. 10. Setiawati, F. A., Mardapi, D., & Azwar, S. (2025). Penskalaan teori klasik instrumen multiple. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 17(2). https://doi.org/10.21831/pep.v17i2.1699
  11. 11. Shenia, A. S., Maksum, M. A., & Affandi, M. (2025). Studi kasus dampak Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terhadap semangat belajar siswa di SD Negeri 38 Palembang. 2, 389-392.
  12. 12. Sørensen, L. B., Dyssegaard, C. B., Damsgaard, C. T., Petersen, R. A., Dalskov, S., Hjorth, M. F., Andersen, R., Tetens, I., Ritz, C., Astrup, A., Lauritzen, L., Michaelsen, K. F., & Egelund, N. (2015). The effects of Nordic school meals on concentration and school performance in 8- to 11-year-old children.
  13. 13. Taras, H. (2005). Nutrition and student performance at school. Journal of School Health, 75(6), 199-213.
  14. 14. World Food Programme. (2024). School feeding programmes: A global perspective.
  15. 15. World Health Organization. (n.d.). Nutrition-friendly schools initiative.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

31-40 of 241

You may also start an advanced similarity search for this article.