Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

MANAJEMEN HIPERTERMIA DENGAN PEMBERIAN KOMPRES ALOEVERA PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DENGAN DEMAM THYPOID DI WILAYAH PUSKESMAS SUMBER

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Pada anak usia prasekolah (3-6 tahun), demam tifoid kerap menimbulkan masalah keperawatan utama berupa hipertermia. Penanganan hipertermia secara non-farmakologis dapat dilakukan dengan pemberian kompres Aloe vera (lidah buaya) yang memiliki kandungan air tinggi (95-99%) serta zat aktif seperti saponin dan lignin yang efektif menurunkan suhu tubuh melalui proses konduksi dan evaporasi. Tujuan penulisan manuskrip ini adalah untuk menggambarkan pengelolaan asuhan keperawatan manajemen hipertermia melalui pemberian kompres Aloe vera pada anak usia prasekolah dengan demam tifoid di wilayah Puskesmas Sumber. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada seorang anak usia 6 tahun yang memenuhi kriteria inklusi hipertermia akibat demam tifoid (uji Widal S. typhi O 1/320, suhu awal 37,8°C). Pengelolaan asuhan keperawatan dilakukan selama 3 hari (23–25 Juli 2026) meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi kompres Aloe vera selama 15 menit, dan evaluasi. Hasil pengkajian hari pertama menunjukkan suhu tubuh 37,8°C, kulit kemerahan, dan akral teraba hangat. Setelah diberikan intervensi kompres Aloe vera selama 3 hari berturut-turut, terjadi penurunan suhu tubuh yang signifikan, berturut-turut menjadi 37,4°C pada hari pertama, 36,9°C pada hari kedua, dan mencapai rentang normal 36,5°C pada hari ketiga. Tanda-tanda vital membaik (nadi: 110 x/menit, frekuensi napas: 22 x/menit, SpO₂: 98%), kulit tidak lagi merah, dan mukosa bibir tampak lembab. Simpulan dari pengelolaan ini menunjukkan bahwa pemberian kompres Aloe vera efektif dalam menurunkan suhu tubuh dan mengatasi masalah keperawatan hipertermia pada anak prasekolah dengan demam tifoid di wilayah Puskesmas Sumber.

Keywords

Demam Tifoid, Hipertermia, Kompres Aloe vera, Anak Prasekolah

PDF

References

  1. Afsani, M., Yulendasari, R., & Chrisanto, eka yudha. (2023). Penerapan terapi kompres aloevera untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien hipertermi Mahda. Journal of Mother Abda Child Health Concerns , 3(1), 29 –34. https://e-jurnal.iphorr.com/index.php/mchc/article/view/367
  2. Amelia, D., Putri, syeptri agiani, & Rosdiana. (2023). Penerapan Terapi Kompres Aloe vera Pada Anak Demam. Jurnal Kesehatan Jompa , 2(1), 0–5. https://doi.org/10.57218/jkj.vol2.iss1.703%0AAndriani,
  3. Cahyani, A. D., & Suyami. (2021). Demam thypoid pada anak di ruang hamka rsu pku muhammadiyah delanggu. 51–57.
  4. Mustofa, L. ., Rafie, R., & Salsabilla, G. (2020). Karakteristik Pasien Demam Tifoid pada Anak dan Remaja diRumah Sakit Pertamina Bintang Amin Lampung . 9, 625–633. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.372
  5. Nuriyah, E. F., & Murniati. (2023). Studi Kasus: Penerapan Water Tepid Sponge Untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Hipertermia Pada Pasien Kejang Demam. Junal Keperawatan, 5(2), 107–112. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/JKG/ STUDI
  6. Pangesti, W., & Murniati. (2023). Penggunaan Kompres Aloevera untuk Menurunkan Suhu Tubuh Anak Demam: Case Study. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan , 7(2). https://doi.org/10.33655/mak.v7i2.172
  7. Said, M., Taqiyah, Y., Sulastri, W., & Safruddin, S. (2025). Penerapan Kompres Aloe Vera Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Dengan Demam Thypoid di IGD RSUP Dr . Tadjuddin Chalid. Journal of Nursing Innovation , 4(3), 92–96. https://doi.org/10.61923/jni.v4i3.82
  8. Sumarni, D. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Perawatan Demam Thypoid pada anak di rsud pariaman. 1(1), 1–8.

Similar Articles

1-10 of 72

You may also start an advanced similarity search for this article.