Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENERAPAN KOMPRES HANGAT PADA ANAK DENGAN HIPERTEMIA PADA KASUS ANAK HMFD (HAND, FOOT, AND MOUNT DISEASE) DI RUANG NAIM RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING

Abstract

Pendahuluan : Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) merupakan penyakit infeksi virus yang banyak menyerang anak usia dini dan sering disertai manifestasi klinis berupa hipertermia. Hipertermia pada anak perlu mendapatkan penanganan segera karena dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serius. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan suhu tubuh adalah pemberian kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan kompres hangat dalam menurunkan hipertermia pada anak dengan kasus HFMD. Metode : Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada seorang pasien anak yang dirawat di Ruang Na’im RS PKU Muhammadiyah Gamping. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Intervensi keperawatan yang diberikan berfokus pada manajemen hipertermia, khususnya pemberian kompres hangat pada area tubuh tertentu disertai pemantauan suhu tubuh dan tanda-tanda vital. Hasil studi : Hasil studi menunjukkan adanya penurunan suhu tubuh secara bertahap setelah dilakukan pemberian kompres hangat, dari kondisi demam hingga mencapai suhu tubuh normal. Selain itu, kondisi umum pasien dan kenyamanan anak juga mengalami perbaikan. Hal ini menunjukkan bahwa kompres hangat efektif membantu proses termoregulasi tubuh pada anak dengan hipertermia akibat HFMD. Kesimpulan : Dari studi kasus ini adalah bahwa penerapan kompres hangat merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan aman dalam menurunkan suhu tubuh pada anak dengan hipertermia, serta dapat dijadikan salah satu tindakan keperawatan mandiri dalam penatalaksanaan HFMD.
PDF

References

  1. Afiani, F., Irawan, B., & Prasasti, A. L. (2023). Deteksi Hand , Foot , and Mouth Disease Menggunakan Metode Klasifikasi Naïve Bayes Berbasis Android. 1, 740–745.
  2. Akbar, M. U. H., Rafsanjani, H., Padhila, N. U. R. I., & Syahrir, H. (2025). Penerapan Terapi Oksigen Pada Anak Dengan Kejang Demam Di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. 31, 509–518. https://doi.org/10.33503/paradigma.v31i2.2420
  3. Alfina Ayu Rohmahwati1*, F. N. K. (2024). PENERAPAN KOMPRES HANGAT PADA ANAK Universitas Muhammadiyah Klaten. 29–34.
  4. Alifian, M. (2024). Tata Laksana Komprehensif Terkini Penanganan Re- Emergensi Hand , Foot , and Mouth Disease ( HFMD ) di Indonesia : Tinjauan Lingkup. CD(2), 585–595.
  5. Anita, A., Hasanah, O., & Simorangkir, C. (2022). Studi Kasus: Pemberian Posisi Pronasi dalam Menjaga Stabilitas Saturasi Oksigen, Frekuensi Nadi, Pernafasan Dan Suhu pada Bayi Gawat Nafas. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 16(1), 62–71. https://doi.org/10.35960/vm.v16i1.824
  6. Anisa, K. (2022) Efektivitas Kompres Hangat Untuk Menurunkan Suhu Tub uh Pada An.D Dengan Hipertemia
  7. Hardianti, S., Putri, S., Ners, P., Masyarakat, F. K., & Indonesia, U. M. (2026). Penerapan manajemen hipertermi terhadap termoregulasi pada anak dengan kejang demam di igd rsud labuang baji. 3(10), 578–582.
  8. Nopianti, widya, S. (2025). Penerapan Kompre Hangat untuk Menurunkan Hipertemi pada Anak dengan Bemam Berdarah Dengue. 3(1), 245–250.
  9. Nurpaisa, Sudarman, Suci H. (2026). Penerapan Management Hipertemia Terhadap Termoregulasi Pada Anak Dengan Kejang Demam
  10. Portiarabella, P., Wardhana, A. W., & Pratiningrum, M. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Asfiksia Neonatorum: Suatu Kajian Literatur. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(3), 538–543. https://doi.org/10.25026/jsk.v3i3.413
  11. Rahmadiah, N., & Rahmadewi, T. (2025). Studi Kasus : Asuhan Keperawatan Hipertermia Pada Anak Dengan Kejang Demam Di Bangsal Naim Rs Pku Muhammadiyah Gamping. 1, 100–107.
  12. Syamsudin,&Sudarman, (2026) Studi Kasus :Penerapan Management Hipertensi Terhadap Perbaikan Termoregulasi Pada Anak dengan Kejang Demam di IGD RSOJ Pertamina Makassar