HUBUNGAN ANGKA KUNJUNGAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP NILAI BOR DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA TAHUN 2022-2025
Abstract
The Bed Occupancy Rate (BOR) is an indicator used to assess the level of bed utilization in a hospital. The number of inpatient visits is also one of the factors suspected to be related to the BOR value. Based on the results of a preliminary survey at PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta, it was found that the BOR value during 2022–2025 still fluctuated and had not reached the ideal standard, so an analysis of the influencing factors was needed, one of which was the number of inpatient visits. Therefore, this study aims to determine the relationship between the number of inpatient visits and the BOR value at PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta in 2022–2025. This type of research is analytical research with a time series approach. The data used were secondary data in the form of reports of inpatient visits and the BOR value for 2022–2025 with a sample of 48 data. The data analysis technique used the Spearman's rho correlation test. The results showed that the average number of inpatient visits was 825.92 with a standard deviation of 141.672, while the average bed occupancy rate (BOR) was 51.098% with a standard deviation of 6.67090. Normality tests indicated that the data were not normally distributed (p < 0.05). Spearman's correlation test showed a significant relationship between inpatient visits and BOR (p = 0.001), with a strong correlation (r = 0.667) and a positive direction. It can be concluded that there is a significant relationship between the number of inpatient visits and BOR, where an increase in patient visits tends to be followed by an increase in BOR. Hospitals are advised to improve their evaluation of inpatient services to optimize bed utilization.Bed Occupancy Rate (BOR) merupakan indikator yang digunakan untuk menilai tingkat pemanfaatan tempat tidur di rumah sakit. Angka kunjungan pasien rawat inap juga menjadi salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan nilai BOR. Berdasarkan hasil survei pendahuluan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta, diketahui bahwa nilai BOR selama tahun 2022–2025 masih mengalami fluktuasi dan belum mencapai standar ideal, sehingga diperlukan analisis faktor yang mempengaruhinya, salah satunya angka kunjungan pasien rawat inap. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara angka kunjungan pasien rawat inap terhadap nilai BOR di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2022–2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan time series. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan kunjungan pasien rawat inap dan nilai BOR tahun 2022–2025 dengan jumlah sampel sebanyak 48 data. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kunjungan pasien rawat inap sebesar 825,92 dengan standar deviasi 141,672, sedangkan rata-rata nilai BOR sebesar 51,098% dengan standar deviasi 6,67090. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p < 0,05). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kunjungan pasien rawat inap dengan nilai BOR (p = 0,001) dengan hubungan yang kuat (r = 0,667) dan arah hubungan positif. Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara angka kunjungan pasien rawat inap terhadap nilai BOR, dimana peningkatan kunjungan pasien cenderung diikuti dengan peningkatan nilai BOR. Rumah sakit disarankan untuk meningkatkan evaluasi pelayanan rawat inap agar pemanfaatan tempat tidur lebih optimal.Keywords
Patient visits, Bed Occupancy Rate (BOR), inpatient care, Kunjungan pasien, rawat inap
References
- Anggun, A. & Widyaningrum, K. 2021. Mengapa kunjungan rawat inap turun selama pandemi Covid-19? Studi kasus di rumah sakit Kabupaten Malang. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 31(Suplemen 2), 11–15. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2021.031.02.3s
- Athirah, Z. 2024. “Tinjauan Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Ruang Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Johnson di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2018-2020”. Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal). https://jom.htp.ac.id/index.php/rmik/article/download/599/334/4711
- Badan Pusat Statistik. 2017. Statistik Rumah Sakit Indonesia Tahun 2017. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
- Chandra, C. C., Windiyaningsih, C., & Trigono, A. (2025). Hubungan Service Excellence terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pasien Rawat Jalan di RS Primaya Makassar. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 9(2). https://doi.org/10.52643/marsi.v9i2.6164
- Giusman, R., & Nurwahyuni, A. 2022. Biaya pengobatan pasien rawat inap COVID-19 di Rumah Sakit X tahun 2021. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 7(2). https://doi.org/10.7454/eki.v7i2.5797
- Handayani, L. 2018. Manajemen Pelayanan Rekam Medis di Rumah Sakit. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
- Hosizah & Y. Maryati. 2018. Sistem Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta.
- Ismananda, N. A. (2024). Korelasi antara jumlah kunjungan pasien rawat inap dengan Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Daha Husada Tahun 2021–2023 (Laporan Tugas Akhir, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang). Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.
- Johnson, M. R., Naik, H., Chan, W. S., Greiner, J., Michaleski, M., Liu, D., Silvestre, B., & McCarthy, I. P. 2023. Forecasting ward-level bed requirements to aid pandemic resource planning: Lessons learned and future directions. Health Care Management Science, 26(3), 477–500. https://doi.org/10.1007/s10729-023-09645-3
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Standar indikator pelayanan rumah sakit. Jakarta: Kemenkes RI.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Petunjuk teknis penyelenggaraan pelayanan rumah sakit. Jakarta: Kemenkes RI.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2021. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2021. Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2024. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
- Lestari, D., & Suryani, E. (2022). Analisis efisiensi penggunaan tempat tidur berdasarkan indikator Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 145–152. https://doi.org/10.33560/jmiki.v10i2.XXX
- Nurmila, Rosyadi, M. E., Putri, R. D., & Agustina. (2025). Tinjauan kunjungan pasien rawat inap di ruangan ICU Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada periode triwulan pertama tahun 2025. Medic Nutricia: Journal Ilmu Kesehatan, 21(3), 151–160. https://cibinstitute.id/index.php/medicnutricia/article/view/1050
- Puspitasari, I., Candi, C., & Bachtiar, A. 2023. Pengaruh perubahan strategi manajemen terhadap capaian BOR dan pendapatan rawat inap. https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/17510
- Putri, D. A., & Sari, M. (2022). Analisis perubahan kunjungan pasien rawat inap pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia. Diakses dari: https://jom.htp.ac.id/index.php/rmik/article/view/866
- Rivai, F., Lestari, S., & Shaleh, K. (2020). Hubungan Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 38–47. https://doi.org/10.30597/mkmi.v16i1.9068
- Rohman, H. 2019. Analisis efisiensi BOR, LOS, TOI, dan BTO berdasarkan grafik Barber Johnson. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika, 3, 11-21. https://doi.org/10.56727/bsm.v3i.4