Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 1 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP PEMAHAMAN ALGORTIMA DASAR DAN PROBLEM SOLVINGS

DOI:
https://doi.org/10.2238/mq6vnr68
Submitted
June 30, 2026
Published
2026-06-30

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude telah mengubah cara pembelajaran pemrograman dalam lingkup mahasiswa secara drastis. Perubahan ini sangat berdampak terhadap pola pikir yang dimana sekarang mengakses informasi serba cepat. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengukur secara kuantitatif dampak ketergantungan AI terhadap pemahaman logika dasar pemrograman, ilusi kompetensi, dan problem solving mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner berskala Likert kepada 33 responden mahasiswa aktif dibidang pemrograman. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran AI memberikan efisiensi dalam pengerjaan tugas yang sangat tinggi dengan indeks (87,88%). Akan tetapi penggunaan penggunaan AI yang berlebihan memicu suatu fenomena yang disebut dengan illusion of competence dengan indeks (76,97%), para mahasiswa yang merasa mahir pemrograman akan merasa kesulitan jika harus memprogram dan menulis kode secara manual tanpa bantuan AI. Ketergantungan instant ini mengkikis pemikiran kritis atau problem solving mahasiswa dengan indeks (67,88%) dan menyebabkan ketidak percayaan terhadap diri sendiri saat dihadapkan pada skenario tes wawancara kerja tanpa bantuan AI dengan indeks (65,45%). Kesimpulannya, penggunaan AI dapat memberikan kemudahan dan efisiensi jika digunakan dengan tepat, akan tetapi akan menjadi suatu masalah jika digunakan berlebihan hingga membuat ketergantungan yang dapat membatasi cara berpikir kritis, penyelesaian masalah, dan logika komputasi.

References

  1. Mahzum, M., & Charli, C. O. (2025). Popcorn brain dan artificial intelligence terhadap kemampuan belajar mahasiswa dengan motivasi belajar sebagai variabel Intervening. Journal of Student Development Information System (JoSDIS), 5 (1).
  2. Marzano, R. J., dkk. (1988). Dimensions of thinking: A framework for curriculum and instruction. Association for Supervision and Curriculum Development.
  3. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  4. Tittahira, A., & Usiono. (2025). Dampak kecerdasan buatan pada mahasiswa: Analisis penggunaan ai dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Jurnal Aiksha: Kajian Ilmu Pendidikan, 3(3), 13-20.
  5. Anggreani. S., & Yahfizham (2024). Pengantar dan pengenalan konsep dasar algoritma pemograman. Jurnal Aiksha: Kajian Ilmu Pendidikan, 2(1),

Similar Articles

71-80 of 116

You may also start an advanced similarity search for this article.