OPTIMALISASI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN EDUKATIF MERONCE KATA DAN KOTAK ALFABET: STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF DI RA DARUL IMAN NW KARANG BARU

Authors
  • Hidayatul Hasanah

    Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Doktor Nugroho Magetan
    Author
  • Santi Yudhawati Darmo

    Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Doktor Nugroho Magetan
    Author
  • Harini Suci

    Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Doktor Nugroho Magetan
    Author
Keywords:
permainan edukatif, perkembangan kognitif, meronce kata, kotak alfabet, anak usia dini
Abstract
Perkembangan kognitif merupakan fondasi belajar anak usia dini, tetapi praktik pembelajaran di banyak lembaga masih cenderung menekankan lembar kerja dan instruksi satu arah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode bermain edukatif berupa permainan meronce kata dan kotak alfabet dalam mengoptimalkan perkembangan kognitif anak, peran guru dalam merancang dan memfasilitasinya, serta faktor pendukung dan penghambatnya di RA Darul Iman NW Karang Baru, Lombok Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif pada Kelompok B (usia 5–6 tahun) yang terdiri atas 13 anak (delapan laki-laki dan lima perempuan) pada semester genap 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi (9–12 Februari 2026), wawancara dengan dua guru kelas dan satu wali kelas (Mei–Juni 2026), serta dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan triangulasi teknik. Temuan menunjukkan bahwa kedua permainan dilaksanakan secara terstruktur melalui tahap persiapan, demonstrasi, bermain dengan pendampingan, dan refleksi, serta dilaporkan membantu anak mengenal huruf dan angka, menyusun kata sederhana, mengelompokkan benda, mengingat, berkonsentrasi, dan memecahkan masalah sederhana. Guru berperan sebagai perancang, fasilitator, pembimbing, dan motivator. Keterbatasan alat, waktu, perbedaan kemampuan anak, dan kehadiran orang tua di kelas menjadi penghambat. Karena data bersifat deskriptif dan tidak ada pengukuran kuantitatif, temuan tidak dapat dibaca sebagai bukti pengaruh kausal.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Ashadi, F. (2022). Pengaruh alat permainan edukatif terhadap perkembangan kognitif anak di TK Al Ihsan Banyuwangi. Education Journal: Journal Education Research and Development, 6(1), 113–123.

Atika, E., Syukri, M., & Yusuf, A. (2014). Peningkatan kemampuan menyusun huruf alfabet melalui kegiatan meronce pada anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 5(7).

Eca, G. M., & Arif, A. A. (2021). Penggunaan alat permainan edukatif dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini. Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education, 2(1), 67.

Halimah, dkk. (2021). Penggunaan alat permainan edukatif untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak. Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora, 3(2), 116.

Hasbi, M. (2021). Panduan APE aman bagi anak usia dini. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Hidayat, Y., & Al-Audiyah, L. S. (2023). Manfaat penggunaan alat permainan edukatif dalam pembelajaran anak usia dini. INTISABI, 6(2), 105–115.

Istanti, E., Fauzyah, D. N., & Syafrida, R. (2021). Stimulasi kemampuan berpikir simbolik melalui kegiatan meronce anak usia 4–5 tahun. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 205–219.

Jumilah. (2020). Pembelajaran media kotak alfabet dalam mengembangkan kemampuan mengenal huruf di kelompok bermain Nurul Huda Badean Bangsalsari Jember tahun ajaran 2019/2020.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Khadijah. (2016). Perkembangan kognitif anak usia dini. Perdana Publishing.

Khobir, A. (2009). Upaya mendidik anak melalui permainan edukatif. Forum Tarbiyah, 7(2), 195–208.

Pariani, N. P. F. A., dkk. (2014). Penerapan metode demonstrasi melalui kegiatan meronce untuk meningkatkan kognitif mengenai bentuk geometri pada anak kelompok B2 Titi Dharma Kecamatan Denpasar Utara. http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPAUD/article/view/3534

Ragayuningsih, S. S., dkk. (2019). Peningkatan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 5–6 tahun melalui metode bermain dengan media kotak pintar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(1).

Tjaya, G. Y. A., Wondal, R., & Haryati, H. (2020). Penerapan kegiatan meronce dengan bahan bekas dalam meningkatkan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 2(2), 59–71.

Veronica, N. (2018). Permainan edukatif dan perkembangan kognitif anak usia dini. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 49–55. https://doi.org/10.30651/pedagogi.v4i2.1939

Wifroh, M. B. (2014). Meningkatkan perkembangan kognitif pada anak usia dini melalui alat permainan edukatif. PG-PAUD Trunojoyo, 1(2), 76–146.

Cover Image
Downloads
Published
2026-11-04
Section
Articles

How to Cite

OPTIMALISASI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN EDUKATIF MERONCE KATA DAN KOTAK ALFABET: STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF DI RA DARUL IMAN NW KARANG BARU. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(12). https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-748

Similar Articles

71-80 of 230

You may also start an advanced similarity search for this article.