PENANAMAN KARAKTER GOTONG ROYONG MELALUI PERMAINAN PRIS-PRISAN PADA PEMBELAJARAN IPAS SD

Authors
  • Sabda Muhammad

    Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Garut, Indonesia
    Author
  • Ani Siti Anisah

    Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Garut, Indonesia
    Author
  • Irfan Hilman

    Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Garut, Indonesia
    Author
Keywords:
karakter gotong royong, pembelajaran IPAS, permainan tradisional pris-prisan, sekolah dasar
Abstract
Rendahnya karakter gotong royong peserta didik dalam pembelajaran IPAS serta minimnya pemanfaatan permainan tradisional sebagai strategi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman karakter gotong royong melalui permainan tradisional pris-prisan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi yang dilaksanakan di SDN 2 Paadaasih Kabupaten Garut. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru kelas V, dan peserta didik kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional pris-prisan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPAS dan mampu menumbuhkan karakter gotong royong peserta didik melalui kerja sama, komunikasi, koordinasi sosial, saling membantu, tanggung jawab, serta partisipasi aktif dalam kelompok. Peserta didik menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, peran guru, dan karakteristik permainan yang menarik, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran dan perbedaan kemampuan peserta didik. Dengan demikian, permainan tradisional pris-prisan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk memperkuat karakter gotong royong peserta didik dalam pembelajaran IPAS.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Aprina, S. D., Hafza, A., Sari, P. M., Ramadani, N., & Handayani, N. (2023). Analisis Permasalahan Perkembangan Peserta Didik Tingkat Sekolah Dasar dan Solusinya. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31909–31916. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.12200

Azzahra, R. N., & Khasanah, N. (2025). Peran sekolah sebagai lembaga sosialisasi dan pembentukan karakter peserta didik. Al Ikhlas Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2). https://doi.org/10.64677/ppai.v2i2.216

Bandura, A., & Walters, R. H. (1977). Social learning theory (Vol. 1). Prentice-hall Englewood Cliffs, NJ.

Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis. sage.

Iswinarti, I., & Cahyasari, A. (2017). Meningkatkan konsentrasi anak attention deficit hyperactivity disorder melalui permainan tradisional engklek. Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia, 1.

Kemendikbudristek. (2022). Dimensi, elemen, dan subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kurniati, E. (2016). Permainan tradisional dan perannya dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. Kencana.

Leidina, S., & Marini, A. (2026). STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI NASIONALISME SEKOLAH DASAR. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 6(1), 1970–1980. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS

Malau, R. W. A., Ndona, Y., & Saragi, D. (2025). MENANAMKAN NILAI GOTONG ROYONG SEJAK DINI: STUDI KASUS DI SDN 101765 BANDAR SETIA. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 300–313.

Maspupah, L. (2024). Kajian literatur: melestarikan kembali olahraga dan permainan tradisional aceh sebagai metode pendidikan karakter peserta didik di era digital 1. Zenodo Journal, 2024, 1–13. https://doi.org/10.5281/zenodo.14281673

Mustari, M. (2022). Manajemen pendidikan di era merdeka belajar. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Putri, M. J., Jannah, M., & Akhsan, H. (2024). Peranan Permainan Tradisional Cak Ingkling dalam Penguatan Karakter Gotong Royong melalui Implementasi Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di Sekolah Dasar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 3692–3703.

Salam, R., & Nur, L. (2023). Penanaman nilai karakter gotong royong siswa di sekolah dasar melalui permainan tradisional bakiak berbasis metode sokratik. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(1), 81–90.

Samani, D. R. M. (2019). Konsep dan model pendidikan karakter.

Shandy, M. A. G., Soesanto, E., & Faizal, A. (2025). Menghidupkan Kembali Semangat Gotong Royong di Era Modern Agar Mengembalikan Nilai-Nilai Kebersamaan Untuk Menyatukan Masyarakat Indonesia. Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat, 3(1), 78–89. https://doi.org/10.59581/garuda.v3i1.4638

Trianto, M. P. (2024). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Bumi Aksara.

Umar, A. (2019). Analisis Kendala Kerja Sama Siswa Dalam Model Pembelajaran Jucama (Pengajuan Dan Pemecahan Masalah). Jurnal As-Salam, 3(3), 67–75.

Widayati, S. (2020). Gotong Royong (pp. 1–57). Alprin.

Cover Image
Downloads
Published
2026-10-15
Section
Articles

How to Cite

PENANAMAN KARAKTER GOTONG ROYONG MELALUI PERMAINAN PRIS-PRISAN PADA PEMBELAJARAN IPAS SD. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(11). https://journal.cib.institute/index.php/sindoro/article/view/5266

Similar Articles

81-90 of 354

You may also start an advanced similarity search for this article.