Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

DAMPAK INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT SELF-ESTEEM PADA REMAJA

Abstract

Penggunaan media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja saat ini. Terpaan informasi dan interaksi di dunia maya secara terus-menerus berpotensi memengaruhi cara remaja memandang dan menilai diri mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dan hubungan antara intensitas penggunaan media sosial terhadap tingkat self-esteem (harga diri) pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner dengan Skala Likert 4 poin. Pengukuran menggunakan dua instrumen utama, yaitu instrumen intensitas penggunaan media sosial (10 butir pernyataan) yang mengukur durasi, frekuensi, dan keterikatan emosional, serta instrumen skala self-esteem (10 butir pernyataan) untuk mengukur tingkat harga diri remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat self-esteem remaja. Skor intensitas penggunaan media sosial berada pada kategori tinggi, dibuktikan dengan 68% responden mengakses media sosial lebih dari 3 jam dalam sehari dan 54,7% kesulitan menahan diri untuk tidak membuka aplikasi. Untuk skor self-esteem, meskipun 72% responden masih memiliki rasa percaya diri yang tinggi dalam berpendapat, tercatat sebanyak 44% responden mengalami penurunan self-esteem berupa perasaan minder atau kurang berharga setelah melihat unggahan teman. Semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, cenderung diikuti dengan penurunan tingkat self-esteem. Penurunan ini utamanya dipicu oleh faktor perbandingan sosial (social comparison), standar kehidupan yang tidak realistis di dunia maya, serta kekhawatiran akan penerimaan teman sebaya (fear of missing out). Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya literasi digital dan pengawasan yang baik agar remaja dapat menggunakan media sosial secara lebih bijak guna menjaga stabilitas harga diri dan kesehatan mental mereka.

Keywords

Media Sosial, Intensitas Penggunaan, Self-Esteem, Harga Diri, Remaja, Kesehatan Mental

PDF

References

  1. Kosen, Y. D., Jannah, S. M., Apriadi, A., Asyum, M. A., Faustin, A. J. M., Nurfitri, R. Z., Christanti, Y., Ryanto, A. F., Hersan, K., Welliangan, A. S., Wahyudi, C., Adiwijaya, W., & Tondang, H. G. (2026). Hubungan antara Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Kesehatan Mental pada Remaja dan Dewasa Muda: A Systematic Review of Empirical Quantitative Studies. Jurnal Studi Pemuda, 14(1), 13. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.111681
  2. Pendidikan, J., Sosial, I., Efendi, S., Palapa, S., & Lombok, N. (2026). P E N S A STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN SISWA DI MA NW PENENDEM. 8(2), 35–57. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pensa/article/view/6569
  3. Putri, H. S., & Yanna Primanita, R. (n.d.). Science and Education Journal Hubungan Self-Esteem Dan Loneliness Pada Remaja Pengguna Media Sosial (Instagram).
  4. Santrock, J. W. (2018). Life-Span Development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
  5. World Health Organization (WHO). (2021). Adolescent health.
  6. Bintang, J. M. (2022). Pengaruh Sosial Media pada Masa Dewasa Awal. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

31-40 of 420

You may also start an advanced similarity search for this article.