Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN PELAKSANAAN SAFETY TALK HARIAN DAN PENGAWASAN K3 DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA AREA WORKSHOP DI PT X TAHUN 2026

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang fabrikasi dan konstruksi di Kota Batam dengan aktivitas pekerjaan di area workshop yang memiliki potensi bahaya tinggi sehingga diperlukan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pelaksanaan safety talk harian dan pengawasan K3 dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja area workshop PT. X Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 37 pekerja dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pelaksanaan safety talk harian kategori baik (51,4%), pengawasan K3 kategori baik (54,1%), dan kepatuhan penggunaan APD kategori patuh (62,2%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan safety talk harian (p-value = 0,001) dan pengawasan K3 (p-value = 0,001) dengan kepatuhan penggunaan APD. Disimpulkan bahwa pelaksanaan safety talk harian dan pengawasan K3 berhubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja area workshop PT. X. Perusahaan disarankan untuk mempertahankan pelaksanaan safety talk harian dan meningkatkan pengawasan K3 secara berkelanjutan guna meningkatkan kepatuhan penggunaan APD.

Keywords

Safety Talk, Pengawasan K3, Kepatuhan Penggunaan APD

PDF

References

  1. Akademisi, C. (2017). Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Dan Pengabdian Bidang K3 2017 Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja. 36.
  2. Ariska, M. (2019). Pelindung Diri Pada Pekerja Proyek LRT 2 Cawang Tahun 2019 Pelindung Diri Pada Pekerja Proyek LRT 2 Cawang Tahun 2019.
  3. Chairunissa, & I. (2024). Peran Pengawasan Fungsional Oleh Pimpinan Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan Di Dinas Ketahanan Pangan , Tanaman Pangan Dan Hortikultura UPT . Perlindungan Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara. 2(2).
  4. Chairunnisa, M. (2023). Analisis Faktor Yang Memengaruhi Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri ( APD ) Pada Pekerja Arang Putih ( White Charcoal ) Di PMA Youngkwang Biomass Analysis Of Factors Influencing Compliance With The Use Of Personal Protective Equipment ( PPE ) In White Charcoal Workers At PMA Youngkwang Biomass seperti usia , jenis kelamin , serta tingkat. 4(2), 121–127.
  5. Febriyanti, R. S., & Widajati, N. (2025). Factors influencing compliance with personal protective equipment use among manufacturing workers : A literature review. 25(03), 1334–1338.
  6. Girsang. (2022). Penerapan Safety Talk Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaaan Kerja Di Pabrik Kelapa Sawir (PKS) Bunut PT. Perkebunan Nusantara VI Jambi Tahun 2022.
  7. Hamdi, & Bachtiar. (2020). Analisis biaya kecelakaan kerja pada industri manufaktur di Indonesia. Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 89–97.
  8. ILO. (2023). Statistics on occupational safety and health.
  9. ILO, 2021. (2021). ILO Construction OS & HA free , comprehensive , international , digital training package in occupational safety and health for the construction industry Toolbox Briefing : Working At Or Below Ground Level Tool-Box BRIEFING 1.
  10. Irmawan IKI. (2018). Efektivitas Program Safety Talk sebagai Upaya Meningkatkan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Lingkungan Industri. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, 151(2).
  11. Kemenaker. (2020). Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. 2020. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Alat Pelindung Diri. Jakarta: Kemenaker RI.
  12. Kementerian Ketenagakerjaan RI, 2023. (2023). Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2023). Data Statistik Kecelakaan Kerja Tahun 2022-2023. Jakarta: Kemenaker RI.
  13. Meidyna, S. N., Dwi, N., & Budiono, P. (2025). The Relationship between Supervision and PPE Compliance ( Case Study : Workers at PT . X ). 5(1), 150–160.
  14. Mulyono, & Hariyanto, B. (2023). Pengaruh kondisi kerja terhadap kepatuhan APD di area workshop. Teknik Mesin, 14(1), 45–54.
  15. Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
  16. Parinduri, A. I., Ginting, R., & Sirait, I. (2021). Pengaruh Pemberian Safety Talk Terhadap Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri ( APD ) Pada Pekerja Batu Bata implementation in brick factories in Indonesia is very low . One of the ways to. 3(2), 177–181.
  17. PP No. 50 Tahun. (2012). Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja.
  18. Pranoto, H. (2024). Manajemen Resiko Terkait Keselamatan Dan Kesehatan Dalam Proyek Konstruksi. 4, 2106–2115.
  19. Prasetyo & Santoso, B. (2022). Tingkat kepatuhan penggunaan APD di industri Indonesia: Survei nasional. Keselamatan Dan Kesehatan Kerja, 10(2), 112–124.
  20. Purba, E. E. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri ( APD ) Di Pabrik Kaca PT Esa Sentosa Abadi Medan Tahun 2023 Ernawati Eliezer Purba Poltekkes Kemenkes Medan Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2023.

Similar Articles

1-10 of 153

You may also start an advanced similarity search for this article.