Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO DENGAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH HAJI MAKASSAR

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan yang perlu menjadi perhatian dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit. Insiden keselamatan pasien dapat terjadi akibat berbagai faktor, salah satunya implementasi manajemen risiko yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan implementasi manajemen risiko dengan insiden keselamatan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana pada unit rawat inap sebanyak 64 orang dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner implementasi manajemen risiko dan kuesioner insiden keselamatan pasien. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko kategori baik sebanyak 61 responden (95,3%) dan kategori kurang sebanyak 3 responden (4,7%). Berdasarkan instrumen penelitian, insiden keselamatan pasien kategori tinggi ditemukan pada 61 responden (95,3%) dan kategori rendah pada 3 responden (4,7%). Pada distribusi jenis insiden, Kondisi Potensial Cedera (KPC) merupakan kategori terbanyak, yaitu 44 responden (68,8%), diikuti KTC 11 responden (17,2%), KNC 6 responden (9,4%), dan KTD 3 responden (4,7%). Hasil uji Pearson Chi-Square memperoleh p-value = 0,002 (p < 0,05), sehingga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara implementasi manajemen risiko dan insiden keselamatan pasien rawat inap. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerapan identifikasi, analisis, mitigasi, serta monitoring dan evaluasi risiko secara konsisten dalam mendukung keselamatan pasien.

Keywords

implementasi manajemen risiko, keselamatan pasien, insiden keselamatan pasien, rawat inap

PDF

References

  1. Afandi, A. T., Safitri, R. I., Wijaya, D., & Fariasih, C. (2023). Implementation of Supervision About Patient Safety with an Inguinal Hernia Diagnosed in an Inpatient Room: A Case Study. D'Nursing and Health Journal.
  2. Alsulami, N. K. (2023). Risk Management in Health Management. Journal of Medical Science and Clinical Research.
  3. Alzahrani, M. M. (2022). Understanding and Improving Current Risk Management Practices in Hospital Settings. International Journal of Pharmaceutical and Bio-Medical Science, 02(10), 449–455.
  4. Asriani, A., Yanti, S. D., Abrar, V. A., & Istiqomah, N. (2025). Review of Risk Management and Patient Safety in the Context of Hospital Quality Management: Literature Review, 2(1), 1–7.
  5. Buckė, V., Ruzele, D., Ruževičius, J., & Buckus, R. (2023). The Cohesion of the Error Management Culture and Risk Management Maturity in Healthcare. Vilnius University Proceedings.
  6. Firmansyah, M. H. (2022). Penerapan manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja di Rumah Sakit Islam Surabaya A. Yani. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 10(1), 12–19.
  7. Fitriani, R., Suryani, L., & Hidayat, A. (2022). Implementasi manajemen risiko terhadap peningkatan budaya keselamatan pasien di rumah sakit. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(2), 120–128.
  8. Hasibuan, M. S. P. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Revisi). PT Bumi Aksara.
  9. Hernawati, L., Rahman, L. O. A., Hariyati, Rr. T. S., Wildani, A. A., & Erwin, E. (2023). Upaya Peningkatan Keselamatan Pasien dengan Pelaksanaan Manajemen Risiko di Unit Rawat Inap. Journal of Telenursing (JOTING).
  10. Ilmidin, I. (2022). Upaya Manajemen dan Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Terhadap Budaya Keselamatan Pasien Berdasarkan Permenkes Nomor 11 Tahun 2017, 1(2).
  11. International Organization for Standardization. (2018). ISO 31000:2018 Risk Management—Guidelines. ISO.
  12. Jodjana, K., Niha, S. S., & Manafe, H. A. (2023). Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien di Rumah Sakit: Literatur Review. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi.
  13. Kulesa, J., Induru, S., Hubbard, E., & Bhansali, P. (2024). The Conceptual Framework: A Practical Guide. Hospital Pediatrics.
  14. Larasati, A., & Dhamanti, I. (2021). Literature Review: Implementation of Patient Safety Goals in Hospitals in Indonesia, 10(1), 138–148.
  15. Nabila, U., Manfarisyah, M., & Hatta, M. (2023). Hospital Responsibilities in Medical Services Based on Law no. 17 of 2023 concerning Health and Islamic Law.
  16. Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT Rineka Cipta.
  17. Nurwidowati, E., Sari, D., & Prasetyo, H. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan pasien pada perawat di rumah sakit. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas, 8(1), 15–24.
  18. Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. M. (2021). Fundamentals of Nursing (11th ed.). Elsevier.
  19. Reason, J. (2000). Human error: Models and management. BMJ, 320(7237), 768–770.
  20. Wardhana, B. K., Aziz, A., Subardi, A. Y., & Dwinuarisha, E. (2024). Analisa budaya keselamatan pasien pada implementasi pelaporan insiden keselamatan pasien dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan di rawat inap rumah sakit X. Jurnal Penelitian Kesmasy, 7(1), 56–64.

Similar Articles

131-140 of 294

You may also start an advanced similarity search for this article.