Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG ASUPAN GIZI TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN TINGKAT KEPARAHAN KARIES GIGI DI TK PERMATA BUNDA SEJAHTERA KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR

Abstract

Asupan gizi mempengaruhi tingkat keparahan karies gigi pada anak. Usia 1–5 tahun merupakan periode penting dalam pemenuhan gizi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Orang tua yang memiliki pengetahuan gizi yang baik cenderung lebih memahami pentingnya pola makan seimbang serta membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula yang merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya karies gigi. Di TK Permata Bunda Sejahtera Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar ditemukan 55 anak mengalami karies gigi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan orang tua tentang asupan gizi tumbuh kembang anak dengan tingkat keparahan karies gigi di TK Permata Bunda Sejahtera Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Penelitian menggunakan metode analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 anak menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar orang tua memiliki pengetahuan baik, namun tingkat keparahan karies anak mayoritas kategori berat. Tabulasi silang menunjukkan orang tua dengan pengetahuan baik cenderung memiliki anak dengan karies lebih ringan, sedangkan pengetahuan rendah didominasi karies berat. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai ρ-Value sebesar 0,011 (<0,05). Kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan orang tua tentang asupan gizi tumbuh kembang anak dengan tingkat keparahan karies gigi di TK Permata Bunda Sejahtera Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Orang tua perlu meningkatkan pengetahuan tentang gizi untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan gigi anak, serta petugas kesehatan diharapkan terus mendukung keberlanjutan kegiatan UKGS.

Keywords

Pengetahuan Orang Tua, Karies Gigi

PDF

References

  1. Affandi, A., & Soliha, E. (2023). Manajemen Pengetahuan. Cipta Media Nusantara.
  2. Effendi, F. Y. M., Handayani, A. T. W., Prihatiningrum, B., & Al-ghazaly, F. (2024). Correlation Between Dental Caries Severity and Oral Health Knowledge in Children Aged 9-12 Years in the Agroindustrial Area: an Analytical Observational Study. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 32(3), 272–280.
  3. Fitri, D. A., Ristiono, B., & Hidayati, H. (2021). Hubungan Lama Pemberian ASI Dengan Tingkat Keparahan Karies Pada Anak Usia 1-2 Tahun Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Andalas Dental Journal, 9(1), 10–18. https://doi.org/10.25077/adj.v9i1.97
  4. Fitriani, I. D., Hikmawati, I., Sodikin, & Azizah, U. (2023). Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Anak Melalui Pengetahuan dan Perilaku Orang Tua Dalam Pemeliharaan Kesehatan Gigi. Prosiding Seminar Kesehatan Masyarakat, 1(10), 1–10. https://doi.org/10.26714/pskm.v1iOktober.232
  5. Maksum, A. (2023). Filsafat Ilmu Sosial. Universitas Brawijaya Press. https://doi.org/10.11594/ubpress9786232967748
  6. Pitaloka, C. P., Zaelani, A., Qurniyawati, E., Marselinus, K., Masyfufah A.S., L., Oktafiani, D., Drastyana, S. F., Kana, Y. N. R., Ummah, K., Dewi, A. K., Simamora, E., & Fathiyyah, N. (2024). Dasar Epidemiologi. PT Sada Kurnia Pustaka.
  7. Pitasari, P. D. (2025). Pengaruh Kariogenitas Makanan Terhadap Tingkat Keparahan Early Childhood Caries Pada Anak Usia 3-5 Tahun (Kajian di Desa Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan) [Tesis, Universitas Gadjah Mada]. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/252535
  8. Putra, R. S. P., Susilowati, T., Wael, S., Katimenta, K. Y., Sorongan, R. M., Berikang, R. A., Lambanaung, S. H., Zulkarnain, M., & Rompis, O. (2025). Metode Penelitian Kesehatan. CV. Mega Press Nusantara.
  9. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018.
  10. Sovira, G. D. J., Putri, W. L., & Kasuma, N. (2024). Edukasi Manfaat Nutrisi bagi Tumbuh Kembang Gigi dan Mulut Anak Usia Pra Sekolah pada Murid TK Adzkia III Kota Padang. Buletin Ilmiah Nagari Membangung, 7(1), 31–39. https://doi.org/10.25077/bina.v7i1.515
  11. Survei Kesehatan Indonesia (SKI). (2023). Hasil Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023.
  12. Susanti, K. E. (2025). Hubungan Peran Orangtua Dalam Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Kejadian Karies Gigi Anak. Media Husada Journal of Nursing Science, 6(2), 79–86.
  13. Susilawati, E., Praptiwi, Y. H., Chaerudin, D. R., & Mulyanti, S. (2023). Hubungan Kejadian Karies Gigi dengan Kualitas Hidup Anak. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 15(2), 476–485. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v15i2.2408
  14. Suzana, A., Gustina, E., & Rahutami, S. (2024). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Karies Gigi pada Anak Sekolah di SD Islamiyah Kecamatan Sekayu Tahun 2024. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 13(2), 417–426. https://doi.org/10.36565/jab.v13i2.872
  15. Wahidia, N., Hastuti, A. P., & Ristanto, R. (2026). Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Prasekolah Di KB-TK Islam Terpadu Mutiara Hati. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 6(1), 347–355. https://doi.org/10.59894/jpkk.v6i1.1205

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1-10 of 187

You may also start an advanced similarity search for this article.