HUBUNGAN PENGETAHUAN, PENDAPATAN DAN JENIS MAKANAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 9-12 TAHUN DI SD NEGERI BATUTAMBUNG, KELURAHAN PAI, KECAMATAN BIRINGKANAYA, KOTA MAKASSAR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, pendapatan orang tua, dan jenis makanan dengan status gizi anak usia 9–12 tahun di SD Negeri Batutambung, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 113 siswa, dengan sampel sebanyak 54 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling berdasarkan rumus Slovin. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu, pendapatan orang tua, dan jenis makanan, sedangkan status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, lalu disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p = 0,669), pendapatan orang tua (p = 0,675), dan jenis makanan (p = 0,078) dengan status gizi anak usia 9–12 tahun berdasarkan hasil uji statistik dengan α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan ibu, pendapatan orang tua, dan jenis makanan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi anak usia 9–12 tahun di SD Negeri Batutambung, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Disarankan kepada orang tua agar tetap memperhatikan pemenuhan gizi anak melalui pemberian makanan bergizi seimbang, menerapkan pola makan yang sehat, serta memantau pertumbuhan anak secara berkala. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain yang berhubungan dengan status gizi anak.Keywords
pengetahuan ibu, pendapatan orang tua, jenis makanan, status gizi anak
References
- Ainun, N. R., Mannyullei, S., & Amqam, H. (2021). Hasanuddin Journal of Public Health. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(1), 99–114.
- Andriani, D., & Pawenang, E. tunggal. (2023). Higeia Journal Of Public Health Research And Development Kejadian Diare pada Balita di Desa Sedo (Desa yang Mendapat Bantuan Pamsimas). 7(1), 154–163. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia
- Apriadi Siregar, P., Agus Tantri, D., Mawarni, D., Al Hafizh Marpaung, F., & Nafsiah Purba, H. (2023). Epidemiologi Penyakit Diare. JK: Jurnal Kesehatan, 1(1), 36–42.
- Dan, E., Mencuci, K., Dengan, T., Apriyanti, R., Lestari, I. P., & Nurvinanda, R. (2025). Di Wilayah Kerja Puskesmas Bakam Tahun 2024. 6(November), 2630–2638.
- Darmawan, D. F., Narwati, N., Rachmaniyah, R., & Pramudita, J. J. (2023). Pengaruh sanitasi dasar rumah terhadap kejadian diare pada balita: Studi kasus di Puskesmas Sememi Surabaya Tahun 2023. Jurnal Higiene Sanitasi, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.36568/hisan.v4i1.82
- Dewitasari, N. P. (2025). Persebaran Kasus Diare Pada Balita Berdasarkan Status Gizi Buruk, Stbm Dan Kepadatan Penduduk Di Jawa Timur Tahun 2021, 2022 Dan 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 708–717. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.40237
- Febriyanti, D., & Triredjeki, H. (2021). Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Diare Akut Dehidrasi Sedang. Jurnal Perawat, 6(1), 42–45.
- Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.
- Hamzah, S. R., Hamzah, B., Gobel, A., & Gaib, I. (2025). Bungko Kota Kotamobagu Diarrhea Prevention Education for Toddlers in Bungko Village , Kotamobagu City. 2, 39–46.
- Hani, Y., Rok hayati, E., & Putra, D. A. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang diare dengan kejadian diare pada balita di wilayah Kecamatan Jebres Surakarta. Plexus Medical Journal, 1(6). https://doi.org/10.20961/plexus.v1i6.512
- Hendriani, D. P., & Ernawati. (2023). Tingkat pengetahuan ibu kejadian diare pada balita. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4, 6511–6515.
- Herawati, H., Anwar, A., & Setyowati, D. L. (2020). Hubungan Sarana Sanitasi, Perilaku Penghuni, dan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) oleh Ibu dengan Kejadian Pendek (Stunting) pada Batita Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru, Samarinda. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 19(1), 7. https://doi.org/10.14710/jkli.19.1.7-15
- Hidayah, N., & Wijayanti, Y. (2023). Hubungan kondisi sanitasi rumah dan praktik saniter dengan kejadian diare. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 4(1), 15–23. https://doi.org/10.15294/jppkmi.v4i1.71363
- Joniyan Syahputra, Y., Priyo Hastono, S., & Author, C. (2025). Determinan Kejadian Diare Pada Balita di Jawa Barat (Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia 2023). Jusindo, 7(2), 1403–1414.
- Katarina Ratnawati, Christina Ririn Widianti, & Deni Lusiana. (2024). the Relationship Between the Level of Parental Knowledge and the Incidence of Diarrhea in Children Under Five Years of Age in Hospital Inpatient Rooms. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja, 9(2), 238–247. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v9i2.383
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. https://promkes.kemkes.go.id
- Kesumawardani, N. U., Wirakesuma, T., & Yudastoro, F. D. (2025). Hubungan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Buntung Kota Batam. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 5(1), 454–460.
- Kurniawan, Y. S., Priyangga, K. T. A., Krisbiantoro, P. A., & Imawan, A. C. (2021). Open access Open access. Journal of Multidiciplinary Applied Natural Science, 1(1), 1–12.
- Mela Falita, C., Zakaria, R., & Zahara, M. (2023). Hubungan Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Penyakit Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara Tahun 2023. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 9(2), 2615–109.
- Muttaqin, A. (2025). Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Kelurahan Angke Kecamatan Tambora Kota Administrasi Jakarta Barat Tahun 2024. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 9(1), 104–116. https://doi.org/10.52643/jukmas.v9i1.6114