HUBUNGAN POLA KONSUMSI MINUMAN MANIS DAN PERILAKU SEDENTARI DENGAN STATUS GIZI SISWA SMA NUSANTARA BANDUNG
Abstract
Status gizi merupakan keadaan tubuh yang dihasilkan dari keseimbangan antara asupan zat gizi dengan kebutuhan tubuh, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk pola konsumsi minuman manis dan perilaku sedentari, khususnya seiring perubahan gaya hidup siswa saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi minuman manis dan perilaku sedentari dengan status gizi siswa di SMA Nusantara Bandung. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 51 siswa kelas X dan XI sebagai sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan Sedentary Behavior Questionnaire (SBQ). Hasil univariat menunjukkan bahwa 82,4% memiliki asupan gula harian tinggi, 52,9% memiliki frekuensi konsumsi minuman manis yang sering, 58,8% memiliki jenis gula dominan glukosa, 74,5% memiliki perilaku sedentari tinggi dan 76,5% memiliki status gizi normal. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara total asupan gula harian (p=1,000), jenis gula dominan (p=0,315), maupun frekuensi konsumsi minuman manis (p=1,000) dengan status gizi. Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku sedentari dengan status gizi (p=0,023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sedentari berhubungan dengan status gizi, sedangkan total asupan gula harian, jenis gula dominan, dan frekuensi konsumsi minuman manis tidak berhubungan dengan status gizi. Perilaku sedentari yang tinggi perlu mendapat perhatian melalui upaya peningkatan aktivitas fisik dan edukasi pola makan seimbang bagi siswa untuk mendukung status gizi yang optimal.Keywords
Minuman manis, Perilaku Sedentari, Status Gizi, Remaja, Siswa SMA
References
- Faradilla, C. S., & Maulina, N. (2022). HUBUNGAN PERILAKU SEDENTARY LIFESTYLE DENGAN STATUS GIZI REMAJA PASCA PANDEMI COVID -19 PADA SISWA MAN LHOKSEUMAWE pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020 mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSB. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 1(3), 1–10. https://doi.org/10.29103/jkkmn.vli3.8256
- Febriyanti, E., Lufiana, F., & Nasution, H. N. (2023). “ Calorie and Sugar-Sweetened Beverages Awareness ” pada Anak Sekolah Sebagai Upaya Pencegahan Obesitas dan Non-Communicable Disease. Jurnal Solma, 12(3), 1203–1210. https://doi.org/https://doi.org/10.22236/solma.v12i3.12734
- Haeruman, W., Kurniawan, A. R., & Nursasih, I. D. (2026). Hubungan Sedentary Behavior Dengan Index Massa Tubuh Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Galuh. Jurnal Keolahragaan, 12(April), 105–113. https://doi.org/10.25157/jkor.v12i1.20345
- Henson, J., Craemer, M. De, & Yates, T. (2023). Sedentary behaviour and disease risk. BMC Pubic Health, 23–25. https://doi.org/https://doi.org/10.1186/s12889-023-16867-2
- Lara-castor, L., Micha, R., Cudhea, F., Miller, V., Shi, P., Zhang, J., Sharib, J. R., Erndt-marino, J., Cash, S. B., & Barquera, S. (2024). Intake of sugar sweetened beverages among children and adolescents in 185 countries between 1990 and 2018 : population based study. https://doi.org/10.1136/bmj-2024-079234
- Laulaulinnuha, D., Sartika, R. S., & Amaliah, L. (2024). Hubungan Konsumsi Minuman Manis dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Lebih Siswa SMP Negeri 13 Kota Serang. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 5(1), 157–163. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.62870/jgkp.v5i1.25661
- Mahmud Aditya Rifqi, Septa Indra Puspikawati, Wizara Salisa, N. U. Z. (2025). Konsumsi Minuman Manis dan Perilaku Sedentari Mendorong Tren Kegemukan : Studi pada Remaja Perkotaan dan Pedesaan di Jawa Timur , Indonesia Sweet Sweetened Beverages Intake and Sedentary Behavior Drive Overweight Trends : A Study of Urban and Rural Adoles. Amerta Nutrition, 9(1), 34–44. https://doi.org/10.20473/amnt.v9i1.2025.34-44
- Melly, F., Therianto, C., Musa, E. C., Lanra, F., Gerarld, F., Masyarakat, F. K., Ratulangi, U. S., Melly, F., & Therianto, C. (2026). Hubungan antara perilaku sedentari dengan status gizi pada pelajar. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(12), 4017–4025. https://doi.org/https://doi.org/10.33024/hjk.v19i12.2052
- Nasution, H. N., Febriyanti, E., & Suryani, D. (2022). Relationship between Frequency of Sugar Sweetened-Beverages ( SSB ) Consumption and Prediabetes : Aim For Screening Prediabetes Among Medical Students. Buletin Farmatera, 7(1), 51–57.
- Nur Laily Rahmawati, Sajiman, S. M. (2024). Hubungan Pola Konsumsi , Minuman Berpemanis , dan Sedentary Lifestyle dengan Kejadian Gizi Lebih pada Anak Sekolah. JURNAL RISET PANGAN DAN GIZINur Laily Rahmawati, Sajiman, S. M. (2024). Hubungan Pola Konsumsi , Minuman Berpemanis , dan Sedentary Lifestyle dengan Kejadian Gizi Lebih pada Anak Sekolah. JURNAL RISET PANGAN DAN GIZI, 6(1)., 6(1). https://doi.org/10.31964/jr-panzi.v6i1.174
- Permenkes. (2020). STANDAR ANTROPOMETRI ANAK DENGAN . 3, 1–78.
- Rahayu, H. K., Gz, S., Hindarta, N. A., Gz, S., Gz, M., Wijaya, D. P., Kom, S., Kom, M., Cahyaningrum, H., & Kurniawan, M. E. T. (2023). Gizi dan Kesehatan Remaja. Zahira Media Publisher.
- Rizky, P. A., & Krianto, T. (2025). Perbedaan Pola Konsumsi Dan Status Gizi Remaja Di Wilayah Perkotaan Dan Pedesaan Di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 338–352. https://doi.org/10.31596/jkm.v13i3.2939
- Rosenberg DE, Norman GJ, Wagner N, Patrick K, Calfas KJ, S. J. (2010). Sedentary Behavior Questionnaire. 7–10. https://doi.org/https://doi.org/10.1123/jpah.7.6.697
- World Health Organization. (2024). Malnutrition. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition