Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

GAMBARAN KUALITAS MAKANAN DAN KEPUASAN SISWA PADA PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DI SMP IT INSAN CENDEKIA KOTA MAKASSAR

Abstract

program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah Indonesia yang bertujuan meningkatkan status gizi, kesehatan, dan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik. Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kecukupan zat gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas makanan yang disajikan serta kepuasan siswa sebagai penerima manfaat. Kualitas makanan dalam penelitian ini meliputi karakteristik fisik makanan, keamanan pangan dan penyajian makanan, serta karakteristik sensorik yang terdiri atas cita rasa, aroma, dan tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas makanan dan kepuasan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP IT Insan Cendekia Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis di SMP IT Insan Cendekia Kota Makassar. Sampel berjumlah 49 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat dengan menyajikan distribusi frekuensi, persentase, nilai minimum, maksimum, rata-rata (mean), dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas makanan pada dimensi karakteristik fisik makanan sebagian besar berada pada kategori cukup yaitu 29 responden (59,2%). Pada dimensi keamanan pangan dan penyajian makanan, sebagian besar responden juga berada pada kategori cukup yaitu 26 responden (53,1%). Sementara itu, dimensi karakteristik sensorik sebagian besar berada pada kategori cukup yaitu 31 responden (63,3%). Tingkat kepuasan siswa terhadap Program Makan Bergizi Gratis sebagian besar juga berada pada kategori cukup yaitu 30 responden (61,2%). Kualitas makanan dan kepuasan siswa terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP IT Insan Cendekia Kota Makassar secara umum berada pada kategori cukup. Aspek yang masih memerlukan perhatian adalah karakteristik sensorik, terutama aroma makanan, variasi menu, dan penyajian makanan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan perbaikan secara berkala terhadap kualitas makanan agar kepuasan siswa terhadap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus meningkat.

Keywords

Program Makan Bergizi Gratis, kualitas makanan, kepuasan siswa, keamanan pangan, karakteristik sensorik

PDF

References

  1. Akiyama, T., Tomokawa, S., Kigawa, M., Shibuya, F., Hitachi, M., Teshima, Y., Shimabukuro, L., Hato, T., Inoue, A., Kurishima, A., Mochimaru, E., & Murata, J. (2025). Trends in national-level school feeding policy objectives worldwide: Japan and multiple countries, 1–8.
  2. Almatsier, S. (2019). Prinsip Dasar Ilmu Gizi.
  3. Amni, D., & Reni, D. (2024). Analysis of the effectiveness of food safety of school snacks program in changing knowledge, attitude, and behavior of school children in Southeast Sulawesi. EC, 4(2), 145–157.
  4. Basuki, R. M., Muharrom, N. W., & Kusuma, N. A. (2026). Implementasi program makan bergizi gratis: Evaluasi pelaksanaan dan tantangan operasional, 1413 1423.
  5. Badan Gizi Nasional. (2024). Pedoman Teknis Program Makan Bergizi Gratis.
  6. Badan Gizi Nasional (2025); Kemenkes RI (2019) AKG
  7. Dwi, N., Moridu, F., & Novarina, V. (2025). Tinjauan kualitas dan kesesuaian gizi program makan bergizi gratis (MBG) pada anak sekolah dasar di Kota Gorontalo. Quality and Nutritional Adequacy Review of the Free School Meal Program (MBG) for Elementary School Children in Gorontalo City, 17(3), 315–325.
  8. FAO. (2026). Food and Agriculture Organization of the United Nations. FAO. https://www.fao.org/school-food/en/
  9. Government of Indonesia. (2017). Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2017 tentang Kebijakan Strategi Pangan dan Gizi. Rencana Umum Energi Nasional, 73, 1–6
  10. Hardinsyah & Supariasa (2019). Ilmu Gizi Teori dan Aplikasi.
  11. Ika Ratna Palupi, R. (n.d.). Penyelenggaraan makanan sekolah. Scribd. https://www.scribd.com/document/485432257/PENYELENGGARAAN MAKANAN - SEKOLAH
  12. Kemenkes RI (2020). Pedoman Gizi Seimbang.
  13. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.(2023). Pedoman Higiene Sanitasi Pangan.
  14. Kotler, P., & Keller, K. L. (2016).Marketing Management (15th ed.) Pearson.
  15. Mainje, M., Harvey, J. J. W., Phiri, H., Gama, A. P., Phiri, A., Chizimba, R., Wamey, B., Gallagher, P., Rutto, E., Leslie, J. F., & Mikkelsen, B. E. (2024). Long-term sustainability of African school feeding programs: A review. Frontiers in Sustainable https://doi.org/10.3389/fsufs.2024.1424354
  16. Matela, H., Yadav, S. S., & Menon, K. (2024). Robust implementation of school food policy is needed to improve nutritional outcomes of children in European and Western Pacific countries: A review. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0899900724000236
  17. Maulia, S. P. (2025). Dampak kasus keracunan dalam program makan bergizi gratis terhadap kesehatan dan kualitas pembelajaran siswa, 9(6),
  18. Mideksa, S., Getachew, T., Bogale, F., Woldie, E., Ararso, D., Samuel, A., Girma, M., Tessema, M., & Hadis, M. (2024). School feeding in Ethiopia: A scoping review. BMC Public Health, 1–13. https://doi.org/10.1186/s12889-023 17613-4
  19. Sugiharto, M., Rahma, R. A., Hadithya, R., & Rahmani, H. F. (2025). Delivering impact beyond the plate: Service quality, information, and government trust in school feeding perception. Jurnal Mantik, 9(2)
  20. Suryoadji, K. A., Ali, N., Setyawan, D. A., Faruqi, M., Marcio, A., Rompies, E., Garnette, K. A., A, I. Q., & Nur, E. (2025). Hubungan antara pemberian makanan bergizi dan keamanan pangan: Tinjauan literatur, 5(1), 37–57.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

51-60 of 358

You may also start an advanced similarity search for this article.