Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGARUH PENDAMPING KADER POSKESTREN KEPADA REMAJA SASARAN PROGRAM ANEMIA TERHADAP PEMENUHAN GIZI SESUAI ISI PIRINGKU DI PONDOK PUTRI HAFSHAWATY

Abstract

Anemia pada kelompok remaja perempuan masih tergolong sebagai isu kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di kawasan pesantren putri yang umumnya menghadapi keterbatasan keragaman konsumsi pangan serta rendahnya pemahaman mengenai gizi. Ketidaksesuaian pola makan dengan prinsip gizi seimbang, termasuk penerapan pedoman Isi Piringku, berpotensi meningkatkan kejadian anemia pada remaja. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh keterlibatan kader Poskestren dalam mendampingi remaja putri terhadap kecukupan asupan gizi berdasarkan konsep Isi Piringku pada peserta program pencegahan anemia di Pondok Putri Hafshawaty. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan kuasi-eksperimental menggunakan kelompok pembanding tanpa pengukuran awal (post-test only control group). Jumlah responden sebanyak 60 remaja usia 17–21 tahun yang direkrut melalui teknik total sampling dan dikelompokkan ke dalam kelompok perlakuan serta kelompok pembanding. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen observasi untuk menilai kesesuaian pemenuhan gizi berdasarkan Isi Piringku, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden yang mendapatkan pendampingan kader Poskestren memenuhi porsi gizi sesuai Isi Piringku, sedangkan sebagian besar responden pada kelompok kontrol belum memenuhi porsi gizi yang dianjurkan. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pendampingan kader Poskestren dan pemenuhan gizi (p-value = 0,000). Pendampingan kader Poskestren berpengaruh signifikan terhadap pemenuhan gizi sesuai Isi Piringku dan berpotensi menjadi strategi efektif dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri di pondok pesantren.

Keywords

remaja putri, anemia, Isi Piringku, pendampingan kader Poskestren

PDF

References

  1. Agung, A. A. P., & Yuesti, A. (2019). Metode penelitian bisnis kuantitatif dan kualitatif. Denpasar: CV. Noah Aletheia.
  2. Amalia, N., & Meikawati, W. (2024). Factors associated with the incidence of anemia in adolescent girls. Jurnal Kesehatan, 4(2), 129–141.
  3. Astuti, R. E. (2023). Faktor-faktor penyebab anemia pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 550–561.
  4. Aulya, Y., et al. (2022). Analisis anemia pada remaja putri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1377–1386.
  5. Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. (2022). Profil kesehatan Kabupaten Probolinggo tahun 2022. Probolinggo: Dinkes Kabupaten Probolinggo.
  6. Handayani, S., & Milie, P. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan melalui WhatsApp group terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam deteksi dini preeklampsia. Jurnal Kebidanan, 12(2), 217. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v12i02.394
  7. Hastuti, D. (2022). Upaya pencegahan anemia pada remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6, 1515–1518.
  8. Irianto, I. D. (2023). Pengetahuan remaja tentang pencegahan anemia dengan Isi Piringku. Jurnal Gizi, 3, 6044–6050.
  9. Isnawan, M. G. (2020). Kuasi-eksperimen. Yogyakarta: Deepublish.
  10. Julaeeha. (2020). Upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Jurnal Kesehatan, 2(2), 2018–2021.
  11. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan dan Pembinaan Pos Kesehatan Pesantren. Jakarta: Kemenkes RI.
  12. Laili, A. N. (2022). Langkah CERIA “Cegah Remaja dari Anemia” dengan buku saku Isi Piringku. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(2), 129–136. https://doi.org/10.51169/ideguru.v8i2.470
  13. Panyuluh, D. C., et al. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penyebab anemia pada santriwati pondok pesantren. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2).
  14. Primantika, D. A., & Noorratri, E. D. (2023). Gambaran pengetahuan remaja putri tentang konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia. Indonesian Journal of Public Health, 1(2), 1–6.
  15. Rahmawati, & Mufajar. (2022). Desain quasi experimental dalam penelitian kesehatan. Jurnal Metodologi Penelitian, 5(1).
  16. Simbolon, D., et al. (2023). Kepatuhan konsumsi tablet Fe dan pencegahan anemia pada remaja putri di Indonesia: Meta-analisis. Nutri-Sains: Jurnal Gizi Pangan dan Aplikasinya, 7(2), 85–98. https://doi.org/10.21580/ns.2023.7.2.11325
  17. Sugiyono. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  18. Suketi, & Tufani, G. (2020). Metodologi penelitian. Depok: PT Raja Grafindo Persada.
  19. Triana, A. (2024). Prevalensi anemia pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan, 2(3), 617–626.
  20. Wari Nurjanah, F. (2023). Edukasi penanggulangan anemia pada remaja putri. Jurnal Budimas, 5(2), 1–6.

Similar Articles

1-10 of 242

You may also start an advanced similarity search for this article.