Articles
Green Sukuk Sebagai Instrumen Pembiayaan Perubahan Iklim Di Indonesia Dalam Perspektif Ekonomi Islam
Published 2026-10-15
Keywords
- sukuk hijau,
- pembiayaan iklim,
- ekonomi Islam,
- maqashid syariah,
- Indonesia
How to Cite
Green Sukuk Sebagai Instrumen Pembiayaan Perubahan Iklim Di Indonesia Dalam Perspektif Ekonomi Islam. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/5307
Abstract
Perubahan iklim memerlukan dana yang cukup besar, namun anggaran pemerintah serta bantuan dari luar negeri terbatas. Green sukuk adalah instrumen keuangan berdasarkan syariah yang digunakan untuk mengarahkan dana ke proyek-proyek yang ramah lingkungan. Penelitian ini meninjau green sukuk sebagai alat pendanaan untuk perubahan iklim di Indonesia dari sudut pandang ekonomi Islam. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka kualitatif, temuan penelitian menunjukkan bahwa green sukuk sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan tujuan-tujuan syariah, terutama dalam aspek perlindungan perdagangan. Data resmi menunjukkan bahwa alokasi dana secara kumulatif hingga tahun 2024 terbesar dialokasikan untuk pengelolaan air dan limbah air sebesar 43,25%, ketahanan iklim sebesar 25,96%, serta transportasi berkelanjutan sebesar 21,61%, sedangkan alokasi untuk energi terbarukan hanya mencapai 3,59%. Hal ini menunjukkan bahwa green sukuk di Indonesia lebih berperan sebagai alat adaptasi dibandingkan sebagai alat mitigasi. Tantangan yang dihadapi mencakup tingkat literasi investor yang masih rendah, kebutuhan akan standarisasi yang lebih ketat, proses pelaporan dampak yang belum merata, risiko terjadinya greenwashing, serta fragmentasi dalam struktur kelembagaan. Penelitian ini menyarankan peningkatan aturan, pendidikan, serta laporan dampak yang dicek oleh pihak yang independen.References
- Akbar, M. A., & Arramidly, M. M. (2026). GREEN SUKUK DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH SEBAGAI INSTRUMEN KEUANGAN BERKELANJUTAN. CANGKAL: JURNAL ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA, 2(1), 324–331.
- Alvyra, A. D., Panggiarti, E. K., Iswanaji, C., Tidar, U., Utara, M., & Tengah, J. (2026). ANALISIS EFEKTIVITAS GREEN SUKUK DALAM IMPLEMENTASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DI INDONESIA: ANTARA OPTIMALISASI PEMBIAYAAN HIJAU DAN POTENSI GREENWASHING DALAM KEUANGAN SYARIAH MODERN. JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA), 4(6). https://doi.org/10.62281
- Apridianty, R. A., Wahyu, G., Nugroho, A., Mudhawamah, T., Asyary, H., & Hidayati, A. N. (2026). MEMBANGUN EKONOMI INKLUSIF MELALUI GREEN ISLAMIC FINANCE: PELUANG, TANTANGAN DAN REKOMENDASI. AN NAJAH: Journal Pendidikan Islam Dan Sosial Agama, 05(01), 3–12.
- Dhamayanti, A., & Sarpini. (2025). Green Sukuk sebagai Instrumen Pembiayaan Infrastruktur Berkelanjutan: Analisis Mekanisme dan Dampak Lingkungan Global. Islamic Economics and Finance Journal, 4(1), 23–32. http://journal.scimadly.com/index.php/ief
- Fadillah, H. M. (2026). GREEN SUKUK SEBAGAI INOVASI PEMBIAYAAN SYARIAH DALAM MENDUKUNG EKONOMI BERKELANJUTAN. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen (JIEM), 4(2), 142–153. https://doi.org/10.61722/jiem.v4i2.8643
- Grahesti, A., Fahma, D., & Pramuningtyas, E. (2022). Green Sukuk: Investasi Hijau Berbasis Syariah dalam Mewujudkan Ketahanan Terhadap Perubahan Iklim di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(03), 3374–3382. http://dx.doi.org/10.29040/jiei.v8i3.6443
- Ihsan, M. (2025). Efektivitas green sukuk sebagai instrumen keuangan syariah dalam mitigasi perubahan iklim. Journal of Islamic Finance and Syariah Banking, 3(1), 10–25. https://doi.org/10.63321/jifsb.v3i1.116
- Kementerian Keuangan Indonesia. (2025). Green Sukuk Allocation and Impact Report. Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Dan Risiko. https://djppr.kemenkeu.go.id/laporankinerja
- Kian, L. (2025). Green Finance: Konsep, Teori, dan Implikasi bagi Pembangunan Berkelanjutan Green Finance: Concepts, Theories, and Implications for Sustainable Development. Sociale: Journal of Social and Political Sciences, 1(2).
- Lahuri, B. S., & Rizki, M. M. (2025). KONTRIBUSI GREEN SUKUK DALAM PEMBIAYAAN BERKELANJUTAN. NATUJA: Jurnal Ekonomi Syariah, 4(137).
- Muallimah, S. (2025). Menyelaraskan Keuangan Hijau dengan Maqasid al-Syari'ah: Paradigma Islam untuk Pembangunan Berkelanjutan. Sanaamul Quran: Jurnal Wawasan Keislaman, 6(2). https://doi.org/10.62096/sq.v6i2.229
- Putra, A. T., Hiljannah, Z. Z., Desfiansyah, F., & Sarjono, O. R. (2023). The Role of Green Sukuk for Sustainable National Development Peran Green Sukuk terhadap Pembangunan Nasional yang Berkelanjutan. Jurnal Ekonomi Syariah, 8(2), 149–157. https://doi.org/10.37058/jes.v8i2.7577
- Rohmah, W. (2026). Green Sukuk untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Perlindungan Kehidupan: Analisis Komparatif Regulasi Dalam Perspektif Hifzh An-Nafs. Al-Mizan, 10(1), 34–60.
- Sa’idah, A., Agustina, B., & Anggraeni, N. L. (2026). Implementasi Green Sukuk Untuk Pembiayaan Energi Terbarukan. Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah Dan Studi Islam Prodi, 4(1), 56–66.
- Santoso, D., Suroso, A., Setiawan, B., Pradono, P., Sitta, Z., & Hastari, M. (2022). Revisiting the role of international climate finance (ICF) towards achieving the nationally determined contribution (NDC) target: A case study of the Indonesian energy sector. Environmental Science and Policy, 131, 188–195.
- Situmorang, I. H., Carnila, C., Sitepu, B., Nasution, A. H., Adibara, Z. C., & Balqis, S. (2026). Akuntabilitas Dan Pengungkapan Pelaporan Keuangan Green Sukuk: Pendekatan Akuntansi Lingkungan Berbasis Syariah. Hasina: Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Syariah, 3(2).
- Sucipto, E. S., Hermawan, R., Haryono, B., & Hanafi, I. (2026). Indonesia's Climate Finance Governance: Policy Paradox, Fiscal Symbolism, and Fragmentation. INTERNATIONAL JOURNAL of SPECIAL EDUCATION, 41, 355–382.
- Syafitri, H. (n.d.). Analisis Fiqh Ekonomi Dalam Penerapan Green Sukuk Sebagai Bentuk SDGs. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 11(06), 240–252.
- Ulang, Amanda, Ilmi, S., Arsyad, K., & Kamil, A. M. (2026). Sukuk Hijau (Green Sukuk) sebagai Instrumen Pembiayaan Berkelanjutan di Indonesia. INOMATEC: Jurnal Inovasi Dan Kajian Multidisipliner Kontemporer, 01(03), 397–408.