Vol. 25 No. 8 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

Kepatuhan Prinsip Syariah pada Instrumen Green Sukuk Indonesia: Analisis Maqāṣid al-Syarī'ah dalam Kerangka Pembiayaan Berkelanjutan

M Rahul Firmansyah
Fakultas Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang
Anas Baharudin Wahid
Fakultas Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang
Ragil Satrio Baskoro
Program Studi Manajemen, Universitas Brawijaya, Malang

Published 2026-07-21

Keywords

  • Green Sukuk,
  • maqāṣid al-syarī'ah,
  • investasi syariah,
  • keuangan berkelanjutan,
  • pasar modal syariah

How to Cite

Kepatuhan Prinsip Syariah pada Instrumen Green Sukuk Indonesia: Analisis Maqāṣid al-Syarī’ah dalam Kerangka Pembiayaan Berkelanjutan. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/abc1qp15

Abstract

Indonesia merupakan negara pertama di dunia yang menerbitkan Sovereign Green Sukuk pada tahun 2018, menjadikannya rujukan global dalam integrasi keuangan syariah dan pembiayaan berkelanjutan. Namun demikian, kajian akademik yang secara sistematis menilai kepatuhan prinsip syariah pada instrumen ini melalui kerangka maqāṣid al-syarī'ah secara utuh masih terbatas, dan sebagian besar penelitian terdahulu lebih menyoroti dimensi makroekonomi serta kontribusinya terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) tanpa membedah struktur akad dan mekanisme kepatuhannya secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian struktur akad Green Sukuk Indonesia dengan prinsip fikih muamalah, mengevaluasi keselarasannya dengan lima pilar maqāṣid al-syarī'ah (al-kulliyyāt al-khamsah), serta mengkaji kerangka regulasi yang mengatur penerbitannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), berdasarkan 22 referensi jurnal ilmiah nasional dan internasional terindeks DOI (2016–2026), fatwa DSN-MUI, serta dokumen resmi Kementerian Keuangan RI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Sukuk Indonesia secara struktural menggunakan akad ijarah asset to be leased atau wakalah yang sejalan dengan Fatwa DSN-MUI No. 137/DSN-MUI/X/2020 tentang Sukuk, serta secara substansi memenuhi lima pilar maqāṣid al-syarī'ah, meskipun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan proyek hijau yang bankable, risiko greenwashing, dan minimnya standar pelaporan dampak yang seragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kerangka regulasi, transparansi pelaporan dampak, dan sinkronisasi antara standar syariah nasional dan internasional (AAOIFI) menjadi kunci keberlanjutan instrumen ini ke depan.

References

  1. Aassouli, D., Asutay, M., Mohieldin, M., & Nwokike, T. C. (2018). Green sukuk, energy poverty, and climate change: A roadmap for Sub-Saharan Africa (World Bank Policy Research Working Paper). https://doi.org/10.1596/1813-9450-8680
  2. Abdullah, M. S., & Keshminder, J. S. (2022). What drives green sukuk? A leader's perspective. Journal of Sustainable Finance & Investment, 12(3), 985–1005. https://doi.org/10.1080/20430795.2020.1821339
  3. Akbar, N., Suryomurti, W., & Kassim, S. (2024). Investment behaviour in retail green sukuk: Case of Indonesia. Dalam AI in Business: Opportunities and Limitations (Vol. 1, hlm. 437–448). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-031-48479-7_37
  4. Araminta, D. V., Qudziyah, Q., & Timur, Y. P. (2022). The role of green sukuk in realizing the sustainable development goals 2030 agenda. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (Journal of Islamic Economics and Business), 8(2), 251–266. https://doi.org/10.20473/jebis.v8i2.37531
  5. Cantika, V. P., Pinasti, U. S., & Pusparini, M. D. (2022). Pengaruh literasi keuangan dan supporting environmental protection pada Generasi Z terhadap minat investasi green sukuk untuk mewujudkan Indonesia ramah lingkungan. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 4(2), 1138–1155. https://doi.org/10.20885/tullab.vol4.iss2.art9
  6. Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
  7. Filonchyk, M., Peterson, M. P., Zhang, L., Hurynovich, V., & He, Y. (2024). Greenhouse gases emissions and global climate change: Examining the influence of CO2, CH4, and N2O. Science of The Total Environment, 935, Article 173359. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2024.173359
  8. Fitrah, R., & Soemitra, A. (2022). Green sukuk for sustainable development goals in Indonesia: A literature study. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.4591
  9. Grahesti, A., Nafi'ah, D. F., & Pramuningtyas, E. (2022). Green sukuk: Investasi hijau berbasis syariah dalam mewujudkan ketahanan terhadap perubahan iklim di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(3), 3374–3382. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i3.6443
  10. Halkos, G., & Gkampoura, E. C. (2021). Where do we stand on the 17 Sustainable Development Goals? An overview on progress. Economic Analysis and Policy, 70, 94–122. https://doi.org/10.1016/j.eap.2021.02.001
  11. Hasan, R., Velayutham, S., & Khan, A. F. (2022). Socially responsible investment (SRI) sukuk as a financing alternative for post COVID-19 development project. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 15(2), 425–440. https://doi.org/10.1108/IMEFM-07-2020-0379
  12. Jalili, I., Sitorus, I. R., Julir, N., Shulthoni, M., Ulfa, F., & Solihu, A. K. H. (2025). Role of qawā'id fiqhiyyah in promoting green investment within Islamic economics: Theoretical and practical frameworks. Journal of Islamic Thought and Civilization, 15(1), 202–223. https://doi.org/10.32350/jitc.151.12
  13. Khalilurrahman, & Mubarrak, H. (2022). Retail green sukuk in Indonesia: Toward a maqashid approach. Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 11(1), 208–230. https://doi.org/10.22373/share.v11i1.12460
  14. Liu, F. H. M., & Lai, K. P. Y. (2021). Ecologies of green finance: Green sukuk and development of green Islamic finance in Malaysia. Environment and Planning A, 53(8), 1896–1914. https://doi.org/10.1177/0308518X211038349
  15. Ma'rifah Engget, N., Jaya, N. A., Erdiansah, A., Asrial, & Zahara, A. E. (2024). Analisis sukuk pada keuangan syariah di Indonesia: Systematic literature review. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(4), 5256–5269. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i4.1092
  16. Mohamad, N. E. A., Saad, N. M., & Mohamed, Z. bin. (2023). An overview of sustainable and responsible investment sukuk for social impact financing. European Proceedings of Finance and Economics, 327–341. https://doi.org/10.15405/epfe.23081.29
  17. Pujiantoro, A. S. G., Dindalila, D., & Fakhruddin, N. (2021). Narrative review: Peluang dan tantangan green sukuk di Indonesia. Diponegoro Journal of Islamic Economics and Business, 1(4), 208–219. https://doi.org/10.14710/djieb.20242
  18. Rohmah, N., Rohim, A., & Herianingrum, S. (2020). Sovereign green sukuk Indonesia dalam tinjauan maqashid shariah. Jurnal Penelitian IPTEKS, 5(2), 259–269. https://doi.org/10.32528/ipteks.v5i2.3666
  19. Siswantoro, D., & Surya, H. V. (2021). Indonesian green sukuk (Islamic bond) of climate change: A revisited analysis. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 716(1), Article 012044. https://doi.org/10.1088/1755-1315/716/1/012044
  20. Supriyadi, A. P., Fidhayanti, D., Ramadhita, R., & Noh, M. S. bin M. (2023). Green sukuk in Indonesia: Unraveling legal frameworks for sustainable Islamic bonds. El-Mashlahah, 13(2), 151–180. https://doi.org/10.23971/el-mashlahah.v13i2.7372