Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 2 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

Analisis Pengujian Mutu Beton melalui Perancangan Campuran dan Pengujian Laboratorium Berdasarkan Standar SNI

DOI:
https://doi.org/10.2238/1dp9ck40
Submitted
July 8, 2026
Published
2026-07-08

Abstract

Beton adalah material konstruksi yang umum digunakan untuk bangunan, jembatan, jalan, dan struktur lainnya. Beton dibuat dengan mencampur agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil), semen, dan air. Campuran ini mengeras seperti batu. Pengerasan terjadi karena reaksi kimia antara semen dan air. Aditif kimia atau fisik ditambahkan ke campuran beton dalam proporsi tertentu untuk membentuk struktur homogen seperti batu. Pengerasan ini terjadi melalui reaksi kimia antara semen dan air. Beton adalah campuran semen Portland, agregat halus, agregat kasar, air, dan rongga udara. Pemilihan campuran beton harus mempertimbangkan untuk menghasilkan beton basah yang mudah dikerjakan, memiliki kekuatan tekan yang memadai setelah mengeras, dan ekonomis. Beton adalah Bagian daripada struktur konstruksi utama yang digunakan dalam berbagai proyek konstruksi, mulai dari bangunan hingga infrastruktur jalan. Kualitas beton sangat penting untuk memastikan kekuatan, daya tahan, dan masa pakainya. Salah satu faktor yang memengaruhi kualitas beton adalah komposisi campurannya. Variasi dalam komposisi campuran dapat secara signifikan memengaruhi sifat mekanik dan daya tahan struktur yang dibangun menggunakan beton tersebut. Beton adalah material konstruksi yang kuat dan tahan lama yang dapat dibentuk dengan berbagai cara untuk memenuhi beragam kebutuhan struktural. Namun, sifat mekanik dan daya tahan beton sangat dipengaruhi oleh komposisi campuran, yang meliputi jenis material, rasio air-semen, agregat, aditif, dan proses pencampuran. Variasi dalam komposisi campuran beton dapat memengaruhi beberapa sifat utama beton, termasuk kekuatan tekan, ketahanan terhadap retak, ketahanan terhadap korosi, dan daya tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem. Berdasarkan pengalaman empiris, banyak peneliti dan penulis kesulitan menemukan artikel pendukung untuk karya ilmiah mereka, termasuk penelitian sebelumnya atau yang relevan. Artikel yang relevan diperlukan untuk memperkuat teori yang sedang dipelajari, untuk memeriksa hubungan atau pengaruh antar variabel, dan untuk mengembangkan hipotesis. Artikel ini membahas pengaruh desain beton, kekuatan beton, dan karakteristik beton pada campuran beton, sebuah tinjauan literatur di bidang teknik.

References

  1. Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 03-2834-2000: Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. BSN.
  2. Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 03-2847-2002: Tata cara perhitungan struktur beton untuk bangunan gedung. BSN.
  3. Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 2493:2011: Tata cara pembuatan dan perawatan benda uji beton di laboratorium. BSN.
  4. Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019: Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. BSN.
  5. Mulyono, T. (2005). Teknologi Beton. Andi Offset.
  6. Neville, A. M. (2011). Properties of Concrete (5th ed.). Pearson Education.
  7. Mehta, P. K., & Monteiro, P. J. M. (2014). Concrete: Microstructure, Properties, and Materials (4th ed.). McGraw-Hill Education.
  8. Mindess, S., Young, J. F., & Darwin, D. (2003). Concrete (2nd ed.). Pearson Education.
  9. Alkhaly, Y. R. (2016). Perbandingan rancangan campuran beton berdasarkan SNI 03-2834-2000 dan SNI 7656:2012 pada mutu beton 20 MPa. Teras Jurnal, 6(1), 11–22.
  10. Septiani, V., Suryan, V., & Amalia, D. (2024). Pengaruh variasi campuran beton terhadap kuat tekan beton. Journal of Engineering Research, 5(2), 112–121.
  11. Ahmad, H. H., Yanuar, S. F., dkk. (2022). Studi pengaruh jenis semen pada campuran beton 1:2:3. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil, 10(1), 74–77.
  12. Iskandar, R., & Nugraha, P. (2023). Analisis kuat tekan beton dengan variasi faktor air semen. Jurnal Teknik Sipil, 18(2), 89–99.
  13. Saputra, A., & Prasetyo, B. (2021). Pengaruh gradasi agregat terhadap mutu beton normal. Jurnal Rekayasa Sipil, 15(3), 150–159.

Similar Articles

1-10 of 116

You may also start an advanced similarity search for this article.