Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

PENGARUH PENAMBAHAN AMPAS KOPI SEBAGAI CAMPURAN AGREGAT HALUS QUARRY PALEMBAYAN TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR

Submitted
October 20, 2026
Published
2026-10-20

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan ampas kopi sebagai pengganti sebagian agregat halus pasir Palembayan terhadap kuat tekan mortar serta menentukan variasi campuran yang memberikan hasil terbaik. Penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Variasi penggantian agregat halus dengan ampas kopi adalah 0%, 5%, 15%, dan 25%. Benda uji berupa kubus berukuran 5 × 5 × 5 cm dan diuji pada umur 7, 14, 21, dan 28 hari. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa kuat tekan mortar cenderung menurun ketika persentase ampas kopi meningkat. Pada umur 28 hari, kuat tekan rata-rata mortar normal mencapai 94,493 kg/cm², sedangkan campuran 5%, 15%, dan 25% masing-masing mencapai 88,373 kg/cm², 37,709 kg/cm², dan 12,236 kg/cm². Variasi 5% memberikan hasil terbaik di antara campuran yang menggunakan ampas kopi dan masih memenuhi kuat tekan minimum mortar tipe S sebagaimana digunakan dalam skripsi. Penggunaan ampas kopi pada kadar 15% dan 25% menurunkan kuat tekan secara signifikan.

References

  1. 1. Bourmatte, N., Douadi, A., Hebbache, K., Boutlikht, M., & Belebchouche, C. (2024). Boosting mortar performance: use of recycled brick sand for enhanced mechanical properties. Studies in Engineering and Exact Sciences, 5(2), e7842. https://doi.org/10.54021/seesv5n2-205.
  2. 2. Fauzan, A. (2018). Latar Belakang Rumusan Masalah. 4(1801026096), 1–17.
  3. 3. Mukherjee, S. (2013). Clays and Associated Minerals in Cement and Plasters. The Science of Clays, 197–207. https://doi.org/10.1007/978-94-007-6683-9_13.
  4. 4. Na, S., Lee, S., & Youn, S. (2021). Experiment on activated carbon manufactured from waste coffee grounds on the compressive strength of cement mortars. Symmetry, 13(4). https://doi.org/10.3390/sym13040619.
  5. 5. Grafika, J., & Yogyakarta, N. (n.d.). Danusaputro (1978), jika limbah dibuang terus menerus tanpa adanya pengolahan kurang berarti, menjadi bahan yang mempunyai nilai tambah. Semen Portland Komposit Fungsi semen ialah untuk bereaksi dengan air menjadi pasta semen.
  6. 6. SNI 03-6825-2002. Metode Pengujian Kekuatan Tekan Mortar Semen Portland untuk Pekerjaan Sipil. Badan Standardisasi Nasional.
  7. 7. SK SNI T-04-1989-F. Spesifikasi Teknis untuk Pekerjaan Fisik Penataan Landscape dan Bangunan Pagar Gedung. Departemen Pekerjaan Umum.
  8. 8. SNI 03-4142-1996. Metode Pengujian Jumlah Bahan dalam Agregat yang Lolos Saringan No. 200 (0, 075 mm). Badan Standardisasi Nasional.

Similar Articles

1-10 of 50

You may also start an advanced similarity search for this article.