Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

PEMANFAATAN BUBUK ALPUKAT, KOPI, DAN AIR TIMUN DALAM MELEMBABKAN, MENGATASI KULIT LELAH DAN KUSAM, SERTA MENGHALUSKAN

Submitted
October 25, 2026
Published
2026-10-25

Abstract

Kulit wajah merupakan bagian tubuh yang rentan terhadap paparan sinar ultraviolet, polusi, dan gaya hidup yang kurang sehat sehingga memerlukan perawatan yang tepat dan aman. Pemanfaatan bahan alami menjadi salah satu alternatif dalam pengembangan perawatan kulit yang sederhana dan mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas masker wajah berbahan bubuk alpukat (Persea americana), bubuk kopi (Coffea sp.), dan air timun (Cucumis sativus L.) dalam membantu melembapkan kulit, mengatasi tampilan kulit lelah dan kusam, serta menghaluskan kulit wajah. Penelitian dilaksanakan pada 25–29 April 2026 di Laboratorium MTsN 1 Banda Aceh dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui angket penilaian organoleptik, wawancara terbuka, dan dokumentasi. Penilaian dilakukan oleh lima panelis terhadap aspek aroma, warna, tekstur, dan sensasi penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penilaian organoleptik sebesar 86,25% dengan kategori sangat baik, meliputi aroma 80%, warna 90%, tekstur 85%, dan sensasi 90%. Pengamatan menunjukkan adanya peningkatan kelembapan, kecerahan, dan kehalusan kulit setelah penggunaan masker. Tidak ditemukan reaksi iritasi pada panelis selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ketiga bahan berpotensi menjadi alternatif perawatan kulit wajah alami yang sederhana dan mudah dibuat.

References

  1. As’ary, M. H., Ginting, R. I., & Suryanta, M. G. (2022). Mengidentifikasi jenis kulit wajah dalam pemilihan produk skincare menggunakan metode certainty factor. Jurnal Sistem Informasi TGD, 1(3), 139–148.
  2. Avinka, V., Mardhiani, Y. D., & Susanto, R. (2022). Studi pustaka peningkatan nilai SPF.
  3. Drealos, Z. (2018). Formulasi sediaan masker peel off dari ekstrak buah alpukat (Persea americana Mill) dengan variasi konsentrasi polivinil alkohol (PVA). Journal of Pharmaceutical and Health Research, 4(2), 303–311.
  4. Minerva, & Murni, R. (2019). Pengaruh proporsi tepung biji alpukat dan madu terhadap sifat organoleptik masker wajah tradisional. Jurnal Beauty and Cosmetology (JBC), 3(1), 7–19.
  5. Nugraha, T. D. (2023). Program kreativitas mahasiswa avocado honey facemask. Universitas Muhammadiyah Surabaya.
  6. Odetta. (2019). Formulasi sediaan fase spray gel kulit alpukat (Persea americana Mill) sebagai pelembab pada wajah. Jurnal Forte, 2(2), 112–119.
  7. Rahmawanty, D., Yulianti, N., & Fitriana, M. (2015). Formulasi dan evaluasi masker wajah peel-off mengandung kuersetin dengan variasi konsentrasi gelatin dan gliserin. Media Farmasi, 12(1), 17–32.
  8. Santos, É. M. dos, et al. (2021). Coffee by-products in topical formulations: A review. Trends in Food Science & Technology, 111, 280–291.
  9. Velasco, M. V. R., et al. (2014). Short-term clinical of peel-off facial mask moisturizers. International Journal of Cosmetic Science, 36, 355–360.
  10. Vieira, R. P., Fernandes, A. R., Kaneko, T. M., Consiglieri, V. O., Pinto, C. A. S. O., et al. (2009). Physical and physicochemical stability evaluation of cosmetic formulations containing soybean extract fermented by Bifidobacterium animalis. Brazilian Journal of Pharmaceutical Sciences, 45(3), 515–525.
  11. Zulkarnain, dkk. (2013). Pengaruh kompos, pupuk kandang, dan custom-bioterhadap sifat tanah, pertumbuhan dan hasil tebu (Saccharum officinarum L.) pada Entisoldi Kebun Ngrangkah-Pawon, Kediri. Indonesian Green Technology Journal, 2(1).

Similar Articles

1-10 of 86

You may also start an advanced similarity search for this article.