Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

PEMANFAATAN LIMBAH DAPUR (SAYURAN DAN KULIT BUAH) UNTUK PEMBUATAN PUPUK KOMPOS

Submitted
October 21, 2026
Published
2026-10-21

Abstract

Indonesia diperkirakan menghasilkan 64 juta ton sampah setiap tahun, dengan komposisi sampah didominasi sampah organik mencapai 60% dari total sampah. Limbah dapur, khususnya sisa sayuran dan kulit buah, menjadi salah satu penyumbang sampah organik terbesar jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahapan pengolahan limbah dapur menjadi pupuk kompos yang efektif, menganalisis kualitas kompos yang dihasilkan, serta mengkaji manfaatnya terhadap kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Penelitian dilaksanakan pada 1-31 Mei 2025 di Gampong Doy, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Aceh. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara dan diskusi, serta studi dokumentasi. Limbah dapur dicacah, dicampur dengan bahan tambahan seperti EM4 dan gula merah, kemudian difermentasi selama 14 hari dalam wadah tertutup, lalu dilanjutkan dengan pengomposan terbuka di halaman rumah selama Oktober-November 2025. Hasil penilaian kualitas kompos menunjukkan warna hitam kecokelatan, bau tanah, tekstur remah dan gembur, kelembapan 50-60%, pH netral 6,5-7,5, dan waktu dekomposisi lebih cepat dengan aktivator EM4. Kompos yang dihasilkan berpotensi meningkatkan kesuburan tanah, menyediakan unsur hara makro dan mikro, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

References

  1. Ashari, A. E., & Islam, F. (2023). Pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode Emo Demo. Community Development Journal, 4(2), 2727-2734.
  2. Ashlihah, A., Saputri, M. M., & Fauzan, A. (2020). Pelatihan pemanfaatan limbah rumah tangga organik menjadi pupuk kompos. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 30-33.
  3. Firmansyah, A., & Taufiq, N. (2020). Sinergi program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan melalui inovasi maggot. Jurnal Resolusi Konflik, CSR, dan Pemberdayaan (CARE), 5(1), 63-70.
  4. Hastuti, S., Martini, T., Pranoto, C. P., Masykur, A., & Wibowo, A. H. (2021). Pembuatan Kompos Sampah Dapur dan Taman dengan Bantuan Aktivator EM4 Kitchen and Garden Waste Composting using EM4 Activator. In Proceeding of Chemistry Conferences (Vol. 6, pp. 18-21).
  5. Larasati, A. A., & Puspikawati, S. I. (2019). Pengolahan sampah sayuran menjadi kompos dengan metode Takakura. Ikesma, 15(2), 60-68.
  6. Sidebang, C. P. (2022). Analisis dampak timbunan sampah di sekitar lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) Tanjung Pinggir Kota Pematangsiantar. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(5), 973-983.
  7. Sunarsih, E. (2014). Konsep pengolahan limbah rumah tangga dalam upaya pencegahan pencemaran lingkungan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5(3), 162-167.
  8. Syaifuddin, L. N. (2012). Pemanfaatan limbah sayur-sayuran untuk pembuatan kompos dengan penambahan air kelapa (Cocos nucifera) dan ampas teh sebagai pengganti pupuk kimia pada pertumbuhan tanaman semangka (Citrullus vulgaris L). (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
  9. Saragih, D. A., Pulungan, D. R., Yosephine, I. O., Guntoro, S. M., & Wahyuni, R. (2024). Pemanfaatan limbah dapur (sayuran) untuk pembuatan pupuk kompos Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 112-120.
  10. Uswatun, H. (2023). Pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk kompos menggunakan metode takakura dan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica Rapa L.) (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).
  11. Rusdiana, R. Y., & Fariroh, I. (2023). Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga sebagai Pupuk Kompos di Desa Sebanen, Kalisat, Jember. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 252-256.
  12. Astriana, M., Ainaya, A., Hanif, M. N. I., Idris, M., & Hariyana, N. (2024). Inovasi Pengelolaan Sampah Dapur menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4616-4623.

Similar Articles

1-10 of 42

You may also start an advanced similarity search for this article.