Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS PERBANDINGAN QUANTITY TAKE OFF BERBASIS BIM TERHADAP METODE KONVENSIONAL PADA STRUKTUR ATAS GEDUNG MA BOARDING SCHOOL SALAREH AIA

Submitted
October 20, 2026
Published
2026-10-20

Abstract

Banjir bandang (galodo) yang melanda Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, pada 27 November 2025 merusak total gedung Madrasah Aliyah (MA) Boarding School sehingga diperlukan rekonstruksi yang cepat, akurat, dan efisien. Estimasi volume material dan biaya pada praktik konvensional masih bertumpu pada gambar 2D dan perhitungan manual berbasis Excel yang rentan terhadap kesalahan hitung. Penelitian ini bertujuan membuat model 3D struktur atas (kolom, balok, dan pelat lantai) menggunakan Autodesk Revit 2026 berbasis Building Information Modeling (BIM), menghitung volume beton dan penulangan melalui fitur Quantity Take Off (QTO), serta membandingkannya dengan metode konvensional. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan data gambar Detailed Engineering Design (DED), spesifikasi material, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari konsultan perencana. Hasil menunjukkan volume beton metode BIM sebesar 184,79 m³, sedangkan metode konvensional 213,67 m³, dengan selisih 28,88 m³ (13,52% terhadap metode konvensional). Biaya penulangan metode BIM sebesar Rp592.022.539, sedangkan RAB konvensional Rp623.957.149, dengan selisih Rp31.934.610 (5,12%). Penerapan BIM dengan Autodesk Revit 2026 terbukti lebih rinci dan efisien dalam menghitung volume struktur dan anggaran biaya, sehingga dapat meminimalkan risiko kerugian anggaran pada proyek konstruksi.

References

  1. Azhar, S. (2011). Building Information Modeling (BIM): Trends, benefits, risks, and challenges for the AEC industry. Leadership and Management in Engineering, 11(3).
  2. Eastman, C., Teicholz, P., Sacks, R., & Liston, K. (2018). BIM Handbook: A Guide to Building Information Modeling for Owners, Designers, Engineers, Contractors, and Facility Managers (3rd ed.). John Wiley & Sons.
  3. Juan, Y. K., dkk. (2017). Hybrid approach to optimize BIM implementation in existing buildings. Sustainability.
  4. Katami, A. M., Yermadona, H., & Masril. (2022). Penerapan BIM pada pembangunan struktur kantor dinas perpustakaan dan arsip Kabupaten Lima Puluh Kota menggunakan software Tekla Structures. Ensiklopedia Research and Community Service Review, 1, 223–230.
  5. Muchlas Adi, P., dkk. (2024). Pemodelan struktur BIM, gedung asrama Pondok Pesantren Hibatullah Kasiman. Jurnal Ilmiah Teknosains, 10(2).
  6. Olsen, D., & Taylor, J. M. (2017). Quantity take-off using building information modeling. International Journal of Construction Management.
  7. Pratama, & Setiawan. (2022). Optimalisasi estimasi biaya konstruksi menggunakan teknologi BIM.
  8. Saputra, A., dkk. (2022). Penerapan BIM pada Gedung 5 RSPTN Universitas Lampung. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD), 10(1).
  9. Succar, B. (2009). Building information modelling framework: A research and delivery foundation for industry stakeholders. Automation in Construction, 18(3), 357–375.
  10. Trisnawan, A., & Nadiar, F. (2026). Pemodelan serta perhitungan volume pekerjaan struktur pada bangunan gedung Desain Komunikasi Visual (DKV) menggunakan software Autodesk Revit. Global Research and Innovation Journal (GREAT), 2(1).

Similar Articles

11-20 of 403

You may also start an advanced similarity search for this article.