Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS KEPADATAN TANAH MENGGUNAKAN METODE DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP) PADA PROYEK PENIMBUNAN AREA WELLPAD (PENGEBORAN MINYAK) BANGKO & BALAM ROKAN HILIR PROVINSI RIAU

Submitted
October 14, 2026
Published
2026-10-14

Abstract

Penelitian ini berjudul "Analisis Kepadatan Tanah Menggunakan Metode Dynamic Cone Penetrometer (DCP) pada Proyek Penimbunan Area Wellpad (Pengeboran Minyak) Bangko & Balam Rokan Hilir Provinsi Riau". Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan daya dukung tanah berdasarkan nilai California Bearing Ratio (CBR) yang diperoleh melalui pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP), serta membandingkan daya dukung tanah antara Area Bangko Field dan Area Balam Field. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pengujian lapangan menggunakan alat DCP. Pengujian dilakukan pada masing-masing empat titik (spot) di Bangko Field dan Balam Field. Data primer berupa kedalaman penetrasi dan jumlah tumbukan dianalisis untuk memperoleh nilai DCP Index (DCPI), kemudian dikorelasikan dengan nilai CBR menggunakan persamaan empiris. Metode pengujian mengacu pada ASTM D6951. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Bangko Field (Bangko #10) diperoleh nilai CBR rata-rata pada Spot 1 sebesar 12,9%, Spot 2 sebesar 14,1%, Spot 3 sebesar 12,8%, dan Spot 4 sebesar 13,5%. Sementara itu, pada Balam Field (Balam #188) diperoleh nilai CBR rata-rata pada Spot 1 sebesar 18,8%, Spot 2 sebesar 16,4%, Spot 3 sebesar 23,6%, dan Spot 4 sebesar 21,2%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai CBR pada kedua area memenuhi spesifikasi yang digunakan dalam penelitian, sedangkan Balam Field memiliki daya dukung tanah yang lebih tinggi dibandingkan Bangko Field. Dengan demikian, karakteristik kekuatan tanah pada kedua lokasi berbeda sehingga perencanaan dan penanganan konstruksi perlu disesuaikan dengan kondisi daya dukung masing-masing area.

References

  1. ASTM D6951-03. Standard Test Method for Use of The Dynamic Cone Penetrometer in Shallow Pavement Applications.
  2. Asyifa, A. (2016). Pengaruh Substitusi Abu Batu (Quarry Dust) Pada Nilai CBR Laboratorium Untuk Stabilitas Subgrade Timbunan. Jurnal Ilmiah Semesta Teknika, 19(1), 75-79.
  3. Cahyanti, S. (2021). Derajat Kepadatan Tanah Timbunan (Dalam Pembangunan Proyek Jalan Tol Tebing Tinggi Indrapura Tahap 1) Sumatera Utara.
  4. Dachlan, A. T. (2005). Pengujian Daya Dukung Perkerasan Jalan dengan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) Sebagai Standar Untuk Evaluasi Perkerasan Jalan. 7(3), 126–134.
  5. Das, B. M. (1991). Mekanika Tanah. Jilid I dan II.
  6. Fathurrozi. (2015). Pengendalian Mutu Agregat Kelas A Dan Kelas B Pada Pekerjaan Jalan Sungai Ulin-Mataraman. Jurnal Poros Teknik, 7(1).
  7. Harison, J. A. (1986). Correlation of CBR and Dynamic Cone Penetrometer Strength Measurement of Soils. Australian Road Research, 16(2), 130–136.
  8. Haryati, N., Irada, A., & Ode, L. (2022). Analisa Daya Dukung Tanah Dasar (Sub Grade) Di Kecamatan Wolowa Dusun Waole I Jalan Kaulea Menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer). XI(2), 89–97. https://doi.org/10.55340/jmi.v11i2.988
  9. Mustafid. (2016). Pengaruh Volume Perbaikan Tanah Terhadap Nilai CBR Pada Tanah Lunak Dengan Campuran Kapur, Semen, Dan Flyash (Proyek Tol Gempol-Pasuruan). Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang.

Similar Articles

41-50 of 141

You may also start an advanced similarity search for this article.