Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 1 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT KAMPUNG CIKEDUNG RT 03 RW 04, KELURAHAN MUGARSARI, KECAMATAN TAMANSARI, KOTA TASIKMALAYA TERHADAP DAMPAK LINGKUNGAN AKIBAT KEBERADAAN TPA CIANGIR

DOI:
https://doi.org/10.2238/ym688021
Submitted
June 27, 2026
Published
2026-06-27

Abstract

Fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) memegang peranan krusial dalam infrastruktur pengelolaan limbah padat di perkotaan. Walaupun berfungsi untuk meminimalisir akumulasi sampah, eksistensi TPA sering kali berkorelasi dengan munculnya konsekuensi negatif terhadap lingkungan dan kesejahteraan komunitas yang bermukim di daerah sekitarnya. Studi ini berupaya mengevaluasi persepsi warga Kampung Cikedung RT 03 RW 04, Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, terkait implikasi lingkungan dan kesehatan dari operasional TPA Ciangir. Pendekatan penelitian yang diadopsi adalah kuantitatif deskriptif, dengan instrumen pengumpulan data primer berupa kuesioner dan observasi langsung di lapangan. Sebanyak 15 individu berpartisipasi sebagai responden. Proses analisis data mencakup penerapan uji validitas, uji reliabilitas Cronbach’s Alpha, perhitungan korelasi Pearson Product Moment, serta determinasi koefisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil pengujian validitas, setiap butir pertanyaan memenuhi kriteria validitas karena nilai koefisien korelasi yang diperoleh lebih tinggi daripada nilai r tabel. sebesar 0,514. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,99 sehingga instrumen penelitian dinyatakan reliabel. Analisis korelasi Pearson menghasilkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,84 yang menunjukkan hubungan positif sangat kuat antara dampak lingkungan dan dampak kesehatan. Nilai koefisien determinasi sebesar 70,56% menunjukkan bahwa dampak lingkungan memberikan kontribusi sebesar 70,56% terhadap dampak kesehatan masyarakat, sedangkan 29,44% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara umum masyarakat merasakan adanya dampak lingkungan dan kesehatan akibat keberadaan TPA Ciangir sehingga diperlukan upaya pengelolaan lingkungan yang lebih baik untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

References

  1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (2021). https://peraturan.bpk.go.id/Details/161852/pp-no-22-tahun-2021
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. (2008). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/39067/uu-no-18-tahun-2008
  3. Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  4. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). https://sipsn.menlhk.go.id
  5. Azwar, S. (2015). Reliabilitas dan validitas (Edisi ke-4). Pustaka Pelajar.
  6. Ramadhani, R., Nurhangesti, M., Nasiha, S. S. M., Purwaningsih, A., Zaidan, M., Arifah, N. R., & Alfin, E. (2025). Dampak aktivitas TPA terhadap lingkungan: Pendekatan kualitatif deskriptif di kawasan Cipayung Depok. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 3(6).
  7. Almeisa, K., Surdin, & Hadini, L. O. (2023). Dampak keberadaan tempat pembuangan akhir terhadap kondisi lingkungan masyarakat. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 9(3).
  8. Novem, S. K. A., Fayumi, A. N., Naufal, M. R., Arraihan, Y., & Purwandari, D. (2026). Analisis persepsi masyarakat terhadap dampak aktivitas pertambangan galian pasir di Kampung Nangoh, RT 02 RW 09, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(6), 829–835. https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/1868

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 134

You may also start an advanced similarity search for this article.