Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 3 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

TANTANGAN PENGGUNAAN MATERIAL ALAMI PADA ARSITEKTUR KONTEMPORER DI KAWASAN PESISIR (STUDI KASUS: CASA NEMO BEACH, RESORT, AND SPA, SABANG)

DOI:
https://doi.org/10.2238/w146f962
Submitted
August 6, 2026
Published
2026-08-06

Abstract

Perkembangan arsitektur kontemporer menunjukkan kecenderungan kuat terhadap penggunaan material alami sebagai bagian dari strategi keberlanjutan. Namun, dalam konteks kawasan pesisir tropis, efektivitas material alami dalam mendukung kinerja bangunan masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterbatasan penggunaan material alami dalam arsitektur kontemporer di kawasan pesisir melalui studi kasus pada Casa Nemo Beach Resort. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, melalui analisis dokumentasi visual dan studi literatur, serta pendekatan performance-based untuk mengkaji hubungan antara karakteristik material dan tekanan lingkungan pesisir seperti kelembapan tinggi, salinitas, dan radiasi matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material alami seperti kayu dan rumbia memiliki keterbatasan dalam hal durabilitas dan umur pakai akibat percepatan degradasi di lingkungan pesisir, yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan perawatan. Sebagai respon, ditemukan adanya strategi hybridisasi material, yaitu kombinasi antara material alami dan material modern untuk menyeimbangkan estetika dan ketahanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan material alami dalam arsitektur kontemporer di kawasan pesisir tidak dapat diterapkan secara absolut, melainkan memerlukan pendekatan yang adaptif dan berbasis kinerja. Studi ini berkontribusi dalam memberikan perspektif kritis terhadap keterbatasan material alami serta menjadi dasar dalam pengembangan strategi material yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.

References

  1. [1] Mutiara Fajar Sholehah, Zakiyah Wardah Isfahani. Integrasi Prinsip Arsitektur Berkelanjutan dan Tata Ruang Tropis pada Desain Kafe Perkotaan: Studi Kasus Tanatap Wall Garden Semarang. Journal of Engineering and Applied Technology 2025;1:162 –80. https://doi.org/10.65310/7bb2st62
  2. [2] Azhari RM, Lukman Ery M, Panjaitan N. Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Penerapan Material Ramah Lingkungan dalam Arsitektur Modern di Indonesia. Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2025;1:2025.
  3. [3] Ramadhan Alfikri M, Afriansyah A, Ramha Ryandika M. Peran Material Lokal Dalam Ketahanan Termal Rumah Adat Honai. 2025.
  4. [4] Hafizha F, Yuniar A, Shaleha NR. Eksplorasi Efisiensi Energi dan Termal Material Lokal Berkelanjutan: Dasar Penerapan Arsitektur Bioklimatik di Banjarmasin. Pawon: Jurnal Arsitektur 2026;10:73–94. https://doi.org/10.36040/pawon.v10i01.16310
  5. [5] Firmansyah AA, Arfianti A. Pengaruh Arsitektur Neo-Vernakular terhadap Identitas Budaya Lokal (Studi Kasus : Balai Pemuda Surabaya). JAUR (Journal of Architecture and Urbanism Research) 2026. https://doi.org/10.31289/jaur.v9i2.15330
  6. [6] Ching FDK. Building Construction Illustrated. 5th ed. United States of America: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, New Jersey; 2014.
  7. [7] Perdani AS, Umar G, Dewata I, Amar S. Pembangunan Berkelanjutan di Pesisir Indonesia: Tantangan dan Solusi atas Ancaman Lingkungan. Journal of Current Research in Humanities, Social Sciences, and Business 2025;2:11–22. https://doi.org/10.71383/f334qg11
  8. [8] OLGYAY V, OLGYAY A, Lyndon D, Olgyay VW, Reynolds J, Yeang K. Design with Climate. Princeton University Press; 2015. https://doi.org/10.2307/j.ctvc77kqb.
  9. [9] Nasution MA, Nurzal E. ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA BANGUNAN. Rumoh: Journal of Architecture 2021;9:63–8. https://doi.org/10.37598/rumoh.v9i18.87
  10. [10] Ayuningtyas NV, Suryabrata JA. Analisis material dinding yang berpegaruh terhadap tingkat kenyamanan termal bangunan; studi kasus bangunan rumah tinggal desain dari Puslitbang Perumahan dan Permukiman Kementrian Pekerjaan Umum. JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA 2019;2:11–9. https://doi.org/10.37631/pendapa.v2i1.64
  11. [11] Dwi Utomo M, Yusuf M, Fitriaty P, Bassaleng AJR. Aspek Keberlanjutan Dalam Konsep Arsitektur Biomimikri, Biomorfik Dan Arsitektur Ekologis. RUANG : JURNAL ARSITEKTUR 2025;19:1–8. https://doi.org/10.22487/ruang.v19i1.206
  12. [12] Santoso J, Indrawan SE. Pendekatan arsitektur bambu yang ramah lingkungan untuk pengurangan jejak karbon di Bali. JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA 2025;8:11 –7. https://doi.org/10.37631/pendapa.v8i1.1378

Similar Articles

1-10 of 160

You may also start an advanced similarity search for this article.