KEDUDUKAN CORPORATE GUARANTEE DENGAN CROSS COLLATERAL DAN CROSS DEFAULT SAAT CHANGE OF CONTROL DALAM GROUP COMPANY: STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 185 K/Pdt/2025
- Authors
-
-
Naufal Fa'iz Subandi
Program Studi Sarjana Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, IndonesiaAuthor
-
- Keywords:
- Corporate guarantee, cross collateral, cross default, change of control, penyalahgunaan keadaan
- Abstract
- Putusan Mahkamah Agung Nomor 185 K/Pdt/2025 menolak kasasi para tergugat dan menyatakan Indonesia Eximbank melakukan penyalahgunaan keadaan (misbruik van omstandigheden) terhadap para penjamin yang tetap terikat corporate guarantee meskipun tidak lagi terafiliasi dengan debitor akibat change of control. Putusan ini menimbulkan persoalan mengenai batas tanggung jawab penjamin ketika struktur kepemilikan debitor berubah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertimbangan hakim mengenai pengaruh change of control terhadap tanggung jawab penjamin serta ketepatan penerapan doktrin penyalahgunaan keadaan. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis melalui studi kepustakaan atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilalihan saham tidak menghapus eksistensi debitor sehingga perjanjian penanggungan secara formil tetap berlaku. Namun, berdasarkan prinsip separate legal entity, klausul perjanjian pengikatan jual beli saham, dan kewajiban kreditor untuk berhati-hati saat menyetujui pengambilalihan, tanggung jawab atas corporate guarantee sepatutnya beralih kepada perusahaan pengambil alih. Pertimbangan hakim bahwa kreditor melakukan penyalahgunaan keadaan dinilai keliru, sebab keunggulan ekonomi tidak dengan sendirinya merupakan penyalahgunaan keadaan; diperlukan indikator konkret berupa paksaan atau pemanfaatan keadaan khusus. Diperlukan pengaturan yang lebih tegas mengenai dampak change of control terhadap perjanjian penanggungan.
- References
-
Fuady, M. (2014). Hukum tentang Akuisisi, Take Over, dan LBO. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Ibrahim, J. (2004). Cross Default & Cross Collateral sebagai Upaya Penyelesaian Kredit Bermasalah. Bandung: Refika Aditama.
Mustafida, L. (2022). Penerapan Doktrin Misbruik van Omstandigheden terhadap Pembatalan Akta Notaris Berdasarkan Putusan Pengadilan. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Satrio, J. (1996). Hukum Jaminan, Hak-Hak Jaminan Pribadi: Tentang Perjanjian Penanggungan dan Perikatan Tanggung Menanggung. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Sjahdeini, S. R. (2009). Kebebasan Berkontrak dan Perlindungan yang Seimbang bagi Para Pihak dalam Perjanjian Kredit Bank di Indonesia. Jakarta: Institut Bankir Indonesia.
Sofwan, S. S. M. (2001). Hukum Jaminan di Indonesia: Pokok-Pokok Hukum Jaminan dan Jaminan Perorangan. Yogyakarta: Liberty.
Sulistiowati. (2010). Aspek Hukum dan Realitas Bisnis Perusahaan Grup di Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Widjaya, I. G. R. (2003). Hukum Perusahaan: Undang-Undang dan Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang di Bidang Usaha. Jakarta: Kesaint Blanc.
Celandine, M. (2021). Hak regres penanggung pada jaminan perorangan dalam kepailitan. Jurist-Diction, 4(5).
Ginting, T. V. A. (2025). Penyalahgunaan keadaan (misbruik van omstandigheden) dalam perjanjian pengikatan jual beli (studi kasus Putusan Nomor 143/PDT/2016/PT. DKI). Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(9).
Hasan, K., & Moonti, R. M. (2025). Perlindungan hukum bagi nasabah dalam perjanjian kredit bank. Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(3).
Prasetyo, D. (2018). Peralihan pemegang hak tanggungan atas akuisisi perseroan terbatas. Supremasi Hukum: Jurnal Penelitian Hukum, 27(2).
Putri, W. A. (2024). Indikator prinsip penyalahgunaan keadaan dalam pertimbangan hakim pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 1395 K/PDT/2017. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(2).
Saragih, H. D. P. (2021). Analisis hukum pemberian kredit dengan klausula cross default dan cross collateral terhadap jaminan hak tanggungan. Lex Administratum, 9(1).
Septiaji, S. A. D. (2025). Kedudukan dan tanggung jawab penjamin dalam borgtocht: Tinjauan atas perlindungan hukum bagi pihak ketiga. Jurnal Ilmiah 'Advokasi', 13(2).
Siahaan, C. F. O. (2023). Penggunaan jaminan perorangan dalam praktik penyelesaian kredit bermasalah. Jurnal Notarius, 2(2).
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia.
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan.
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
- Downloads
- Published
- 2026-10-01
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Rahmat Mubaroh Mulya Sasmitha, UPAYA DAN PERAN LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA IIA TENGGARONG) DALAM PENGULANGAN TINDAK PIDANA ANAK DI KALIMANTAN TIMUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yafet Febrian Valentino Tololiu, AKTA NOMINEE SEBAGAI CELAH HUKUM: ANALISIS KRITIS TERHADAP PERAN DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dave Junio Revaldo, Keiza Jade Mahardika Adji Putra, Natasha Olivia, ANALISIS YURIDIS PRAPERADILAN SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HAK TERSANGKA DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhafiddin Nezar Yusufi, Muhammad Alaudin Fathan Ghazy, Muhammad Hamzah Al Mustofa, AMBIGUITAS DISKRESI PEMERINTAH DAERAH: INSTRUMEN EFISIENSI ATAU CELAH ABUSE OF POWER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Elisabeth Cristina Purba, Awaludin Marwan, Ida Budhiati, ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PADA TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG YANG BERSUMBER DARI GRATIFIKASI DALAM MEKANISME PERAMPASAN ASET HASIL KORUPSI (STUDI KASUS PERKARA SEKTOR SAWIT DAN PERTAMBANGAN) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Talitha Azalia Shafiqah, Aris Yuni Pawestri, PERLINDUNGAN HUKUM BAGI BANK TERHADAP PRAKTIK GREENWASHING FINANCING YANG MENIMBULKAN KERUSAKAN LINGKUNGAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Olga Yaditya Putri, Iskandar Yusuf, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PELECEHAN SEKSUAL BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DITINJAU DARI PASAL 27 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nafila NurJannah, Kristina Sulatri, Dwi Budiarti, FENOMENA DEEP FAKE SEBAGAI TINDAK PIDANA DI MEDIA SOSIAL TERKAIT DENGAN PENCEMARAN NAMA BAIK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Asmariah, ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL BERDASARKAN UU KESEHATAN NO. 17/2023 DAN UU NARKOTIKA NO. 35/2009 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sania Najwa Hidayah, EFEKTIVITAS PERLINDUNGAN HAK PRIVASI ANAK TERHADAP PENYALAHGUNAAN DATA OLEH ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PERSPEKTIF HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.