PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PELECEHAN SEKSUAL BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DITINJAU DARI PASAL 27 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK
- Authors
-
-
Olga Yaditya Putri
Sekolah Tinggi Agama Islam BalikpapanAuthor -
Iskandar Yusuf
Sekolah Tinggi Agama Islam BalikpapanAuthor
-
- Keywords:
- Artificial Intelligence (AI), pelecehan seksual digital, perlindungan hukum, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, hukum Islam
- Abstract
- Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah memberikan berbagai manfaat dalam kehidupan masyarakat, namun juga menimbulkan bentuk kejahatan baru, salah satunya pelecehan seksual berbasis AI. Kejahatan ini dapat berupa pembuatan deepfake pornografi, manipulasi gambar atau video intim, voice cloning bermuatan seksual, serta penyebaran konten elektronik yang menyerang kehormatan dan martabat seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelecehan seksual berbasis AI dalam perspektif hukum digital, mengkaji perlindungan hukum terhadap korban berdasarkan Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta meninjau perlindungan tersebut dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang -undangan, literatur hukum, jurnal ilmiah, dan sumber hukum Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 dapat digunakan sebagai dasar hukum untuk menindak pelaku yang menyerang kehormatan atau nama baik korban melalui media elektronik, termasuk melalui penyalahgunaan teknologi AI. Namun, perlindungan hukum terhadap korban belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala berupa sulitn ya pembuktian digital, pesatnya perkembangan teknologi AI, serta belum adanya pengaturan khusus mengenai pelecehan seksual berbasis AI. Dari perspektif hukum Islam, perbuatan tersebut bertentangan dengan prinsip perlindungan kehormatan (ḥifẓ al-'irḍ) dalam maqāṣid al-syarī'ah, sehingga pelaku dapat dikenai sanksi ta'zīr demi menjaga kemaslahatan dan martabat manusia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan literasi digital masyarakat, serta sinergi antara hukum positif dan hukum Islam agar perlindungan terhadap korban pelecehan seksual berbasis AI dapat terlaksana secara lebih efektif.
- References
-
Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.
Audah, Abdul Qadir. At-Tasyri' al-Jina'i al-Islami Muqaranan bi al-Qanun al-Wad'i. Beirut: Mu'assasah ar-Risalah, 1992.
Auda, Jasser. Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought, 2008.
Jauhar, Ahmad Al-Mursi Husain. Maqāṣid al-Syarī'ah. Jakarta: Amzah, 2013.
Kementerian Agama Republik Indonesia. Al-Qur'an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, 2019.
Muslich, Ahmad Wardi. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika, 2016.
Santoso, Topo. Asas-Asas Hukum Pidana Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2016.
Zuhaili, Wahbah az-. Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuhu. Damaskus: Dār al-Fikr, 1989.
Aruan, Juandry. 'Legal Protection for Victims of Photo Abuse through Artificial Intelligence Technology in Pornography Crimes in Indonesia.' Journal of Law and Sustainable Development, Vol. 13, No. 1, 2025.
Audrey Nasution, Angelica Vanessa, Suteki, dan Anggita Doramia Lumbanraja. 'Addressing Deepfake Pornography and the Right to be Forgotten in Indonesia: Legal Challenges in the Era of AI-Driven Sexual Abuse.' Diponegoro Law Review, Vol. 10, No. 1, 2025.
Fauzi, Ahmad. 'Konsep Ta'zir dalam Hukum Pidana Islam dan Relevansinya terhadap Sistem Pemidanaan Modern.' Jurnal Al-'Adalah, Vol. 18, No. 1, 2021.
Ferdinal, Ocktave, dan Herman Bakir. 'Legal Protection Efforts and Policies to Combat Deepfake Porn Crimes with Artificial Intelligence (AI) in Indonesia.' Adria Law Review, Vol. 2, No. 2, 2024.
Filfaberi, Nabila, Muhammad Fahmi Sidiq Hamdani, Muhammad Rifqy Hakim, dan Revita Putri Sadewi. 'Implikasi Hukum Penyalahgunaan Artificial Intelligence terhadap Kekerasan Seksual Deepfake Berbasis Digital Berdasarkan Teori Perlindungan Data Pribadi.' Jurnal Cita Hukum, Vol. 13, No. 1, 2025.
Husain, Ana Rahmatyar, Lanang Sakti, Muhammad Rosikhu, Saparudin Efendi, dan Imam Alfurqan, 'Kajian Etika dan Hukum Siber dalam Pemanfaatan Artificial Intelligence di Indonesia,' Jurnal Fundamental Justice, Vol. 7, No. 1, 2025.
Isnawan, Fuadi. 'Deepfake Pornography: How Criminal Liability of Perpetrators in the Indonesian Criminal Law Framework.' Jurnal Rechtsvinding, Vol. 13, No. 2, 2024.
Nurjanah, Siti. 'Perlindungan Korban Kekerasan Seksual dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia.' Jurnal Al-Ahwal, Vol. 15, No. 2, 2022.
Rizki, Muhammad, dan M. Nurul Irfan. 'Analisis Fikih Jinayah terhadap Kejahatan Siber di Era Digital.' Jurnal Al-Ahkam, Vol. 32, No. 2, 2022.
- Downloads
- Published
- 2026-07-24
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Abdurrahman, Iskandar Yusuf, ANALISIS PENERAPAN PRINSIP EQUALITY BEFORE THE LAW BERDASARKAN PASAL 28D AYAT (1) UUD NRI TAHUN 1945 Fenomena 'Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas' , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rully Andhi Rukmono, Iskandar Yusuf, KONSEKUENSI HUKUM PIDANA TERHADAP PERBUATAN PENYALAHGUNAAN MINUMAN BERALKOHOL (PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DI INDONESIA DAN HUKUM ISLAM) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Ibnusyawal Al Musli, Iskandar Yusuf, KAJIAN ANALISIS ALAT BUKTI DNA, CCTV, VISUM TINDAK PIDANA ZINA PERSPEKTIF FIKIH ASY-SYAFI’I , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Juliana Margaretta Hutajulu, Eva Mutoharotu Fauziah, Suci Pratiwi, PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS ELEKTRONIK DALAM PENYEBARAN KONTEN INTIM TANPA PERSETUJUAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhamad Subkhan, Analisis Yuridis terhadap Penggunaan Media Sosial sebagai Sarana Rekrutmen Gangster oleh Anak di Bawah Umur (Kajian Yuridis Normatif Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Undang-Undang Perlindungan Anak) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Noralia Ulfa, PENDEKATAN VICTIM-CENTERED TERHADAP KORBAN NON-CONSENSUAL INTIMATE IMAGES (NCII): STUDI KOMPARATIF INDONESIA, JEPANG, DAN KANADA DALAM PERUMUSAN INTEGRATED VICTIM-CENTERED DIGITAL PROTECTION MODEL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Marsela Vionita Panangi, Rahmia Rachman, Mohammad Saleh, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DATA PRIBADI DALAM SISTEM SERTIFIKAT TANAH ELEKTRONIK MELALUI APLIKASI SENTUH TANAHKU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lidya Saban, Syachra Avrillia Tuarita, Eycut Rayazti Najat Virgatari, Rekonstruksi Politik dan Norma terhadap Penipuan Digital Antara Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Rezim Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Andritia Permana, Ajid Haryadi, Mudawaroh, KEABSAHAN HUKUM TRANSAKSI DIGITAL BERDASARKAN HUKUM POSITIF PERDATA INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- I Dewa Gede Aditya, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MASYARAKAT DARI PRAKTIK PENAGIHAN PINJAMAN ONLINE YANG MELANGGAR HAK PRIVASI: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- I Dewa Gede Aditya, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MASYARAKAT DARI PRAKTIK PENAGIHAN PINJAMAN ONLINE YANG MELANGGAR HAK PRIVASI: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mohamad Syam Ma'arif, Tubagus Ardi Permana, DIGITALISASI SERTIFIKAT TANAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEPASTIAN HUKUM MENURUT PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nafila NurJannah, Kristina Sulatri, Dwi Budiarti, FENOMENA DEEP FAKE SEBAGAI TINDAK PIDANA DI MEDIA SOSIAL TERKAIT DENGAN PENCEMARAN NAMA BAIK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.