ANANIAS DAN SAFIRA (ETIKA DAN KEJUJURAN) KISAH PARA RASUL 5:1-11

Authors
  • Afriani Boru Dolok Saribu

    Universitas HKBP Nommensen Medan
    Author
Keywords:
Ananias dan Safira, etika Kristen, kejujuran, integritas, Kisah Para Rasul 5:1–11
Abstract
Kejujuran merupakan salah satu nilai fundamental dalam etika Kristen yang menjadi dasar kehidupan orang percaya. Namun, berbagai bentuk ketidakjujuran seperti korupsi, manipulasi, penyalahgunaan kepercayaan, dan pencitraan yang tidak sesuai dengan kenyataan masih menjadi persoalan moral yang terjadi di tengah masyarakat maupun kehidupan bergereja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etika kejujuran yang terkandung dalam Kisah Para Rasul 5:1–11 melalui kisah Ananias dan Safira serta menjelaskan relevansinya bagi kehidupan orang percaya pada masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber data primer adalah Kisah Para Rasul 5:1–11, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku teologi, tafsiran Alkitab, dan artikel jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan hermeneutik biblika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosa utama Ananias dan Safira bukan terletak pada jumlah persembahan yang diberikan, melainkan pada kebohongan, kemunafikan, dan ketidaksesuaian antara perkataan, tindakan, serta motivasi hati. Perikop ini menegaskan bahwa Allah menghendaki umat-Nya hidup dalam kejujuran, integritas, dan ketulusan sebagai wujud ketaatan kepada-Nya. Nilai-nilai tersebut tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan etika pada era modern dan menjadi landasan dalam membangun karakter Kristen yang bertanggung jawab, dapat dipercaya, dan menjadi kesaksian yang baik di tengah keluarga, gereja, dunia pendidikan, serta masyarakat.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Berkhof, L. (2012). Teologi sistematika: Doktrin manusia. Surabaya: Momentum.

Browning, W. R. F. (2015). Kamus Alkitab (Terj.). Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Douglas, J. D. (Ed.). (2011). Ensiklopedi Alkitab masa kini (Jilid 1–2). Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF.

Guthrie, D. (2013). Pengantar Perjanjian Baru (Jilid 2). Surabaya: Momentum.

Henry, M. (2015). Tafsiran Matthew Henry: Kisah Para Rasul. Surabaya: Momentum.

Lembaga Alkitab Indonesia. (2023). Alkitab Terjemahan Baru Edisi 2. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.

Packer, J. I. (2014). Mengenal Allah (Terj.). Surabaya: Momentum.

Stott, J. (2013). Amanat Kisah Para Rasul. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tafonao, T. (2019). Integritas orang percaya dalam perspektif etika Kristen. Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen, 4(2), 87–99.

Wiersbe, W. W. (2016). Jadilah dinamis: Tafsiran Kitab Kisah Para Rasul 1–12. Yogyakarta: ANDI.

Yusuf, M. (2014). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Jakarta: Kencana.

Tafonao, T. (2019). Integritas orang percaya dalam perspektif etika Kristen. Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen, 4(2), 87–99.

Ririhena, L. L. (2022). Etika Kristen dalam pembentukan karakter orang percaya. Jurnal Teologi Berita Hidup, 5(1), 45–58.

Siahaan, H. E. R. (2021). Integritas sebagai karakter pemimpin Kristen dalam perspektif Alkitab. Jurnal Teologi Gracia Deo, 3(2), 112–125.

Simanjuntak, J. (2020). Nilai-nilai etika Kristen dalam kehidupan bergereja. Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama, 4(2), 56–69.

Cover Image
Downloads
Published
2026-07-10
Section
Articles

How to Cite

ANANIAS DAN SAFIRA (ETIKA DAN KEJUJURAN) KISAH PARA RASUL 5:1-11. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(8). https://doi.org/10.2238/y68hwy17

Similar Articles

111-120 of 427

You may also start an advanced similarity search for this article.