PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO PADA REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) RSJD DR. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA
Abstract
Manajemen resiko merupakan proses proaktif dan kontinue yang meliputi identifikasi, analisis, evaluasi, pengendalian, komunikasi, pemantauan, dan pelaporan resiko. Masalah yang dihadapi adalah belum tersedianya SPO mengenai pengelolaan manajemen resiko sehingga dalam pengendalian resiko belum memiliki pedoman khusus. Penelitian ini bertujuan untuk memahami manajemen resiko diterapkan dalam Rekam Medis Elektronik (RME) di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini kepala instalasi rekam medis, petugas rekam medis bagian pelaporan, dan MDSI/IT. Objek penelitian ini adalah penerapan manajemen resiko pada bagian unit rekam medis. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, dan alat perekam. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara terstruktur. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan resiko RME sudah baik meskipun Standar Prosedur Operasional (SPO) masih dalam tahap pembuatan. Faktor resiko yang ditemukan mencakup kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan, dengan resiko utama adalah kesalahan dalam penginputan data serta terjadinya downtime. Upaya pengendalian dilakukan dengan memverifikasi data dan menggunakan sistem manual ketika terjadi gangguan. Simpulannya yaitu belum adanya SPO terkait pengelolaan manajemen resiko yang menyebabkan upaya pengendaliannya belum jelas, faktor resiko meliputi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan, upaya pengendaliannya. Sarannya yaitu rumah sakit diharapkan menetapkan standar prosedur operasional (SPO) mengenai pengelolaan manajemen resiko guna memastikan bahwa upaya pengendalian resiko sesuai dengan pedoman yang jelas, ketelitian dan kehati-hatian dalam proses penginputan data pasien perlu ditingkatkan untuk mengurangi resiko terjadinya kesalahan sistem.Keywords
Manajemen Resiko, RME, Penerapan
References
- Adhyka, N. 2023. Manajemen Risiko Rumah Sakit. Padang: CV. Gita Lentera.
- Budiman, A., Isa, M., Soekiswati, S. 2025. “Analisis Risiko Dan Tindakan Pencegahan Kebocoran Data Rekam Medis Elektronik Pasien Di RS P Surakarta”. Journal Of Multidisciplinary Research and Development. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i3. Diakses: 11 Februari 2026.
- Ghiffari, A. S., Bahri, E. M., Permatasari, R., Putra, A. B. 2021. “Analisis dan Penerapan Manajemen Risiko Keamanan Sistem Informasi di RSUD XYZ Menggunakan Metode OCTAVE Allegro”. Jurnal Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK). DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7157. Diakses: 11 Februari 2026.
- Husna, R. A., & Ningsih, E. R. 2024. “Risiko Pada Rekam Medis Elektronik Rawat Inap Menggunakan Metode FMEA di Rumah Sakit Islam Banjarmasin Volume 1 No. 2”. Jurnal Polanka Medisina. http://jurnal.polanka.ac.id/indeks.php/JMPL. Diakses: 11 Februari 2026.
- Jayanto, D. L., Herfin, M., Akbar, M., Saputra, S., Djusmin, V. B., Matu, Z. N., Ardila, N. M. I., Poonwong, P., Bawies, J. S. C. 2025. “Kesiapan dan Keamanan Infrastruktur Penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik di RSUD Kabupaten Kediri”. Jurnal Sains, Nalar, dan Aplikasi Teknologi Informasi. DOI: 10.20885/snati.v4.i2.40288. Diakses: 13 April 2026.
- Nugraheni, S. W., Cahyaningrum, N. 2024. “Penerapan Manajemen Resiko Pada Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Hidayah Boyolali”. Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Vol. 2 No. 4. https://journalppniunimman.org/index.php/jpbidkes. Diakses: 11 Februari 2026.
- Permenkes RI. 2019. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 Tahun 2019 Tentang Manajemen Risiko. Jakarta: Kemenkes RI.
- __________. 2022. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Jakarta: Kemenkes RI.
- Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
- Setiyawan, Y. D., & Suharto. 2025. “Tinjauan Keamanan Informasi Pasien Melalui Pemeliharaan Rekam Medis Elektronik Dalam Penyimpanan Digital di RSUD Welas Asih”. Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.49408. Diakses: 11 Februari 2026.
- Simanjuntak, E., Hasibuan, I. S., Lubis, S. P., Karo, S., Ritonga, Z. A., Hulu, D. 2025. “Analisis Penerapan Manajemen Resiko Pada Rekam Medis Elektronik di UPT Puskesmas Kota Matsum”. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 4, No. 2. http://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA. Diakses: 11 Februari 2026.
- Sutisna, Y., & Wahab, S. 2025. “Analisis Kelebihan dan Kekurangan Penerapan Sistem Rekam Medis Elektronik Terhadap Efektifitas Pelayanan di Rumah Sakit Asysyifa Lewiliang”. International Journal Prima Husada Health (Prima Husada). journal.piksi.ac.id. Diakses: 22 April 2026.